Menurut UU No. 13 tahun 2013 Pasal 79, setiap karyawan berhak atas cuti tahunan sekurang-kurangnya 12 hari kerja setelah karyawan yang bersangkutan bekerja mempunyai masa kerja selama 12 (dua belas) bulan berturut-turut. Hak tersebut harus diambil secara terus menerus selama 12 hari kerja atau dapat dibagi-bagi dalam beberapa hari. Namun jika karyawan tersebut akan mengundurkan diri, apakah sisa jatah cuti dapat diuangkan? Jawabannya bisa. Dasar hukumnya juga terdapat dalam UU No. 13 tahun 2003 pasal 156 ayat (4) yaitu cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur dapat diganti ke dalam bentuk uang.

Secara praktek, perhitungannya adalah jumlah hari kerja cuti yang menjadi hak karyawan yang tersisa sampai dengan efektif tanggal pengunduran diri dibagi dengan jumlah hari pada bulan saat efektif pengunduran diri karyawan dikali total gaji sebulan.

Contoh perhitungan:

Icha akan mengundurkan diri dari PT. Talenta Lite bulan Mei 2016 dengan gaji 7 juta rupiah (gross) dan baru mengambil cuti selama 1 hari dari jatah cuti 15 hari. Berapa jumlah uang cuti yang akan diterima Icha?
Total upah: Rp7 juta (gross)
Hak cuti setahun: 15 hari kerja
Tanggal efektif penggunduran diri 15 April 2016
Hak cuti karyawan         : 5 (Jan – Mei)/12 bulan x 15 hari jatah cuti = 6 hari kerja
Icha sudah mengambil cuti tahunan 1 hari di bulan Januari maka, hak cutinya menjadi 6 hari kerja – 1 hari kerja yang diambil dibulan Januari. Jadi sisa cuti tahunannya adalah hanya 5 hari saja. Untuk perhitungan sisa cuti diuangkan adalah:
= (5 hari kerja (hak cuti prorata)/ 22 hari kerja di bulan Mei) x Rp7 juta
= Rp1,590,909,-

Sehingga cuti tahunan yang belum diambil untuk Icha yang dapat diuangkan sebesar Rp1,509,909.- (gross).
Jika Anda ingin mengundurkan dari perusahaan dan ingin mengetahui berapa jatah cuti yang masih tersisa, Anda tidak perlu lagi menanyakan kepada HR departmen, cukup cek www.talenta.co dan anda langsung dapat mengetahu berapa sisa cuti dan hitung besaran uang yang akan diterima sebagai pengganti cuti dengan rumus di atas.

Dasar hukum:
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan;
Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1954 tentang Penetapan Peraturan Istirahat Buruh.

Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda?

Miliki sistem HR tepercaya dengan mencoba Talenta sekarang! Ikuti 3 cara berikut tanpa rasa khawatir untuk mendapatkan sistem HR yang lebih mudah:

Jadwalkan Demo 1:1

Undang kami untuk datang ke kantor Anda dan berdiskusi lebih lanjut tentang Talenta.

Ikuti Demo

Ikuti Workshop Talenta

Datang dan bergabung di workshop untuk ketahui lebih lanjut tentang Talenta.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba akun demo langsung dan temukan bagaimana Talenta dapat membantu Anda.

Coba Gratis
loading
Suka dengan Artikelnya?Talenta punya lebih banyak buat kamu!

Dapatkan konten premium mulai dari artikel, ebook, case study, white papers, infographic dengan berlangganan sekarang!

Suka dengan artikelnya?Dapatkan artikel HR premium langsung di email Anda!

Jadilah orang pertama yang akan mendapatkan artikel premium mulai dari study case, infographic, ebook, hingga white paper.