Insight Talenta

Kenali Tanda-Tanda Anda Mengabaikan Kesehatan Demi Pekerjaan

Kenali Tanda-Tanda Anda Mengabaikan Kesehatan Demi Pekerjaan

Semua orang memang harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun penelitian di Amerika Serikat menunjukan bahwa 40% dari angkatan kerja produktif mereka sering menghabiskan banyak waktu untuk bekerja. Hal itu tidak hanya membahayakan bagi pekerjaan, namun juga mempengaruhi kesehatan kita sehingga terjadi ketidakseimbangan dalam hidup. Jangan sampai Anda mengorbankan kehidupan Anda, apalagi hingga kesehatan hanya untuk bekerja saja. Yuk, kenali tanda-tanda bahwa Anda harus beristirahat dan mulai menjaga kesehatan.
Kurang Makan. Kurang makan akibat terlalu ‘asyik’ bekerja tidak hanya meninmbulkan penyakit, namun juga memicu terjadinya obesitas. Selain itu, sendi dan tulang-tulang juga dapat terasa kaku bahkan tidak mampu untuk melakukan pergerakan sekecil apapun.
Adanya masalah pada kemampuan kognitif. Stress dalam pekerjaan juga dapat menimbulkan masalah terhadap kemampuan kognitif Anda seperti sering lupa. Jika Anda merasakan demikian, cobalah untuk sejenak beristirahat dan lupakan sementara masalah pekerjaan.
Buruknya hubungan interpersonal. Hubungan Anda dengan keluarga, lingkaran pertemanan, bahkan rekan kerja juga menjadi agak renggang. Alih-alih sibuk bekerja, Anda memiliki banyak alasan untuk tidak menghabiskan waktu dengan mereka. Namun ketika Anda akhirnya memutuskan untuk menghabiskan waktu dengan mereka, pikiran Anda selalu dihantui oleh rasa cemas mengenai hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan. Stress adalah salah satu penghalang antara Anda dan orang yang Anda cintai.
Harus membawa pulang pekerjaan yang belum selesai. Karena beban kerja yang meningkat, Anda tidak dapat membedakan antara waktu kerja dan waktu luang. Saat sudah di rumah, akan tidur, pikiran tentang pekerjaan selalu menghantui Anda kapanpun dan dimanapun Anda berada.
Anda selalu merasa lelah. Anda mungkin mengalami kesulitan bangun di pagi hari, memiliki ketergantungan yang berlebihan pada kopi, atau merasa sulit untuk berkonsentrasi.
Pikiran Anda didominasi oleh pikiran negatif. Proses berpikir Anda terus-menerus menjadi gelisah dan stres. Hal-hal kecil dapat mengiritasi Anda meskipun Anda tidak ingin hal itu terjadi.
Tingkat kepuasan yang rendah. Anda mungkin merasa lebih sulit untuk merasa puas dalam hal-hal yang pernah Anda lakukan. Bahkan terkadang Anda hingga meragukan arti kehidupan Anda.
Mudah frustrasi. Anda dengan mudah merasa frustrasi dengan banyak hal.
Kinerja yang buruk di tempat kerja. Anda sering tidak dipandang professional di tempat kerja oleh rekan kerja atau klien Anda padahal Anda sedang giat membangunnya. Walaupun Anda masih berusaha keras, tetapi kinerja tersebut sudah yang tidak sama lagi, karena tubuh Anda tidak dapat mempertahankan beban kerja melebihi tersebut.
Kontrol diri yang lemah. Anda mungkin menemukan diri Anda menjadi mudah menyerah pada hal-hal yang lebih mudah karena Anda merasa sedang loyo.


PUBLISHED10 Aug 2016
talenta
talenta