Insight Talenta

Metode Rekrutmen Eksternal, Keuntungan, Resikonya Bagi Perusahaan

Proses rekrutmen akan membantu Anda menemukan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas untuk mengembangkan usaha. Metode rekrutmen eksternal menjadi salah satu cara mencari kandidat pegawai dan dikenal efektif. 

Rekrutmen yang biasanya dilakukan HR akan berpengaruh terhadap jalannya bisnis, baik secara langsung maupun tidak. Terlebih bisnis yang semakin berkembang sangat sulit ditangani sendirian. Oleh karena itu, simak ulasan mengenai rekrutmen eksternal ini agar bisa menerapkannya dengan tepat.

keuntungan metode rekrutmen eksternal

Pengertian Rekrutmen

Sebelum mengetahui jenis metode rekrutmen, ada baiknya memahami pengertiannya terlebih dahulu. Rekrutmen adalah tahap pencarian beberapa kandidat untuk mengisi jabatan yang kosong di sebuah perusahaan/instansi. 

Proses ini dibutuhkan sebagai salah satu cara mendapatkan SDM berkualitas dan siap kerja. Rekrutmen yang biasanya dilakukan departemen HR ini akan memudahkan Anda menemukan tenaga kerja profesional. 

Begitu pula dalam menjalankan organisasi yang masih berkembang, misalnya bisnis UMKM. Meskipun skala usaha yang dilakukan belum terlalu besar, namun menangani sendiri tentu akan membuat kewalahan. 

Oleh karena itu, pengelolaan SDM perusahaan sebaiknya memanfaatkan software personalia agar memudahkan perusahaan dalam mengelola administrasi karyawan seperti pengelolaan database karyawan, komponen gaji hingga proses persetujuan atas pengajuan cuti, lembur dan izin sakit. Hal tersebut dapat Anda temukan pada software personalia by Talenta dan dapat Anda akses pada: https://www.talenta.co/solusi/aplikasi-personalia/.

Apa Keuntungan Proses Rekrutmen?

Perusahaan yang mengadakan rekrutmen pada dasarnya memberikan kesempatan besar kepada mereka yang membutuhkan pekerjaan. Tentunya, dengan tetap memperhatikan kualifikasi yang sesuai. Jika mendapatkan SDM yang tepat, tentu akan menguntungkan pemilik usaha. 

Perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja profesional akan menghasilkan produk berkualitas sesuai keinginan pelanggan. Pada dasarnya, mendapatkan tenaga profesional dan kompeten cukup sulit dilakukan. 

Oleh karena itu, proses rekrutmen tidak bisa dilakukan sembarangan jika Anda ingin SDM berkualitas di perusahaan. 

Jenis-Jenis Rekrutmen dalam Perusahaan

Berdasarkan sumbernya, proses rekrutmen dibagi menjadi dua, yaitu rekrutmen internal dan eksternal. 

  • Rekrutmen Internal

Rekrutmen internal cukup mudah dipahami karena proses mencari kandidat karyawan ini hanya dilakukan dalam lingkup organisasi/perusahaan. Dengan demikian, pihak HR tidak perlu memasang poster atau pamflet lowongan kerja di publik. 

Proses rekrutmen ini dilakukan secara tertutup sehingga pihak luar tidak ada yang mengetahuinya. Contoh rekrutmen internal misalnya mutasi karyawan, transfer, dan tentunya promosi jabatan. 

  • Metode Rekrutmen Eksternal

Proses pencarian tenaga kerja juga tak lepas dari rekrutmen eksternal. Jenis rekrutmen ini fokus menjaring kandidat dari luar perusahaan/organisasi. Artinya, pihak HR akan memasang lowongan kerja untuk posisi yang dibutuhkan, baik secara online maupun offline. 

Publik bisa mengetahui lowongan tersebut sehingga bisa meng-apply lamaran atau memberitahukannya pada sanak saudara dan teman. Contoh rekrutmen eksternal cukup banyak di berbagai bidang. 

Misalnya seleksi CPNS, seleksi pegawai pabrik, management trainee perusahaan multinasional, dan sebagainya. 

Perbedaan Metode Rekrutmen Eksternal dan Internal?

Perbedaan mendasar kedua jenis rekrutmen bisa dilihat dari sumber atau tempat dimana Anda mendapatkan kandidat untuk jabatan yang dibutuhkan. Jika rekrutmen internal mencari kandidat dari lingkup perusahaan, maka metode rekrutmen eksternal kandidatnya dari pihak luar atau publik. 

Mungkin Anda berpikir rekrutmen internal tidak lebih ketat dibanding metode rekrutmen eksternal. Padahal, keduanya sama-sama memberlakukan seleksi yang cukup ketat agar sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan. 

Namun, biasanya rekrutmen internal tidak lebih kompleks karena dilakukan dengan meninjau ulang kinerja karyawan selama melakoni pekerjaannya. 

Sementara itu, metode rekrutmen eksternal mewajibkan setiap SDM melalui tahap-tahap seleksi. Mulai dari kelengkapan berkas lamaran, interview, tes psikologi, dan tes kesehatan. Hal ini tergantung dari ketentuan perusahaan yang mengadakan rekrutmen. 

Sumber Metode Rekrutmen Eksternal 

Perusahaan yang melakukan metode rekrutmen eksternal akan mempekerjakan karyawan yang berasal dari luar lingkup organisasi. Proses rekrutmen ini dilakukan oleh departemen HR. Lalu, apa saja sumber rekrutmen eksternal pada umumnya?

  • Iklan Lowongan Pekerjaan

Anda mungkin sudah tidak asing dengan poster atau banner lowongan kerja ini karena seringkali ditemukan di tempat publik. Bahkan di era digital seperti saat ini iklan lowongan bisa dengan mudah dilihat melalui satu genggaman smartphone. 

Dengan mengiklankan lowongan, tak jarang pelamar yang datang bisa mencapai ratusan. Namun, tentunya dibutuhkan berbagai macam tahap seleksi karena hanya sebagian kecil pelamar yang dipilih. Terlebih posisi lowong di perusahaan memang tidak banyak. 

  • Rekomendasi dari Karyawan Internal

Pencarian kandidat karyawan ini dilakukan dengan rekomendasi nama dari karyawan perusahaan. Metode ini sangat direkomendasikan bagi Anda yang ingin menghemat waktu proses rekrutmen. Pihak HR hanya perlu mewawancarai pelamar yang sudah sesuai kualifikasi. 

  • Lembaga Pendidikan

Perusahaan bisa bekerja sama dengan lembaga pendidikan untuk melakukan rekrutmen eksternal. Biasanya hal ini berawal dari proses magang lalu jika kinerjanya bagus, akan dilanjutkan ke rekrutmen. 

  • Instansi Pemerintahan

Instansi pemerintahan juga kerap kali terlibat dalam proses rekrutmen untuk perusahaan. Tak jarang hal ini sangat mendukung visi misi dinas terkait guna mengurangi pengangguran. Contohnya Dinas Ketenagakerjaan yang bekerja sama dengan perusahaan tertentu untuk melakukan rekrutmen. 

Tidak hanya itu, kegiatan bermanfaat seperti job fair dari lembaga pemerintahan maupun swasta juga sangat bermanfaat untuk para pencari kerja. Begitu pula dengan adanya job center, event ini merupakan kesempatan besar untuk pencari kerja memulai karier. 

  • Agen Perekrutan atau Headhunter

Melakukan rekrutmen eksternal dengan headhunter juga cukup efektif. Cara ini sangat direkomendasikan bagi perusahaan yang benar-benar ingin mendapatkan kandidat potensial. Dengan kualifikasi yang sesuai, tentu performanya untuk mengisi posisi lowong pun tidak diragukan. 

Keuntungan Metode Rekrutmen Eksternal

Setiap jenis rekrutmen pada perusahaan memang memiliki keuntungan dan kerugian. Oleh karena itu, Anda harus mempertimbangkannya dengan seksama apakah akan menggunakan metode rekrutmen eksternal atau internal. 

Sebagai bahan pertimbangan tersebut, simak beberapa keuntungan dari rekrutmen eksternal perusahaan berikut ini. 

  •  Lingkungan Kerja Tidak Monoton

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, rekrutmen eksternal membuka kesempatan besar pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan. Pelamar pasti berasal dari kalangan berbeda-beda.

Mereka memiliki kemampuan dan background yang beragam sehingga dibutuhkan proses seleksi. Tak heran jika nantinya tahapan ini akan menciptakan lingkungan kerja yang tidak monoton. Kerja tim akan lebih terlatih dan toleran dengan adanya tenaga kerja dari berbagai kalangan.

Lingkungan kerja pun akan lebih menghargai segala perbedaan yang ada tanpa merasa paling tinggi dibanding lainnya. 

  • Meningkatkan Daya Saing Perusahaan

Proses rekrutmen yang mendatangkan kandidat dari luar perusahaan ternyata bisa meningkatkan daya saing dengan kompetitor. Oleh karena itu, sebaiknya pimpinan dan manajer perusahaan memperhatikan hal ini agar menjadi bahan pertimbangan. 

Tak jarang para kandidat yang datang ada yang berasal dari perusahaan kompetitor. Dengan demikian, Anda bisa mengembangkan strategi bisnis yang lebih akurat dan unik dibanding pesaing. 

  • Perusahaan Menjadi Lebih Kreatif dan Inovatif

Cara meningkatkan inovasi dan kreativitas salah satunya dengan melibatkan banyak orang baru. Nantinya, akan lebih banyak ide-ide segar yang bisa diaplikasikan perusahaan guna menyediakan produk atau jasa berkualitas. 

Para karyawan baru yang menempati posisi lowong bisa mencurahkan keterampilan dan pengetahuannya yang dibutuhkan perusahaan. Terlebih zaman yang semakin maju membuat persaingan bisnis semakin ketat sehingga tidak terbendung lagi. 

Tanpa adanya kreativitas dan inovasi, sebuah perusahaan bisa gulung tikar dengan cepat. Oleh karena itu, melakukan rekrutmen secara eksternal bisa melahirkan metode bisnis yang lebih kreatif dan inovatif. 

Risiko Rekrutmen Eksternal Pada Perusahaan

Selain berbagai macam keuntungan yang bisa didapat dari rekrutmen eksternal, terdapat beberapa kekurangannya yang harus dipertimbangan. Pada dasarnya, setiap proses rekrutmen tentunya memiliki risiko tersendiri sehingga tidak boleh dilakukan sembarangan. 

Lalu, apa saja risiko rekrutmen eksternal yang tidak boleh diabaikan?

  • Membutuhkan Budget Khusus

Apabila departemen HR hendak mencari kandidat karyawan dari luar perusahaan, maka dibutuhkan budget khusus. Bagaimana tidak, proses rekrutmen ini cukup memakan biaya terlebih jika tahapan seleksi yang dilakukan cukup lengkap. 

Mulai dari penyebaran pamflet lowongan di platform berbayar, membayar head hunter, hingga biaya kesehatan. Sebagian perusahaan memang menanggung biaya tes kesehatan calon pegawainya. 

  • Memakan Waktu Tidak Sedikit

Idealnya, rekrutmen eksternal memang dilakukan melalui beberapa proses seleksi yang cukup memakan waktu. Terlebih untuk perusahaan yang ingin menjaring kandidat dengan kualifikasi paling sesuai untuk menempati posisi yang lowong.

Tentunya, proses seleksi tersebut tidak bisa dilakukan dalam waktu sebentar. HRD harus menerbitkan informasi lowongan kerja terlebih dahulu di berbagai platform. Selanjutnya proses penjaringan kandidat pegawai dimulai dengan sejumlah tahapan. 

Diantaranya adalah screening berkas lamaran, tes psikologi, melakukan interview, dan sebagainya. Hal ini biasanya tidak selesai dalam waktu 1-2 hari saja. Terlebih jika kandidat yang terkumpul puluhan bahkan ratusan peserta. 

Tentunya, aktivitas tersebut sangat menyita waktu sehingga menjadi kekurangan metode rekrutmen eksternal. Namun, hal ini tergolong wajar jika HRD ingin mendapatkan kandidat terbaik untuk mengisi posisi yang kosong.

  • Penyesuaian Diri Karyawan Baru

Melalui tahap seleksi yang cukup kompleks, pihak HR memang bisa mendapatkan kandidat yang cocok. Hingga akhirnya kandidat tersebut menjadi karyawan di perusahaan. Ternyata tidak sampai disitu saja, karyawan baru tersebut pasti membutuhkan penyesuaian diri. 

Perlu diketahui bahwa proses adaptasi setiap karyawan tidaklah sama. Tak jarang beberapa karyawan baru sulit beradaptasi dengan lingkungan dan ritme kerja yang diberikan. Sampai akhirnya memilih resign dari tempat kerjanya tersebut. 

Jika sudah demikian, pihak HR pun akan harus melakukan rekrutmen kembali untuk mengisi kekosongan posisi akibat pegawai baru yang resign. Tak jarang hal ini begitu memakan waktu sehingga dibutuhkan aplikasi khusus untuk melakukan rekrutmen maupun pengelolaan data karyawan. 

Selain itu, sistem payroll karyawan juga tak kalah kompleksnya apabila perusahaan sudah melakukan rekrutmen. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan aplikasi penghitung gaji karyawan dari Talenta yang akan mempermudah perusahaan dalam mengelola payroll dengan penghitungan gaji karyawan secara lebih cepat dan mudah hanya dalam aplikasi Talenta dengan perhitungan komponen payroll otomatis seperti PPh 21, bonus, tunjangan, BPJS, angsuran pinjaman, dan komponen lainnya. Kunjungi https://www.talenta.co/fitur/software-payroll/aplikasi-hitung-gaji-karyawan/ untuk lebih lengkapnya.

Apakah Metode Rekrutmen Eksternal Lebih Baik Dibanding Rekrutmen Internal?

Mungkin Anda sempat bertanya-tanya, apakah metode rekrutmen eksternal lebih baik dibanding internal? Mengacu pada pertanyaan ini, sebenarnya tidak ada jawaban mutlak mana yang lebih baik diantara keduanya. 

Mengingat kedua jenis rekrutmen tersebut memang memiliki sistemnya masing-masing. Apabila kondisi keuangan perusahaan sedang terbatas, maka disarankan untuk melakukan rekrutmen internal. Biayanya jauh lebih murah dibanding rekrutmen eksternal yang memiliki banyak tahap. 

Namun jika perusahaan sedang membutuhkan talenta baru demi perkembangan bisnis, tentu metode rekrutmen eksternal sangat direkomendasikan. Hal ini akan membuka kesempatan kepada banyak orang dan tentunya perusahaan. 

Dengan demikian, HRD harus mempertimbangkan kondisi perusahaan itu sendiri. Tidak hanya dari segi finansial, namun juga kebutuhannya. Biasanya jika posisi yang kosong hanya satu atau beberapa saja juga disarankan untuk memilih rekrutmen internal. 

Apapun pilihannya, pertimbangan yang matang sangat dibutuhkan demi tercapainya tujuan rekrutmen. Metode rekrutmen yang tepat akan mendatangkan kandidat yang berpotensi besar meningkatkan performa perusahaan. 

Metode rekrutmen eksternal bisa menjadi salah satu opsi bagi pihak HR untuk mencari kandidat pekerja. Tahapan seleksi di dalamnya cukup kompleks sehingga Anda bisa menggunakan berbagai tools dari Talenta. Proses seleksi pun jadi lebih ringkas dan menghemat waktu!

 


PUBLISHED13 May 2022
Made
Made