4 Sikap Karyawan Baru yang Menandakan Loyalitas Jangka Panjang

4 Sikap Karyawan Baru yang Menandakan Loyalitas Jangka Panjang

Tahukah Anda, ada anggapan bahwa karyawan yang memiliki loyalitas tinggi adalah yang menghabiskan banyak waktu di perusahaan. Ada juga yang menilai loyalitas karyawan dari lamanya bekerja di perusahaan.
Lantas bagaimana jika karyawan yang baru saja bergabung dengan perusahaan. Bagaimana cara Anda bisa menilai keloyalitasan mereka? Padahal mereka baru saja bergabung atau tipikal karyawan yang jam pulangnya “Tengo” alias “Teng Go!” atau saat sudah waktunya langsung pulang.
Untuk karyawan baru, penilaian loyalitas memang tak bisa didasarkan pada dua variabel di atas saja. Ada banyak hal yang bisa dijadikan dasar menilai seberapa besar loyalitas para karyawan baru. Berikut diantaranya.
1. Integritas
Banyak asumsi yang menyebutkan bahwa kesetiaan seorang karyawan baru dapat dilihat dari seberapa besar ketaatan mereka di perusahaan. Karyawan baru yang taat dengan peraturan dan gaya kerja perusahaan, punya rasa loyalitas yang besar pula.
Namun, sesungguhnya karyawan baru yang loyal bisa dilihat dari seberapa besar ia menunjukkan integritasnya saat bekerja. Mengutip dari quote Oprah WInfrey, “Integritas yang sesungguhnya adalah melakukan hal yang benar, dengan mengetahui bahwa orang lain tidak mengetahuinya apakah Anda melakukannya atau tidak”.
Oleh karena itu, karyawan baru yang loyal biasanya konsisten bekerja dengan melakukan hal yang benar. Tidak hanya sekadar mengikuti paham atau kepercayaan pribadi dan tanpa peduli orang lain tahu atau tidak.
2. Berani mengutarakan pendapat
Salah satu tanda karyawan baru yang loyal lainnya adalah tak segan untuk berbagi opini atau mengutarakan pendapat dikala rapat maupun proses brainstorming. Bahkan ketika opini yang diutarkannya tersebut bertentangan ide yang diutarakan senior atau atasan.
Karyawan baru yang memiliki sikap seperti ini dinilai mampu membutkikan keloyalitasannya pada perusahaan. Mereka tak segan untuk bertentangan ide dan mengutarakan pendapatnya sendiri -asal masih dalam koridor yang benar dan berdasar- demi kebaikan perusahaan.
Perlu Anda sadari, justru dari keberanian karyawan mengutarakan pendapat yang berbeda terkadang akan muncul keputusan bijak dan menguntungkan untuk perusahaan bahkan juga untuk sesama karyawan.
3. Tak segan mengapresiasi hasil kerja sesama karyawan
Tak bisa dipungkiri, bekerja adalah soal persaingan. Meski sama-sama dalam satu tim, persaingan demi mendapat apresiasi yang lebih terkadang sering terjadi antar sesama karyawan bahkan yang satu divisi sekalipun di dalam sebuah perusahaan.
Karyawan baru yang benar-benar loyal biasanya akan terlihat pada sikapnya dalam menanggapi persaingan. Jika ia benar loyak maka ia akan peduli pada perusahaan, pelanggan dan pastinya visi serta misi perusahaan.
Mereka biasa merasa bahwa bekerja untuk sesuatu yang lebih besar daripada diri mereka sendiri. Untuk itu, biasanya karyawan-karyawan baru model seperti ini tak segan untuk memberikan apresiasi ketika rekan kerja lainnya berhasil mencapai prestasi yang lebih baik.
Ingatlah, karyawan yang memuji dan menghargai hasil kerja orang lain artinya menunjukkan rasa peduli. Rasa peduli adalah dasar dari sebuah loyalitas.
4. Menyukai apa yang dikerjakan
Tak sedikit karyawan bekerja hanya karena uang atau sudah saatnya mereka bekerja. Jika karyawan baru yang Anda terima di perusahaan memiliki sikap seperti ini maka bersiaplah menyesal dan tak usah berharap terlalu banyak soal loyalitasnya.
Idealnya, karyawan baru yang loyal memang menunjukkan kecintaannya pada pekerjaan. Mereka tak hanya sibuk mengejar gaji atau uang -meski tak bisa dipungkiri salah satu tujuan bekerja adalah mendapatkan uang- dan mengerjakan tugas-tugas sesuai dengan jam kerja saja.
Mereka tak segan melakukan usaha ekstra untuk hal yang dikerjakannya. Bahkan ketika hal yang dikerjakannya itu tak terlihat dan diapresiasi. Karena ketika mereka telah cinta dan percaya pada apa yang dikerjakannya, maka tak susah untuk mendapatkan loyalitasnya.
Sumber gambar : www.dlink.com
 

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

PUBLISHED16 Oct 2017
talenta
talenta