Pentingkah Software Payroll Bagi Perusahaan di Industri 4.0?

Pentingkah Software Payroll Bagi Perusahaan di Industri 4.0?

Teknologi saat ini bukan hanya menjadi tren, namun juga kebutuh bagi kehidupan sehari-hari. Di Indonesia, sudah sejak tahun 2018 digaungkan mengenai industri 4.0 dimana Indonesia diharapkan mampu bersaing di tengah era digital saat ini. Bukan hanya personal, banyak perusahaan yang juga memanfaatkan teknologi seperti penggunaan software payroll pada perusahaan dalam mengatur sistem gaji karyawannya.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai software payroll pada perusahaan dan manfaatnya terhadap perusahaan, pada artikel ini juga akan dibahas mengenai makna dari industri 4.0 itu sendiri.

Apa Yang Dimaksud Dengan Revolusi Industri 4.0?

Menurut Prasetyo dan Sutopo (2018) Industri 4.0 dapat diartikan sebagai era industri dimana seluruh entitas yang ada di dalamnya dapat saling berkomunikasi secara real time kapan saja dengan berlandaskan pemanfaatan teknologi internet dan CPS (Cyber Physical System) guna mencapai tujuan tercapainya kreasi nilai baru ataupun optimasi nilai yang sudah ada dari setiap proses di industri.

Dengan bantuan teknologi informasi yang dapat memudahkan komunikasi antara satu orang dengan orang lain, maka revolusi industri 4.0 ini dapat terjadi. Khususnya di Indonesia dimana terdapat 175,4 juta pengguna internet pada tahun 2020 berdasarkan pada laporan We Are Social yang dikutip dari website detiknet.

Berdasarkan data tersebut, terdapat kenaikan sejumlah 25 juta pengguna internet di Indonesia atau meningkat sebanyak 17% dari tahun 2019. Hal ini berarti terdapat 64% masyarakat Indonesia yang memiliki akses kepada informasi yang ada pada internet, lalu bagaimana langkah pemerintah dalam menghadapi industri 4.0?

Tidak hanya industri keseluruhan, HR pun perlu mempersiapkan tren HR di era 4.0. Pelajari selengkapnya pada ebook Wajah Baru Strategi HR di Era Industri 4.0 yang dapat Anda unduh gratis

Apa Saja Langkah Pemerintah Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0?

Pemerintah Indonesia sadar betul potensi yang sangat mungkin hadir dengan jumlah pengguna internet ini, oleh karena itu pada Kamis (26/04) 2018 lalu Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto menyampaikan 10 (sepuluh) langkah yang akan diambil pemerintah dalam menghadapi revolusi industri 4.0 seperti yang dikutip dari website Kementrian Perindustrian Republik Indonesia.

10 (sepuluh) langkah tersebut antara lain:

  • Perbaikan alur aliran barang dan material
  • Mendesain ulang zona industri
  • Mengakomodasi standar-standar keberlanjutan
  • Memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)
  • Membangun infrastruktur digital nasional
  • Menarik minat investasi asing
  • Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)
  • Membangun ekosistem inovasi
  • Insentif untuk investasi teknologi
  • Harmonisasi aturan dan kebijakan untuk mendukung daya saing industri dan memastikan koordinasi pembuatan kebijakan yang erat dengan kementerian dan lembaga terkait dengan pemerintah daerah

Kesepuluh langkah ini dianggap mampu untuk membuka jalan bagi industri manufaktur nasional untuk bisa berdaya saing global pada revolusi industri 4.0 saat ini, karena itu pemerintah optimis bahwa pada tahun 2050 Indonesia akan mampu menembus peringkat keempat sebagai negara dengan perekonomian terbesar.

Pentingkah Software Payroll Pada Revolusi Industri 4.0?

Beberapa hal yang disinggung dalam 10 (sepuluh) langkah pemerintah dalam menghadapi industri 4.0 adalah insentif untuk investasi teknologi dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimana pada konteks perusahaan adalah karyawannya, SDM atau karyawan merupakan salah satu pilar penting dalam berdirinya suatu perusahaan dan dengan teknologi maka pengelolaan SDM menjadi lebih efektif dan efisien.

Kinerja karyawan, merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan perusahaan. Oleh karena itu, terdapat manajemen SDM yang salah satu fungsinya adalah kompensasi (compensation) yaitu pemberian balas jasa langsung atau tidak langsung kepada karyawan sebagai imbalan jasa yang telah diberikan karyawan kepada perusahaan.

Baca juga: 7 Software Payroll Berbayar yang Bisa Anda Coba Gratis!

Fungsi kompensasi ini berkaitan erat dengan payroll, yang secara umum dapat diartikan sebagai sebuah sistem penggajian perusahaan. Pada penelitian yang dilakukan oleh Hasana (2018) mengenai ‘Pengaruh Upah dan Hubungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Pelabuhan Indonesia II’ menunjukkan bahwa upah/gaji karyawan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja.

Pentingnya penerapan teknologi dalam sistem payroll menjadi salah satu konsep yang mulai diperhatikan. Bila sebelumnya sistem payroll dilakukan secara manual oleh tim HR dengan prosedur dari pencatatan daftar hadir hingga sampai pada pembayaran gaji karyawan sehingga memakan banyak waktu dan tidak efektif, maka saat ini terdapat software payroll yang bisa mengefektifkan pekerjaan tersebut.

Talenta merupakan software payroll dengan fitur integrasi online dari daftar kehadiran karyawan hingga kepada proses penggajian yang dilakukan secara otomatis sehingga meminimalisir adanya human error dalam pembayaran gaji dan mengefektifkan kerja tim HR.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa software payroll yang mumpuni akan sangat dibutuhkan oleh perusahaan pada revolusi industri 4.0 saat ini, karena industri 4.0 menuntut kecepatan namun juga keefektifan pada pekerjaan. Dengan software payroll Talenta, tim HR dimungkinkan untuk mengerjakan sistem payroll dengan lebih efektif dan efisien.Untuk lebih memahami mengenai software payroll Talenta, cari tahu selengkapnya mengenai produk Talenta di website Talenta atau isi formulir berikut ini untuk mencoba demo gratis Talenta secara langsung.


PUBLISHED22 May 2020
Sely
Sely