Semua karyawan suatu perusahaan harus mendapatkan hak mereka. Hak karyawan sendiri meliputi banyak jenis. Mulai dari hak dasar karyawan, hak pribadi, hingga hak karyawan yang telah di PHK. Hak-hak karyawan tersebut harus dikelola dengan baik bahkan ketika mereka sudah tidak lagi menjadi bagian dari perusahaan. Pemberiannya pun tidak boleh pilih kasih antara karyawan tetap dan karyawan kontrak.

Terkait karyawan kontrak, ada kalanya kontrak mereka diperpanjang atau diperbarui. Namun ada kalanya juga tidak diperpanjang. Anda sebagai HR perlu mencermati hal-hal yang perlu diberikan ketika kontrak karyawan tidak diperpanjang setelah masa kerjanya. Kontrak yang tidak diperpanjang berarti ada dua kemungkinan.

Pertama, karyawan memang sudah berhasil menyelesaikan masa kerja sebagai karyawan kontrak dengan baik, yaitu maksimal 2 tahun. Namun perusahaan memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak tersebut karena beberapa faktor. Salah satunya bisa jadi karena keuangan perusahaan belum siap memperpanjang kontrak. Ditambah proyek juga tidak terlalu banyak, dan pertimbangan lainnya.

Kedua, karyawan tidak berhasil menyelesaikan masa kerja sesuai dengan yang sudah disepakati dalam kontrak. Salah satu penyebabnya adalah karyawan melakukan pelanggaran yang menyebabkan dirinya di PHK. Kemungkinan lainnya adalah perusahaan yang memutus hubungan kerja secara sepihak tanpa ada pemberitahuan dan alasan yang jelas kepada karyawan yang bersangkutan.

Kedua kondisi di atas memiliki kebijakan pemberian hak kepada karyawan yang berbeda. Kemudian apa saja hak karyawan yang harus diberikan ketika kontrak mereka selesai? Simak penjelasannya di bawah ini.

Karyawan Kontrak yang Selesai Masa Kerja

Satu hal yang wajib Anda ketahui adalah bahwa karyawan kontrak tidak mendapat uang pesangon ketika mereka sudah selesai atau telah habis masa kerjanya. Namun karyawan tetap akan mendapat hak uang penggantian hak dan hak uang pisah.

1. Hak Uang Penggantian Hak

Uang penggantian hak meliputi 4 komponen. Keempat komponen tersebut adalah:

  1.  Uang pengganti hak cuti yang belum diambil dan belum gugur masa berlakunya. Cuti yang belum gugur adalah cuti yang tidak diambil selama cuti tersebut belum hangus. Cuti yang hangus adalah cuti yang tidak diambil selama 1 tahun sejak cuti tersebut diberikan atau hari jatuhnya cuti. Beberapa perusahaan bahkan memiliki kebijakan kurang dari 1 tahun.
  2. Biaya pulang untuk karyawan tersebut beserta keluarganya ke tempat bekerja yang baru. Besarnya tergantung pada kebijakan perusahaan.
  3. Uang untuk mengganti biaya perumahan dan pengobatan atau kesehatan sebesar 15% dari uang pesangon karyawan tetap. Besaran uang pesangon karyawan tetap biasanya tergantung pada masa kerja yang telah dilalui. Karyawan maksimal memiliki masa kerja 2 tahun, maka uang penggantian hak yang mereka dapat sebesar 15% dari 2 bulan gaji karyawan tetap.
  4. Hal lain yang diatur dalam perjanjian kerja bersama atau peraturan perusahaan.

2.  Hak Uang Pisah

Hak uang pisah adalah imbalan yang diberikan kepada karyawan kontrak atas pekerjaannya selama ini. Besarannya sangat bergantung pada kebijakan perusahaan yang tertuang dalam perjanjian kerja bersama dengan karyawan yang bersangkutan.

Baca juga: Hindari 6 Kesalahan Saat Membuat Kontrak Kerja Karyawan

 

Karyawan yang di PHK Sebelum Kontrak Selesai

Kemudian apabila karyawan terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebelum masa kontrak selesai, maka ketentuannya akan sedikit berbeda. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 62, apabila perusahaan atau karyawan memutus hubungan kerja sebelum masa kontrak selesai secara sepihak, maka pihak yang melakukan pemutusan harus memberi uang ganti rugi kepada pihak yang menjadi korban pemutusan kerja. Besaran ganti rugi tersebut adalah sesuai dengan upah pada waktu masa kerja yang belum dilalui hingga berakhirnya waktu perjanjian.

Sehingga dengan kata lain, perusahaan yang melakukan PHK pada karyawan kontrak sebelum masa kontrak habis, harus membayarkan gaji dari waktu yang tersisa dan tidak memberikan pesangon. Begitu juga dengan uang pisah dan uang penggantian hak, juga tidak diberikan.

Sedangkan apabila karyawan tersebut yang mengundurkan diri atau di PHK dari perusahaan sebelum masa kerjanya selesai, biasanya juga dikenakan uang ganti rugi. Uang ganti rugi ini tergantung pada perjanjian kerja bersama. Beberapa perusahaan menerapkan adanya uang penalti bagi karyawan yang tidak menyelesaikan kontraknya. Hal ini agar perusahaan tidak mengalami kerugian dan memiliki posisi administrasi yang kuat.

Baca juga: Jenis Hak Karyawan yang Perlu Diketahui

Itu tadi adalah hak-hak yang harus didapatkan karyawan kontrak yang tidak diperpanjang kontraknya. Sehingga meskipun hubungan kerja perusahaan dengan karyawan tersebut berakhir, karyawan tetap diperlakukan dengan baik. Hak karyawan ini menjadi salah satu tugas Anda sebagai HR untuk mengelolanya. Termasuk memperhatikan kontrak mana yang akan selesai dan mana yang masih lama masa kerjanya. Untuk mempermudah Anda mengatur hal-hal diatas, gunakan Talenta. Aplikasi HR yang memiliki beberapa fitur canggih ini akan membuat pengelolaan karyawan Anda semakin efektif dan efisien. Yuk coba demo Talenta disini.

 

Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda?

Miliki sistem HR tepercaya dengan mencoba Talenta sekarang! Ikuti 3 cara berikut tanpa rasa khawatir untuk mendapatkan sistem HR yang lebih mudah:

Jadwalkan Demo 1:1

Undang kami untuk datang ke kantor Anda dan berdiskusi lebih lanjut tentang Talenta.

Ikuti Demo

Ikuti Workshop Talenta

Datang dan bergabung di workshop untuk ketahui lebih lanjut tentang Talenta.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba akun demo langsung dan temukan bagaimana Talenta dapat membantu Anda.

Coba Gratis
loading
Tunggu! Talenta punya ebook buat kamu!

Dapatkan ebook "Panduan mudah menghitung gaji sesuai jenis karyawan"

Suka dengan artikelnya?Dapatkan artikel HR premium langsung di email Anda!

Jadilah orang pertama yang akan mendapatkan artikel premium mulai dari study case, infographic, ebook, hingga white paper.