Karyawan merupakan salah satu aset berharga yang harus diperhatikan oleh pemimpin perusahaan. Bukan hanya membantu menjalankan bisnis, memiliki karyawan yang tepat juga dapat membantu Anda dalam mengembangkan bisnis. Namun, mencari dan mempertahankan karyawan menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan.  Sebagai HR dalam sebuah perusahaan, Anda harus mengetahui kriteria yang dibutuhkan dan berusaha mencari karyawan yang memiliki kriteria yang sama, atau minimal mendekati kebutuhan perusahaan. Maka tidak heran jika proses perekrutan membutuhkan waktu panjang dan biaya yang tidak sedikit. Salah satu tolak ukur penilaian karyawan yang penting dan sering digunakan HR dalam perusahaan adalah resiliensi karyawan.

Resiliensi karyawan merupakan kemampuan karyawan untuk menyelesaikan pekerjaan atau memecahkan masalah meskipun berada dalam situasi yang tertekan. Baik itu masalah dengan karyawan lain, ataupun masalah yang dihadapi perusahaan secara keseluruhan. Karyawan dengan resiliensi tinggi biasanya teguh dan mampu mengubah keadaan sulit atau mengganggu menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi dirinya. Mereka juga suka mencari tantangan untuk belajar dan mengembangkan diri. Meskipun mengalami kegagalan, karyawan dengan resiliensi tinggi tidak akan trauma dengan kegagalan tersebut, bahkan mereka justru akan mengambil banyak pelajaran dari situ.

Mungkin bagi Anda karyawan seperti itu adalah karyawan yang terlalu sempurna sehingga sulit untuk ditemukan. Namun, kemampuan tersebut bukanlah kemampuan yang dicari, tapi kemampuan yang dibentuk dan dapat dipelajari selama karyawan tersebut bekerja di perusahaan. Artinya, semua karyawan memiliki kesempatan yang sama untuk memiliki resiliensi yang tinggi. Begitu juga Anda, memiliki tantangan yang besar untuk mengembangkan karakter dan kemampuan para karyawan. Modal utama para karyawan hanyalah kemauan untuk belajar dan tidak mudah menyerah. Jika hal ini dapat diterapkan di perusahaan, pengaruhnya tidaklah kecil bagi perusahaan. Lalu, seberapa besar pengaruh resiliensi terhadap kinerja karyawan? Berikut penjelasan lengkapnya.

 

Lebih Cepat Menyelesaikan Konflik dengan Kreatif

Karyawan dengan resiliensi yang tinggi akan berpikir kreatif dalam menyelesaikan konflik. Baik konflik internal maupun konflik yang sedang dihadapi perusahaan. Mereka akan cenderung mencari solusi yang paling efektif dan efisien, sehingga manajemen konflik akan berjalan lebih lancar.

Lebih Produktif & Bersemangat

Karena memiliki sifat keingintahuan yang besar dan ingin terus belajar, karyawan tidak akan mengeluh ketika ada beberapa tugas atau pekerjaan yang lebih sulit. Mereka akan menganggap pekerjaan yang sulit sebagai kesempatan untuk belajar hal baru atau meningkatkan keahlian. Namun, perusahaan tetap harus memperhatikan beban kerja mereka ketika memberikan proyek yang sedikit lebih sulit.

Tanggung Jawab Lebih Tinggi

Karyawan akan terbiasa memiliki sikap tanggung jawab yang lebih baik karena terbiasa dengan tanggung jawab saat kondisi tertekan. Karyawan tidak akan menyia-nyiakan amanah atau peran yang mereka pegang karena mereka tau hal tersebut bermanfaat juga bagi mereka.

Mudah Beradaptasi dengan Karyawan Baru

Bagi karyawan yang sudah lama masa kerjanya, mereka akan lebih mudah menerima karyawan baru yang masuk dalam tim mereka. Termasuk mudah dalam membangun komunikasi yang baik dengan karyawan baru tersebut. Karena mereka akan berusaha membangun kerja sama secepat mungkin agar waktu yang ada tidak sia-sia hanya untuk mengurusi 1 atau 2 karyawan baru.

Meningkatkan Kepuasan Kinerja Karyawan

Pengaruh ini jelas akan sangat bermanfaat bagi perusahaan. Kepuasan kinerja karyawan sangat berpengaruh pada tingkat produktivitas perusahaan sehingga sangat penting untuk ditingkatkan. Apabila semua karyawan memiliki tingkat resiliensi yang baik, kinerja karyawan akan dipastikan kinerjanya. Begitu juga dengan hasil pekerjaan mereka.

Tercipta Lingkungan Kerja Kompetitif

Karyawan dengan tingkat resiliensi yang tinggi akan sangat berpotensi mendapatkan prestasi dan insentif dari perusahaan. Siapa yang tidak mau insentif atau tambahan diluar gaji? Maka dari itu, situasi kerja yang kompetitif akan tercipta. Tugas Anda adalah memastikan kompetisi tersebut berjalan dengan sehat.

 

Terbukti bahwa resiliensi memiliki pengaruh besar bagi perusahaan. Baik bagi kalangan karyawan, maupun bagi perusahaan. Bayangkan jika semua karyawan Anda memiliki tingkat resiliensi yang baik, maka tim people operation mudah terbentuk. Efek jangka panjangnya tentu saja perusahaan Anda akan menjadi perusahaan yang diincar karyawan-karyawan berkualitas. Karyawan dengan resiliensi yang tinggi harus diimbangi dengan sistem pengelolaan yang baik. Pastikan pengelolaan karyawan Anda diselesaikan dengan efektif dan efisien. Kelola karyawan Anda dengan aplikasi HR terpercaya di Indonesia seperti Talenta.

Talenta memiliki fitur yang dapat Anda manfaatkan untuk mengetahui resiliensi karyawan ini. Talenta dapat membantu Anda mempersiapkan karyawan baru melalui fitur onboarding yang terukur. Dengan fitur tersebut, Anda dapat membuat list of task bagi karyawan baru agar mereka mudah memahami pekerjaan-pekerjaan tanpa butuh waktu lama. Yuk ketahui Talenta lebih lanjut untuk mempermudah pekerjaan Anda!

Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda?

Miliki sistem HR tepercaya dengan mencoba Talenta sekarang! Ikuti 3 cara berikut tanpa rasa khawatir untuk mendapatkan sistem HR yang lebih mudah:

Jadwalkan Demo 1:1

Undang kami untuk datang ke kantor Anda dan berdiskusi lebih lanjut tentang Talenta.

Ikuti Demo

Ikuti Workshop Talenta

Datang dan bergabung di workshop untuk ketahui lebih lanjut tentang Talenta.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba akun demo langsung dan temukan bagaimana Talenta dapat membantu Anda.

Coba Gratis
  • Indonesia
  • English
loading