Insight Talenta

Catat! Begini Contoh Form Evaluasi Kinerja Karyawan yang Benar!

Sebelum kita masuk pada penjelasan dan contoh form evaluasi kinerja karyawan, kita akan coba bahas sedikit tentang penilaian kinerja itu sendiri. Penilaian kinerja merupakan proses formal untuk mengevaluasi kinerja dan memberi umpan balik penilaian kinerja saat ini  atau di masa lalu relatif terhadap standar prestasinya.

Sistem Penilaian Kinerja Karyawan

contoh form evaluasi kinerja karyawan

Sehingga dalam sistem penilaian kinerja harus mencakup gambaran yang akurat dan memenuhi syarat di antaranya mencakup evaluasi dari perilaku karyawan. Selain itu, form evaluasi kinerja harus mudah dipahami oleh karyawan sehingga memudahkan mereka dalam mengisinya. Poin penting lainnya adalah harus mendukung terwujudnya praktik penilaian kinerja yang seragam untuk mendapatkan penilaian kinerja yang aktual.

Metode dalam mengukur Prestasi kerja dikelompokkan menjadi dua penilaian yaitu berorientasi pada masa lalu dan ada penilaian yang berorientasi pada masa depan. Dari dua penelitian ini memiliki metodenya masing-masing. 

Metode penilaian yang berorientasi pada masa lalu berupa rating scale checklist critical incident, teknik skala penilaian berjangkar berlaku observasi, dan tes unjuk kerja dan yang terakhir metode perbandingan kelompok. 

Sedangkan contoh form evaluasi kinerja karyawan yang berorientasi pada masa depan hanya berupa metode penilaian diri sendiri Management By objective.  Kemudian penilaian secara psikologis dan assessment center metode seperti yang sudah diutarakan sebelumnya. 

Di sini kita akan coba menjelaskan tentang  metode skala penilaian atau rating scale, metode ini merupakan metode yang paling sederhana dan paling umum digunakan oleh beberapa perusahaan.

Mengapa karena mereka rating scale ini menggunakan skala untuk menilai kinerja karyawannya yang ditetapkan dari yang terendah hingga yang tertinggi. Jadi ada skalanya 1-5. Metode ini evaluasinya berdasarkan pendapat si penilai sendiri yang umumnya dilaksanakan oleh atasan langsung.

Adapun kelebihan metode ini berupa biaya yang tidak mahal serta dapat diterapkan pada perusahaan dengan jumlah karyawan yang berjumlah banyak. Sedangkan kelemahannya berupa penilaian bersifat subjektif karena dilakukan oleh atasan secara langsung. Hal yang paling penting dalam pengisian form penilaian kinerja harus mengikuti panduan perusahaan masing-masing.

Jadi setiap contoh form evaluasi kinerja karyawan pasti memiliki panduan untuk pembobotan nilai berdasarkan kebijakan perusahaan yang bersifat konvensional jadi sangat rahasia sekali. Nah bila kita lihat dari contoh form evaluasi kinerja karyawan ini sudah jelas sekali yang pertama yang nampak jelas Pati nama perusahaan, Nah setelah nama perusahaan maka isian yang selanjutnya adalah identitas dari karyawan atau pekerja yang akan dilakukan penilaian atau evaluasi.

Mulai dari nama departemen nomor induk jabatan dan yang terpenting adalah periode penilaiannya periode mana yang akan kita nilai karena terkadang  perusahaan itu ada yang melakukan penilaian secara akhir-akhir tiga bulan atau semester, 6 bulan atau ada juga yang pertahun. Kebetulan saya memberikan contoh form evaluasi kinerja karyawan yang terlihat. Atau enam bulan setelah identitas dari karyawan di contoh form evaluasi kinerja karyawan tersebut.

Ada poin pertama yaitu absensi dan keterlambatan. Disitu sangat jelas sekali yang pertama ada sebab dan jumlah hari absen berapa kali sakitnya atau ada izin atau ada tanpa keterangan dalam enam bulan itu maka harus dimasukkan di contoh form evaluasi kinerja karyawan tersebut.

Selanjutnya adalah kehadiran pegawai. Nah ini yang yang penting juga karena Hal ini bisa membantu dari kualitas si karyawan itu sendiri. Apakah dia disiplin atau tidaknya datangnya kesiangan atau tidak pulangnya sesuai atau terlalu cepat. Nah ini kita isi untuk mendapatkan data sehingga kita bisa memutuskan nanti kedepannya Apakah si karyawan ini layak untuk terus bekerja atau berhenti atau dilakukan mutasi dan sebagainya.

Nah di contoh form evaluasi kinerja karyawan selanjutnya isiannya yang nomor kedua adalah ini penilaian hasil kerja. Nah di sini ada 12 masing-masing perusahaan atau tiap-tiap perusahaan itu memiliki aspek berbeda dalam penilaian. Nah kebetulan di sini saya contohkan ada 12 point 1 sampai poin sembilan itu semua level wajib diisi oleh atasannya langsung.

Penilaiannya tapi untuk point 10 sampai point 12 ini hanya diisi pada karyawan yang level jabatannya memiliki bawahan. Jadi kalau yang tidak memiliki bawahan maka poin 10-12 itu tidak perlu diisi. Nah untuk skalanya itu yang seperti tadi saya sudah ke sampaikan ada 1-5 dimana level pada 1-5 itu bisa dilihat yang skala 1 itu kurang sekali skala kedua kurang skala ketiga cukup skala keempat itu cukup bagus dan yang 65 itu bagus. Nah setelah kita melakukan isian ini penilaian ini maka nilai ini di total dan diolah dan apabila nilai akhir itu kurang dari tiga atau lebih dari tiga nah itu yang akan menentukan keputusan kita. Apakah karyawan tersebut layak dipertahankan lanjut diberhentikan dan sebagainya.

Ini ada pada isian yang ketiga ini rekomendasi Ini diisi berdasarkan apa yang terdapat pada poin 2 dan point satu sehingga didapatkan lah rekomendasinya seperti setelah itu maka atasan langsung menandatangani bawah contoh form evaluasi kinerja karyawan ini sudah sah berdasarkan atasan langsung murni akan lebih sah atau akan sah apabila pimpinan perusahaan sudah menandatanganinya atau menyetujuinya. Atasan langsung ini yang dimaksud seperti mungkin ya atau Head of department Manager departemennya gitu.

Nah sampai sini yuk kita lanjut untuk coba mengimplementasikan metode skala penilaian kinerja karyawan ini. Bagaimana sih cara pengisian dalam contoh form evaluasi kinerja, sehingga kita dapat memutuskan bahwa karyawan itu direkomendasikan baik atau tidak. 

Kita lihat di sini ini contohnya diimplementasikan di PT TELKOM  seperti yang tadi identitas karyawannya akan diisi itu harus dicantumkan mulai dari nama disini namanya adalah Wahyudi departemennya adalah produksi nomor induk karyawannya 003910 jabatannya sebagai leadership dan periode penilaiannya adalah Januari sampai Juni 2019. 

Karena seperti yang dikatakan sebelumnya ini adalah semester per semester untuk evaluasi atau penilaian kinerja ini setelah ini diisi maka kita isi berdasarkan data yang terdapat pada mesin waktu kerja kita.  Wahyudi ini setelah dicek ternyata dia memiliki tidak masuk bekerja dikarenakan sakit dia ada tiga kali kemudian izin dia tidak ada dan masukkan. Keterangan pun tidak ada kemudian keterlambatan dia tidak pernah Kemudian datang kesiangan, Dia pernah satu kali dan pulang cepat dia pun tidak pernah hasil penilaian disini dapat kita lihat bahwa kualitas kerja dari Ade Wahyudi itu memiliki skala 5 ya menurut atasannya. 

Kemudian kuantitas kerjaannya skala 4 inisiatifnya cukup baik berarti disiplinnya sangat baik nomor 5 tanggung jawab terhadap pekerjaannya juga baik. Kemudian motivasinya cukup baik kerjasama dan pemahaman terhadap tugasnya sangat baik. Penyesuaian dirinya cukup. Kepemimpinan karena dia adalah leadership berarti point 10-12 itu harus diisi kepemimpinannya cukup baik pemecahan masalahnya cukup dan pengambilan keputusannya cukup baik.

Nah dari file contoh form evaluasi kinerja karyawan isian nomor 2 ini dapat kita lihat nilai totalnya nah ini seperti misalkan skala tiga skala tiga ini kita total kan ada berapa 22 kemudian C2 ini dikali dengan skalanya itu sekarang nilainya itu dua kali tiga jadi dinilai totalnya 6 kemudian di skala nomor 4 ini ada 5  kali empat 20 dan yang kelima ada 5 kali 5 = 25 untuk nilai total atau nilai akhir nilai akhir itu adalah nilai total dibagi jumlah aspeknya didapatkan lah 3,40. Sebagaimana yang tadi sudah dijelaskan bahwa nilai akhir itu minimal tiga ini dia mendapat Queen 3,4 berarti di atas 3 maka atasannya tersebut berdasarkan dari data ini memutuskan bahwa Ade Wahyudi dapat diperpanjang karena nilainya baik.

Setelah itu maka yang memberi penilaian kemudian dikirim ke pimpinan perusahaan untuk disetujui. Demikian kita mencoba untuk memahami Bagaimana sebenarnya metode skala penilaian atau rating scale. Metode itu digunakan di beberapa perusahaan.

Contoh Form Evaluasi Kinerja Karyawan Mekari Talenta

Talenta adalah salah satu merk HRIS, yakni software untuk manajemen sumber daya manusia. Software HRIS biasanya bertujuan mengurangi beban kerja administrasi di bidang penggajian, perpajakan karyawan, absensi, dan performance appraisal.

Selain itu, Talenta juga menyediakan fitur mobile friendly yang disebut mobile employee-self service yang dapat memudahkan karyawan untuk mengakses Talenta melalui smartphone atau gadget masing-masing. Fitur-fitur yang disediakan Talenta juga dilengkapi dengan detail-detail sehingga memudahkan karyawan dalam melakukan pekerjaan. Misalnya, pada fitur payroll, komponen seperti bonus, tunjangan, pajak, insentif, dan lain-lain ditambahkan. Dengan demikian perhitungan akan menjadi lebih efisien dan efektif.

Kelebihan Mekari Talenta:

  1.       Fitur yang disajikan sangat berlimpah

Keunggulan dari Mekari Talenta ini salah satunya adalah fitur yang dibawakan sangat banyak dan berlimpah. Mulai dari task management software, pinjaman tunai, halaman recruitment, halaman cuti custom, hingga pengumuman karyawan pun disediakan oleh Mekari Talenta ini, berikut ini detail fiturnya

  • Fitur payroll, fitur ini membantu perusahaan menghitung dan bisa membayar payroll karyawan secara otomatis setiap bulannya. Proses payroll lebih efektif dan efisien karena tidak harus dilakukan di kantor.
  • Fitur manajemen waktu, maka tim HR perusahaan bisa dengan mudah melakukan otomatisasi proses cuti karyawan dan lemburan yang dilakukan.
  • Fitur absensi mobile, maka seluruh karyawan bisa melakukan absensi dengan mudah kapan dan dimana saja. Dan fitur ini juga memudahkan tim HR dalam melakukan pengawasan pada absensi karyawan sewaktu-waktu.
  • Fitur software penilaian kinerja karyawan, dapat membantu HR dalam melakukan pengelolaan data terkait karyawan. Mulai dari data personal, tunjangan, hingga fasilitas yang berhak diterima karyawan sesuai kontrak kerjanya.

Fitur software penilaian kinerja karyawan dapat Anda lihat detail lengkapnya lewat https://www.talenta.co/fitur/aplikasi-penilaian-kinerja-karyawan/.

  1.       Kostumisasi yang sangat terperinci

Semua hal yang diatur di dalam Talenta diatur secara sangat terperinci, Di sini bahkan bisa membuat rumus cuti sendiri dan rumus denda sendiri.

  1.       Tim Support yang efektif dan responsive

Tidak usah bergelut dengan BOT ketika memberikan keluhan atau komplain, CS dari Talenta akan dengan sigap membantu dalam hitungan menit saja.

Jika Anda ingin menggunakan task management software dari Mekari Talenta, Anda bisa mengunjungi https://www.talenta.co/en/features/performance-management-tools/task-management-software/ untuk detail yang lebih lengkap.

Dalam aplikasi Talenta ini juga sering diadakan promo dan diskon yang berakibat pada harga yang bisa lebih murah dari harga normal. Tentu saja hal ini bisa dikatakan angin segar untuk perusahaan yang ingin menggunakan Talenta sebagai sistem payroll mereka namun dengan anggaran yang terbatas.

Apalagi untuk kondisi sekarang ini di mana karyawan lebih sering Work From Home, menggunakan Talenta tentu akan sangat membantu dalam hal pengkondisian karyawan dengan sistem otomatisnya yang akan sangat membantu perusahaan.


PUBLISHED15 Sep 2022
Guest Guest
Guest Guest