Key Performance Indicator (KPI) merupakan bagian penting bagi kemajuan perusahaan. Dengan adanya KPI karyawan, perusahaan dapat mengukur dan mengetahui capaian performa kinerjanya. Apakah sudah sesuai dengan target, kurang, atau malah belum sama sekali. Khususnya yang menyangkut kinerja karyawan. Oleh sebab itu, sebagai pemimpin perusahaan, Anda harus memiliki beberapa indikator untuk melakukan penilaian.
Tentu tiap perusahaan memiliki indikator yang berbeda dalam menentukan KPI karyawan. Hal tersebut tergantung dari kebutuhan dan target yang hendak dicapai. Dalam menentukan indikator KPI karyawan ini memang diperlukan persiapan matang. Mulai data dan informasi perusahaan termasuk karyawan dari HRD, menentukan target, hingga meninjau dan mengatur karyawan. Hal ini bisa berlaku baik untuk jangka pendek, menengah ,maupun jangka panjang.
Bila Anda merupakan leader maupun CEO, maka sebaiknya Anda perlu ketahui lima KPI perusahaan untuk meninjau kinerja karyawan sebagai berikut.

Mengetahui kinerja karyawan melalui platform digital

Mengisi data tentang ulasan kinerja karyawan secara konvensional bisa menghabiskan waktu. Karena itulah pihak HRD terkadang merasa tidak efektif dengan cara ini. Selain banyaknya data yang akan dimasukkan, waktu yang diperlukan juga akan terlalu lama. Dalam menghadapi masalah ini, sebagai pemimpin perusahaan sebaiknya Anda menggunakan platform digital untuk mengetahui kinerja karyawan di kantor.
Aplikasi yang dapat Anda gunakan cukup beragam pilihannya, salah satunya seperti Talenta. Dari situ Anda bisa melihat data dan direktori karyawan secara praktis dan efisien. Semisalnya saja, Anda bisa melihat siapa saja karyawan yang tidak hadir di kantor pada suatu hari, cuti, ataupun sakit.
Tidak hanya bagi pemimpin perusahaan, dengan menggunakan platform digital, karyawan juga bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal melalui satu aplikasi. Misalnya seperti mengisi absen, mengajukan cuti, dan sebagainya. Dengan begitu, waktu Anda akan terpakai secara maksimal.

Mengoptimalkan proses kerja HR

Keuntungan yang bisa Anda peroleh saat meninggalkan cara lama ke ranah digital adalah memangkas waktu yang diperlukan oleh HR untuk mengelola, memproses, dan mengumumkan hasil kinerja karyawan. Semisalnya saja, memasukkan data secara manual memakan waktu dua bulan, sedangkan bila menggunakan aplikasi berubah menjadi lebih cepat dua minggu.
Nah, jika tujuan jangka panjang perusahaan Anda adalah untuk meningkatkan produktivitas, menghemat waktu akan berdampak besar pada hasil kinerja. Khususnya dalam mengurangi jam lembur dan bisa menghemat pengeluaran. Untuk menghitung berapa besaran waktu yang dapat dihemat, adapun rumusnya sebagai berikut:
(Rata-rata waktu yang diperlukan dengan cara lama) – (Rata-rata waktu yang diperlukan dengan proses baru) = Waktu yang dihemat

Saling bertukar pikiran dengan tim di perusahaan

Indikator KPI perusahaan berikutnya untuk meninjau kinerja karyawan adalah dengan saling bertukar pikiran antar tim atau divisi. Di sini seorang pemimpin perusahaan atau seorang manajer merupakan kunci untuk menggerakkan kebiasaan baru. Dari kebiasaan baru seperti saling diskusi ini, manajer akan mendapatkan gambaran apa saja yang menjadi faktor yang menghambat kinerja dan sebagainya.
Diskusi dan bertukar pikiran dengan para karyawan juga penting untuk membentuk sebuah tujuan dalam tim. Setelah tim membentuk tujuan, selanjutnya adalah mengevaluasi kinerja. Masukan dan feedback antar tim, karyawan, serta manajer sangat diperlukan untuk menentukan langkah kedepannya. Paling tidak, Anda bisa melakukan sesi sharing atau bertukar pikiran tiap dua minggu sekali.
Bila Anda ingin efisien tanpa harus bertatap muka langsung, aplikasi untuk mengevaluasi kerja karyawan tersebut bisa Anda maksimalkan. Namun, sebelumnya Anda harus membuat agenda terlebih dahulu di aplikasi tersebut jauh-jauh hari agar para karyawan maupun divisi HR dapat mempersiapkan diri.

Meningkatkan kualitas dalam merespon feedback

Menjawab dan menanggapi masukan dari karyawan adalah hal yang tak kalah penting bagi seorang pemimpin perusahaan. Survei yang dilakukan oleh Trinet and Wakefield, sebanyak 59% karyawan mengeluh bila manajer tidak siap atau terlalu lama menanggapi masukan dari karyawan. Hal seperti inilah yang seharusnya lebih baik dihindari oleh para pemimpin perusahaan.
Untuk mengukur efektivitas kinerja, Anda juga bisa membuat sebuah survei untuk karyawan mengenai tingkat kepuasan jawaban pemimpin perusahaan atas masukan, berapa sering menjawab, dan sebagainya. Dengan begitu, Anda akan terlatih secara tanggap dalam menerima dan menjawab masukan yang ada.
 
Demi perkembangan perusahaan, karyawan juga harus ikut berkembang. Hal ini bisa dilakukan salah satunya dengan meninjau kinerja mereka. Di sinilah KPI karyawan dibutuhkan sehingga Anda memiliki patokan dan target yang jelas. Nah, agar KPI bisa tercapai, Anda dapat memanfaatkan bantuan software HR seperti Talenta yang mampu menangani berbagai fungsi administrasi HR secara praktis, mulai dari absensi, payroll, bahkan hingga rekrutmen.

Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda?

Miliki sistem HR tepercaya dengan mencoba Talenta sekarang! Ikuti 3 cara berikut tanpa rasa khawatir untuk mendapatkan sistem HR yang lebih mudah:

Jadwalkan Demo 1:1

Undang kami untuk datang ke kantor Anda dan berdiskusi lebih lanjut tentang Talenta.

Ikuti Demo

Ikuti Workshop Talenta

Datang dan bergabung di workshop untuk ketahui lebih lanjut tentang Talenta.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba akun demo langsung dan temukan bagaimana Talenta dapat membantu Anda.

Coba Gratis
loading
Suka dengan artikelnya?Dapatkan artikel HR premium langsung di email Anda!

Jadilah orang pertama yang akan mendapatkan artikel premium mulai dari study case, infographic, ebook, hingga white paper.