Jaminan kecelakaan kerja merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh bagian personalia sebagai bentuk perlindungan kerja kepada karyawan. Jaminan kecelakaan kerja merupakan manfaat berupa uang tunai dan/atau pelayanan kesehatan yang diberikan untuk karyawan jika mengalami kecelakaan kerja atau penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja. Dalam hal tersebut, perusahaan dinilai wajib mendaftarkan semua karyawannya dalam jaminan kecelakaan kerja, salah satunya adalah BPJS Ketenagakerjaan. Oleh karena itu, bagian personalia perlu mengetahui cara mengurus jaminan kecelakaan agar pencairan atau klaim dari jaminan tersebut dapat berjalan dengan mudah. Berikut penjelasan mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan, jenis-jenisnya, sampai kapan Anda harus melapor kecelakaan kerja kepada BPJS.

Cara Mengurus Jaminan Kecelakaan Kerja Kepada BPJS

1. Membuat Laporan Kecelakaan Kerja

Laporan kecelakaan kerja yang dibuat saat terjadi kecelakaan kerja dapat dilakukan secara lisan maupun tertulis di kantor BPJS. Laporan secara tertulis juga dapat dilakukan dengan cara mengirim email melalui alamat email resmi BPJS. Tujuan membuat laporan tersebut adalah agar pihak BPJS mengetahui adanya kecelakaan kerja dengan cepat. Laporan kepada BPJS harus dilakukan maksimal 2×24 jam setelah kejadian kecelakaan tersebut.

2. Membuat Laporan Tahap I

Setelah membuat laporan kepada BPJS, Anda harus mengisi formulir laporan kecelakaan kerja tahap I yang dapat diakses melalui laman resmi BPJS Ketenagakerjaan. Pada laporan tahap I, Anda umumnya akan diminta melampirkan surat keterangan sakit karyawan dari dokter ataupun rumah sakit tempat karyawan tersebut dirawat.

3. Membuat Laporan Tahap II

BPJS akan menunggu waktu hingga karyawan tersebut sembuh sejak laporan tahap I dibuat. Jika karyawan tersebut telah sembuh, maka BPJS akan menghitung dan membayar biaya perawatan karyawan tersebut. Namun, jika karyawan tersebut ternyata dinyatakan meninggal dunia, maka Anda harus membuat laporan tahap II. Pada tahap ini, Anda harus mengisi formulir 3a. Formulir 3a tersebut berfungsi sebagai pengajuan permintaan pembayaran jaminan disertai bukti-bukti, seperti:

  • Fotokopi kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan
  • Surat keterangan dokter yang merawat dalam bentuk form BPJS Ketenagakerjaan 3b atau 3c
  • Kuitansi biaya pengobatan dan perawatan serta kuitansi pengangkutan karyawan dari tempat kejadian atau ketika karyawan tersebut dipindahkan ke rumah duka.

 4. BPJS Menghitung & Membayar Biaya Kesehatan Sesuai Ketentuan

Setelah ketiga langkah tersebut dilakukan, BPJS akan menghitung seluruh biaya yang dikeluarkan untuk perawatan karyawan hingga sembuh atau meninggal dunia. Terkait kayawan yang meninggal dunia, BPJS Ketenagakerjaan akan menghitung santunan dan ganti rugi kecelakaan yang nantinya berhak didapatkan oleh keluarga atau ahli waris dari karyawan yang bersangkutan. Hal tersebut dilakukan berdasarkan ketentuan yang dibuat oleh pemerintah.

 

Jenis Iuran Jaminan Kerja Kepada BPJS Ketenagakerjaan

Biaya yang diberikan oleh BPJS tersebut pada dasarnya berasal dari iuran yang selama ini dibayarkan oleh perusahan dan karyawan. Perincian besaran iuran tersebut berdasarkan kelompok/jenis usaha sebagaimana yang tercantum pada iuran, antara lain:

  • Kelompok I (tingkat risiko sangat rendah)

Perhitungannya, premi sebesar 0,2% x upah kerja per bulan

  • Kelompok II (tingkat risiko rendah)

Perhitungannya, premi sebesar 0,54% x upah kerja per bulan

  • Kelompok III (tingkat risiko sedang)

Perhitungannya, premi sebesar 0,89% x upah kerja per bulan

  • Kelompok IV (tingkat risiko tinggi)

Perhitungannya, premi sebesar 1,27% x upah kerja per bulan

  • Kelompok V (tingkat risiko sangat tinggi)

Perhitungannya, premi sebesar 1,74% x upah kerja per bulan

 

Waktu Yang Tepat Melapor Kecelakaan Kerja Kepada BPJS

Sejak 1 Juli 2015, BPJS Ketenagakerjaan telah mengatur masa kadaluarsa klaim untuk laporan jaminan kecelakaan kerja. Masa kadaluarsa tersebut yakni dalam waktu 2 (dua) tahun dihitung dari tanggal kejadian kecelakaan kerja tersebut. Perusahaan diharuskan tertib membuat laporan baik secara lisan maupun tulisan selambatnya 2×24 jam sejak kecelakaan kerja terjadi. Perusahaan juga diwajibkan untuk menindaklanjuti laporan tersebut dengan membuat laporan lanjutan yaitu laporan tahap I dan laporan tahap II.

Selain hal-hal di atas, karyawan dan perusahaan perlu mengetahui manfaat apa saja yang diberikan terkait jaminan kecelakaan kerja, antara lain:

Pelayanan kesehatan

Jaminan pelayanan kesehatan yang diberikan dapat berupa biaya pemeriksaan dasar, perawatan tahap pertama, rawat inap, perawatan intensif, ataupun penebusan obat.

Santunan

Jaminan kecelakaan kerja santunan umumnya berupa santunan pengangkutan jenazah jika karyawan dinyatakan meninggal dunia, santunan kecacatan, ataupun santunan tidak mampu bekerja dalam waktu tertentu.

Rehabilitasi

Bentuk jaminan kecelakaan kerja rehabilitasi umumnya ditujukan bagi karyawan yang bagian organ tubuhnya hilang/tidak berfungsi disebabkan oleh kecelakaan kerja. Rehabilitasi dapat berupa alat bantu atau alat ganti.

Beasiswa pendidikan anak

Pemberian beasiswa pendidikan anak ditujukan kepada karyawan yang dinyatakan meninggal dunia karena kecelakaan kerja. Beasiswa tersebut umumnya sebesar Rp12.000.000 (dua belas juta rupiah) untuk setiap karyawan yang mengalami kecelakaan kerja.

Jaminan kecelakaan kerja memang sangatrlah penting untuk diurus secepatnya. Maka dari itu, Talenta hadir dengan aplikasi Administrasi HR yang terpercaya dalam pengelolaan data karyawan. Dengan Talenta, pengelolaan pembayaran dan pencairan jaminan kecelakaan kerja dapat dilakukan dengan mudah. Yuk, coba Talenta sekarang dan rasakan kemudahannya.

Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda?

Miliki sistem HR tepercaya dengan mencoba Talenta sekarang! Ikuti 3 cara berikut tanpa rasa khawatir untuk mendapatkan sistem HR yang lebih mudah:

Jadwalkan Demo 1:1

Undang kami untuk datang ke kantor Anda dan berdiskusi lebih lanjut tentang Talenta.

Ikuti Demo

Ikuti Workshop Talenta

Datang dan bergabung di workshop untuk ketahui lebih lanjut tentang Talenta.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba akun demo langsung dan temukan bagaimana Talenta dapat membantu Anda.

Coba Gratis
  • Indonesia
  • English
loading