Lakukan 5 Hal Ini Saat Membuat Iklan Lowongan Kerja

Lakukan 5 Hal Ini Saat Membuat Iklan Lowongan Kerja

Buat orang yang ingin pencari kerja (jobseekers), biasanya akan sering membuka banyak informasi lowongan kerja. Baik itu di internet, web perusahaan, koran atau bahkan informasi dari teman tentang lowongan  pekerjaan. Dengan harapan, lebih cepat mendapat informasi bila pro aktif mencari iklan lowongan kerja.

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

Iklan lowongan kerja atau job vacancy yang sampai ke masayarakat dibuat oleh Human Resource Development (HRD) untuk mencari kandidat karyawan  yang tepat bagi kekosongan posisi jabatan di perusahaan. Untuk itu para HRD harus paham bagaimana iklan lowongan kerja yang dia buat sudah benar atau belum. Jangan sampai iklan lowongan kerja yang dibuat tidak mencapai target pencari kerja yang tepat.

Ternyata, bukan hanya itu membuat iklan lowongan kerja juga memerlukan biaya yang tidak sedikit. Apalagi bila dibuat dalam berbagai model dan media postnya, mulai dari papan pekerjaan hingga situs online. Antara HRD perusahaan satu dan lainnya ternyata bersaing untuk mendapatkan kandidat karyawan profesioanl terbaik, sehingga dalam membuat iklan lowongan pekerjaan harus semenarik mungkin.

Karena bisa saja, sebuah lowongan pekerjaan tapi yang melamar sedikit. Ini bisa karena banyak sebab, mulai dari persyaratan yang susah dari perusahaan hingga perihal gaji yang ditawarkan tidak sesuai dengan pekerjaan yang ditawarkan.

Agar HRD bisa menemukan kandidat karyawan tepat tanpa menyita banyak waktu, maka haruslah bisa membuat iklan lowongan pekerjaan yang baik dan benar. Sebenarnya bagaimana cara membuat iklan lowongan pekerjaan yang menarik kandidat karyawan potensial itu?

Walau tidak ada urutan baku dalam membuat struktur iklan lowongan pekerjaan, paling tidak ada beberapa hal yang memang harus dicantumkan saat membuat iklan lowongan kerja. Semua tergantung kebutuhan perusahaan masing-masing, dan kreativitas HRD dalam membuat iklan lowongan kerja.

Bahkan pada beberapa perusahaan, ada yang namanya Recruiter yang memang bertugas untuk mencari calon karyawan yang potensial dan sekaligus memasang iklan lowongan kerja di banyak media.

Apa saja yang harus ada di sebuah iklan lowongan kerja? Ini 5 hal yang harus kita lakukan saat membuat iklan lowongan pekerjaan

  1. Buatlah judul iklan lowongan kerja yang menarik

Mmeberi judul iklan spesifik tanpa harus klikbait akan membuat orang yang membaca tertarik dan mencoba melamar posisinya. Selain itu dengan memberi judul iklan yang baik maka tujuannya akan mendapatpatkan kandidat tepat sasaran dan relevan. Iklan yang tidak jelas dengan judul yang menyesatkan dan deskripsi pekerjaan yang ambigu hanya akan menyebabkan kebingungan dan menyingkirkan kandidat karena perusahaan tersebut dapat dianggap menipu dan tidak dapat dipercaya.

Misalnya sebuah perusahaan sedang membutuhkan posisi manajer, kita bisa membuatnya langsung pada posisi yang dituju dan spesifik. Seperti Accounting Manager, Sales Manager, dan sebagainya.

Bila seorang rekruter membuat judul iklan lowongan kerja yang tidak jelas, maka akan membuat bingung para kandidat yang hendak melamar pekerjaan. Sehingga urung untuk mengirimkan lamaran kerja karena tidak tertarik iklan yang kita buat. Padahal bisa saja orang tersebut adalah kandidat tepat untuk perusahaan kita. Karena itulah kita tidak boleh membuat iklan lowongan pekerjaan dengan ambigu, harus tepat sasaran yang dimulai dari judul.

Ketika seorang jobseekers melihat sebuah iklan lowongan kerja, maka akan menimbulkan banyak pertanyaan di pikiran mereka. Apakah perusahaan ini cocok buat saya? Akankah karir saya berkembang sesuai dengan keuntungan yang saya terima? Bagaimana dengan gaji? Apakah budaya kerja perusahaan tersebut bagus?

Selain judul, seorang HRD harus bisa mengelola tata bahasa yang baik dalam membuat iklan lowongan pekerjaan. Karena dengan sebuah iklan lowongan pekerjaan yang diproduksi dengan baik dengan judul pekerjaan yang sesuai dan deskripsi pekerjaan yang mudah dipahami, akan menunjukkan rasa profesionalisme suatu perusahaan. Dan si kandidat akan untuk meluangkan waktu untuk melamar posisi yang diiklankan dengan profesionalisme yang sama.

  1. Sertakan informasi singkat tentang perusahaan

Sebuah iklan lowongan pekerjaan tujuannya untuk memberi tahu pada banyak orang kalau perusahaan tersebut memiliki lowongan posisi kosong di beberapa tempat. Tapi kita juga harus tahu kalau iklan lowongan pekerjaan itu juga sekaligus menjadi iklan perusahaan. Karena itu saat membuat iklan haruslah benar dan mencerminkan suatu visi misi perusahaan.

Karena itu dalam suatu iklan lowongan pekerjaan, harus diberikan informasi singkat tentang profile perusahaan. Profil singkat perusahaan akan memudahkan kandidat untuk mencari informasi terkait perusahaan dan juga memudahkan kandidat untuk proses lamaran kerja.

Informasi yang bisa pencari kerja dapatkan apabila ada profil perusahaan itu seperti lokasi perusahaan dari tempat tinggalnya, jadi kandidat bisa mengukur seberapa jauh untuk pulang pergi kerja bila diterima bekerja.

Kita bisa mencantumkan visi misi perusahaan, website resmi perusahaan dan alamat yang jelas perusahaan agar kandidat percaya bahwa lowongan kerja yang dibuat benar adanya. Dengan memberikan informasi singkat padat tentang profil perusahaan, maka kandidat akan berusaha mencari informasi perusahaan. Paling tidak sudah memiliki bayangan apabila dia akan melamar diperusahaannya dan yakin akan value yang bakal dia terima bila diterima bekerja.

Suatu keuntungan besar untuk perusahaan yang masih baru bila di iklan lowongan pekerjaannya diberikan informasi singkat tentang perusahaan, sehingga bisa menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan perusahaanmu kepada masyarakat. Dan perusahaan semakin dikenal dan diketahui oleh banyak orang

Begitupun untuk nara hubung (contact person) bisa dicantumkan dengan memberikan nama, alamat email dan alamat kantor yang benar. Sehingga pelamar tahu akan mengirimkan CV-nya kemana. Bahkan pada beberapa iklan lowongan kerja ada nomor HRD yang bisa dihubungi untuk kemudahakn proses rekruitmen selanjutnya, seperti wawancara dan probation.

  1. Sebutkan posisi yang dicari beserta requirementnya

Inti sebuah iklan lowongan pekerjaan adalah posisi beserta deskripsi pekerjaan yang dibutuhkan. Biasanya para jobseekers akan langung fokus pada posisi atau jabatan yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan lalu kemudian requirements, jobs descriptions, dan lain-lain tergantung kebutuhan dan urgensi yang dimiliki oleh pencari kerja.

Misalkan ada orang yang sedang mencari kerja pada posisi sebagai marketing, tentu ia akan mencari iklan lowongan kerja yang sesuai dengan minatnya. Contohnya jika seseorang ingin menjadi  marketing dia bisa melihat iklan lowongan kerja yang mencari posisi account executive,  marketing,  dan pekerjaan sejenis yang berkaitan dengan bidang marketing..

Memasang deskripsi kerja yang benar dan jelas akan membantu kandidat melamar di atau tidak. Dan tentunya recruiter bisa mensortir lamaran dengan mudah yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dengan menuliskan kriteria yang spesifik seperti usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, penguasaan bahasa asing, dan keahlian yang dibutuhkan oleh perusahaan, maka rekruter akan mendapatkan kandidat yang tepat untuk masuk ke tahap wawancara.

Tulis juga requirement yang tepat sesuai keahlian yang perusahaan butuhkan, misalnya berpengalaman 3 tahun atau mampu menguasai keahlian tertentu, seperti bahasa asing atau tersertifikasi keahlian tertantu dll

  1. Jelaskan secara singkat benefit yang akan diterima

Dengan mencantumkan benefit atau keuntungan apa saja yang akan didapatkan oleh pencari kerja dalam suatu iklan lowongan perkerjaan, akan membuat daya tarik tersendiri sehingga mereka akan melamar pekerjaan yang diiklankan. Karena saat ini menjaga keseimbangan kehidupan kerja karyawan antara kantor dan kehidupan sehari-hari penting adanya.

Beberapa  benefit yang biasa ada di iklan lowongan kerja, adalah :

  • Gaji pokok
  • Asuransi kesehatan (BPJS dan asuransi umum)
  • Uang transportasi
  • Fasilitas kantor, seperti kemudahan KPR, Dana pensiun dll
  • Makan Pagi atau Makan Siang
  • Sertifikasi lembaga terpercaya untuk pelatihan karyawan
  • Jenjang karir yang baik
  1. Cantumkan paling lambat pengiriman lamaran

Deadline atau tenggat waktu lamaran wajib dicantumkan agar kandidat tahu perusahaan hanya membutuhkan pemenuhan posisi yang kosong. Jadi bisa terlihat dari keseriusan pelamar untuk segera mengirimkan lamaran ke perusahaan tepat waktu.

Dengan memberikan estimasi waktu tertentu pengiriman lamaran, recruiter bisa membuat jadwal tepat kapan proses penerimaan karyawan bisa diselesaikan. Jadi sudah bisa ditetapkan kapan waktu untuk wawancara dll di agenda perusahaan. Recruiter juga memiliki waktu untuk merangkum dan menseleksi semua lamaran yang masuk satu persatu. Baik lamaran yang datang lewat email ataupun yang datang langsung ke kantor.

Mencari kandidat yang berkompentesi dan sesuai kualifikasi dengan standar perusahaan terhadap suatu posisi di perusahaan bukanlah hal yang mudah. Tapi dengan seleksi awal yang baik seperti membuat lowongan pekerjaan yang tepat, maka rekruter bisa mendapatkan kandidat yang pas dan sesuai untuk posisi di perusahaan.


PUBLISHED12 Dec 2019
Echa
Echa