Administrasi HR 4 min read

Dampak Kebocoran Data Perusahaan dan Cara Mengatasinya

By Jordhi FarhansyahPublished 27 Jan, 2023 Diperbarui 19 Mei 2023

Dampak kebocoran data di sebuah perusahaan bisa fatal jika sebuah data tidak mampu dikelola dengan baik.

Pasalnya, data perusahaan adalah data yang sensitif yang tidak bisa disebarkan begitu saja, apalagi jika sampai ke pihak kompetitor.

Melalui artikel ini, Mekari Talenta akan menjelaskan mengenai apa saja dampak yang bisa disebabkan dari kebocoran data di perusahaan dan juga cara mengatasinya.

Apa Saja Dampak Kebocoran Data Perusahaan?

Indonesia adalah salah satu negara yang kesadaran akan keamanan datanya masih minim. Hal ini tidak hanya terjadi di organisasi atau perusahaan, melainkan juga pada masyarakatnya.

Hal ini membuat banyak pihak yang tidak bertanggung jawab memiliki ruang yang besar untuk melakukan pembobolan data.

Jika sudah terjadi kebocoran data, dampak yang bisa dirasakan perusahaan pun bisa besar. Berikut adalah beberapa di antaranya.

Rahasia Perusahaan yang Bisa Dicuri Kompetitor

Setiap perusahaan memiliki caranya sendiri dalam menjalankan operasional bisnis serta menciptakan inovasinya.

Ide serta gagasan adalah hal yang selalu dijaga rahasianya karena hal itu lah yang dapat menjadi keunggulan dibanding kompetitor.

Salah satu dampak kebocoran data perusahaan jika jatuh ke tangan kompetitor, inovasi yang telah susah payah dirumuskan dapat disalahgunakan atau ditiru oleh kompetitor.

Tentunya, hal ini akan menyebabkan kerugian yang cukup besar.

Kerugian Secara Finansial

Kebocoran data dapat menyebabkan kerugian finansial bagi perusahaan melalui biaya untuk mengatasi masalah.

Biaya tersebut misalnya untuk menyelidiki dan mengatasi sumber kebocoran, biaya untuk mengganti perangkat lunak dan perangkat keras yang rusak atau terinfeksi virus/malware, serta biaya untuk mengkompensasi kerugian yang diderita oleh pelanggan atau klien.

Baca juga: Pentingnya Manfaat Database Karyawan bagi Perusahaan

Hilangnya Reputasi

Kebocoran data dapat menyebabkan kerusakan reputasi perusahaan.

Hal ini dapat terjadi karena pelanggan dan klien mungkin kehilangan kepercayaan pada perusahaan dan meragukan keamanan informasi mereka.

Tuntutan Hukum dari Pihak yang Dirugikan

Kebocoran data dapat menyebabkan tuntutan hukum dari pelanggan atau klien yang merasa dirugikan oleh kebocoran tersebut.

Mereka bisa menuntut dan menyatakan bahwa perusahaan tidak memenuhi kewajibannya untuk melindungi informasi pribadi pelanggan.

Kehilangan Pelanggan

Terakhir, kebocoran data dapat menyebabkan kehilangan pelanggan.

Setelah pelanggan merasa bahwa mereka dirugikan karena data-data mereka bocor, akan sangat mungkin bagi mereka untuk pindah ke perusahaan lain yang dianggap lebih aman.

Kelola absensi lebih efisien dengan software HR terautomasi

Apa yang Menjadi Penyebab Terjadinya Kebocoran Data di Perusahaan?

Kebocoran data tentunya tidak terjadi begitu saja tanpa ada penyebab yang terjadi di perusahaan.

Berikut adalah beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab data perusahaan bisa bocor ke publik.

Lemahnya Sistem Keamanan di Perusahaan

Sistem keamanan yang lemah atau tidak diperbarui dapat menyebabkan kerentanan terhadap serangan siber dan kebocoran data di perusahaan.

Sistem keamanan ini lah yang kerap luput dari banyak perusahaan dan dipandang sebelah mata.

Padahal dengan sistem keamanan data yang mumpuni, hal ini dapat menghindarkan Anda dari bocornya data.

Faktor Human Error

Kebocoran data dapat terjadi karena kesalahan manusia, seperti kehilangan perangkat mobile yang menyimpan informasi sensitif, meninggalkan perangkat saat bekerja di kafe, atau salah mengirim email.

Phishing, Hacking, dan Ransomware

Serangan phishing adalah tindakan mengelabui individu atau perusahaan untuk memberikan informasi sensitif melalui email atau pesan teks.

Phishing dapat terjadi ketika ada karyawan yang sembarangan membuka link yang umumnya masuk melalui email.

Sementara itu, ransomware adalah jenis malware yang mengunci data dan menuntut tebusan untuk membuka kunci data tersebut.

Terakhir, serangan dari pihak luar seperti hacking juga dapat menyebabkan kebocoran data perusahaan.

Namun, aktivitas hacking sendiri lebih erat kaitannya dengan pencurian data.

Penyalahgunaan Akses

Karyawan-karyawan yang tidak bertanggung jawab dapat menyebabkan kebocoran data melalui akses tidak sah atau sengaja menyebarkan informasi pada pihak lain dengan imbalan-imbalan tertentu.

Selain itu, penyalahgunaan data oleh pihak ketiga, seperti mitra bisnis juga dapat menyebabkan kebocoran data.

Baca juga: Manfaat Pengelolaan Database Lewat Sistem Cloud

Cara Mengatasi Dampak Kebocoran Data di Perusahaan

dampak kebocoran data perusahaan seperti apa?

Ada berbagai macam cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebocoran data di perusahaan. Berikut adalah beberapa di antaranya.

Berikan Pedoman Khusus Terkait Pelindungan pada Karyawan

Perusahaan perlu membuat pedoman terkait keamanan data dan wajib disosialisasikan kepada semua karyawan.

Hal ini agar mereka lebih sadar terkait pengelolaan data-data penting yang ada di perusahaan, sesederhana tidak meninggalkan laptop kantor di sembarang tempat dan membiarkannya terbuka.

Panduan ini akan dapat membantu mereka mengenali dan menghindari tindakan yang dapat menyebabkan kebocoran data, seperti phishing atau penyalahgunaan akses.

Atur Lalu Lintas Email Masuk

Salah satu penyebab yang kerap disepelekan adalah link berbahaya yang berasal dari email. Anda bisa meningkatkan keamanan dengan melakukan filterisasi yang bisa membedakan email-email mencurigakan seperti spam, scam atau penipuan, hingga virus.

Pengelolaan Akses Data

Mengelola akses data dengan baik dapat membantu mencegah penyalahgunaan akses oleh karyawan atau pihak luar.

Anda bisa menentukan siapa saja di perusahaan yang bisa mengakses data perusahaan sehingga tidak semuanya bisa akses.

Menerapkan Sistem Keamanan Data yang Baik

Memastikan sistem keamanan perusahaan selalu diperbarui dan diperkuat, seperti menggunakan firewall, enkripsi, dan autentikasi multi-faktor, dapat membantu mencegah serangan cyber dan kebocoran data di perusahaan.

Menggunakan Mekari Talenta Untuk Mengelola Data di Perusahaan, Hindari Dampak Kebocoran Data

Salah satu penyebab yang membuat data perusahaan mudah bocor adalah penyimpanannya yang belum rapi dan masih disimpan di dalam server fisik.

Untuk membantu meminimalisir dampak kebocoran data perusahaan, Anda bisa memanfaatkan software HRIS yang sudah memiliki fitur manajemen database.

Misalnya saja Mekari Talenta yang sudah berbasis cloud dan memiliki sertifikasi ISO 27001 tentang keamanan data internet untuk memastikan data rahasia perusahaan tersimpan dengan aman sesuai standar keamanan internasional.

Fitur Database Management milik Mekari Talenta memungkinkan Anda menyimpan data secara aman dengan teknologi cloud tanpa perlu perangkat fisik seperti server.

Hal ini membuat Anda bisa mengaksesnya di mana saja dan kapan saja lewat aplikasi.

Fitur demografi data karyawan di dalam aplikasi & software database karyawan perusahaan | Talenta

Ini bisa dilakukan tanpa mengorbankan sisi keamanan karena Anda sendiri bisa mengatur otoritas terkait siapa saja yang dapat mengakses data-data penting perusahaan.

Dengan demikian, baik itu data karyawan, berkas dan arsip perusahaan, bisa diintegrasikan dengan mudah di Mekari Talenta.

Contoh lainnya misalnya HR akan melakukan pendataan karyawan di kantor pusat dan beberapa site.

HR berencana akan menggunakan Google Form, tetapi data yang akan dikumpulkan berupa data rahasia dan tim HRD khawatir data di kemudian hari bisa bocor.

Mekari Talenta dengan fitur Forms-nya memungkinkan Anda untuk membuat form yang bisa dikustomisasi dan terintegrasi dengan sistem manajemen database.

Ini membuat ekosistem pengelolaan data yang lebih aman di kalangan perusahaan.

Nah jika Anda tertarik untuk mencoba fitur ini lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi laman Mekari Talenta dan konsultasi dengan tim sales kami perihal permasalahan administrasi HR Anda.

Image
Jordhi Farhansyah
Penulis yang selama 2 tahun terakhir fokus memproduksi konten seputar HR dan bisnis. Selain menulis, sehari-hari Jordhi juga aktif merawat hobinya di bidang fotografi analog.