Bagi pekerja perempuan di Indonesia, cuti melahirkan merupakan sebuah hak yang harus diberikan oleh setiap perusahaan atau tempat kerja. Cuti melahirkan ini memberikan waktu bagi pekerja perempuan untuk menyiapkan proses persalinan dengan matang. Jika bagi pekerja perempuan cuti melahirkan merupakan hak, bagaimana dengan karyawan PNS yang hendak menemani istri melahirkan? Apakah tersedia cuti melahirkan PNS laki-laki? Baca informasi lengkapnya berikut ini!

Aturan pengajuan cuti mendampingi istri melahirkan

Bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) laki-laki yang telah menikah, kini Anda sudah dapat mengajukan cuti mendampingi istri melahirkan. Hal ini merupakan kabar baik bagi para PNS laki-laki yang ingin mendampingi pasangan melahirkan baik secara normal maupun operasi bedah caesar. Hak ini tertuang di dalam Peraturan Kepala BKN Nomor 24 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti PNS.
Menurut peraturan tersebut, PNS laki-laki berhak memperoleh cuti ketika istri sedang melahirkan atau operasi caesar karena alasan penting (CAP). Pengajuan CAP untuk menemani istri bersalin ini wajib menyertakan lampiran surat keterangan rawat inap. Kebijakan ini juga memberikan kesempatan bagi PNS yang sedang menjalani program mendapat keturunan untuk bisa mengajukan cuti di luar tanggungan negara selama alasannya memang mendesak.

Cuti paling lama satu bulan

Pengajuan cuti melahirkan PNS laki-laki bisa didapatkan paling lama satu bulan. Cuti untuk mendampingi istri melahirkan ini tidak mengurangi jatah cuti tahunan aparatur sipil negara. Ketentuan ini bisa dilihat juga dalam Peraturan Kepala (Perka) BKN 24 Tahun 2017. Dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet, dalam poin IIE Nomor 3 Perka BKN disebutkan bahwa PNS laki-laki yang istrinya melahirkan bisa diberikan cuti karena alasan penting.
Pemberian cuti melahirkan PNS laki-laki disebut sebagai sebuah bentuk dukungan pemerintah kepada baik pria maupun wanita untuk sama-sama mengurus keluarga. Mengingat cuti ini tidak memotong cuti tahunan, maka cuti ini pastinya cukup membantu PNS laki-laki untuk mendampingi istri serta mengurus buah hati yang baru dilahirkan setidaknya selama satu bulan.

PNS laki-laki masih mendapat penghasilan normal

Meskipun mengajukan dan mendapat cuti selama satu bulan, PNS laki-laki tetap akan mendapatkan penghasilan normal. Hal ini karena selama menggunakan hak atas cuti karena alasan penting, PNS laki-laki yang bersangkutan memiliki hak untuk menerima penghasilan. Penghasilan berupa gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tunjangan jabatan tetap harus diberikan hingga ditetapkannya Peraturan Pemerintah yang mengatur gaji, tunjangan, dan fasilitas PNS.

Cuti melahirkan PNS di lingkungan pemerintah provinsi DKI Jakarta

Kabar baik juga hadir bagi PNS laki-laki di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, karena aturan cuti PNS laki-laki untuk mendampingi istri yang melahirkan ini berlaku sejak Anies Baswedan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Cuti melahirkan PNS laki-laki ini diberikan dengan pertimbangan bahwa suami dinilai harus memiliki waktu untuk mendampingi istri selama proses persalinan berlangsung serta masa-masa awal mengurus bayi.
Kehadiran dan dukungan suami dianggap penting untuk memberikan kekuatan kepada istri selama proses yang disebutkan. Dengan dukungan dan bantuan ini, pemerintah berharap agar beban melahirkan yang dimiliki oleh istri dapat sedikit berkurang sehingga dapat memberikan sedikit kemudahan dan dukungan.
Pemberian cuti ini ditentukan oleh pejabat yang berwenang. Pejabat tersebut dapat memberikan cuti paling lama selama satu bulan. Umumnya pemberian cuti melahirkan PNS laki-laki di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah selama lima hari. Waktu ini dinilai sudah cukup, kecuali terjadi sebuah kondisi yang mendesak dan mengharuskan lamanya cuti melebihi lima hari.
 
Itulah informasi mengenai pengajuan cuti melahirkan PNS laki-laki yang perlu Anda ketahui. Dengan adanya peraturan cuti melahirkan untuk suami ini diharapkan para suami khususnya PNS laki-laki dapat memberikan dukungan dan pendampingan kepada istri. Agar proses pengajuan cuti saat istri melahirkan lebih mudah, Anda bisa menggunakan software Talenta. Tak hanya cuti melahirkan, Talenta juga dapat membantu mengelola cuti tahunan Anda secara otomatis. Semoga bermanfaat!

Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda?

Miliki sistem HR tepercaya dengan mencoba Talenta sekarang! Ikuti 3 cara berikut tanpa rasa khawatir untuk mendapatkan sistem HR yang lebih mudah:

Jadwalkan Demo 1:1

Undang kami untuk datang ke kantor Anda dan berdiskusi lebih lanjut tentang Talenta.

Ikuti Demo

Ikuti Workshop Talenta

Datang dan bergabung di workshop untuk ketahui lebih lanjut tentang Talenta.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba akun demo langsung dan temukan bagaimana Talenta dapat membantu Anda.

Coba Gratis
loading
Suka dengan artikelnya?Dapatkan artikel HR premium langsung di email Anda!

Jadilah orang pertama yang akan mendapatkan artikel premium mulai dari study case, infographic, ebook, hingga white paper.