Administrasi HR 4 min read

Beberapa Alasan dan Cara Izin Cuti Mendadak

Tayang
Di tulis oleh:
Foto profil Jordhi Farhansyah
Jordhi Farhansyah
Highlights
  • Izin cuti mendadak merupakan fasilitas dispensasi yang diberikan perusahaan pada kondisi darurat seperti sakit atau musibah keluarga.
  • Efektivitas pengelolaan izin darurat ini memerlukan digitalisasi sistem untuk mencegah penurunan produktivitas dan kesalahan hitung saldo.

Karyawan memang berhak mendapatkan jatah cuti dari perusahaan. Namun bagaimana jika karyawan mengajukan izin cuti secara mendadak?

Umumnya, pengajuan cuti dilakukan dari jauh-jauh hari secara manual atau lewat aplikasi cuti karyawan.

Tapi tidak jarang, karyawan kerap mengajukan izin cuti secara tiba-tiba disertai alasan mereka.

Apa saja alasan izin cuti mendadak yang umum? Simak selengkapnya artikel dari Mekari Talenta berikut ini.

Apakah Izin Cuti Boleh Diajukan Secara Mendadak?

Pada dasarnya, cuti merupakan hak semua karyawan yang harus diberikan oleh perusahaan.

Pada Perppu Cipta Kerja, aturan cuti masih berlaku sama dengan aturan sebelumnya ( Perpu No 2 Tahun 2022 ).

Yakni paling sedikit sebanyak 12 hari kerja setelah karyawan bekerja selama 12 bulan secara terus menerus.

Tapi terkait izin cuti kerja dapat dilakukan secara mendadak, itu semua dikembalikan lagi pada perusahaan dan perjanjian kerja yang berlaku.

Beberapa perusahaan mungkin memiliki kebijakan yang mengharuskan karyawan untuk memberikan pemberitahuan tertentu sebelum mengambil cuti.

Ada perusahaan yang memperbolehkan izin cuti mendadak jika ada kondisi darurat yang mengharuskan karyawan cuti, ada juga perusahaan yang ketat terkait peraturan cuti.

Ada baiknya, karyawan perlu melihat lagi perjanjian kerja mereka yang menyebutkan pasal terkait cuti.

Tapi jika tidak ada kebijakan yang jelas, sebaiknya karyawan berkonsultasi dengan atasan atau HRD untuk mengetahui prosedur yang harus diikuti.

Beberapa Alasan Utama Izin Cuti Mendadak Karyawan

Sebenarnya, jenis cuti yang dapat diambil secara mendadak bervariasi tergantung pada perusahaan dan perjanjian kerja yang berlaku.

Namun, ada beberapa jenis cuti yang mungkin menjadi alasan karyawan ketika hendak izin cuti mendadak. Berikut alasannya.

1. Cuti Karena Sakit

Tidak ada yang tahu kapan seseorang tiba-tiba sakit. Biasanya, perusahaan dapat memaklumi alasan ini ketika ada karyawan yang mengajukannya.

Beberapa perusahaan juga menyediakan izin sakit yang terpisah dari jatah cuti sakit biasa yang dapat diajukan tanpa menggunakan surat dokter.

Walaupun beberapa perusahaan tetap perlu mengharuskan karyawan untuk menyertakan surat izin dari dokter.

2. Cuti Karena Keluarga

Karyawan biasanya mengajukan cuti mendadak karena alasan keluarga, entah ketika mereka memerlukan perhatian, atau ketika ada anggota keluarga yang meninggal.

Oleh karena itu, alasan ini tentu diperbolehkan oleh perusahaan karena pada kondisi tersebut keluarga butuh kehadiran orang-orang terdekat.

3. Cuti Karena Kondisi Darurat

Yang termasuk izin cuti mendadak karena kondisi darurat biasanya seperti saat terkena musibah atau bencana alam.

Tidak ada yang tahu kapan musibah terjadi, jadi alasan ini akan sangat dimaklumi oleh perusahaan dan karyawan bisa fokus pada keselamatan diri dan keluarga terlebih dahulu.

izin cuti mendadak

Baca juga: Aturan Cuti Menikah untuk Karyawan Kontrak Menurut Undang-Undang

Bagaimana Seharusnya Perusahaan Menanggapi Izin Cuti yang Mendadak?

Pengajuan Izin cuti mendadak karena alasan-alasan yang sudah disebutkan di atas memang seharusnya diperbolehkan.

Tapi bagaimana dengan karyawan yang terlalu sering izin cuti di waktu yang berdekatan?

Tidak dapat dipungkiri bahwa hal itu juga bisa membawa dampak bagi perusahaan.

Dampak Jika Terlalu Sering Cuti Tanpa Alasan yang Penting

Beberapa dampak umum yang dapat terjadi adalah sebagai berikut.

1. Kerugian produktivitas

Jika karyawan terlalu sering cuti, hal tersebut dapat menyebabkan kerugian produktivitas karena ada karyawan yang tidak ada untuk menyelesaikan tugas.

2. Beban kerja yang lebih berat untuk rekan kerja 

Selanjutnya adalah terkait beban kerja. Jika karyawan terlalu sering cuti, rekan kerja lain mungkin harus bekerja lebih keras untuk mengisi celah yang ia ditinggalkan.

3. Kepercayaan yang menurun

Adanya krisis kepercayaan juga jadi salah satu dampak yang cukup besar terkait izin cuti mendadak yang terlalu sering.

Jika karyawan terlalu sering cuti, atasan mungkin akan merasa kurang percaya diri dalam memberikan tanggung jawab atau proyek kepada karyawan tersebut.

4. Kesulitan dalam dokumentasi cuti karyawan

Permasalahan ini mungkin muncul apabila pencatatan cuti karyawan masih menggunakan cara manual.

Pencatatan cuti secara manual, apalagi yang masih menggunakan form cuti dan butuh tanda tangan atasan membuat HR kesulitan dalam menghitung jumlah cuti yang sudah terpakai.

Hal ini karena HR harus mengandalkan form tersebut untuk menghitungnya.

Jika form yang berupa kertas itu hilang, perhitungan jadi kurang akurat.

Bagaimana solusinya?

Sistem Pengelolaan Cuti Berbasis Online

Agar pengelolaan cuti lebih mudah, ada baiknya perusahaan beralih ke sistem manajemen cuti berbasis online menggunakan aplikasi.

Adanya sistem manajemen cuti yang terintegrasi memungkinkan perusahaan untuk memantau proses pengajuan cuti karyawan secara online.

Ini dimulai dari proses pengajuan, pemberian alasan, persetujuan, hingga perhitungan sisa saldo, sehingga meminimalisir penggunaan form cuti dan proses persetujuan yang lama.

Baca juga: Cuti Tidak Berbayar atau Unpaid Leave? Begini Ketentuannya

Bagaimana Mekari Talenta Memberikan Solusi Manajemen Cuti yang Mudah Digunakan

Fitur manajemen cuti secara mandiri di dalam dashboard aplikasi employee self service Mekari Talenta

Aplikasi cuti Mekari Talenta memungkinkan karyawan mengajukan cuti secara online lewat aplikasi yang proses persetujuannya juga dapat dilakukan di sana tanpa form fisik, baik itu izin cuti mendadak sekali pun.

Dengan ini, karyawan bisa mengajukan cuti dari mana saja dan kapan saja.

Aplikasi ini juga dapat menyesuaikan jatah cuti karyawan secara otomatis tiap kali ada yang melakukan cuti dan memperbarui saldo misalnya saat awal tahun.

Jadi, HR tidak perlu menghitungnya secara manual.

Tertarik untuk mengetahui fitur Mekari Talenta lainnya yang lebih lengkap?

Anda bisa mengunjungi laman Mekari Talenta dan konsultasikan beragam permasalahan HR Anda dengan tim ahli kami

FAQ (Frequently Asked Questions)

Apakah perusahaan berhak menolak pengajuan izin cuti mendadak jika divisi bersangkutan sedang menghadapi beban proyek yang sangat padat?

Apakah perusahaan berhak menolak pengajuan izin cuti mendadak jika divisi bersangkutan sedang menghadapi beban proyek yang sangat padat?

Manajemen memiliki otoritas hukum untuk menolak atau meminta penundaan jatah libur jika alasan yang diajukan karyawan bersifat tidak mendesak (non-emergency). Namun, jika izin mendadak tersebut dipicu oleh kondisi darurat yang sah seperti kecelakaan kerja atau kedukaan keluarga, perusahaan wajib mendahului asas kemanusiaan. Pengusaha tidak boleh memaksakan staf untuk tetap bekerja di bawah tekanan psikologis yang berat karena berisiko merusak keselamatan operasional. Lakukan komunikasi persuasif untuk memetakan prioritas tugas yang harus didelegasikan secara cepat sebelum karyawan meninggalkan posisinya.

Bagaimana strategi HRD dalam mengantisipasi kecurangan oknum karyawan yang memanfaatkan alasan sakit sebagai modus cuti mendadak?

Bagaimana strategi HRD dalam mengantisipasi kecurangan oknum karyawan yang memanfaatkan alasan sakit sebagai modus cuti mendadak?

Strategi mitigasi terbaik adalah dengan memberlakukan aturan standardisasi pelaporan administratif pasca-absen yang tertuang dalam regulasi internal kantor. Perusahaan dapat menetapkan batas maksimal izin sakit tanpa surat dokter, misalnya hanya berlaku untuk satu hari kerja saja. Jika dispensasi absen darurat tersebut berlanjut, karyawan diwajibkan menyerahkan dokumen bukti medis resmi dari klinik atau rumah sakit terakreditasi. Evaluasi secara berkala riwayat absensi bulanan untuk mendeteksi pola ketidakhadiran yang mencurigakan menjelang hari libur nasional.

Apakah komponen upah pokok bulanan karyawan boleh dipotong jika jatah saldo cuti tahunan mereka telah habis untuk izin mendadak?

Apakah komponen upah pokok bulanan karyawan boleh dipotong jika jatah saldo cuti tahunan mereka telah habis untuk izin mendadak?

Jika akumulasi izin mendadak karyawan telah melampaui batas kuota 12 hari kerja dalam setahun, status absen tersebut beralih menjadi cuti di luar tanggungan (unpaid leave). Berdasarkan prinsip dasar hukum no work no pay, perusahaan berhak melakukan pemotongan upah secara proporsional sesuai jumlah hari mangkir kerja. Penghitungan nilai potongan gaji bersih bulanan tersebut wajib menggunakan rumus prorata harian yang logis berdasarkan total hari kerja efektif. Kebijakan finansial ini harus tersosialisasi dengan baik agar karyawan memahami konsekuensi dari tingginya frekuensi ketidakhadiran mereka.

Bagaimana menyiasati alur komunikasi tim agar operasional bisnis tidak lumpuh saat salah satu staf penting mendadak izin tidak masuk?

Bagaimana menyiasati alur komunikasi tim agar operasional bisnis tidak lumpuh saat salah satu staf penting mendadak izin tidak masuk?

Menyiasati kelancaran operasional memerlukan penerapan sistem silang keahlian (cross-training) di mana setiap staf memiliki pendamping operasional (back-up person). Buat panduan dokumentasi proyek harian yang tersimpan secara terpusat agar anggota tim lain dapat melacak perkembangan tugas secara mandiri. Terapkan budaya pelaporan kerja yang transparan sehingga status pemenuhan target divisi tidak tersentralisasi pada satu individu saja. Ketika terjadi situasi absen darurat, manajer dapat langsung mengaktifkan jalur komando alternatif untuk mengamankan kelangsungan pelayanan pelanggan.

Bagaimana implementasi portal pengajuan mandiri (ESS) pada sistem HRIS menyederhanakan birokrasi persetujuan izin darurat?

Bagaimana implementasi portal pengajuan mandiri (ESS) pada sistem HRIS menyederhanakan birokrasi persetujuan izin darurat?

Sistem HRIS modern memangkas birokrasi manual lewat penyediaan menu pengajuan izin digital yang dapat diakses langsung oleh staf melalui gawai mereka. Dokumen bukti pendukung seperti foto surat dokter dapat diunggah secara instan untuk langsung diverifikasi oleh atasan lewat notifikasi ponsel. Otomatisasi ini mengeliminasi kebutuhan pengisian formulir kertas yang rawan terselip serta mempercepat proses pembaruan data sisa saldo libur. Melalui integrasi dasbor personalia ini, analisis rekapitulasi presensi bulanan seluruh divisi dapat dipantau secara akurat tanpa kalkulasi manual.

Image
Jordhi Farhansyah Penulis
Penulis dengan pengalaman selama sepuluh tahun dalam menghasilkan konten di berbagai bidang dan kini berfokus pada topik seputar human resources (HR) dan dunia bisnis. Dalam kesehariannya, Jordhi juga aktif menekuni fotografi analog sebagai bentuk ekspresi kreatif di luar rutinitas menulis.
Icon

Satu solusi untuk semua kebutuhan HR Anda

Optimalkan pengelolaan operasi HR Anda dengan bantuan solusi terintegrasi dari Mekari Talenta.

WhatsApp Hubungi sales