Insight Talenta

Teori, Faktor, dan Cara Meningkatkan Indikator Kepuasan Kerja

Pada dasarnya indikator kepuasan kerja merupakan satu hal yang mempunyai sifat individual. Setiap masyarakat tentunya mempunyai kepuasan kerja yang berbeda-beda. Bahkan, setiap masyarakat juga mempunyai nilai kepuasan tersendiri. 

Ketika semakin banyak aspek yang ada di dalam perusahaan, pasti indikator kepuasan kerja juga semakin banyak. Para karyawan bisa dikatakan puas ketika sudah memenuhi deskripsi dari pekerjaan tersebut. 

Kepuasan kerja juga sering dijadikan sebagai alat ukur kematangan dari suatu organisasi. Apalagi di era seperti sekarang semua perusahaan juga harus memikirkan mengenai indikator kepuasan kerja.

Macam-Macam Indikator Kepuasan Kerja 

indikator kepuasan kerja

Pada kesempatan kali ini akan dibahas secara tuntas mengenai beberapa indikator kepuasan kerja. Semua indikator yang ada di dalam kepuasan kerja ini  tidak bisa dilupakan begitu saja. Bahkan, dengan adanya beberapa indikator tersebut bisa menilai karyawan sudah merasa senang atau belum. Untuk anda yang masih awam, bisa langsung saja simak penjelasannya di bawah ini. 

  1. Jiwa Kesetiaan 

Para perusahaan akan melakukan penilaian mengenai beberapa aspek di beberapa aspek pekerjaan, jabatan dan berorganisasi. Selain itu, untuk mendapatkan nilai kesetiaan ini bisa dilihat ketika terjadi suatu masalah. Pada saat karyawan membela mati-matian perusahaan dimana tempat mereka bekerja, maka untuk jiwa kesetiaannya sudah tidak diragukan lagi. 

Hal tersebut juga bisa terjadi pada saat berorganisasi. Untuk melakukan tes jiwa kesetiaan pada saat berorganisasi juga bisa dilihat pada saat melakukan pembelaan. Tentunya, semua perusahaan dan organisasi yang akan dibela oleh karyawan ketika mempunyai posisi benar atau tidak salah.

  1. Kemampuan Diri 

Kemampuan yang ada di dalam diri seseorang juga merupakan satu hal penting ketika membicarakan mengenai indikator kepuasan kerja. Para pihak perusahaan bisa menilai bahwa kemampuan diri dari karyawan baik ketika sudah melihat akan kualitas yang diberikan. 

Pada saat berhasil memberikan kualitas kerja baik terhadap perusahaan. Maka, kemampuan diri dari seorang karyawan tersebut tidak perlu diragukan lagi dan sudah pasti sangat baik. 

Setiap kemampuan diri yang ada di seseorang tentunya berbeda-beda. Sehingga, anda juga harus memilah-milah mana perusahaan yang sesuai dengan kemampuan diri. 

  1. Sifat Kejujuran 

Mempunyai sifat jujur di dalam diri manusia itu bukan perihal yang mudah. Sama hal nya pada kepuasan kerja juga mementingkan hal yang satu ini. Bahkan, tidak boleh dilupakan begitu saja. 

Satu contoh pada sifat kejujuran yang dilakukan oleh karyawan adalah ketika akan memenuhi semua perjanjian kontrak. Pada saat karyawan berhasil memenuhi perjanjian tersebut, maka untuk sifat kejujuran sangat bagus dan kooperatif. 

  1. Kreativitas 

Mempunyai kemampuan kreativitas tinggi juga menjadi satu hal yang dibutuhkan oleh para perusahaan. Pihak perusahaan akan merasa senang ketika bertemu dengan karyawan yang energik dan penuh kreativitas 

Indikator kepuasan kerja kali ini juga tidak bisa dilupakan begitu saja. Perusahaan akan selalu menuntut kepada anda untuk tetap selalu kreatif. Ketika anda tidak kreatif pihak perusahaan akan mengeluarkan dengan perlahan-lahan. 

  1. Jiwa Kepemimpinan 

Mempunyai jiwa kepemimpinan pastinya akan merasa lebih berat, karena beban atau tanggungan bertambah satu lagi. Indikator kepuasan kerja jiwa kepemimpinan ini sangat dibutuhkan ketika sudah berada di dunia pekerjaan. 

Pihak perusahaan juga akan senang ketika bertemu salah satu karyawan yang mempunyai jiwa kepemimpinan tinggi. Tentunya, untuk menjadi seorang pemimpin tidak hal yang mudah. Akan tetapi, meski tidak menjadi seorang pemimpin untuk jiwa kepemimpinan tetap harus melekat pada diri. 

  1. Tingkat Gaji atau Upah 

Perusahaan yang akan mempekerjakan karyawan atau pegawai harus mempunyai tingkatan gaji atau upah sesuai. Maksud dari kata sesuai ini adalah sebelum melakukan perjanjian kontrak anda harus menanyakan secara teliti perihal tingkat gaji. 

Selain itu, pada saat perusahaan memberikan gaji atau upah juga memberikan dampak terhadap masyarakat. Dampak positif yang didapatkan adalah par karyawan maupun pegawai akan merasa lebih semangat lagi. 

Karyawan atau pegawai yang mempunyai semangat kerja tinggi juga memberikan dampak terhadap perusahaan. Selain itu, pada saat perusahaan memiliki karyawan semangat pasti memberikan hasil pekerjaan yang terbaik. 

  1. Memberikan Kompensasi Meskipun Tidak Langsung 

Pihak perusahaan akan memberikan penilaian sebagai balas jasa kepada karyawan dengan memberikan kompensasi tidak langsung. Tanpa adanya karyawan maupun pegawai perusahan tidak bisa mencapai tujuan awal dari pendirian. 

Selain itu, dengan perusahaan yang memberikan kompensasi pada karyawan diharapkan juga terjadi timbal balik. Diharapkan para karyawan maupun pegawai memberikan imbalan kepada perusahaan berupa tenaga, waktu, pikiran dan prestasi. 

  1. Mempunyai Lingkungan Kerja Nyaman 

Tentunya ketika anda menjalani kehidupan membutuhkan lingkungan yang nyaman. Sama hal nya ketika berada di dalam dunia kerja, pasti anda sangat mementingkan mengenai lingkungan kerja. 

Ketika anda sudah menemukan lingkungan kerja nyaman, pasti akan merasa semangat dan betah untuk bekerja. Berbeda lagi ketika lingkungan kerja yang kurang nyaman, pasti kalangan pegawai atau karyawan merasa bosan. 

Memang mencari lingkungan kerja yang nyaman bukan perihal yang gampang. Akan tetapi, juga tidak ada salahnya ketika anda mempunyai sifat ramah terlebih dahulu. Pasti dengan sifat tersebut anda akan mempunyai banyak teman. Ketika anda berbuat baik terhadap seseorang, maka anda akan menimbulkan feedback positif. 

Macam-Macam Teori Indikator Kepuasan Kerja

Ketika membicarakan mengenai teori, tentunya tidak akan ada habisnya. Bahkan, setiap para ahli pasti akan mengutarakan pendapat mengenai teori indikator kepuasan kerja masing-masing. 

Pada kesempatan kali ini akan dibahas secara singkat dan jelas mengenai teori dari indikator kepuasan kerja. Untuk anda yang penasaran bisa simak penjelasan sebagai berikut. 

  1. Teori Perbedaan

Teori indikator kepuasan kerja yang paling utama adalah perbedaan. Pertama kali munculnya teori ini diutarakan oleh Porter. Porter menyatakan bahwa untuk menilai kepuasan kerja dari seseorang bisa dinilai dengan selisih dari hal kenyataan yang dilakukan oleh para pegawai. 

Untuk karyawan atau pegawai yang tidak sesuai dengan kenyataan, pasti akan terlihat sekali perbedaanya. Selain itu, ketika ada perusahaan yang mempunyai perbedaan di dalam dunia kerja juga memberikan pengaruh terhadap kepuasan. 

  1. Teori Memenuhi Kebutuhan 

Setiap orang pasti mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda. Anda juga tidak bisa menyamakan antara kebutuhan manusia satu dengan lainnya. Pihak perusahaan pun juga paham mengenai hal tersebut. 

Para pegawai maupun karyawan akan merasa puas, ketika semua kebutuhan sudah dipenuhi oleh pihak perusahaan. Ketika kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi, maka para pegawai atau karyawan juga akan merasa puas. 

Apabila kebutuhan para karyawan tidak bisa dipenuhi oleh perusahaan. Maka, untuk indikator kepuasan kerja yang dirasakan oleh masyarakat rendah. Karyawan atau pegawai juga berhak merasa kecewa dengan permasalahan tersebut. 

  1. Teori Pandangan Beberapa Kelompok

Ketika anda berada di dalam lingkungan organisasi, pasti anda harus memahami setiap karakter dari organisasi tersebut. Kepuasan kerja juga mempunyai ketergantungan dengan beberapa pandangan kelompok atau organisasi. 

Karyawan atau pegawai akan merasa puas ketika hasil kerjanya sudah sesuai dengan minat maupun kebutuhan. Tentunya, sebagai karyawan juga mempunyai satu titik kepuasan tersendiri. Pada teori ini juga sebagai tolak ukur untuk anda yang ingin mengukur semua kebutuhan sudah berhasil atau belum. 

Beberapa Dimensi Indikator Kepuasan Kerja 

Kepuasan kerja juga mempunyai beberapa dimensi. Dimensi ini mempunyai tujuan untuk bahan menilai pada diri sendiri.  Ada beberapa dimensi dari kepuasan kerja yang harus anda ketahui dan pahami. Untuk beberapa dimensi indikator kepuasan kerja adalah: 

  1. Pekerjaan itu Sendiri 

Setiap pekerjaan pasti mempunyai perbedaan keterampilan masing-masing. Semua pekerjaan yang dimiliki oleh karyawan juga tergantung dari keterampilan pada diri. Serta perasaan yang ada di dalam diri manusia juga mempunyai pengaruh terhadap indikator kepuasan kerja. 

Misalnya anda mempunyai kemampuan di dalam bidang furniture atau kayu. Anda bisa memilih perusahaan yang bergerak dalam bidang mebel. Tentunya, dengan anda memilih perusahaan yang sesuai pasti akan tersalurkan bakatnya. 

Selain itu, dengan anda bekerja yang sesuai maka anda bisa merasa senang. Ketika melakukan pekerjaan pun juga merasa senang dan bisa bekerja selalu merasa gembira. 

  1. Atasan di Lingkungan Kerja 

Atasan di dalam perusahaan bisa dikatakan baik ketika berhasil menghargai para karyawan atau pegawainya. Selain itu, atasan juga bisa dikatakan baik ketika sudah berhasil menganggap bahwa bawahannya sebagai teman dekat. 

Tidak semua atasan mempunyai perilaku yang baik dan bisa memperlakukan karyawan seperti teman. Akan tetapi, untuk mendapatkan hal tersebut juga tidak mudah dan gampang. Pada saat anda sudah mendapatkan atasan yang berperilaku baik, harus memanfaatkan peluang tersebut. 

  1. Teman di Lingkungan Kerja 

Pada saat anda bekerja pasti mempunyai lingkungan kerja yang bervariasi. Ada juga teman kerja yang mempunyai hati baik maupun buruk. Akan tetapi, untuk anda yang sudah mempunyai niatan kerja mencari uang sudah tidak mempermasalahkan mengenai hal tersebut. 

Teman kerja pada indikator kepuasan kerja juga bisa dinilai ketika ada salah satu teman yang merasa kesusahan. Sebagai teman kerja yang baik, pasti akan membantu dan mencari solusi agar tidak merasa kesulitan lagi. 

  1. Mempunyai Atasan Ramah 

Pasti anda pernah menemukan pimpinan atau atasan yang seenaknya sendiri. Tentunya, ketika anda menemukan pimpinan seperti itu membuat anda kurang nyaman dan tidak bersemangat untuk bekerja.

Berbeda ketika atasan di dalam perusahaan mempunyai perilaku adil pasti karyawan nya merasa semangat kerja. Atasan atau pimpinan bisa dikatakan ramah ketika berhasil mendidik para bawahannya. Selain itu, satu hal terpenting lainnya lagi atasan tidak memihak pada salah satu karyawan. 

Sebagai atasan atau pimpinan harus bertindak tegas ketika ada salah satu karyawan melanggar aturan. Perilaku tegas ini hampir dimiliki oleh seluruh atasan maupun pimpinan. 

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi 

Ada beberapa faktor yang mempunyai pengaruh besar terhadap kepuasan kerja. Semua faktor tersebut tentunya juga menjadi bahan pertimbangan ketika akan melakukan suatu pekerjaan di dalam perusahaan. Untuk beberapa faktor dari indikator kepuasan kerja adalah: 

  1. Gaji atau Upah 

Pada hal satu ini tentunya sangat penting dan tidak boleh dilupakan begitu saja. Pengertian dari gaji atau upah sendiri adalah sejumlah bayaran yang diterima oleh para karyawan guna memenuhi semua keinginan nya. 

Tentunya, pihak perusahaan akan menetapkan upah atau gaji sesuai dengan kebutuhannya. Sebagai karyawan yang baik tentunya mempunyai kewajiban untuk mengatur atau memanage dari penghasilan tersebut. 

Satu hal paling penting adalah bahwa setiap karyawan yang ada di perusahaan mempunyai gaji atau upah berbeda-beda. Semuanya juga kembali lagi atau bergantung dengan posisi maupun jabatan. 

Semakin tinggi jabatan yang diduduki, maka gaji atau upah didapatkan juga tinggi. Selain itu, gaji atau upah ini menjadi indikator kepuasan kerja yang sangat penting dan selalu diperhatikan. 

  1. Rekan di Lingkungan Kerja

Ketika anda sudah berada di dunia kerja akan ditemukan macam-macam jenis teman. Pasti anda merasa sulit ketika harus menyesuaikan hal tersebut. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu anda tidak merasa kesusahan lagi ketika sudah memahami antara satu dengan yang lain. 

Tidak dipungkiri setiap tempat bekerja anda selalu melakukan komunikasi dengan orang-orang sekitarnya. Hal tersebut jika setiap karyawan atau pegawai berhak menilai semua rekan kerja yang ada di dalam perusahaan tersebut. 

Bahkan semua karyawan maupun pegawai juga akan diberikan kebebasan untuk memilih teman rekan kerja. Ketika merasa kurang cocok juga bisa mencari rekan kerja yang lain. Lakukan saja yang menurut anda paling nyaman. 

  1. Melakukan Kegiatan Promosi Perusahaan 

Pada karyawan yang semangat untuk melakukan promosi, pasti akan diberikan kesempatan naik jabatan. Tentunya, naik jabatan juga salah satu keinginan yang paling dinanti-nanti oleh kalangan karyawan. 

Proses kenaikan jabatan ini harus dilakukan secara terbuka dan tidak boleh ada satu hal yang ditutupi. Ketika melakukan kenaikan jabatan secara terbuka pasti membuat masyarakat semakin puas dengan hasil akhir yang dibuat oleh pimpinan. 

Tentunya, semua keputusan yang sudah diambil oleh pimpinan ini menjadi pilihan terbaik. Sehingga untuk menghindari terjadinya konflik pihak atasan perusahaan harus terang-terangan atau terbuka ketika akan menaikkan pangkat dari salah satu karyawannya. 

Beberapa Cara Meningkatkan Kepuasan Kerja 

Pada saat akan meningkatkan indikator kepuasan kerja mempunyai cara masing-masing. Untuk beberapa cara tersebut adalah: 

  1. Berada di Lingkungan Kerja yang Menyenangkan

Indikator kepuasan kerja paling utama adalah lingkungan kerja yang menyenangkan. Pada saat anda bertemu dan sudah menemukan lingkungan kerja yang menyenangkan pasti akan terasa nyaman. 

Memunculkan rasa nyaman pada saat bekerja juga bukan hal yang gampang. Pada saat sudah berhasil menemukan lingkungan kerja yang nyaman juga akan berpengaruh terhadap kualitas pekerjaan. 

  1. Perusahaan Memberikan Gaji atau Upah yang Sesuai 

Untuk indikator kepuasan kerja kali ini memang harus ditanyakan dari awal. Pada saat anda akan melamar pekerjaan pasti akan menanyakan kepada pimpinan mengenai gaji atau upah. 

Pada saat gaji atau upah sudah sesuai, maka anda bisa langsung saja mengambil kesempatan pekerjaan tersebut. Ketika perusahaan sudah memberikan gaji sesuai dengan keinginan karyawan atau pegawai, maka semangat kerja yang ada di dalam diri semakin meningkat. 

Karyawan atau pegawai mempunyai hak besar keluar dari perusahaan ketika gaji tidak sesuai. Akan berbeda lagi ketika sudah terikat perjanjian kontrak, anda tidak bisa langsung begitu saja meninggalkan perusahaan tersebut. 

Tingkatkan Indikator Kepuasan Kerja dengan Mekari Talenta

Talenta adalah salah satu merk HRIS (human resources information system), yakni software (perangkat lunak) untuk manajemen sumber daya manusia. Software HRIS bertujuan mengurangi beban kerja administrasi di bidang penggajian, perpajakan karyawan, absensi, dan performance appraisal.

 Talenta juga menyediakan fitur mobile friendly yang disebut mobile employee-self service yang dapat memudahkan karyawan untuk mengakses Talenta melalui smartphone atau gadget masing-masing. Fitur-fitur yang disediakan Talenta juga dilengkapi dengan detail-detail sehingga memudahkan karyawan dalam melakukan pekerjaan. Misalnya, pada fitur payroll, komponen seperti bonus, tunjangan, pajak, insentif, dan lain-lain ditambahkan. Dengan demikian perhitungan akan menjadi lebih efisien dan efektif.

Kelebihan Mekari Talenta:

1. Fitur yang disajikan sangat berlimpah

Keunggulan dari Mekari Talenta ini salah satunya adalah fitur yang dibawakan sangat banyak dan berlimpah. Mulai dari halaman recruitment, halaman cuti custom, hingga pengumuman karyawan pun disediakan oleh Mekari Talenta, berikut ini detail fiturnya:

  • Fitur payroll, fitur ini membantu perusahaan menghitung dan bisa membayar payroll karyawan secara otomatis setiap bulannya. Proses payroll lebih efektif dan efisien karena tidak harus dilakukan di kantor.
  • Fitur manajemen waktu, maka tim HR perusahaan bisa dengan mudah melakukan otomatisasi proses cuti karyawan dan lemburan yang dilakukan.
  • Fitur absensi mobile, maka seluruh karyawan bisa melakukan absensi dengan mudah kapan dan dimana saja. Dan fitur ini juga memudahkan tim HR dalam melakukan pengawasan pada absensi karyawan sewaktu-waktu.
  • Fitur database karyawan, dapat membantu HR dalam melakukan pengelolaan data dan informasi terkait karyawan. Mulai dari data personal, informasi tunjangan, hingga fasilitas yang berhak diterima karyawan sesuai kontrak kerjanya.
  • Fitur HR analytics yang dapat memperingan pekerjaan HR dalam menyajikan visualisasi data yang mudah dipahami, seperti rekap data headcount, absensi, dan pengeluaran yang akan ditampilkan dengan jelas dan langsung mengarah ke poin yang penting. Fitur ini dapat Anda akses pada tautan berikut: https://www.talenta.co/en/features/hr-analytics/.

2. Kostumisasi yang sangat terperinci

Semua hal yang diatur di dalam Talenta diatur secara sangat terperinci, Di sini bahkan bisa membuat rumus cuti sendiri dan rumus denda sendiri.

3. Tim Support yang efektif dan responsive

Tidak usah bergelut dengan BOT ketika memberikan keluhan atau komplain, CS dari Talenta akan dengan sigap membantu dalam hitungan menit saja.

Dengan adanya fitur-fitur ini maka tentu saja pengelolaan sumber daya di dalam perusahaan jauh lebih baik dan lebih optimal. Sistem HRD by Talenta yang baik dapat diakses dengan mudah di https://www.talenta.co/solusi/sistem-hrd/. Tunggu apa lagi? Coba Talenta sekarang juga.

 


PUBLISHED14 Oct 2022
Guest Guest
Guest Guest