Cara Menulis Iklan Lowongan Kerja yang Baik dan Contohnya

By Mekari TalentaPublished 08 Apr, 2024 Diperbarui 09 April 2024

Tahukah Anda, menulis iklan lowongan kerja sebenarnya bukanlah perkara yang mudah? Salah langkah dalam menulis iklan lowongan kerja, maka bisa jadi Anda tak akan mendapat kandidat karyawan terbaik atau malah sama sekali tak ada kandidat yang hendak melamar ke perusahaan Anda.

Perlu cara khusus memang agar lowongan kerja yang Anda buat jadi tak hanya rapi tapi juga menarik. Seperti memikirkan isian yang hendak dimuat di lowongan kerja hingga panjang sampai pendeknya lowongan kerja.

Agar Anda tak salah lagi dan berhasil membuat iklan lowongan kerja yang efektif untuk menarik minat kandidat karyawan, maka simaklah beberapa tips dan trik yang sudah disiapkan berikut ini.

Pengertian Iklan Lowongan Kerja

Cara Menulis Iklan Lowongan Kerja yang Baik dan Contohnya

Iklan lowongan kerja adalah sebuah bentuk komunikasi pemasaran yang digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk menginformasikan kepada masyarakat bahwa mereka membuka peluang pekerjaan atau posisi tertentu yang tersedia di dalamnya.

Tujuan utama dari iklan lowongan kerja adalah untuk menarik minat calon karyawan yang potensial dan sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut.

Iklan lowongan kerja biasanya mencakup informasi seperti nama perusahaan, posisi yang tersedia, kualifikasi yang dibutuhkan, tanggung jawab pekerjaan, syarat dan kriteria seleksi, lokasi kerja, dan cara mengirimkan lamaran.

Iklan ini dapat ditemukan dalam berbagai media, termasuk surat kabar, situs web perusahaan, situs web khusus lowongan kerja, media sosial, dan papan pengumuman di tempat-tempat umum.

Dengan menggunakan iklan lowongan kerja, perusahaan berharap untuk menjangkau sebanyak mungkin calon pelamar yang berkualifikasi, sehingga memungkinkan mereka untuk memilih kandidat terbaik yang sesuai dengan kebutuhan dan budaya perusahaan.

Ini adalah langkah penting dalam proses perekrutan dan dapat menjadi salah satu strategi untuk memperluas jaringan talenta dalam mencari karyawan yang cocok.

Baca juga: Peran Vital Dispatcher Logistik: Tanggung Jawab, Manfaat, dan Pendapatan

Cara Membuat Iklan Lowongan Kerja

Membuat iklan lowongan kerja yang efektif memerlukan perencanaan dan perhatian terhadap detail. Berikut adalah langkah-langkah umum untuk membuat iklan lowongan kerja yang menarik.

1. Tulis judul iklan lowongan kerja yang jelas dan efektif

Pertama-tama, untuk membuat iklan lowongan kerja yang baik dan menarik maka Anda wajib memerhatikan judulnya. Tulislah judul iklan lowongan kerja Anda dengan jelas dan tak perlu panjang.

Tulis hanya lowongan kerja di posisi apa yang hendak Anda atau perusahaan cari serta usahakan tak lebih dari 5 kata. Judul iklan lowongan kerja yang terlampau panjang bakal tak efektif menarik minat baca dari calon kandidat karyawan.

2. Beri penjelasan singkat mengenai pekerjaan dan perusahaan

Setelah Anda berhasil membuat judul iklan lowongan kerja yang menarik dan efisien, maka beri sepatah dua patah penjelasan mengenai pekerjaan dan perusahaan di bodi teratas iklan lowongan kerja yang Anda buat.

Jangan gunakan lebih dari 40 kata dan usahakan tulis hanya informasi yang penting saja, seperti fungsi dari posisi jabatan yang ditawarkan dan jika memungkinkan durasi dari kontrak kerja.

3. Tulis syarat lengkap yang diperlukan untuk mengisi posisi jabatan, dalam bentuk poin lebih baik

Setelah memberikan penjelasan singkat, maka selanjutnya Anda perlu menuliskan syarat lengkap yang diperlukan untuk mengisi posisi jabatan. Tulis syarat yang sangat krusial saja, terutama tanggung jawab yang perlu dipikul oleh calon kandidat karyawan nantinya ketika bekerja.

Buatlah kalimat syarat dan tanggung jawab dalam tiga hingga lima poin saja. Meski harus menuliskan syarat lengkap, Anda jangan sampai menuliskan terlalu banyak detail syarat dan tanggung jawab pekerjaan.

4. Beri penjelasan mengenai di lokasi mana kandidat karyawan akan bekerja

Menurut Headway Capital, hampir 57 persen kandidat karyawan lebih membutuhkan informasi lokasi di mana nantinya mereka akan bekerja ketimbang jumlah besaran gaji yang akan didapat. Untuk itulah, saat membuat iklan lowongan kerja maka usahakan untuk mencantumkan lokasi di mana karyawan nantinya akan bekerja.

Informasi ini sangat penting, terutama bagi perusahaan yang memiliki kantor di lebih dari satu daerah atau lokasi seperti Jakarta dan Surabaya misalnya.

Dengan memberi informasi ini, sebenarnya juga memudahkan Anda mengeliminasi kandidat karyawan yang tidak cocok mengisi satu posisi tertentu karena kendala tempat atau lokasi yang tak sesuai dengan syarat yang diminta.

5. Terakhir, jangan lupa sertakan bagaimana kandidat karyawan bisa melamar

Jika keempat informasi di atas sudah dibenamkan ke dalam iklan lowongan kerja, maka hal terakhir yang perlu Anda lakukan adalah memasukkan informasi soal bagaimana kandidat karena bisa melamar.

Anda bisa menyertakan ke alamat email mana surat lamaran dan CV bisa dikirim serta bagaimana tata cara menuliskan subject email agar aplikasi lamaran bisa terbaca di database email lamaran.

Jangan lupa, berikan juga tenggat waktu lowongan kerja yang Anda terbitkan. Informasi ini memudahkan Anda untuk mendapat kandidat karyawan sesuai dengan target yang diberikan oleh atasan atau divisi yang sedang membutuhkan karyawan baru.

Baca juga: Peran dan Kualifikasi Sales Representative: Tanggung Jawab, KPI, dan Pendapatan

Kesalahan yang Harus Dihindari dalam Menulis Iklan Lowongan Pekerjaan

Membuat iklan lowongan pekerjaan yang efektif melibatkan menghindari beberapa kesalahan umum yang dapat mengurangi daya tarik iklan dan kualitas kandidat yang mendaftar. Berikut adalah beberapa kesalahan yang perlu dihindari dalam membuat iklan lowongan pekerjaan:

1. Tidak Menjelaskan Posisi dengan Jelas

Hindari menggunakan judul yang ambigu atau tidak jelas. Judul yang spesifik dan menggambarkan posisi secara akurat akan membantu menarik calon pelamar yang tepat.

2. Tidak Menyertakan Informasi yang Cukup

Jangan sampai meninggalkan informasi penting, seperti tanggung jawab pekerjaan, kualifikasi yang dibutuhkan, dan manfaat yang ditawarkan oleh perusahaan. Calon pelamar perlu memiliki gambaran yang jelas tentang apa yang diharapkan dari posisi tersebut.

3. Menggunakan Bahasa yang Tidak Profesional

Hindari penggunaan bahasa yang tidak profesional atau informal dalam iklan. Bahasa yang rapi, jelas, dan sopan akan memberikan kesan positif kepada calon pelamar.

4. Menyertakan Syarat yang Tidak Relevan atau Berlebihan

Pastikan bahwa syarat yang disebutkan dalam iklan benar-benar relevan dengan posisi yang ditawarkan. Terlalu banyak syarat atau syarat yang tidak relevan dapat membuat calon pelamar merasa tertekan atau tidak termotivasi untuk melamar.

5. Tidak Menyertakan Informasi Kontak yang Jelas

Pastikan untuk menyertakan informasi kontak yang jelas dan mudah diakses, seperti alamat email atau nomor telepon yang dapat dihubungi oleh calon pelamar. Ini penting agar calon pelamar dapat menghubungi Anda dengan pertanyaan atau untuk mengirimkan lamaran.

6. Tidak Menyesuaikan Iklan dengan Target Audience

Hindari membuat iklan yang tidak sesuai dengan target audience atau calon kandidat yang diinginkan. Pastikan untuk menyesuaikan pesan dan gaya iklan dengan preferensi dan kebutuhan dari calon pelamar yang diharapkan.

7. Tidak Menyertakan Informasi tentang Perusahaan

Jangan lupakan untuk menyertakan informasi tentang perusahaan, seperti visi, misi, nilai-nilai, dan budaya perusahaan. Ini akan membantu calon pelamar memahami lebih baik tentang perusahaan dan mempertimbangkan apakah mereka cocok dengan lingkungan kerja tersebut.

Dengan menghindari kesalahan-kesalahan tersebut, Anda dapat membuat iklan lowongan pekerjaan yang lebih efektif dan menarik bagi calon pelamar yang berkualitas.

Contoh-contoh Iklan Lowongan Pekerjaan

1. Contoh Iklan Lowongan Pekerjaan Barista

Contoh-contoh Iklan Lowongan Pekerjaan barista

2. Contoh Iklan Lowongan Pekerjaan Jurnalis

Contoh-contoh Iklan Lowongan Pekerjaan jurnalis

3. Contoh Iklan Lowongan Pekerjaan Waiter

Contoh-contoh Iklan Lowongan Pekerjaan waiter

4. Contoh Iklan Lowongan Pekerjaan Content Creator

Contoh-contoh Iklan Lowongan Pekerjaan Content creator

5. Contoh Iklan Lowongan Pekerjaan Cook

Contoh Iklan Lowongan Pekerjaan Cook

6. Contoh Iklan Lowongan Pekerjaan Project Manager

Contoh Iklan Lowongan Pekerjaan Project Manager

Demikianlah trik yang bisa Anda lakukan untuk membuat iklan lowongan kerja yang rapi dan menarik. Semoga bisa membantu Anda mendapatkan karyawan terbaik.

Image
Mekari Talenta
Temukan artikel-artikel terbaik seputar HR dari tim editorial Mekari Talenta. Kami mengumpulkan, menyusun, dan membagikan insight-insight menarik untuk membantu bisnis mengelola serta mengembangkan talenta-talenta unggulan.