HR Planning 4 min read

Apa Saja Manfaat AI dalam Proses Rekrutmen?

By Jordhi FarhansyahPublished 06 Dec, 2023

Rekrutmen adalah proses yang penting di sebuah perusahaan untuk mendapatkan kandidat terbaik. Kini, Anda dapat merasakan manfaat penggunaan AI dalam proses otomasi rekrutmen.

Teknologi AI saat ini sudah banyak berkembang dan dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, tidak terkecuali menyangkut rekrutmen.

Proses rekrutmen sendiri merupakan proses yang panjang dan dapat menjadi penentu keberhasilan perusahaan dalam menyaring kandidat terbaik.

Dengan menyadari manfaat AI dalam proses rekrutmen, Anda bisa membuat prosesnya jadi lebih efisien dibandingkan proses manual. Bagaimana cara pemanfaatannya? Simak artikel lengkapnya berikut ini.

Proses rekrutmen saat ini vs era AI

manfaat ai untuk rekrutmen

Proses rekrutmen dalam lingkungan kerja umumnya melibatkan serangkaian langkah-langkah untuk mengidentifikasi, menarik, dan memilih calon karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Proses ini dapat bervariasi tergantung pada kebijakan dan praktik rekrutmen yang diterapkan oleh perusahaan.

Berikut adalah gambaran rinci dari proses rekrutmen sebelum dan sesudah adanya kemajuan di era AI.

Proses rekrutmen tradisional

Langkah pertama dalam rekrutmen tradisional melibatkan pemahaman kebutuhan perusahaan. Hal ini dapat mencakup identifikasi kebutuhan spesifik untuk posisi yang akan diisi dan penentuan kriteria keterampilan serta kualifikasi yang diinginkan.

Setelah itu, pengumuman lowongan pekerjaan disebarkan melalui berbagai platform, seperti situs web perusahaan, LinkedIn, atau platform pencarian kerja.

Ketika lamaran pelamar mulai masuk, tim HR atau perekrut melakukan peninjauan CV yang telah masuk untuk memilah kandidat yang memenuhi syarat.

Kandidat yang lolos seleksi awal kemudian diundang untuk wawancara lebih lanjut dengan tim manajemen atau departemen terkait.

Proses ini mungkin juga melibatkan tes tertulis atau asesmen keterampilan untuk menilai keterampilan dan pengalaman kandidat.

Selanjutnya, perusahaan melakukan pengecekan referensi dan verifikasi informasi yang disediakan oleh pelamar. Setelah tahap ini selesai, perusahaan memberikan penawaran kepada kandidat terpilih.

Perubahan dengan adanya teknologi AI

Dengan munculnya AI, proses rekrutmen mengalami transformasi yang begitu signifikan. Algoritma dan analisis data digunakan untuk mengidentifikasi kandidat yang sesuai dengan profil pekerjaan dan ini memungkinkan perusahaan untuk membuat keputusan rekrutmen yang lebih cerdas.

Pemanfaatan AI juga menjadi cara umum untuk mengukur keterampilan dan kompetensi calon karyawan.

Aspek lain dari perubahan ini mencakup pemilahan dan penilaian otomatis menggunakan teknologi yang dapat menilai karyawan berdasarkan analisis.

Wawancara video atau asesmen keterampilan online pun menjadi populer untuk menghemat waktu dan biaya.

Kemudian melalui analisis sentimen, perusahaan dapat mengevaluasi respon kandidat selama wawancara, sementara machine learning meramalkan potensi kesuksesan karyawan berdasarkan data historis mereka.

Penting untuk dicatat bahwa meskipun AI membawa banyak manfaat dalam proses rekrutmen, perusahaan juga perlu memperhatikan aspek etika dan keadilan dalam proses rekrutmen.

Keberlanjutan dalam kebijakan rekrutmen yang transparan, adil, dan aman dari bias tetap menjadi perhatian utama.

Manfaat penggunaan AI untuk rekrutmen

Berikut adalah beberapa manfaat penggunaan AI dalam proses rekrutmen.

1. Peningkatan efisiensi

Penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam proses rekrutmen secara signifikan meningkatkan efisiensi seluruh proses.

Algoritma dan analisis data memungkinkan perusahaan untuk menyaring dan mengevaluasi ribuan lamaran dengan cepat.

Pemanfaatan AI dapat mempercepat proses seleksi kandidat yang sesuai dengan kriteria tertentu.

Wawancara video atau asesmen online juga dapat mengurangi kebutuhan untuk jadwal wawancara yang rumit, sehingga waktu dan sumber daya dapat dioptimalkan.

Dengan demikian, perusahaan dapat merespons lebih cepat terhadap kebutuhan rekrutmen dan meningkatkan proses pencarian kandidat berbakat.

2. Pengurangan bias dalam rekrutmen

Salah satu tantangan dalam proses rekrutmen sebelumnya adalah adanya bias yang dapat muncul dalam proses seleksi manual.

Di kondisi yang ideal, penggunaan AI dapat membantu mengurangi bias tersebut dengan menilai kandidat berdasarkan data dan kriteria objektif.

Algoritma dapat diprogram untuk mengabaikan faktor-faktor tidak relevan dan fokus pada keterampilan dan pengalaman yang benar-benar diperlukan untuk posisi tersebut.

Hal ini membantu menciptakan proses seleksi yang lebih adil dan objektif, mengurangi risiko diskriminasi dan memastikan bahwa setiap kandidat dinilai berdasarkan kemampuan mereka.

3. Peningkatan kualitas calon karyawan

Pemanfaatan AI juga memungkinkan perusahaan untuk lebih efektif menilai keterampilan dan potensi calon karyawan. Teknologinya memberikan gambaran yang lebih akurat tentang kemampuan kerja kandidat.

Misalnya, analisis sentimen dalam wawancara dapat membantu mengukur tidak hanya keterampilan teknis, tetapi juga aspek kepribadian dan kecocokan budaya.

Dengan menerapkan machine learning, perusahaan dapat memanfaatkan data historis untuk memprediksi potensi kesuksesan karyawan di masa depan.

Dengan cara ini, perusahaan dapat memilih calon karyawan yang tidak hanya sesuai dengan kebutuhan saat ini, tetapi juga memiliki potensi untuk berkembang dan berkontribusi dalam jangka panjang.

Tantangan implementasi AI

Berikut adalah tantangan dalam implementasi manfaat AI pada proses rekrutmen.

1. Bias algoritma

Implementasi AI dalam rekrutmen dapat menimbulkan masalah bias algoritma. Algoritma dapat mempelajari dan memperpetuasi bias yang mungkin ada dalam data pelatihan, seperti diskriminasi gender atau etnis.

Hal ini dapat mengakibatkan pengambilan keputusan yang tidak adil dan merugikan bagi kelompok tertentu.

2. Kurangnya transparansi

Kompleksitas algoritma AI, terutama dalam model deep learning, seringkali sulit dijelaskan secara transparan. Kurangnya pemahaman tentang bagaimana sistem membuat keputusan dapat menciptakan ketidakpercayaan di antara pelamar, tim rekrutmen, dan pemangku kepentingan lainnya.

3. Pemahaman yang kurang dari pihak pengguna

Pihak yang terlibat dalam proses rekrutmen, termasuk tim HR dan manajemen, mungkin memiliki pemahaman yang kurang tentang cara kerja AI.

Hal ini dapat menghambat adopsi teknologi dan menyebabkan resistensi terhadap perubahan, mengakibatkan penggunaan AI yang tidak optimal.

4. Masalah privasi dan kepatuhan

Penggunaan AI dalam rekrutmen melibatkan pengolahan data pribadi pelamar. Tantangan muncul dalam memastikan kepatuhan dengan regulasi privasi dan perlindungan data.

Ketidakpatuhan dapat mengakibatkan sanksi hukum dan kerugian reputasi bagi perusahaan.

5. Keterbatasan teknologi

Meskipun perkembangan teknologi AI terus berkembang, beberapa implementasi mungkin masih menghadapi keterbatasan.

Sistem yang kurang canggih mungkin tidak dapat memberikan prediksi atau penilaian dengan tingkat akurasi yang diinginkan, sehingga memerlukan evaluasi dan penyesuaian yang berkelanjutan atau tepat memasukkan proses manual.

Solusi Mekari Talenta: Advanced Recruitment

Untuk dapat merasakan manfaat otomasi proses rekrutmen, Anda membutuhkan software applicant tracking system atau ATS.

Salah satu software yang sudah memiliki fungsi ini adalah Mekari Talenta dengan fitur Advanced Recruitment.

Fitur memungkinkan Anda mengelola rekrutmen karyawan secara otomatis dengan berbagai fungsi.

Misalnya, Advanced Recruitment memungkinkan penyimpanan data karyawan yang tersentralisasi sehingga Anda bisa mengaksesnya secara realtime dan paperless. Anda dapat melihat proses dari masing-masing kandidat dalam satu dashboard.

Metode penilaian serta screening kandidat juga memiliki beragam metode yang dapat disesuaikan. Selanjutnya, fitur ini dapat secara otomatis mengirimkan berbagai kebutuhan mulai dari tes asesmen hingga undangan interview.

Proses onboarding juga dapat dilakukan secara terintegrasi dengan memindahkan data kandidat menjadi data karyawan perusahaan seutuhnya.

Tertarik mencoba fitur ini? Segera konsultasi kebutuhan Anda bersama tim sales kami dan coba gratis demo aplikasi Mekari Talenta sekarang juga.

Jordhi Farhansyah
Penulis yang selama 2 tahun terakhir fokus memproduksi konten seputar HR dan bisnis. Selain menulis, sehar-hari Jordhi juga aktif merawat hobinya di bidang fotografi analog.