Perhitungan Sisa Cuti Karyawan yang Dapat Diuangkan

Perhitungan Sisa Cuti Karyawan yang Dapat Diuangkan

Menurut UU No. 13 tahun 2013 Pasal 79, setiap karyawan berhak atas cuti tahunan sekurang-kurangnya 12 hari kerja setelah karyawan yang bersangkutan bekerja mempunyai masa kerja selama 12 (dua belas) bulan berturut-turut. Hak tersebut harus diambil secara terus menerus selama 12 hari kerja atau dapat dibagi-bagi dalam beberapa hari.

Kelola payroll & administrasi HR jadi lebih mudah, kembangkan bisnis lebih cepat

Namun pada kenyatannya, tidak semua karyawan mau mengambil jatah cutinya. Mungkin mereka lebih menyukai bekerja di kantor daripada menghabiskan waktu di luar pekerjaannya.

Bagi sebagian karyawan, jatah cuti karyawan yang ada ingin mereka tukarkan dengan uang. Memang ada perusahaan yang menerapkan kebijakan bahwa sis

a cuti karyawan yang tidak digunakan dapat diuangkan. Namun banyak juga perusahaan yang tidak memiliki kebijakan seperti itu.

Namun jika karyawan tersebut akan mengundurkan diri, apakah sisa jatah cuti dapat diuangkan? Simak ulasan Talenta by Mekari berikut.

Aturan Sesuai Perundang-Undangan dan Peraturan Pemerintah

Perhitungan Sisa Cuti Karyawan yang Dapat Diuangkan

Jawabannya bisa. Dasar hukumnya juga terdapat dalam UU No. 13 tahun 2003 pasal 156 ayat (4) yaitu cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur dapat diganti ke dalam bentuk uang.

Secara praktek, perhitungannya adalah jumlah hari kerja cuti yang menjadi hak karyawan yang tersisa sampai dengan efektif tanggal pengunduran diri dibagi dengan jumlah hari pada bulan saat efektif pengunduran diri karyawan dikali total gaji sebulan.

Berikut contoh perhitungan dengan dasar hukum Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1954 tentang Penetapan Peraturan Istirahat Buruh.

Note: Bisnis berkembang semakin pesat perlu adanya otomasi dengan tujuan memudahkan proses kerja & berdampak positif untuk kelancaran bisnis yang dilakukan. Baca artikel Aplikasi Cuti Online, Buat Proses Cuti Jadi Lebih Mudah

Contoh Perhitungan Cuti yang Diuangkan

Contoh Perhitungan  Sisa Cuti yang Diuangkan

Icha akan mengundurkan diri dari PT. Talenta Lite bulan Mei 2016 dengan gaji 7 juta rupiah (gross) dan baru mengambil cuti selama 1 hari dari jatah cuti 15 hari. Berapa jumlah uang cuti yang akan diterima Icha?

Total upah: Rp7 juta (gross)
Hak cuti setahun: 15 hari kerja
Tanggal efektif penggunduran diri 15 April 2016
Hak cuti karyawan         : 5 (Jan – Mei)/12 bulan x 15 hari jatah cuti = 6 hari kerja

Icha sudah mengambil cuti tahunan 1 hari di bulan Januari maka, hak cutinya menjadi 6 hari kerja – 1 hari kerja yang diambil dibulan Januari.

Jadi sisa cuti tahunannya adalah hanya 5 hari saja. Untuk perhitungan sisa cuti diuangkan adalah:
= (5 hari kerja (hak cuti prorata)/ 22 hari kerja di bulan Mei) x Rp7 juta
= Rp1,590,909,-

Sehingga cuti tahunan yang belum diambil untuk Icha yang dapat diuangkan sebesar Rp1,509,909.- (gross).

Jika Anda ingin mengundurkan dari perusahaan dan ingin mengetahui berapa jatah cuti yang masih tersisa, Anda tidak perlu lagi menanyakan kepada HR departmen, cukup cek Talenta

Blog_Talenta_Ketahui_Pola_Cuti_Karyawan_untuk_Persiapan_Arus_Cuti_yang_Lebih_Matang_INFOGRAFIK-2-1-768x1493

Anda langsung dapat mengetahui berapa sisa cuti dan hitung besaran uang yang akan diterima sebagai pengganti cuti dengan rumus yang telah dijelaskan.

Tertarik untuk mencoba Talenta? Isi formulir ini untuk jadwalkan demo Talenta dengan sales kami dan konsultasikan masalah HR Anda kepada kami!

Anda juga bisa coba gratis Talenta sekarang dengan klik gambar dibawah ini.

Coba Gratis Aplikasi HRIS Talenta Sekarang!


PUBLISHED05 Aug 2016
talenta
talenta