Kompensasi Perusahaan: Pengertian, Jenis, dan Tujuannya

Tayang
Diperbarui
Di tulis oleh:
Foto profil Jordhi Farhansyah
Jordhi Farhansyah
Highlights
  • Kompensasi karyawan merupakan keseluruhan bentuk imbalan finansial maupun non-finansial yang diberikan perusahaan sebagai apresiasi atas kontribusi kerja pegawai.
  • Pemberian penghargaan ini bertujuan menarik talenta terbaik, mendongkrak motivasi produktivitas, serta memenuhi legalitas regulasi ketenagakerjaan pemerintah.

Dalam dunia kerja, kompensasi kerap disalahartikan sekadar gaji bulanan. Padahal, maknanya jauh lebih luas dan memiliki peran strategis, baik bagi perusahaan maupun karyawan.

Secara sederhana, kompensasi mencakup seluruh bentuk imbalan yang diberikan kepada karyawan sebagai apresiasi atas kontribusi dan jasa mereka terhadap perusahaan.

Dalam artikel ini, kita akan mengulas secara menyeluruh mulai dari pengertian, bentuk, dan jenis kompensasi, hingga manfaatnya!

Apa itu Kompensasi?

Kompensasi adalah bentuk imbalan yang diberikan kepada karyawan sebagai penghargaan atas pekerjaan yang telah mereka lakukan untuk perusahaan.

Lebih dari sekadar bentuk apresiasi, kompensasi juga berperan penting dalam menciptakan kepuasan kerja yang pada akhirnya berdampak pada retensi karyawan.

Kompensasi yang diterima dapat berupa uang, barang, secara langsung maupun tidak langsung.

Ia biasanya diberikan oleh atasan kepada karyawannya sebagai tanda bahwa karyawan tersebut telah bekerja dengan keras.

Tentu saja hal tersebut bisa menjadi motivasi yang baik untuk para karyawan agar mau bekerja lebih keras lagi untuk kemajuan perusahaan.

Pentingnya kompensasi juga diatur jelas dalam hukum Indonesia.

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 88 Ayat 1 dan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 menegaskan bahwa setiap pekerja berhak mendapat upah yang layak untuk kehidupan yang manusiawi. Kebijakan pengupahan yang mengikuti aturan ini menjadi jaminan agar pekerja menerima haknya secara pantas.

Baca juga: Macam-Macam Kompensasi Perusahaan untuk Karyawan

Bentuk Kompensasi dari Perusahaan

1. Gaji

Gaji atau upah adalah bentuk kompensasi langsung yang paling umum dan menjadi pendapatan utama karyawan.

Gaji biasanya diberikan secara bulanan kepada karyawan tetap, sedangkan upah lebih sering merujuk pada pembayaran per jam atau per hari untuk pekerja paruh waktu maupun harian.

Besarannya ditentukan berdasarkan jabatan, pengalaman, dan ketentuan perusahaan.

2. Bonus

Bonus merupakan pembayaran tambahan yang diberikan di luar gaji pokok sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian target, kinerja luar biasa, atau keuntungan perusahaan.

Pemberiannya bisa bersifat tahunan, per proyek, atau sesuai periode yang ditentukan. Bonus yang dikelola dengan tepat dapat meningkatkan motivasi dan loyalitas karyawan.

3. Tunjangan

Insentif mirip dengan bonus, namun lebih terikat pada pencapaian target tertentu, seperti komisi penjualan. Sistem ini memberi dorongan ekstra bagi karyawan untuk berprestasi.

Sementara itu, di Indonesia, perusahaan wajib memberikan THR menjelang hari raya keagamaan, seperti Idulfitri atau Natal, yang telah diatur dalam peraturan pemerintah.

4. Pembayaran Berbasis Kinerja (Performance-Based Pay)

Sistem ini menyesuaikan sebagian kompensasi karyawan berdasarkan hasil kerja yang dicapai. Semakin baik kinerja, semakin besar pula tambahan yang diterima.

Metode ini mendorong produktivitas, meningkatkan keterlibatan karyawan, dan memberikan apresiasi yang seimbang sesuai kontribusi mereka terhadap perusahaan.

Jenis-Jenis Kompenasi dan Tujuannya

Ada beberapa jenis tunjangan yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawannya.

Berikut adalah jenis-jenisnya baik dalam bentuk finansial atau non finansial:

1. Kompensasi Langsung

Kompensasi langsung adalah imbalan yang diberikan dalam bentuk uang tunai dan diterima langsung oleh karyawan. Jenis kompensasi ini paling umum digunakan karena mudah diukur dan dicatat dalam administrasi keuangan perusahaan.

Tujuannya adalah menghargai waktu, keterampilan, dan kinerja yang diberikan karyawan.

Contohnya meliputi gaji, tunjangan, THR, bonus, komisi, insentif, pembayaran prestasi, pembagian laba perusahaan, hingga opsi saham.

Bentuk kompensasi ini menjadi yang paling sering diberikan karena jumlahnya jelas, tertulis, dan dapat langsung diterima oleh karyawan.

2. Kompensasi Tidak Langsung

Kompensasi finansial tidak langsung adalah bentuk imbalan yang memiliki nilai ekonomi bagi karyawan, tetapi tidak diberikan dalam bentuk uang tunai secara langsung.

Manfaatnya tetap dapat dirasakan, hanya saja pembayarannya biasanya dikelola oleh perusahaan melalui pihak ketiga, seperti penyedia asuransi atau institusi keuangan.

Jenis kompensasi tidak langsung sering disebut sebagai employee benefits atau benefit karyawan, yang umumnya mencakup fasilitas seperti asuransi kesehatan, program pensiun, subsidi transportasi, hingga fasilitas tempat kerja yang menunjang kenyamanan.

Meskipun tidak langsung menambah saldo rekening setiap bulan, kompensasi ini tetap menjadi bagian penting dari total paket remunerasi karena memberikan rasa aman, kesejahteraan, dan motivasi tambahan bagi karyawan.

3. Kompensasi Nonfinansial

Kompensasi non-finansial adalah bentuk penghargaan yang tidak melibatkan uang secara langsung, tetapi memiliki nilai psikologis, emosional, atau sosial bagi karyawan.

Tujuannya adalah meningkatkan kepuasan kerja, motivasi, dan rasa keterikatan terhadap perusahaan.

Contohnya meliputi pengakuan atas prestasi, kesempatan pengembangan karier, fleksibilitas jam kerja, lingkungan kerja yang positif, hingga budaya perusahaan yang inklusif.

Meskipun tidak berdampak langsung pada pendapatan, kompensasi ini memiliki pengaruh besar terhadap retensi karyawan dan produktivitas jangka panjang.

Baca juga: 11 Jenis Bonus yang Dapat Diterima Karyawan

Tujuan Pemberian Kompensasi Perusahaan Adalah Sebagai Berikut

Berikut adalah tujuan dari pemberian kompensasi.

1. Menarik dan Mempertahankan Karyawan Terbaik

Tujuan utama memberikan kompensasi yang kompetitif adalah menarik talenta terbaik di pasar kerja. Gaji dan tunjangan yang menarik dapat menjadikan perusahaan pilihan utama para pencari kerja.

Di sisi lain, kompensasi yang adil dan sebanding dengan kinerja akan mendorong karyawan untuk tetap loyal serta bertahan di perusahaan dalam jangka panjang.

2. Meningkatkan Motivasi dan Produktivitas

Kompensasi bisa menjadi pendorong motivasi yang efektif. Bonus atau insentif yang diberikan berdasarkan kinerja akan memacu karyawan untuk bekerja lebih optimal dan mencapai target yang telah ditetapkan.

Dorongan ini pada akhirnya berkontribusi langsung pada peningkatan produktivitas perusahaan secara keseluruhan.

3. Menciptakan Lingkungan Kerja yang Adil

Sistem kompensasi yang adil dan transparan berperan penting dalam membangun lingkungan kerja yang positif. Ketika karyawan merasa dihargai dan diperlakukan setara, semangat kerja tim akan meningkat dan potensi gesekan dapat diminimalkan.

Sebaliknya, ketidakadilan dalam pemberian kompensasi berisiko memicu ketidakpuasan dan menurunkan moral kerja.

4. Mengefisiensi Biaya

Tujuan yang satu ini dimaksudkan, jika sebuah perusahaan merencanakan atau mengadakan program kompensasi rasional.

Maka pada akhirnya membantu perusahaan memiliki dan mempertahankan sumber daya manusia pada tingkat biaya yang layak.

Dengan upah, insentif atau tunjangan, bonus, dll yang kompetitif, perusahaan akan memperoleh keseimbangan dari etos kerja karyawan yang juga meningkat.

5. Memenuhi Administrasi Legalitas

Dalam administrasi kompensasi yang seharusnya ada di setiap perusahaan juga terdapat batasan legalitas yang diatur oleh pemerintah dalam sebuah undang-undang.

Jadi, pengadaan administrasi ini dalam sebuah perusahaan juga bertujuan untuk memenuhi administrasi legalitas.

6. Memicu Adanya Perubahan Perilaku dan Sikap yang Semakin Baik

Dengan tunjangan yang layak dan adil kepada karyawan, karyawan akan memiliki sikap dan perilaku yang baik dan dapat menguntungkan serta mempengaruhi produktivitas kerja.

Kerja yang baik, kesetiaan, pengalaman, tanggung jawab dan perilaku-perilaku lainnya yang dapat meningkat berkat dihargai melalui fasilitas yang efektif dari perusahaan.

Kompensasi juga merupakan cara perusahaan untuk menghargai karyawan.

Cara yang efektif untuk menghitung yang diterima karyawan dapat dengan menggunakan aplikasi dan software attendance management seperti Mekari Talenta.

Kelola Kompensasi Karyawan Lebih Mudah Dengan Mekari Talenta

Pengelolaan karyawan juga akan lebih mudah jika dilakukan dengan HR software seperti Mekari Talenta.

Tunjangan karyawan juga langsung secara otomatis dimasukkan dalam perhitungan gaji, termasuk tarif pajak PPh 21 maupun BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Jadi, tidak perlu lagi khawatir ada perhitungan yang salah.

Ketahui selengkapnya produk-produk unggulan aplikasi penggajian Mekari Talenta atau isi formulir untuk mencoba demo gratis Mekari Talenta secara langsung di sini.

Tertarik untuk mencoba Mekari Talenta? Isi formulir ini untuk jadwalkan demo aplikasinya dengan sales kami dan konsultasikan masalah HR Anda kepada kami.

Pertanyaan yang Sering Diajukan Seputar Kompensasi (FAQ)

Apa yang dimaksud dengan kompensasi karyawan?

Apa yang dimaksud dengan kompensasi karyawan?

Kompensasi adalah seluruh bentuk imbalan yang diberikan perusahaan kepada karyawan sebagai penghargaan atas kontribusi, waktu, dan kinerja mereka. Bentuknya tidak terbatas pada gaji, tetapi juga mencakup bonus, tunjangan, insentif, hingga berbagai benefit lainnya. Selain memberikan penghargaan, kompensasi juga berperan dalam meningkatkan kepuasan kerja dan loyalitas karyawan. Sistem kompensasi yang baik umumnya disesuaikan dengan kebijakan perusahaan serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

Apa saja jenis kompensasi yang umum diberikan perusahaan?

Apa saja jenis kompensasi yang umum diberikan perusahaan?

Secara umum, kompensasi dibagi menjadi kompensasi langsung, kompensasi tidak langsung, dan kompensasi nonfinansial. Kompensasi langsung meliputi gaji, bonus, insentif, komisi, atau THR yang diterima dalam bentuk uang. Kompensasi tidak langsung berupa berbagai benefit seperti asuransi kesehatan, program pensiun, atau fasilitas kerja. Sementara itu, kompensasi nonfinansial mencakup penghargaan, kesempatan pengembangan karier, fleksibilitas kerja, dan lingkungan kerja yang mendukung.

Mengapa perusahaan perlu memberikan kompensasi yang kompetitif?

Mengapa perusahaan perlu memberikan kompensasi yang kompetitif?

Kompensasi yang kompetitif membantu perusahaan menarik kandidat berkualitas sekaligus mempertahankan karyawan terbaik. Ketika karyawan merasa kontribusinya dihargai secara adil, motivasi dan produktivitas kerja cenderung meningkat. Selain itu, sistem kompensasi yang baik dapat mengurangi tingkat turnover dan menciptakan hubungan kerja yang lebih positif. Dalam jangka panjang, hal ini turut mendukung pencapaian tujuan bisnis perusahaan.

Apakah kompensasi hanya berupa gaji?

Apakah kompensasi hanya berupa gaji?

Tidak. Gaji hanyalah salah satu bentuk kompensasi yang diterima karyawan secara rutin. Perusahaan juga dapat memberikan bonus, tunjangan, insentif, fasilitas kesehatan, program pensiun, hingga penghargaan nonfinansial sebagai bagian dari paket kompensasi. Kombinasi berbagai bentuk kompensasi tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan sekaligus memberikan pengalaman kerja yang lebih baik bagi karyawan.

 

Bagaimana perusahaan dapat mengelola kompensasi karyawan secara lebih efisien?

Bagaimana perusahaan dapat mengelola kompensasi karyawan secara lebih efisien?

Perusahaan dapat memanfaatkan software HRIS atau payroll untuk mengelola komponen kompensasi secara otomatis dan lebih akurat. Sistem ini membantu menghitung gaji, tunjangan, bonus, pajak, serta iuran BPJS dalam satu proses yang terintegrasi. Selain mengurangi risiko kesalahan perhitungan, HR juga dapat menghemat waktu administrasi dan memantau data kompensasi dengan lebih mudah. Pengelolaan yang terdokumentasi dengan baik juga memudahkan perusahaan dalam memastikan kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan.

Image
Jordhi Farhansyah Penulis
Penulis dengan pengalaman selama sepuluh tahun dalam menghasilkan konten di berbagai bidang dan kini berfokus pada topik seputar human resources (HR) dan dunia bisnis. Dalam kesehariannya, Jordhi juga aktif menekuni fotografi analog sebagai bentuk ekspresi kreatif di luar rutinitas menulis.
Kamelina S (2)
Kamelia Sandaniati S.E, CHRP

Kamelia adalah seorang People Operations Manager di GoTo Group dengan pengalaman 5 tahun di perusahaan tersebut. Secara keseluruhan, Kamelia memiliki pengalaman 9 tahun di bidang HR, berpengalaman di industri e-commerce dan pertambangan. Kamelia memiliki sertifikasi CHRP dan meraih gelar Sarjana Manajemen Sumber Daya Manusia dari Universitas Indonesia.

Icon

Satu solusi untuk semua kebutuhan HR Anda

Optimalkan pengelolaan operasi HR Anda dengan bantuan solusi terintegrasi dari Mekari Talenta.

WhatsApp Hubungi sales