Makna dan Pentingnya Support System di Lingkungan Kerja

Tayang
Diperbarui
Di tulis oleh:
Foto profil Jordhi Farhansyah
Jordhi Farhansyah
Highlights
  • Support system adalah jaringan dukungan dari rekan kerja, atasan, keluarga, atau mentor untuk membantu menghadapi tekanan kerja.
  • Jenis support system di tempat kerja meliputi dukungan emosional, informasional, sosial, hingga pengembangan profesional karyawan.

Pekerjaan kerap membuat seseorang dapat mengalami stres dan berpengaruh terhadap produktivitas. Salah satu hal yang dapat membantu karyawan menurunkan tingkat stres adalah dengan memiliki support system.

Memiliki support system sangat penting dalam berbagai situasi termasuk untuk masalah pekerjaan. Support system sendiri bisa terdiri dari keluarga, rekan kerja, teman dekat, atau mungkin atasan.

Apa saja manfaat support system lebih lanjut? Simak penjelasan lengkapnya.

Pengertian Support System

Makna dan Pentingnya Support System di Lingkungan Kerja

Secara pengertian, support system merupakan jaringan sosial atau lingkungan yang terdiri dari individu-individu, keluarga, teman, kolega, atau lembaga yang memberikan dukungan, bantuan, dan dorongan kepada seseorang dalam menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan dalam kehidupan mereka.

Ketika pekerjaan sudah terlampau berat untuk diselesaikan, hal ini dapat berpengaruh ke kesehatan mental karyawan.

Bahkan, British Interactive Media Association (BIMA) menemukan bahwa karyawan yang bekerja di industri tech berpotensi untuk mengalami masalah kesehatan mental lima kali lebih besar dibanding masyarakat lainnya.

Maka dari itu, support system memainkan peran penting dalam memberikan dukungan dan bantuan kepada individu dalam menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan dalam kehidupan mereka, sehingga membantu mereka untuk bertahan dan berkembang secara positif.

Pentingnya Support System di Lingkungan Kerja

Memiliki support system di lingkungan kerja sangat penting karena berbagai alasan. Berikut adalah beberapa di antaranya.

Meningkatkan Kesejahteraan Emosional

Support system di tempat kerja dapat menjadi sumber dukungan emosional bagi karyawan. Hal ini membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan mental karyawan, sehingga memungkinkan mereka untuk tetap fokus, produktif, dan bahagia di tempat kerja.

Mendorong Kolaborasi dan Tim Kerja yang Efektif

Dengan adanya support system di tempat kerja, karyawan merasa lebih nyaman untuk berkolaborasi dan bekerja sama dengan rekan kerja. Ini mempromosikan tim kerja yang solid, di mana karyawan saling mendukung, bertukar ide, dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

Baca juga: Pengaruh Nilai IPK terhadap Karier: Fakta dan Mitos

Meningkatkan Keterlibatan dan Kepuasan Kerja

Support system yang kuat di tempat kerja dapat meningkatkan tingkat keterlibatan karyawan dan kepuasan kerja mereka. Ketika karyawan merasa didukung oleh rekan kerja dan atasan, mereka cenderung lebih termotivasi dan bersemangat dalam menjalankan tugas-tugas mereka.

Memfasilitasi Pertumbuhan dan Pengembangan Profesional

Support system di lingkungan kerja dapat menyediakan platform untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan peluang pengembangan. Dengan berinteraksi dengan sesama rekan kerja yang berpengalaman, karyawan dapat belajar dari satu sama lain dan mengembangkan keterampilan mereka secara profesional.

Membantu Mengatasi Tantangan dan Kesulitan Kerja

Kehadiran support system di tempat kerja membantu karyawan mengatasi tantangan dan kesulitan yang mungkin mereka hadapi dalam pekerjaan mereka. Dukungan dari rekan kerja dan atasan dapat memberikan saran, bantuan, dan perspektif yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah dengan efektif.

Jenis-jenis Support System

Berikut adalah penjelasan singkat tentang masing-masing jenis support system.

Dukungan Informasional

Dukungan informasional melibatkan penyediaan informasi, saran, atau panduan yang berguna untuk mengatasi masalah atau tantangan. Ini bisa berupa memberikan instruksi tentang cara menyelesaikan tugas, memberikan penjelasan tentang kebijakan atau prosedur, atau memberikan saran tentang strategi yang efektif dalam menangani situasi tertentu.

Dukungan Tangible

Dukungan tangible mencakup bantuan konkret atau material yang dapat membantu individu mengatasi kesulitan atau memenuhi kebutuhan praktis mereka. Misalnya berupa bantuan finansial, bantuan fisik dalam menyelesaikan tugas, atau sumber daya fisik seperti peralatan atau peralatan kerja.

Dukungan Emosional

Dukungan emosional melibatkan penyediaan perhatian, dukungan, dan pemahaman emosional kepada individu yang mengalami kesulitan atau stres. Misalnya dengan endengarkan dengan penuh perhatian, memberikan semangat, memberikan simpati atau empati, atau memberikan dorongan moral kepada individu.

Dukungan Penilaian

Dukungan penilaian melibatkan memberikan umpan balik yang konstruktif dan objektif kepada individu tentang kinerja mereka atau tindakan mereka. Ini bisa berupa evaluasi kinerja, penilaian terhadap ide atau proyek, atau memberikan perspektif yang berharga untuk membantu individu meningkatkan diri.

Dukungan Sosial

Dukungan sosial mencakup memfasilitasi hubungan sosial yang positif dan memperluas jaringan dukungan sosial individu.

Hal ini dapat berupa memperkenalkan individu kepada orang-orang yang memiliki minat atau tujuan yang sama, menghubungkan mereka dengan sumber daya komunitas atau organisasi, atau menciptakan kesempatan untuk berinteraksi dan berbagi dengan rekan kerja atau anggota tim.

Baca juga: Pentingnya Tata Tertib Perusahaan dan Contoh Implementasinya di Era Digital

Siapa saja yang Dapat Menjadi Support System di Lingkungan Kerja?

Tidak hanya di luar pekerjaan, seorang karyawan juga perlu untuk memiliki support system di lingkungan kerja. Support system di tempat kerja dapat terdiri dari berbagai pihak. Berikut adalah beberapa di antaranya.

Rekan Kerja

Rekan kerja merupakan bagian pentingย di tempat kerja. Mereka bisa menjadi teman, mentor, atau sekadar pendengar yang baik. Interaksi sehari-hari dengan rekan kerja dapat memberikan dukungan sosial, emosional, dan informasional yang berharga.

Atasan

Atasan atau pimpinan juga dapat menjadi bagian dari support system karyawan. Mereka dapat memberikan bimbingan, umpan balik, dan arahan dalam menjalankan tugas-tugas pekerjaan. Selain itu, atasan yang mendukung dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif dan memfasilitasi pertumbuhan karier karyawan.

Bawahan

Meskipun mungkin jarang terjadi, bawahan juga dapat menjadi bagian dari support system, terutama dalam situasi di mana bawahan dan atasan memiliki hubungan yang terbuka dan saling mendukung.

Bawahan dapat memberikan perspektif yang berbeda dan memberikan dukungan dalam pelaksanaan tugas-tugas tertentu.

Program-Program Dukungan Perusahaan

Banyak perusahaan menyediakan program-program dukungan karyawan untuk membantu mereka mengatasi berbagai tantangan dan kesulitan di tempat kerja.

Program-program tersebut bisa berupa konseling psikologis, program kesehatan dan kesejahteraan, pelatihan dan pengembangan karyawan, atau sumber daya lainnya yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas karyawan.

Mentor atau Coach

Mentor atau coach yang ditugaskan oleh perusahaan atau yang dipilih sendiri oleh karyawan juga dapat menjadi bagian dari support system. Mereka dapat memberikan bimbingan, nasihat, dan wawasan tentang pengembangan karier dan penyelesaian masalah di tempat kerja.

Kelompok Karyawan atau Komunitas Kerja

Kelompok karyawan atau komunitas kerja yang dibentuk di dalam perusahaan juga dapat menjadi support system yang efektif. Mereka bisa berupa kelompok diskusi, klub minat khusus, atau tim proyek yang bekerja sama.

Interaksi dengan anggota kelompok ini dapat memberikan dukungan sosial, informasional, dan emosional kepada karyawan.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa memiliki support system di lingkungan kerja sangat penting karena tidak hanya mendukung kesejahteraan dan kebahagiaan karyawan, tetapi juga mempromosikan kolaborasi, pertumbuhan, dan kesuksesan organisasi secara keseluruhan.

Salah satu cara untuk mendukung karyawan adalah dengan cara memikirkan jenjang karier mereka, sehingga meskipun mereka terbebani oleh pekerjaan, mereka tetap sadar bahwa perusahaan tetap memikirkan perkembangan mereka.

Fitur Talent Management dari Mekari Talenta dapat membantu karyawan membuat perencanaan karier karyawan yang lebih terarah melalui pengembangan karyawan yang lebih strategis dan cerdas.

Ketahui fitur lainnya lebih lanjut dengan berkonsultasi bersama tim sales Mekari Talenta sekarang juga.

Referensi:

How to Form a Workplace Support System

What Is a Support System at Work?

Pertanyaan Seputar Support System di Lingkungan Kerja

Bagaimana cara membangun support system yang sehat di tempat kerja?

Bagaimana cara membangun support system yang sehat di tempat kerja?

Membangun support system yang sehat dimulai dengan komunikasi yang terbuka antar rekan kerja. Karyawan juga perlu saling menghargai dan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman untuk berbagi pendapat. Selain itu, perusahaan dapat mendukung melalui budaya kerja yang positif dan kolaboratif. Kegiatan seperti mentoring atau team building juga dapat memperkuat hubungan antar karyawan. Dengan hubungan kerja yang sehat, karyawan akan merasa lebih didukung secara emosional maupun profesional.

Apa dampak jika karyawan tidak memiliki support system di tempat kerja?

Apa dampak jika karyawan tidak memiliki support system di tempat kerja?

Karyawan yang tidak memiliki support system cenderung lebih mudah merasa stres dan tertekan. Kondisi ini dapat memengaruhi motivasi, produktivitas, hingga kesehatan mental mereka. Selain itu, karyawan juga bisa merasa terisolasi dan kurang nyaman di lingkungan kerja. Dalam jangka panjang, hal ini dapat meningkatkan risiko burnout dan turnover karyawan. Oleh karena itu, keberadaan dukungan sosial di tempat kerja menjadi sangat penting.

Bagaimana perusahaan dapat mengetahui kebutuhan support system karyawan?

Bagaimana perusahaan dapat mengetahui kebutuhan support system karyawan?

Perusahaan dapat mengetahui kebutuhan karyawan melalui survei, evaluasi rutin, atau sesi feedback terbuka. Cara ini membantu HR memahami tantangan yang dihadapi karyawan di lingkungan kerja. Selain itu, perusahaan juga dapat memantau tingkat stres dan keterlibatan karyawan dalam pekerjaan. Data tersebut bisa menjadi dasar untuk membuat program dukungan yang lebih tepat sasaran. Dengan pendekatan yang tepat, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat.

Apakah support system berpengaruh terhadap produktivitas kerja?

Apakah support system berpengaruh terhadap produktivitas kerja?

Support system yang baik dapat membantu meningkatkan produktivitas karyawan secara signifikan. Ketika merasa didukung, karyawan cenderung lebih fokus dan percaya diri dalam bekerja. Selain itu, dukungan dari lingkungan kerja juga membantu mereka menghadapi tekanan pekerjaan dengan lebih baik. Hubungan kerja yang positif dapat mempercepat kolaborasi dan penyelesaian tugas. Hal ini membuat kinerja individu maupun tim menjadi lebih optimal.

Bagaimana peran HR dalam menciptakan support system di perusahaan?

Bagaimana peran HR dalam menciptakan support system di perusahaan?

HR memiliki peran penting dalam membangun budaya kerja yang suportif dan inklusif. Salah satu caranya adalah menyediakan program pengembangan, konseling, atau kegiatan keterlibatan karyawan. HR juga perlu memastikan komunikasi antar tim berjalan dengan baik. Selain itu, HR dapat membantu atasan memahami pentingnya dukungan terhadap anggota tim. Dengan strategi yang tepat, support system dapat meningkatkan kesejahteraan sekaligus retensi karyawan.

Image
Jordhi Farhansyah Penulis
Penulis dengan pengalaman selama sepuluh tahun dalam menghasilkan konten di berbagai bidang dan kini berfokus pada topik seputar human resources (HR) dan dunia bisnis. Dalam kesehariannya, Jordhi juga aktif menekuni fotografi analog sebagai bentuk ekspresi kreatif di luar rutinitas menulis.
Icon

Satu solusi untuk semua kebutuhan HR Anda

Optimalkan pengelolaan operasi HR Anda dengan bantuan solusi terintegrasi dari Mekari Talenta.

WhatsApp Hubungi sales