Insight Talenta

Perhitungan Sisa Cuti yang Dapat Diuangkan

Menurut UU No. 13 tahun 2013 Pasal 79, setiap karyawan berhak atas cuti tahunan sekurang-kurangnya 12 hari kerja setelah karyawan yang bersangkutan bekerja mempunyai masa kerja selama 12 (dua belas) bulan berturut-turut. Hak tersebut harus diambil secara terus menerus selama 12 hari kerja atau dapat dibagi-bagi dalam beberapa hari. Namun jika karyawan tersebut akan mengundurkan diri, apakah sisa jatah cuti dapat diuangkan?

Baca juga: Dear Perusahaan, Ini Ulasan Lengkap Aturan Cuti Lebaran dan THR

Aturan Sesuai Perundang-Undangan dan Peraturan Pemerintah

cuti bersama 2020

Jawabannya bisa. Dasar hukumnya juga terdapat dalam UU No. 13 tahun 2003 pasal 156 ayat (4) yaitu cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur dapat diganti ke dalam bentuk uang.

Secara praktek, perhitungannya adalah jumlah hari kerja cuti yang menjadi hak karyawan yang tersisa sampai dengan efektif tanggal pengunduran diri dibagi dengan jumlah hari pada bulan saat efektif pengunduran diri karyawan dikali total gaji sebulan.

Berikut contoh perhitungan dengan dasar hukum Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1954 tentang Penetapan Peraturan Istirahat Buruh.

Note: Bisnis berkembang semakin pesat perlu adanya otomasi dengan tujuan memudahkan proses kerja & berdampak positif untuk kelancaran bisnis yang dilakukan. Baca artikel Aplikasi Cuti Online, Buat Proses Cuti Jadi Lebih Mudah

Contoh Perhitungan Cuti yang Diuangkan

Serba-Serbi Aturan Cuti Besar yang Harus Diketahui Perusahaan

Icha akan mengundurkan diri dari PT. Talenta Lite bulan Mei 2016 dengan gaji 7 juta rupiah (gross) dan baru mengambil cuti selama 1 hari dari jatah cuti 15 hari. Berapa jumlah uang cuti yang akan diterima Icha?

Total upah: Rp7 juta (gross)
Hak cuti setahun: 15 hari kerja
Tanggal efektif penggunduran diri 15 April 2016
Hak cuti karyawan         : 5 (Jan – Mei)/12 bulan x 15 hari jatah cuti = 6 hari kerja

Icha sudah mengambil cuti tahunan 1 hari di bulan Januari maka, hak cutinya menjadi 6 hari kerja – 1 hari kerja yang diambil dibulan Januari.

Jadi sisa cuti tahunannya adalah hanya 5 hari saja. Untuk perhitungan sisa cuti diuangkan adalah:
= (5 hari kerja (hak cuti prorata)/ 22 hari kerja di bulan Mei) x Rp7 juta
= Rp1,590,909,-

Sehingga cuti tahunan yang belum diambil untuk Icha yang dapat diuangkan sebesar Rp1,509,909.- (gross).

Jika Anda ingin mengundurkan dari perusahaan dan ingin mengetahui berapa jatah cuti yang masih tersisa, Anda tidak perlu lagi menanyakan kepada HR departmen, cukup cek Talenta

Blog_Talenta_Ketahui_Pola_Cuti_Karyawan_untuk_Persiapan_Arus_Cuti_yang_Lebih_Matang_INFOGRAFIK-2-1-768x1493

Anda langsung dapat mengetahui berapa sisa cuti dan hitung besaran uang yang akan diterima sebagai pengganti cuti dengan rumus yang telah dijelaskan. Gunakan Talenta, permudah kelola cuti sekarang juga.


PUBLISHED05 Aug 2016
talenta
talenta