Kementerian Ketenagakerjaan Siapkan Posko Aduan Untuk THR Bermasalah

Kementerian Ketenagakerjaan Siapkan Posko Aduan Untuk THR Bermasalah

Jelang Lebaran 2017, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia resmi membuka posko aduan untuk THR (Tunjangan Hari Raya) yang bermasalah. Posko yang dibuka di Pusat Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA) Kementerian Ketenagakerjaan, Gedung B, Jalan Gatot Subroto Kav 5 Jakarta ini akan menerima segala bentuk aduan terkait pembayaran THR yang bermasalah seperti keterlambatan pemberian THR atau perhitungan THR yang tak sesuai dengan peraturan pemerintah.
Hanif Dhakiri, Menteri Ketenagakerjaan seperti dikutip dari Liputan6.com mengungkapkan bahwa kehadiran posko ini diharapkan mampu memantau penyaluran THR. Menteri Hanif berharap agar di Lebaran tahun ini tak ada lagi masalah terkait pembayaran hak para pekerja dan buruh di seluruh Indonesia.
Posko aduan THR bermasalah ini dibuka mulai tanggal 8 Juni hingga 5 Juli 2017.
Apabila dari Anda yang ingin mengadu terkait penerimaan THR yang tak sesuai dengan jumlah seharusnya atau masalah THR lainnya, maka posko ini siap membuka layanan mulai dari tanggal 8 Juni hingga 5 Juli 2017. Anda tak hanya bisa mengadu ke gedung PTSA Kementerian Ketenagakerjaan langsung, tapi juga bisa melalui layanan telepon dengan nomor (021) 5255859, layanan WhatsApp 0812 8087 9888 dan juga di nomor 0812 8240 7919.
Aduan juga bisa disampaikan via email dengan mengirim pesan ke poskothrkemnaker@gmail.com. Selain itu, bagi Anda yang berdomisili di daerah maka Anda juga mendapat kesempatan melakukan aduan jika mengalami kecurangan dalam penerimaan THR. Dikutip dari Okezone.com, Dinas Tenaga Kerja provinsi dan kabupaten/kota dilaporkan akan mulai membuka posko serupa sehingga Anda yang di daerah juga bisa melakukan aduan secara langsung.
Tanda jika pembayaran THR Anda bermasalah.
Bagi Anda yang sebentar lagi akan menerima pembayaran THR dari perusahaan ketahuilah tanda-tanda jika perusahaan mulai curang atau ada masalah yang muncul sebelum pembayaran. Pertama, THR pada dasarnya wajib dibayarkan selambat-lambatnya adalah H-7 atau seminggu sebelum Lebaran. Jika pembayaran di luar ketentuan ini atau misal THR baru dibayarkan setelah Lebaran tanpa pemberitahuan resmi maka Anda bisa mengadukan ini ke posko.
Tanda kedua yang mengisyaratkan bahwa pembayaran THR Anda bermasalah adalah jumlah yang tak sesuai dengan ketentuan. Bagi Anda yang sudah bekerja lebih dari 1 tahun atau 12 bulan maka berhak menerima THR satu kali gaji pokok ditambah dengan tunjangan tetap. Sementara itu, bagi Anda yang bekerja kurang dari satu tahun maka Anda wajib menerima THR dengan rumus perhitungan masa kerja dibagi 12 dikali gaji pokok.
Baca juga:
Perhitungan THR Secara Prorata
Siap-siap, Ketahui Cara Hitung THR yang Akan Anda Dapat!
Tanda ketiga ada masalah dalam pembayaran THR Anda adalah jika perusahaan membayarkan THR bukan dalam bentuk uang. Meski secara peraturan sah-sah saja, pembayaran THR tidak dalam bentuk uang harus sesuai peraturan di mana jumlah barang misalnya yang diberikan untuk wujud THR jumlahnya harus sama dengan jumlah perhitungan THR dalam bentuk uang yakni sekali gaji untuk karyawan yang bekerja lebih dari 1 tahun.
Pengusaha yang diketahui terlambat membayarkan THR akan mendapat denda 5 persen dari total THR Keagamaan yang wajib dibayar sejak berakhirnya batas waktu pengusaha membayarkan THR. Denda tersebut akan dikelola dan dipergunakan untuk kesejahteraan pekerja yang diatur dalam peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama.
Sumber :

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.
  1. http://bisnis.liputan6.com/read/2980912/tak-dapat-thr-segera-lapor-ke-posko-ini
  2. http://economy.okezone.com/read/2017/06/06/320/1709343/kawal-pembayaran-thr-kemenaker-siapkan-posko

Sumber gambar :

  1. http://progresnews.info/2016/12/20/wajah-gedung-kemnaker-ri-sambut-2017/

 


PUBLISHED08 Jun 2017
talenta
talenta