Administrasi HR 4 min read

Apa Saja Faktor Penentu yang Mempengaruhi Retensi Karyawan?

By Jordhi FarhansyahPublished 22 Aug, 2023

Apa saja yang menjadi faktor penentu yang dapat mempengaruhi tingkat retensi karyawan? Retensi karyawan merupakan salah satu hal penting yang dapat mempengaruhi keberhasilan jangka panjang perusahaan.

Retensi karyawan sendiri merupakan bagaimana perusahaan dapat mempertahankan karyawan yang ada agar mereka betah dan tetap loyal terhadap perusahaan.

Namun untuk mencapai keberhasilan, terdapat beberapa faktor yang menjadi penentu apakah upaya yang dilakukan perusahaan berhasil atau tidak.

Di artikel kali ini, Mekari Talenta akan membahas apa saja faktor-faktor tersebut. Berikut selengkapnya.

5 faktor penentu yang mempengaruhi retensi karyawan

faktor retensi karyawan

Retensi karyawan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang kompleks, termasuk aspek budaya organisasi, lingkungan kerja, peluang pengembangan, dan kepuasan karyawan.

Berikut adalah beberapa faktor penentu yang dapat mempengaruhi retensi karyawan.

Peluang karier dalam organisasi perusahaan

Peluang karier adalah salah satu hal yang dicari oleh karyawan ketika mereka melamar ke sebuah perusahaan.

Karyawan cenderung lebih termotivasi untuk tetap berada dalam perusahaan jika mereka memiliki peluang pengembangan keterampilan dan jalan karier yang jelas.

Ketika perusahaan memiliki program pengembangan yang lebih terstruktur, hal tersebut dapat memotivasi karyawan untuk tetap berkontribusi di perusahaan.

Komponen di dalam organisasi perusahaan

Salah satu faktor penentu retensi karyawan adalah komponen perusahaan. Komponen ini ada bermacam-macam jenisnya.

Misalnya, budaya perusahaan yang positif, pengelolaan organisasi yang dilakukan dengan baik, dapat juga mempengaruhi retensi karyawan.

Karyawan cenderung tetap di perusahaan yang memiliki budaya yang sesuai dengan nilai-nilai dan visi pribadi mereka.

Selain itu, gaji dan manfaat yang kompetitif juga dapat menjadi faktor penting dalam mempengaruhi keputusan karyawan untuk tinggal atau pindah.

Lingkungan kerja yang nyaman dan mendukung, serta program kesejahteraan bagi karyawan, juga bisa menjadi faktor penentu yang mempengaruhi retensi karyawan.

Baca juga: Bagaimana Cara Meretensi Karyawan Gen Z?

Penghargaan untuk karyawan

Bentuk penghargaan untuk karyawan lebih dari sekadar gaji. Penghargaan yang kompetitif mencakup banyak aspek lain seperti gaji, tunjangan, penghargaan kinerja maupun bonus spesial, dan lain sebagainya.

Sebuah laporan dari Brandon Hall Group menemukan bahwa karyawan yang memprioritaskan untuk memberi atensi terhadap pencapaian karyawan berkali-kali dalam sebulan dapat meningkatkan retensi karyawan sebanyak 41% dan juga ada peningkatan sebanyak 34% pada employee engagement.

Pengakuan atas kontribusi dan pencapaian karyawan dapat memberikan motivasi dan menguatkan rasa keterikatan serta loyalitas karyawan.

Perusahaan sudah seharusnya memberikan penghargaan bagi karyawan terbaik dalam kinerjanya dan menjadikan hal ini suatu hal yang penting dalam upaya mempertahankan karyawan.

Dengan Mekari Talenta perusahaan akan mudah untuk menganalisis performa karyawan tiap bulannya dengan hasil data yang transparan.

Talenta blog banner

Hubungan antar karyawan

Tidak ada karyawan yang ingin bekerja di tempat yang karyawannya toxic. Maka dari itu, faktor besar lainnya adalah ketika antar karyawan memiliki hubungan yang baik.

Perlakuan yang diperoleh dari rekan kerja di kantor akan sangat mempengaruhi retensi karyawan di sebuah perusahaan.

Hal ini dapat dilakukan dengan berkomunikasi secara transparan tentang perkembangan perusahaan dan tujuan bisnis.

Dengan adanya komunikasi yang lebih transparan, perusahaan dapat membantu karyawan merasa terlibat dan terhubung.

Hal lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan memupuk hubungan yang baik dengan atasan atau manajer. Karyawan ingin merasa dihargai dan didukung, terutama oleh atasannya langsung.

Terakhir, budaya kerja yang mendukung kolaborasi dan memberi kesempatan untuk bekerja dalam tim dapat meningkatkan kepuasan dan keterikatan karyawan.

Sifat tugas dan pekerjaan

Salah satu hal yang sangat diapresiasi oleh sebagian besar karyawan adalah memiliki pekerjaan yang bermakna.

Pekerjaan yang menantang dan memberikan kesempatan untuk tumbuh serta berkontribusi dapat membantu mempertahankan karyawan.

Perusahaan juga perlu memperhatikan keahlian karyawan dan memberikan tanggung jawab yang sesuai.

Anda dapat melakukan peninjauan kembali mengenai beban kerja bagi karyawan sesuai dengan posisinya sehingga faktor ini menjadi alasan bagi karyawan untuk bertahan di perusahaan.

Oleh karena itu, perusahaan dapat memanfaatkan fungsi aplikasi Mekari Talenta terutama dalam fitur Talent Development untuk pengelolaan pengembangan karyawan.

Proses pembagian tugas perlu dilakukan dengan matang dan memperhatikan kemampuan karyawan agar mereka merasa tertantang sekaligus tetap bekerja sesuai dengan beban serta tanggung jawab mereka.

Hal ini dapat menjadi faktor penentu tingkat retensi karyawan sehingga mereka semakin betah bekerja di tempat Anda.

Studi kasus dan contoh berdasarkan 5 faktor penentu retensi laryawan

Berikut adalah contoh kasus mengenai gambaran bagaimana faktor-faktor penentu yang sudah disebutkan tadi bisa mempengaruhi retensi karyawan.

Studi Kasus: Perusahaan Teknologi “InnovaTech”

InnovaTech adalah perusahaan teknologi yang mengkhususkan diri dalam pengembangan solusi perangkat lunak dan layanan konsultasi IT.

Mereka menghadapi tantangan dalam mempertahankan karyawan yang sangat berharga di tengah kompetisi industri yang ketat.

Faktor penentu retensi

Komponen di dalam organisasi perusahaan

InnovaTech menunjukkan komitmen untuk keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi dengan menawarkan fleksibilitas jadwal kerja, opsi bekerja jarak jauh, dan dukungan untuk bekerja paruh waktu.

Peluang karier dalam organisasi perusahaan

Perusahaan memberikan program pelatihan berkelanjutan dan peluang pengembangan keterampilan. Karyawan diberikan akses ke pelatihan teknis dan kepemimpinan.

Sifat tugas dan pekerjaan

Sebagian besar karyawan InnovaTech senang bekerja di sana karena mereka dapat bekerja sesuai dengan tanggung jawab dan jenis pekerjaan mereka.

Selain itu, InnovaTech senantiasa memberikan tantangan baru yang mampu membawa karyawan ke jenjang karier berikutnya.

Hubungan antar karyawan

Para manajer di InnovaTech dilatih untuk menjadi pemimpin yang mendukung, memberikan umpan balik, dan merespons kebutuhan karyawan.

Penghargaan untuk karyawan

Perusahaan memberikan penghargaan reguler kepada karyawan atas kontribusi dan pencapaian mereka, serta mengakui hasil kerja yang luar biasa.

Selain itu, InnovaTech menawarkan paket kompensasi yang kompetitif, termasuk insentif kinerja dan manfaat kesejahteraan yang luas.

Hasil dan dampak

Dengan pendekatan yang berfokus pada keseimbangan kerja dan kehidupan, pengembangan karyawan, serta pengakuan, InnovaTech berhasil meningkatkan tingkat retensi karyawan.

Karyawan merasa dihargai, memiliki peluang untuk berkembang, dan memiliki fleksibilitas yang diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Pada akhirnya hal ini menghasilkan lingkungan kerja yang positif dan produktif, serta meminimalkan perputaran karyawan.

Dalam contoh ini, faktor-faktor seperti keseimbangan kerja, pengembangan karyawan, kompensasi yang adil, dan budaya kerja yang mendukung berkontribusi pada tingkat retensi karyawan yang tinggi di InnovaTech.

Kesimpulan

Itulah tadi penjelasan mengenai faktor penentu dalam peningkatan retensi karyawan. Kombinasi dari faktor-faktor ini berkontribusi pada bagaimana karyawan merasa terhubung dengan perusahaan dan sejauh mana mereka ingin tetap bekerja di sana.

Perusahaan yang berusaha memahami dan memenuhi kebutuhan karyawan memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan tenaga kerja yang berharga.

Maka dari itu dengan mengadopsi beberapa cara yang dapat mengakomodir hal-hal yang sudah disebutkan di atas, Anda akan membawa perusahaan ke tempat yang lebih baik dengan mempertahankan karyawan terbaik Anda.

Jordhi Farhansyah
Penulis yang selama 2 tahun terakhir fokus memproduksi konten seputar HR dan bisnis. Selain menulis, sehar-hari Jordhi juga aktif merawat hobinya di bidang fotografi analog.