Ditengah-tengah sosialisasi program yang dilakukan oleh pemerintah, banyak warga yang masih bingung apakah harta yang mereka miliki termasuk dalam target program ini? Pertanyaan semacam ini banyak ditanyakan terutama orang-orang yang tinggal dan bekerja di luar negeri sebagai ekspatriat. Haruskah mereka juga ikut serta dalam program ini? Jika demikian, apakah itu artinya penghasilan mereka dikenakan pajak berganda; dari negara tempat mereka tinggal dan Indonesia?
Suryo Utomo, dari bagian Kepatuhan Pajak Kementrian Keuangan Republik Indonesia sebagaimana dikutip oleh globalindonesianvoices.com, menyatakan bahwa Warga Negara Indonesia yang bekerja, tinggal, dan mendapatkan penghasilan serta asset murni dari luar negeri, tidak perlu membayar pajak kembali ke Indonesia. Ia menyebutkan bahwa ketika mereka kembali ke Indonesia dan memiliki NPWP, mereka hanya perlu melaporkan jumlah harta yang didapat. Namun harta tersebut tidak dikenakan pajak. Karena uang atau penghasilan yang didapatkan dari bekerja di luar negeri tidak dikenakan pajak.
Seperti yang telah diketahui bersama bahwa program amnesti pajak ini merupakan salah satu strategi untuk menarik kembali aset-aset WNI yang disimpan di luar negeri dan mulai diimplementasikan Maret 2017. Program ini terbagi atas tiga tahap dengan pertambahan persentase nilai pajak yang dikenakan. Dimulai dari 2-5% untuk asset yang dideklarasikan di dalam negeri dan 4-10% untuk asset yang disimpan di luar negeri.
Selain itu, melalui program ini pemerintah juga menargetkan penerimaan pajak yang lebih besar dari sebelumnya guna menambah pendapatan negara. Demi mensukseskan program ini, pemerintah Indonesia bersama-sama dengan instansi terkait akan melakukan sosialisasi program ini di seluruh Indonesia serta negara-negara tetangga, terutama Singapura di mana terdapat jumlah dana yang sangat besar dari orang Indonesia yang disimpan di negara tersebut.
Hasil kas yang masuk dari program amnesti pajak ini juga akan dialokasikan untuk membantu proyek-proyek infrastruktur, individu, korporasi, atau usaha mikro kecil dan menengah serta memenuhi kewajiban pajak mereka dengan memberikan banyak dispensasi. Mereka akan menerima beberapa fasilitas yang menguntungkan, termasuk penghapusan pajak yang terutang, penghapusan sanksi administrasi, dan tidak adanya atau penutupan pemeriksaan pajak sebagaimana tercantum dalam website Direktorat Jenderal Pajak.
 
Sumber gambar: Direktorat Jenderal Pajak

Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda?

Miliki sistem HR tepercaya dengan mencoba Talenta sekarang! Ikuti 3 cara berikut tanpa rasa khawatir untuk mendapatkan sistem HR yang lebih mudah:

Jadwalkan Demo 1:1

Undang kami untuk datang ke kantor Anda dan berdiskusi lebih lanjut tentang Talenta.

Ikuti Demo

Ikuti Workshop Talenta

Datang dan bergabung di workshop untuk ketahui lebih lanjut tentang Talenta.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba akun demo langsung dan temukan bagaimana Talenta dapat membantu Anda.

Coba Gratis
loading
Suka dengan Artikelnya?Talenta punya lebih banyak buat kamu!

Dapatkan konten premium mulai dari artikel, ebook, case study, white papers, infographic dengan berlangganan sekarang!

Suka dengan artikelnya?Dapatkan artikel HR premium langsung di email Anda!

Jadilah orang pertama yang akan mendapatkan artikel premium mulai dari study case, infographic, ebook, hingga white paper.