Pengembangan Industri Manufaktur Melalui Komputerisasi

Pengembangan Industri Manufaktur Melalui Komputerisasi

Pada era globalisasi, persaingan bisnis menjadi semakin ketat sehingga pengembangan suatu perusahaan melalui komputerisasi dianggap menjadi pilihan tepat. Setiap perbaikan dalam proses industri sebuah perusahaan terus diperlihatkan dan menunjukkan kemajuan yang signifikan. Tak terkecuali industri manufaktur. Komputerisasi dalam sistem industri manufaktur  dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi perusahaan itu sendiri. Salah satunya yang sedang berkembang yaitu sistem informasi enterprise resource planning (ERP). Bagaimana pun sebagai perusahaan manufaktur, Anda perlu memahami secara komprehensif bagaimana penerapan ERP system di perusahaan. 

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

Apa Itu Komputerisasi?

Komputerisasi adalah perubahan mekanisme dalam pengolahan data dari manual menjadi digital. Pengolahan data secara manual dianggap terlalu lamban dan tidak efektif untuk mendongkrak target perusahaan. Berbeda halnya dengan pengolahan data secara digital, segala bidang pekerjaan menemukan solusi untuk kemudahan dan peningkatan kualitas kerja.

Dalam melakukan komputerisasi, perusahaan manufaktur membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang memahami komputerisasi itu sendiri, sedangkan media yang digunakan yaitu dengan dengan komputer. Sebuah alat yang membantu SDM serta meningkatkan efektivitas dalam setiap pekerjaan manusia itu sendiri. 

Komputerisasi Melalui ERP dalam Industri Manufaktur

Sistem ERP terbukti mampu menyederhanakan operasional, meningkatkan efisiensi serta menghemat anggaran industri manufaktur. Lalu apa itu ERP? ERP adalah sistem dan software yang digunakan oleh perusahaan industri manufaktur untuk mengelola kegiatan perusahaan seperti pengelolaan keuangan, pengadaan barang, produksi, proyek, pengelolaan SDM dan lain-lain. Sistem ERP ini dapat memfasilitasi perusahaan manufaktur dengan informasi yang akurat dan real-time sehingga nantinya akan membuat keputusan bisnis yang baik didasarkan atas data yang didapatkan.

Sistem ERP ini juga sangat banyak memiliki manfaat bagi industri manufaktur. Diantaranya, sebagai berikut :

  • Penyimpanan Data yang Aman

Penyimpanan data industri dengan bentuk kertas sangatlah tidak aman, tidak efisien dan membuang-buang anggaran. Kertas selain mudah rusak juga mudah hilang. Begitu pun jika Anda menyimpannya dengan menggunakan flash disk atau hard disk, tidak ada yang bisa menjamin keamanan data di dalamnya, terlebih jika banyak orang yang dapat menggunakannya. Penerapan sistem ERP pada industri manufaktur, membuat perusahaan dapat memberikan akses untuk karyawan yang memang bekerja untuk mengelola data di mana saja dan kapan saja. 

  • Pengelolaan Inventaris secara Keseluruhan

Penggunaan sistem ERP dalam industri manufaktur juga membuat perusahaan dapat memantau stok persediaan barang. Sehingga perusahaan dapat melihat produk mana yang menjadi banyak target pasar dan mana yang kurang diminati pasar.

  • Penyediaan Laporan Lengkap dan Akurat

Sistem ERP juga membuat industri manufaktur mendapat data lengkap tentang karyawannya. Bagaimana pekerjaan mereka, produktivitas, efektivitas serta efisiensi dari setiap kinerja karyawan di perusahaan manufaktur itu sendiri. 

Kapan Perusahaan Industri Manufaktur Perlu Menerapkan Komputerisasi dengan Sistem ERP?

Memang, setiap perusahaan memiliki tantangan yang berbeda. Jangankan berbeda jenis industri, dengan sama-sama bergerak di industri manufaktur saja bisa memiliki tantangan yang berbeda pula. Lalu, adakah parameter pasti yang menunjukkan bahwa perusahaan perlu menggunakan ERP? Tidak ada. Namun, Anda dapat mempertimbangkan dan memikirkan untuk mengkomputerisasi perusahaan Anda dengan sistem ERP jika terjadi hal-hal seperti :

  1. Karyawan memakan banyak waktu dalam melakukan pekerjaan yang seharusnya sudah dapat dikerjakan secara digital menggunakan komputer.
  2. Karyawan dan Anda memiliki akses yang lambat ketika membutuhkan data tertentu untuk mengambil keputusan.
  3. Perusahaan Anda sudah bergerak dan memiliki cabang ke berbagai wilayah di seluruh Indonesia.
  4. Perusahaan sudah memanfaatkan komputerisasi tetapi aplikasi sangat banyak, lalu berbagai aplikasi tersebut juga tidak terhubung satu sama lain.

Baca juga : Mengenal Perusahaan Industri Manufaktur

Contoh Penerapan Komputerisasi dengan Sistem ERP pada Industri Manufaktur

Anda telah memahami apa itu komputerisasi, juga penerapannya dengan menggunakan sistem ERP dalam perusahaan industri manufaktur. Ketika Anda sudah mengetahui hal tersebut, Anda juga sudah mengetahui kapan perusahaan harus mulai menggunakan komputerisasi dalam kesehariannya. Kini, beberapa contoh penerapan sistem ERP di bawah dapat mulai diaplikasikan pada perusahaan Anda. 

  • Keuangan

Perusahaan Anda jelas membutuhkan sistem ERP untuk mengelola laporan keuangan perusahaan manufaktur. Pilih software keuangan yang memiliki sistem pengelolaan persediaan barang yang lengkap, mencatat transaksi pembelian dan penjualan hingga mencetak invoice, menghitung penyusutan serta dapat menghasilkan laporan dan grafik analisis keuangan perusahaan industri manufaktur. Bahkan, software tertentu juga sudah mencakup akuntansi, penjualan, inventaris dan pembelian dalam satu software sekaligus. 

  • HRM

HRM atau human resource manager management dapat membantu dalam peningkatan efisiensi departemen SDM atau HR dalam perusahaan manufaktur. Terlebih jumlah karyawan dalam industri manufaktur sendiri memiliki angka ratusan atau bahkan ribuan. Dengan menggunakan sistem ERP, perusahaan dapat mengelola data karyawan, menjadwalkan jam kerja shift bagi mereka, pengajuan cuti serta lembur bahkan hingga komponen perhitungan penggajian. Penyimpanan database karyawan yang terpusat akan memudahkan pihak HRD dalam proses penggajian atau perusahaan dalam mengambil keputusan.


PUBLISHED20 Mar 2020
Septina Muslimah
Septina Muslimah