Administrasi HR 4 min read

Terapkan Strategi Retensi Karyawan Tepat untuk Kurangi Turnover

By Jordhi FarhansyahPublished 27 Sep, 2023 Diperbarui 20 Maret 2024

Bagaimana strategi retensi karyawan yang tepat diterapkan di sebuah perusahaan? Retensi karyawan adalah salah satu hal yang patut menjadi perhatian semua HR di perusahaan.

Ketika angka retensi karyawan rendah, hal tersebut bisa menjadi indikator rendahnya kebijakan perusahaan.

Tentunya hal ini dapat menjadi masalah di berbagai tempat, mulai dari tingkat turnover yang tinggi, rendahnya tingkat kepuasan karyawan, dan juga produktivitas yang menurun.

Lalu bagaimana strategi retensi karyawan yang tepat? Simak penjelasan artikel berikut ini.

Faktor-faktor yang mempengaruhi retensi karyawan

strategi retensi karyawan

Retensi karyawan adalah tantangan penting bagi organisasi karena memiliki karyawan yang berpengalaman dan berkomitmen dapat membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi serta mengurangi biaya rekrutmen dan pelatihan.

Berikut adalah beberapa faktor-faktor yang dapat mempengaruhi retensi karyawan:

Kompensasi dan tunjangan

Gaji yang kompetitif, insentif, dan paket kompensasi yang sesuai dengan pasar adalah faktor penting dalam mempertahankan karyawan. Ketidakpuasan terhadap kompensasi dapat mendorong karyawan mencari kesempatan lain yang lebih menguntungkan secara finansial.

Pengembangan karier

Karyawan yang melihat peluang untuk pertumbuhan karir dalam organisasi cenderung lebih lama tinggal. Ini mencakup peluang promosi, pelatihan dan pengembangan, serta tanggung jawab yang berkembang seiring waktu.

Budaya perusahaan

Budaya kerja yang positif, nilai-nilai yang terintegrasi, dan lingkungan yang mendukung sangat penting. Karyawan yang merasa cocok dengan budaya perusahaan akan lebih termotivasi untuk tetap berada di sana.

Keseimbangan hidup dan fleksibilitas kerja

Memberikan fleksibilitas dalam jadwal kerja, bekerja dari jarak jauh, atau menawarkan program keseimbangan hidup dapat meningkatkan retensi, terutama bagi karyawan yang menghargai kualitas hidup yang seimbang.

Kepemimpinan yang efektif

Kualitas kepemimpinan di tingkat manajerial dan eksekutif dapat berdampak besar pada retensi karyawan. Pemimpin yang mendukung, adil, dan memberikan arahan yang jelas akan cenderung mempertahankan karyawan dengan lebih baik.

Pengakuan dan penghargaan

Pengakuan atas kontribusi dan pencapaian karyawan adalah faktor penting dalam membangun motivasi dan meningkatkan retensi. Karyawan yang merasa dihargai lebih mungkin bertahan.

Pengembangan keterampilan

Karyawan ingin terus berkembang dan belajar. Program pelatihan dan pengembangan yang relevan dan terukur dapat membantu meningkatkan retensi dengan memberikan peluang untuk pertumbuhan.

Setiap organisasi mungkin memiliki kombinasi unik dari faktor-faktor ini yang mempengaruhi retensi karyawan. Oleh karena itu, penting bagi organisasi untuk memahami kebutuhan dan preferensi karyawan mereka dan merancang strategi retensi yang sesuai.

Talenta blog banner

Strategi meningkatkan retensi karyawan

Ketika membuat perencanaan strategi retensi karyawan, salah satu hal yang juga diperlukan adalah berpikir secara out of the box.

Karyawan di perusahaan yang berbeda tentu punya tujuan dan aspirasi yang berbeda-beda. Namun ada hal-hal yang menjadi ekspektasi mereka terhadap perusahaan, misalnya mereka ingin diperlakukan adil, mendapatkan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, lebih bahagia, dan lainnya.

Strategi retensi karyawan bekerja untuk menghadapi hal-hal tersebut. Namun sebagai perusahaan yang berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan karyawannya, Anda perlu melakukan usaha yang lebih dari sekadar bare minimum.

Untuk itulah, beberapa strategi ini bisa Anda lakukan.

13 contoh strategi terbaik untuk meningkatkan retensi karyawan

Berikut adalah penjelasan masing-masing strategi untuk meningkatkan retensi karyawan:

Menyelenggarakan onboarding berkualitas tinggi

Onboarding yang baik membantu karyawan baru merasa diterima dan terhubung dengan perusahaan sejak awal. Hal ini dapat membantu mengurangi tingkat perpindahan karyawan baru yang cepat.

Menawarkan kompensasi dan tunjangan sesuai pasar

Gaji dan tunjangan yang kompetitif adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi keputusan karyawan untuk tetap di perusahaan. Menawarkan paket kompensasi yang sesuai dengan nilai pasar dapat meningkatkan retensi.

Berkomunikasi efektif mengenai nilai-nilai perusahaan

Memastikan bahwa karyawan memahami dan merasa terhubung dengan nilai-nilai dan budaya perusahaan dapat membuat mereka merasa lebih terikat dengan perusahaan dan lebih mungkin untuk tinggal.

Membuat SOP yang jelas untuk alur kerja

Standard operating procedures (SOP) yang jelas membantu karyawan memahami tugas dan tanggung jawab mereka dengan baik. Hal ini tentu dapat mengurangi kebingungan dan dapat meningkatkan kepuasan kerja.

Menerapkan sistem reward dan punishment yang adil

Sistem penghargaan dan hukuman yang adil memberikan insentif bagi karyawan untuk melakukan pekerjaan dengan baik dan menghindari perilaku yang tidak diinginkan.

Mendorong kolaborasi dalam tim

Menciptakan lingkungan kerja yang mendorong kolaborasi dan kerjasama antar-karyawan dapat meningkatkan ikatan sosial mereka dengan perusahaan, membuat mereka lebih cenderung untuk tinggal.

Mempertahankan platform khusus untuk umpan balik karyawan

Memberikan karyawan platform untuk memberikan umpan balik, seperti survei atau pertemuan berkala, dapat membantu organisasi memahami kebutuhan dan masalah karyawan, serta memberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan yang diperlukan.

Mengembangkan keterampilan karyawan melalui pelatihan

Memberikan pelatihan dan pengembangan kepada karyawan dapat membantu mereka merasa dihargai dan memberikan peluang untuk pertumbuhan karier, yang dapat meningkatkan retensi.

Membuka fleksibilitas kerja untuk mencapai keseimbangan hidup yang lebih baik

Fleksibilitas kerja, seperti kerja jarak jauh atau jadwal kerja yang lebih fleksibel, dapat membantu karyawan mencapai keseimbangan hidup yang lebih baik. Ini adalah faktor penting dalam mempertahankan karyawan yang lebih produktif dan bahagia.

Berbagi keuntungan perusahaan dengan karyawan

Program berbagi keuntungan, seperti saham atau bonus berdasarkan kinerja perusahaan, dapat memberikan insentif finansial kepada karyawan untuk tetap berkontribusi secara positif pada perusahaan.

Menyerahkan tanggung jawab yang lebih besar

Memberikan karyawan tanggung jawab yang lebih besar dan lebih banyak otonomi dalam pekerjaan mereka dapat meningkatkan rasa kepemilikan dan kepuasan kerja, yang berpotensi meningkatkan retensi.

Mendorong para pemimpin untuk memberikan contoh terbaik

Pemimpin yang memberikan contoh terbaik dalam perilaku dan budaya kerja yang diinginkan dapat memotivasi karyawan dan menciptakan lingkungan positif di tempat kerja.

Hal ini dapat membuat karyawan semakin betah di tempat kerja sehingga dapat meningkatkan retensi karyawan.

Menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan produktif

Menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, aman, dan produktif dapat meningkatkan kepuasan karyawan dan membuat mereka merasa senang bekerja di perusahaan.

Ketika organisasi menerapkan sejumlah kombinasi strategi ini, mereka dapat menciptakan lingkungan di mana karyawan merasa dihargai, terhubung dengan tujuan perusahaan, dan memiliki peluang untuk tumbuh dan berkembang, yang semuanya berkontribusi pada retensi yang lebih baik.

Itulah tadi beberapa strategi untuk meningkatkan retensi karyawan. Pada dasarnya, beberapa strategi ini penting karena retensi karyawan perlu dijaga agar karyawan merasa lebih bahagia, lebih produktif, sekaligus membuat mereka lebih nyama di tempat kerja.

Untuk membantu HR dalam membuat strategi yang efektif, Anda bisa memanfaatkan software HRIS Mekari Talenta yang memiliki berbagai fitur untuk menyederhanakan proses kerja HR.

Salah satunya adalah Talent Development di mana lewat fitur ini, Anda dapat membuat strategi pengembangan karier karyawan yang lebih efektif. Misalnya, membuat succession plan untuk merencanakan suksesor di berbagai posisi manajerial yang strategis.

Jika Anda tertarik menggunakan Mekari Talenta, Anda bisa berkonsultasi bersama tim kami dan mencoba demo aplikasinya langsung sekarang juga.

Image
Jordhi Farhansyah
Penulis yang selama 2 tahun terakhir fokus memproduksi konten seputar HR dan bisnis. Selain menulis, sehari-hari Jordhi juga aktif merawat hobinya di bidang fotografi analog.