Semua profesi, termasuk freelancer dituntut untuk melek terhadap pajak. Karena pajak tidak hanya berlaku bagi para karyawan biasa saja. Terkait pajak freelancer, hal ini bergantung dari kondisi dan jenis pekerjaannya. Freelancer memiliki definisi yang cukup luas, tergantung dari perspektif Anda dalam melihat profesi tersebut. Simak ulasan lengkap tentang apa saja jenis pekerjaan freelancer yang terkena pajak, dan bagaimana cara menghitung PPh 21 freelancer di bawah ini.

Baca juga: Ketahui Metode Penghitungan Pajak PPh 21 secara Mix

 

Jenis Pekerjaan Freelancer yang Terkena Pajak

Di dalam dunia pajak, seorang karyawan freelance tetap dianggap mempunyai pekerjaan walaupun statusnya tidak terikat pada perusahaan atau institusi tertentu. Kenapa dianggap mempunyai pekerjaan, karena pada dasarnya seorang freelancer menghasilkan uang dari pekerjaan yang dilakukannya. Oleh karena itu pula, karyawan freelance tetap dikenakan pajak dan wajib untuk melaporkan pajak setiap tahunnya.

Ada beberapa jenis pekerjaan freelancer yang dapat dikenai pajak, di antaranya adalah peneliti, pengarang, dan penerjemah, seorang pengawas, agen asuransi, olahragawan, agensi periklanan, perantara, tenaga ahli seperti notaris, pengacara dan lainnya, pengajar, artis, MLM, dan lain sebagainya.

Dunia pajak mengartikan bahwa freelancer dianggap sebagai individu yang bekerja namun tidak terikat pada perusahaan tertentu atau pihak lainnya. Seorang freelancer merupakan seorang pekerja yang bebas saat melakukan pekerjaannya.

 

Ketentuan PPh 21 bagi Freelancer

Pajak bagi para freelancer diatur secara langsung oleh pemerintah pusat. Pelaksanaan PPh 21 untuk freelancer harus dilakukan sesuai dengan beberapa poin berikut ini:

  1. PPh 21 tidak akan dikenakan kepada freelancer apabila penghasilannya belum mencapai angka Rp 450 ribu per hari.
  2. Apabila penghasilan freelancer sudah melebihi Rp 450 ribu per hari, maka pemotongan pajak yang dikenakan akan dikurangi secara langsung dari penghasilan bruto.
  3. Apabila seorang freelancer mempunyai penghasilan dalam 1 bulan lebih dari Rp 4,5 juta, maka pengenaan pajaknya akan dikurangi dari penghasilan brutonya.
  4. Sementara, untuk Penghasilan Tidak Kena Pajak atau PTHP per hari akan menjadi dasar untuk menetapkan PTKP sebenarnya dengan besar angka mencapai Rp 54 juta dan dibagi langsung 360 per hari.

 

Cara Menghitung PPh 21 Karyawan Freelance

Seorang karyawan freelance mendapatkan penghasilan per hari sebesar Rp 300 ribu. Bagaimana perhitungan pajak karyawan tersebut?

  • Penghasilan harian sebesar Rp 300.000,-
  • Batas penghasilan harian sebesar Rp 450.000,-
  • Penghasilan kena pajak harian adalah 0
  • PPh 21 yang dipotong atas penghasilan harian adalah 0

Lalu bagaimana cara menghitung PPh 21 karyawan tersebut jika ternyata jumlah kumulatif penghasilannya sudah mencapai Rp 4,5 juta per bulan?

  • Penghasilan sampai dengan hari ke-23 adalah Rp 300.000 x 23 = Rp 6.900.000,-
  • PTKP adalah sebesar  23 x (Rp 54 juta / 360) = Rp 3.450.000,-
  • Penghasilan kena pajak adalah sebesar Rp 6.900.000 – Rp 3.450.000 = Rp 3.450.000,-
  • PPh 21 terutang hari ke-23 = (Rp 3.450.000 x 5%) = Rp 172.500,-

Berdasarkan perhitungan di atas, berarti pada hari ke-23, penghasilan bersih setelah dipotong PPh 21 yang akan diperoleh freelancer tersebut adalah  sebesar Rp 300.000 – Rp 172.500 = Rp 127.500,-.

Baca juga: Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP), Kategori dan Besaran Tarifnya

 

Apabila seorang freelancer memiliki penghasilan yang belum mencapai angka Rp 450 ribu per hari, itu berarti freelancer tersebut belum menjadi Wajib Pajak yang diharuskan menghitung PPh 21 dan membayarnya. Hal tersebut sudah jelas dicantumkan di dalam Peraturan Menteri Keuangan mengenai PPh 21 pada tahun 2016. Perhitungan pajak karyawan memang cukup rumit, apalagi jika Anda kurang memiliki pengetahuan tentang perpajakan.

Namun bagi perusahaan berskala kecil maupun besar, penggunaan software HR dan payroll seperti Talenta tentu saja akan sangat memudahkan dan menguntungkan. Bagaimana tidak, dengan software Talenta PPh 21 karyawan dapat dipotong secara otomatis melalui sistem saat proses penggajian. Talenta juga dilengkapi fitur lain yang canggih dan mudah digunakan.

 

Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda?

Miliki sistem HR tepercaya dengan mencoba Talenta sekarang! Ikuti 3 cara berikut tanpa rasa khawatir untuk mendapatkan sistem HR yang lebih mudah:

Jadwalkan Demo 1:1

Undang kami untuk datang ke kantor Anda dan berdiskusi lebih lanjut tentang Talenta.

Ikuti Demo

Ikuti Workshop Talenta

Datang dan bergabung di workshop untuk ketahui lebih lanjut tentang Talenta.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba akun demo langsung dan temukan bagaimana Talenta dapat membantu Anda.

Coba Gratis
loading
Suka dengan Artikelnya?Talenta punya lebih banyak buat kamu!

Dapatkan konten premium mulai dari artikel, ebook, case study, white papers, infographic dengan berlangganan sekarang!

Suka dengan artikelnya?Dapatkan artikel HR premium langsung di email Anda!

Jadilah orang pertama yang akan mendapatkan artikel premium mulai dari study case, infographic, ebook, hingga white paper.