Tips dan Trik Wawancara Kerja Lewat Telepon

By Mekari TalentaPublished 13 Apr, 2024 Diperbarui 17 April 2024

Kemajuan teknologi telah memungkinkan segala sesuatu dilakukan secara remote, termasuk wawancara kerja lewat telepon atau video call.

Dengan kemajuan teknologi dan pergeseran budaya kerja, wawancara kerja kini dapat dilakukan melalui telepon.

Apalagi jika lokasi wawancara dengan lokasi kandidat berbeda kota bahkan berbeda negara.

Selain mempersiapkan jawaban layaknya wawancara biasa, terdapat hal-hal teknis yang perlu diperhatikan dan dihindari saat melakukan wawancara lewat telepon.

Tips dan Trik Wawancara Kerja Lewat Telepon

Tips dan Trik Wawancara Kerja Lewat Telepon

Apa saja hal-hal teknis yang perlu dicermati?

1. Mencari waktu dan lokasi yang pas untuk wawancara kerja lewat telepon

Dalam membuat janji wawancara, pastikan bahwa jadwal ditentukan di saat yang tepat dimana kebutuhan anda dan rekruter sama-sama terakomodir.

Jika anda menggunakan telepon genggam, pastikan bahwa sinyal berada dalam kondisi baik.

Jika internet, pastikan bahwa anda telah melakukan testing terhadap koneksi terlebih dahulu.

2. Mempersiapkan jawaban yang berpotensi ditanyakan

Seperti halnya wawancara biasa, wawancara kerja lewat telepon juga membutuhkan persiapan yang matang termasuk berbagai kemungkinan jawaban yang akan ditanyakan.

Walaupun salah satu kelebihan wawancara yang dilakukan melalui telepon adalah pihak pewawancara tidak tahu dari mana jawaban-jawaban Anda berasal.

Namun tetap saja Anda perlu menyiapkan jawaban agar lancar saat berbicara melalui telepon.

Baca juga: Peran dan Kualifikasi Sales Representative: Tanggung Jawab, KPI, dan Pendapatan

3. Mempersiapkan plan B

Kita tidak akan pernah tahu situasi buruk apa yang mungkin muncul.

Bisa jadi pulsa habis, listrik mati, atau sinyal byar-pet dan jangan biarkan hal-hal tersebut merenggut kesempatan anda untuk diterima bekerja di perusahaan impian anda.

Kalau bisa, lakukan testing wawancara melalui telepon dengan teman sehari sebelumnya serta menyiapkan berbagai rencana cadangan yang dapat digunakan untuk berjaga-jaga.

Situasi yang Perlu Dihindari saat Melakukan Wawancara Kerja Lewat Telepon

1. Berada di tempat yang kurang kondusif

Sebelum menjalani wawancara, informasikan penghuni rumah anda agar tidak mengganggu.

Jika tidak memungkinkan, tetapkan suatu lokasi yang tenang tanpa suara apapun.

Bisa juga memilih kafe favorit asal suara-suara yang muncul tidak sampai mengganggu proses wawancara anda.

2. Tidak fokus saat wawancara kerja lewat telepon

Sekalipun pewawancara memang tidak akan tahu apa yang anda lakukan saat menjawab berbagai pertanyaan, agar konsentrasi Anda tidak buyar, lebih baik anda tidak melakukan aktivitas lain selama wawancara berlangsung.

Jangan sampai anda terdengar oleh pihak wawancara sedang makan minum atau tertangkap basah melakukan hal lain.

Baca juga: Panduan Lengkap Action Plan: Manfaat, Kriteria, Pembuatan, dan Contoh

3. Meremehkan gesture

Jika tidak melakukan video call, pihak pewawancara memang tidak bisa melihat apa saja yang anda lakukan sepanjang wawancara kerja lewat telepon.

Namun kenyataannya, jika anda tersenyum, anda tidak akan terdengar arogan.

Karena Anda tidak bisa mengambil poin ekstra melalui bahasa tubuh, mengapa tidak mencoba tersenyum atau sedikit tertawa sepanjang percakapan di telepon?

Terlepas dari hal itu, perusahaan juga dapat meningkatkan kepercayaan “calon karyawan” dengan terus meningkatkan layanan SDM. Tim dan sistem HRD perusahaan bisa mempercayakan hal tersebut pada layanan software Mekari Talenta.

Layanan Talenta dapat membantu Anda mengelola proses penggajian, pemotongan pajak penghasilan PPh pasal 21, hingga absensi karyawan secara online lewat fitur Attendance Management.

Yuk segera coba gratis demo aplikasi Mekari Talenta dan nikmati kelengkapan fiturnya.

banner tentu bisa june
Image
Mekari Talenta
Temukan artikel-artikel terbaik seputar HR dari tim editorial Mekari Talenta. Kami mengumpulkan, menyusun, dan membagikan insight-insight menarik untuk membantu bisnis mengelola serta mengembangkan talenta-talenta unggulan.