Metode SMART, Pengenalan untuk Pencapaian Target

By RisnaPublished 23 Apr, 2023 Diperbarui 03 Januari 2024

Apa itu metode SMART? Pernahkah Anda berada di posisi layaknya Project Manager yang sedang merencanakan target pencapaian proyek kerja bersama tim Anda?

Jika iya, tentu Anda paham bahwa  sebuah proyek tidak akan terlaksana tanpa adanya target pencapaian. Namun untuk mencapainya, tentu saja tidak bisa asal bertindak.

Dibutuhkan deskripsi kerja yang jelas sehingga target dapat dicapai tepat sasaran.

Dalam perjalanan mencapai target kerja, sering muncul hambatan sehingga dibutuhkan juga strategi khusus untuk menyelesaikannya.

Dikenal dengan nama metode SMART, adalah sebuah metode yang digunakan untuk menentukan target atau tujuan pencapaian sesuatu.

Pernah dengar istilah metode SMART? Simak penjelasannya berikut ini!

Apa Itu Metode SMART?

SMART adalah singkatan dari kata Specific, Measurable, Attainable, Relevant, dan Time-bound. Pada tahun 1981, George T. Duran memperkenalkan istilah ini untuk merancang tujuan perusahaan tempatnya bekerja.

Metode SMART adalah singkatan dari kata Specific, Measurable, Attainable, Relevant, dan Time-bound.

Seiring berjalannya waktu, metode ini diadopsi oleh banyak orang karena sudah terbukti praktis dan mudah bagi siapa saja.

1. Specific (Spesifik)

Target pencapaian proyek harus dibuat jelas dan spesifik. Ini bertujuan agar Anda tidak kehilangan fokus di tengah jalan.

Cara sederhana untuk membuat target Anda lebih spesifik adalah dengan pertanyaan 5W (What, Why, Who, Where, Which)

  • What: Apa yang ingin Anda capai?
  • Why: Mengapa target Anda begitu penting? Tentukan alasan yang jelas
  • Who: Siapa saja yang terlibat dalam pencapaian target?
  • Where: Di mana lokasi yang digunakan untuk mencapai target?
  • Which: Sumber daya apa yang ingin dilibatkan?

Dengan menjawab kelima pertanyaan di atas, maka akan membantu membuat target Anda menjadi lebih spesifik dan terukur.

Baca juga: Apa Saja Dampak Positif Adanya Deadline dan Target Kerja?

2. Measurable (Terukur)

Target yang terukur akan membuat Anda lebih termotivasi untuk menyelesaikan pencapaian tujuan dengan menggunakan metode SMART.

Contoh target yang terukur adalah misalnya Anda ingin menyelesaikan 3 tugas dalam satu hari sehingga dalam satu bulan bisa menghasilkan 45 tugas.

Konsep measurable ini berkaitan erat dengan key performance indicator (KPI).

Untuk mempermudah pengukurannya, pastikan bahwa target Anda dapat menjawab pertanyaan berikut ini:

  • Berapa jumlah yang dapat diselesaikan sesuai deadline?
  • Berapa jumlah kesalahan selama pelaksanaan tugas?
  • Berapa jumlah pendapatan perusahaan?
  • Bagaimana Anda bisa tahu bahwa target telah tercapai?

Proses HR jadi lebih cepat dengan software HR terautomasi Mekari Talenta.

3. Achievable (Dapat Diraih)

Selain terukur, target yang dibuat juga harus realistis. Artinya, Anda boleh membuat target setinggi mungkin, namun pastikan benar-benar dapat meraihnya.

Coba jawab beberapa pertanyaan ini untuk memastikan bahwa target Anda dapat tercapai dengan baik atau tidak dengan menggunakan metode SMART:

Apa saja usaha Anda dalam mencapai target?

Seberapa besar peluang target Anda bisa tercapai, jika dilihat dari hambatan yang ada?

Untuk menjawabnya, Anda bisa menggunakan data kinerja perusahaan dalam tiga tahun terakhir.

Bandingkan juga dengan data perusahaan/industri yang sama di negara lain.

Data yang terakhir adalah proyeksi pertumbuhan ekonomi makro dan prospek pertumbuhan bisnis dalam negeri.

4. Relevant (Relevan)

Anda perlu untuk melakukan hal-hal yang relevan dengan bisnis Anda saat ini.

Artinya, apa saja yang sudah Anda lakukan untuk mendukung target Anda dalam bentuk usaha, misalnya mengikuti pelatihan atau kursus yang sesuai dengan kompetensi target.

Kedua, dalam bentuk waktu, misalnya apakah Anda sudah melakukan pelatihan atau kursus di waktu yang tepat? 

Beberapa pertanyaan yang membantu Anda dalam memastikan bahwa target Anda sudah relevan sesuai metode SMART:

Apakah SDM yang Anda pilih adalah orang yang tepat untuk menyelesaikan target?

Apa saja usaha Anda dalam mencapai target dan dapat diaplikasikan di lingkungan sosial ekonomi saat ini?

5. Time-Bound (Jangka Waktu)

Waktu adalah hal yang sangat penting dipikirkan untuk mencapai target Anda.

Tanpa ada waktu, proyek Anda tidak akan pernah selesai.

Perhatikan rentang waktu dalam menyelesaikan pekerjaan dan pikirkan apa saja yang bisa Anda lakukan selama rentang waktu yang ditentukan.

Contoh Strategi Dalam Mencapai Target Kerja / Meningkatkan Kinerja Gunakan Metode SMART ( Specific, Measurable, Attainable, Relevant, dan Time-bound )

Contoh Strategi Dalam Mencapai Target Kerja / Meningkatkan Kinerja Gunakan Metode SMART ( Specific, Measurable, Attainable, Relevant, dan Time-bound )

Mencapai target kinerja yang baik membutuhkan strategi yang terukur dan dapat diukur.

Salah satu metode yang dapat digunakan adalah metode SMART.

Metode ini terdiri dari lima komponen yang harus diikuti agar target kinerja dapat dicapai secara efektif.

Berikut ini adalah penjelasan tentang setiap komponen dalam metode SMART:

Specific (Spesifik) Tujuan atau target kinerja yang ingin dicapai harus jelas dan spesifik.

Hal ini berarti bahwa target kinerja harus dijelaskan dengan detail dan tidak ambigu. Misalnya, bukan hanya menyatakan “mencapai penjualan yang lebih baik”, namun harus dijelaskan dengan lebih spesifik seperti “meningkatkan penjualan sebesar 20% pada kuartal kedua”.

Measurable (Terukur) Setiap target kinerja yang ditetapkan dengan metode SMART harus dapat diukur.

Ini berarti bahwa tujuan yang ingin dicapai harus dapat diukur dengan menggunakan data atau angka yang terukur. Contohnya, jika tujuan adalah “meningkatkan kepuasan pelanggan”, maka harus ada ukuran yang spesifik, seperti “meningkatkan rating kepuasan pelanggan dari 80 menjadi 90 dalam setahun”.

Attainable (Dapat Dicapai) Tujuan atau target kinerja harus realistis dan dapat dicapai.

Dalam menetapkan target, harus dipertimbangkan sumber daya yang tersedia, kemampuan tim, dan lingkungan kerja. Target yang tidak dapat dicapai hanya akan menjadi sumber frustrasi dan kekecewaan.

Relevant (Relevan) Tujuan atau target kinerja harus relevan dengan visi dan misi perusahaan.

Setiap target kinerja harus berkaitan dengan strategi bisnis perusahaan dan mendukung pencapaian tujuan jangka panjang.

Time-bound (Berbatas Waktu) Setiap target kinerja harus memiliki batas waktu yang jelas.

Dalam menetapkan target, harus ditentukan kapan target harus dicapai. Hal ini akan membantu untuk memfokuskan tim pada tujuan dan memotivasi mereka untuk mencapai target kinerja tepat waktu.

Dengan menerapkan metode SMART dalam menetapkan target kinerja, perusahaan dapat memastikan bahwa setiap target yang ditetapkan terukur dan dapat dicapai, relevan dengan strategi bisnis perusahaan, dan memiliki batas waktu yang jelas.

Hal ini akan membantu perusahaan untuk mencapai tujuan dan meningkatkan kinerja secara efektif.

Cara Mencapai Target Kerja Dengan Metode Smart Lebih Mudah Dengan Mekari Talenta

Cara Mencapai Target Kerja Dengan Metode Smart Lebih Mudah Dengan Mekari Talenta

 

Bicara soal waktu, kini telah hadir aplikasi absensi online bernama Mekari Talenta yang tentu akan mempersingkat waktu absensi menjadi lebih efektif dan efisien.

Mewujudkan target kerja memang tidak mudah. Banyak hambatan yang harus diselesaikan selama proses pengerjaan.

Namun, bersama tim yang solid dan metode yang tepat, tidak ada yang tidak mungkin untuk dikerjakan. 

Untuk memudahkan Anda menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, solusinya adalah dengan menggunakan software HR.

Mekari Talenta adalah software HR terbaik dan terpercaya di Indonesia.

Dengan fitur Time Management di Aplikasi Mekari Talenta, akan memudahkan Anda mengatur tim dan pekerjaan hingga tercapainya target dengan memanfaatkan metode SMART. 

Tertarik untuk mencoba Talenta? Isi formulir ini untuk jadwalkan demo Talenta dengan sales kami dan konsultasikan masalah HR Anda kepada kami.

Risna