Semua perusahaan diwajibkan oleh pemerintah untuk mengikutsertakan karyawannya dalam semua program BPJS. Mengelola BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan karyawan merupakan salah satu tugas HR perusahaan. Program ini tidak hanya menguntungkan karyawan, namun juga perusahaan. Selain dapat meningkatkan perlindungan karyawan selama bekerja, perusahaan juga tidak perlu lagi membuat program khusus karena hampir semua jenis jaminan sosial ada dalam BPJS. Misalnya saja jaminan hari tua, jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, dan lain-lain.

Mengelola BPJS tentu diawali dengan menjadi peserta terlebih dahulu. Apabila perusahaan Anda baru saja berdiri, ada baiknya Anda menyimak artikel ini. Sebelum mendaftarkan menjadi peserta baru pun perusahaan harus memiliki NPP. NPP adalah Nomor Pendaftaran Perusahaan yang nantinya akan digunakan untuk berbagai macam fungsi. Tidak hanya melakukan pelaporan BPJS untuk pertama kalinya. Apa saja manfaatnya? Bagaimana cara mendapatkannya?

Manfaat NPP Bagi Perusahaan

Selain untuk melakukan pendaftaran keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, NPP juga berfungsi sebagai salah satu syarat melakukan prosedur pembayaran iuran premi BPJS yang dilakukan setiap bulan. NPP juga dapat digunakan untuk mengakses layanan tambahan BPJS. Atau lebih dikenal dengan BPJS Online yang berguna untuk memudahkan perusahaan dan karyawan mengontrol saldo BPJS. Sehingga karyawan nantinya dapat mengecek saldo BPJS mereka secara rutin tanpa harus menunggu laporan saldo dari perusahaan. Sebelum mendaftar SIPP BPJS Ketenagakerjaan guna mengakses BPJS Online tersebut, perusahaan harus memiliki NPP dahulu. NPP juga nantinya akan digunakan untuk keperluan administrasi HR yang berkaitan dengan BPJS dan program-programnya. Melihat manfaat-manfaat diatas tentu Anda harus memiliki NPP. Simak penjelasannya dibawah ini.

Cara Mendapatkan NPP

1. Pertama, Anda harus mengakses http://new.edabu.bpjs-kesehatan.go.id/new.

2. Kemudian akan muncul beberapa pilihan. Klik tombol “Register Badan Usaha Baru”. Setelah itu, Anda akan masuk pada halaman persetujuan. Baca dengan teliti syarat dan ketentuan yang tertera disitu. Beberapa akan kami tunjukkan di sini:

  • Pengguna Portal Pendaftaran Badan Usaha/Badan Hukum Lainnya BPJS Kesehatan harus memiliki kewenangan secara hukum untuk mendaftarkan badan usaha/badan hukum lainnya dan melaksanakan kewajiban hukum yang mengikat dari setiap kewajiban apapun yang mungkin terjadi akibat penggunaan Portal ini.
  • Mengisi dan memberikan data secara lengkap dan benar serta dapat dipertanggungjawabkan.
  • Mengisi tanggal yang dapat dihubungi Petugas BPJS Kesehatan untuk melakukan konfirmasi, kunjungan, pemberitahuan jadwal sosialisasi program JKN-KIS, dan penyampaian Formulir Registrasi Badan Usaha. (Sehingga Anda tidak perlu mencari narasumber sendiri untuk memberi sosialisasi terkait BPJS ini kepada para karyawan.)
  • Menyetujui mengulang proses pendaftaran peserta apabila belum melakuka proses tersebut dan pembayaran iuran pertama sampai dengan 90 hari kalender sejak pendaftaran pada portal ini.

3. Setelah Anda mencermati syarat dan ketentuan yang kurang lebih seperti di atas, kemudian centang kotak bertuliskan “Saya menerima dan menyetujui Syarat dan Ketentuan Pendaftaran Badan Usaha BPJS Kesehatan”. Pastikan Anda mencentangnya atau Anda akan kembali pada halaman yang sama.

4. Mengisi Formulir Pendaftaran Badan Usaha/Badan Hukum Lainnya. Beberapa data yang akan Anda isikan meliputi identitas perusahaan, alamat perusahaan, jumlah karyawan dan keluarga karyawan, nomor ijin usaha, NPWP, dan lain-lain. Termasuk email milik perusahaan yang nanti akan digunakan untuk mengirimkan tagihan iuran dan email yang akan digunakan untuk mengirimkan link aktivasi (dapat diisikan email yang sama atau salah satu pimpinan perusahaan yang bertanggung jawab atas pembayaran iuran BPJS).

5. Setelah lengkap, isikan kode captcha yang diberikan kemudian pilih tombol “Submit”.

6. Kemudian Anda diminta menunggu notifikasi aktivasi melalui email dan aktivasi melalui link untuk mendapatkan :

  • Lampiran berupa Cetak Formulir Registrasi Badan Usaha/Badan Hukum Lainnya terdaftar
  • Nomor kode badan usaha/badan hukum lainnya terdaftar
  • Nomor rekening pembayaran iuran JKN-KIS (virtual account-VA)
  • Hak akses (username dan password) aplikasi yang digunakan untuk melakukan pendaftaran karyawan dan anggota keluarganya

7. Setelah Anda mendapatkan dokumen-dokumen diatas, perusahaan resmi mendapatkan NPP yang nantinya dapat langsung digunakan untuk melakukan pelaporan BPJS dan pembayaran iuran secara berkala.

Salah satu fungsi lain dari NPP yang tidak banyak disadari oleh HR perusahaan adalah NPP ini menjadi tolok ukur BPJS dalam menentukan rate Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Hal ini tidak akan menjadi masalah apabila perusahaan belum memiliki cabang. Namun perusahaan cabang biasanya terletak di daerah dengan resiko kecelakaan kerja yang lebih tinggi atau justru lebih rendah daripada perusahaan pusat sehingga terkadang rate JKK tidak sesuai. Apabila Anda menggunakan aplikasi HR Talenta, Anda akan dimudahkan mengatur hal ini dengan fitur NPP BPJS Ketenagakerjaan. Disitu Anda dapat menyesuaikan rate JKK kantor cabang sesuai dengan kondisi dan karakteristik yang mempengaruhinya. Efektif bukan? Yuk coba demo Talenta di sini.

Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda?

Miliki sistem HR tepercaya dengan mencoba Talenta sekarang! Ikuti 3 cara berikut tanpa rasa khawatir untuk mendapatkan sistem HR yang lebih mudah:

Jadwalkan Demo 1:1

Undang kami untuk datang ke kantor Anda dan berdiskusi lebih lanjut tentang Talenta.

Ikuti Demo

Ikuti Workshop Talenta

Datang dan bergabung di workshop untuk ketahui lebih lanjut tentang Talenta.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba akun demo langsung dan temukan bagaimana Talenta dapat membantu Anda.

Coba Gratis
loading
Suka dengan Artikelnya?Talenta punya lebih banyak buat kamu!

Dapatkan konten premium mulai dari artikel, ebook, case study, white papers, infographic dengan berlangganan sekarang!

Suka dengan artikelnya?Dapatkan artikel HR premium langsung di email Anda!

Jadilah orang pertama yang akan mendapatkan artikel premium mulai dari study case, infographic, ebook, hingga white paper.