Insight Talenta

Bagaimana Cara Membangun Employee Engagement yang Mudah Diukur?

Tidak mudah untuk mencari cara agar dapat membangun employee engagement yang mudah diukur di sebuah perusahaan.

Anda perlu mengetahui di bagian mana perusahaan Anda memiliki performa yang baik dan di mana Anda bisa mengembangkannya.

Beberapa hal memang mudah diukur, misalnya berapa kali seorang karyawan telat datang ke kantor setiap bulannya, berapa kali dia mengambil cuti, dan lain sebagainya.

Tetapi berbicara mengenai employee engagement merupakan hal yang sulit diukur karena bentuknya tidak konkret dan banyak faktor yang mempengaruhinya.

Ditambah lagi, setiap perusahaan memiliki budaya kerja yang berbeda-beda. Sehingga, tidak mengherankan jika bagaimana Anda engage dengan karyawan akan berbeda.

Namun, dengan mengukur efektivitas employee engagement akan membantu Anda memahami bagaimana cara terbaik agar bisa meningkatkan employee engagement di perusahaan.

Ini beberapa hal yang perlu Anda ketahui terkait cara mengukur dan membagun employee engagement.

Mengapa Perusahaan Perlu Mengukur Employee Engagement?

employee engagement

Sebelum Insight Talenta memberikan tips mengenai cara mengukur dan membangun employee engagement, mari kita sama-sama melihat definisi dari employee engagement.

Secara sederhana, konsep employee engagement di dunia HR merupakan ikatan emosi serta antusiasme yang karyawan rasakan terhadap tempat kerja mereka.

Karyawan yang memiliki tingkat engagement tinggi akan lebih peduli terhadap pekerjaan serta performa mereka di perusahaan. Mereka juga merasa bahwa usaha yang mereka lakukan dapat memberikan perubahan.

Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa perusahaan yang memiliki tingkat engagement yang tinggi dapat berpotensi meningkatkan produktivitas sebesar 17% dan juga profit sebesar 21%.

Intinya: karyawan dengan tingkat engagement yang tinggi terhadap perusahaan akan bekerja lebih keras dan bertahan lebih lama.

Namun, Anda tidak akan mampu meningkatkan engagement mereka dengan optimal jika Anda belum memahami bagaimana caranya untuk lebih engage dengan mereka.

Berikut adalah beberapa manfaat yang Anda dapat dari mengukur tingkat employee engagement.

Ketahui cara membangun employee engagement di perusahaan manufaktur melalui artikel berikut ini

Identifikasi kelebihan, kekurangan, serta “kebenaran yang tersembunyi”

Rutin mengukur tingkat employee engagement akan membantu Anda menyelesaikan hambatan sebelum hambatan tersebut berubah menjadi suatu masalah yang besar.

Data yang Anda dapat, bisa Anda gunakan untuk menunjukkan bagian mana yang berjalan dengan baik dan meningkatkannya.

Membangun kepercayaan

Dengan meminta feedback dari karyawan, menunjukkan bahwa Anda peduli dengan pendapat serta apa yang mereka rasakan di kantor.

Anda bisa menunjukkan bahwa Anda mendengarkan mereka dan menciptakan pengalaman kerja yang sebaik mungkin

Membuat semua karyawan mengerti apa yang terjadi di perusahaan

Ketika Anda memiliki data terkait employee engagement, Anda bisa mensosialisasikannya kepada semua karyawan. Ini akan memberikan karyawan kesempatan untuk berkontribusi pada budaya kerja yang lebih baik.

Lebih mengerti tentang tren yang terjadi

Anda dapat lebih mengerti tren apa yang terjadi, misalnya apa yang dirasakan oleh karyawan, apa yang terjadi di masing-masing tim, hingga membandingkan dengan industri sejenis.

Sehingga Anda dapat mengetahui di mana posisi perusahaan dan bagaimana perusahaan Anda bisa berkembang.

Bagaimana Cara Membangun dan Mengukur Employee Engagement yang Benar?

Banyak perusahaan yang dapat mengadakan survei employee engagement. Namun apa yang sebaiknya dilakukan setelah perusahaan mengadakan survei?

Perusahaan kerap merasa tidak tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya. Jika ini terjadi, survei Anda mungkin dibuat tanpa matriks pengukuran yang jelas.

Ketika Anda membuat sebuah survei terkait employee engagement, mulai lah dari belakang. Tentukan dulu output apa yang Anda inginkan dari survei tersebut.

Tanyakan diri Anda mengenai hal-hal ini:

  • Siapa yang bertanggung jawab untuk melanjutkan hasil survei ini
  • Siapa yang akan melaksanakan output dari hasil survei ini
  • Aksi apa yang bisa dilakukan untuk menanggapi survei tersebut

Anda perlu menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dan pastikan untuk melibatkan para manajer.

Sekarang, ketahui cara tingkatkan employee engagement dengan pemberian benefit karyawan yang menyejahterakan karyawan

Cara Membangun dan Mengukur Employee Engagement yang Tepat

Bagaimana cara membangun employee engagement? Employee engagement bukan sekadar pertanyaan yang menjawab rasa penasaran perusahaan saja. Ia dibuat untuk meraih tujuan tertentu di perusahaan.

Pertimbangkan hal ini ketika Anda hendak mengukur engagement karyawan.

Tentukan tujuan atau output dari dibuatnya survei employee engagement

employee engagement

Beragam pertanyaan yang Anda masukan di dalam survei dapat merepresentasikan perilaku serta apa yang dirasakan oleh karyawan.

Pertanyaan-pertanyaan ini biasanya mengukur persepsi karyawan terhadap perusahaan, tingkat kepuasan mereka, keinginan mereka untuk bertahan, dan juga advokasi.

Output dari survei ini nantinya akan mengungkapkan keadaan employee engagement terkini. Misalnya, apakah karyawan selama ini puas bekerja di perusahaan Anda dan mau merekomendasikannya ke orang lain yang mencari pekerjaan.

Sehingga, nantinya Anda dapat memutuskan apa yang dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi agar menjadi tempat kerja yang baik.

Identifikasi bagian apa yang penting menurut karyawan Anda

Survei employee engagement biasanya memuat berbagai pertanyaan yang hasilnya dapat mengukur tingkat engagement karyawan selama ini. Opini yang bisa ditanyakan pada karyawan biasanya terkait dengan hal-hal berikut:

  • Teamwork
  • Kepercayaan pada manajer dan rekan kerja
  • Pengembangan karier
  • Komunikasi antara tim
  • Kepercayaan diri karyawan dengan pekerjaan mereka
  • Kebutuhan individu seperti gaji dan benefit
  • Pengakuan dan penghargaan dari perusahaan atas hasil kerja

Respon dari beragam pertanyaan yang mencakup faktor-faktor tersebut akan menunjukkan seberapa jauh sebuah perusahaan menilai karyawan mereka. Sehingga, perusahaan dapat memikirkan solusi yang tepat untuk meningkatkan engagement karyawan.

Lakukan analisis terhadap faktor yang menjadi pendorong engagement karyawan

Analisis ini akan mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang memiliki dampak terbesar di dalam perusahaan. Dengan analisis ini, Anda bisa saja menemukan data bahwa penilaian karyawan terhadap satu faktor tertentu ternyata bisa lebih engage.

Strategi yang bisa Anda lakukan adalah dengan memahami mengapa faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi tingkat engagement, mengidentifikasi bagian yang kurang Anda perhatikan, dan mengimplementasi program untuk meningkatkan berbagai faktor yang kurang tadi.

Misalnya, banyak karyawan yang menilai bahwa mereka kurang bisa mengemukakan pendapat di perusahaan Anda. Maka Anda bisa menyediakan ruang bagi mereka memberikan pendapat secara anonim.

Buat strategi agar dapat terus mendengarkan feedback karyawan

Seberapa sering Anda dapat mengadakan survei employee engagement? Boleh jadi, Anda bisa mengadakannya satu atau dua tahun sekali.

Namun, preferensi dan perilaku karyawan dapat berubah secara berkala. Sehingga, mungkin saja Anda perlu melakukan survei lebih sering dengan cara yang berbeda untuk mendapatkan feedback dari karyawan.

Untuk itu, Anda dapat juga melaksanakan survei kecil-kecilan yang menyentuh satu topik tertentu secara berkala untuk mendapatkan feedback secara real time.

Hasil yang Anda dapat akan membuat Anda membuat keputusan yang lebih bijak yang akan berdampak pada karyawan.

Tingkatkan Engagement Karyawan dengan Software HRIS dan Pemberian Benefit yang Fleksibel

Penting bagi perusahaan untuk dapat menggunakan tools yang tepat dalam meningkatkan employee engagement sekaligus menilainya.

Misalnya saja dengan menggunakan software HRIS seperti Talenta. Tidak hanya membantu HR dalam mengurus berbagai keperluan administrasi, Talenta juga memiliki fitur ESS atau Employee Self Service.

Solusi Employee Self-Service Talenta

Dengan fitur ini, karyawan jadi lebih dilibatkan atas pengurusan administrasinya sendiri. Misalnya melakukan absensi, mengajukan cuti, hingga reimbursement.

Sehingga karyawan jadi merasa lebih terlibat di dalam perusahaan.

Selain itu, Anda juga bisa menyediakan sistem benefit karyawan yang mendukung kebutuhan mereka. Caranya adalah dengan memanfaatkan fitur-fitur dari Mekari Flex.

Mekari Flex memiliki beberapa fitur yang mendukung karyawan, salah satunya adalah Earned Wage Access.

Earned Wage Access sendiri adalah sebuah fitur yang memungkinkan karyawan untuk mengakses gaji mereka lebih awal. Di mana kelebihannya adalah sebagai berikut:

  • Akses gaji lebih awal 

Tanpa biaya tambahan untuk perusahaan dan tanpa perlu mengalokasikan budget khusus.

  • Rekapitulasi dan deduksi payroll otomatis

Mekari Flex dapat diintegrasika dengan sistem payroll memungkinkan rekonsiliasi, deduksi gaji hingga disbursement tanpa proses manual yang memakan waktu.

  • Tanpa biaya dan bunga pinjaman 

Dukung kesehatan finansial karyawan dengan fitur Earned Wage Access yang tidak membebani karyawan.

Dengan software HRIS Talenta dan juga software benefit karyawan dari Mekari Flex, Anda memiliki sebuah platform yang dapat menunjang peningkatan employee engagement di perusahaan.

Tertarik mencoba Talenta? Hubungi tim kami untuk penjelasan mengenai fiturnya lebih lanjut di link berikut ini.

manajemen personalia

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!


PUBLISHED20 Jan 2022
Jordhi Farhansyah
Jordhi Farhansyah