Employee Engagement, Kunci Kinerja Karyawan Manufaktur

Employee Engagement, Kunci Kinerja Karyawan Manufaktur

Kesuksesan perusahaan manufaktur tergantung pada kinerja karyawannya. Salah satu kunci kesuksesan kinerja karyawan manufaktur yaitu dengan melakukan employee engagement. Arti employee engagement sendiri yaitu ketika berada dalam situasi dimana karyawan berkomitmen kuat pada pekerjaan, tujuan serta nilai yang dibawa oleh perusahaan manufaktur tersebut. Karyawan manufaktur yang mempunyai engagement yang kuat juga akan diperlihatkan dengan antusias dan kesungguhannya dalam bekerja. Employee engagement ternyata berdampak serius pada perusahaan karena dapat menghindari produktivitas yang buruk, retensi karyawan dan margin laba yang menurun karena pergantian karyawan yang terlalu cepat.

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

Employee engagement adalah tentang fokus, absensi, antusiasme dan tujuan karyawan ketika bekerja pada sebuah perusahaan. Karyawan yang sudah merasa engaged tentu secara alami akan melampaui target perusahaan karena mereka ingin berkontribusi pada gambaran perusahaan yang lebih besar dibandingkan yang seharusnya. Mereka juga memberikan dedikasi, kesetiaan dan selalu positif terhadap perusahaan.

Baca juga : Mengenal Perusahaan Industri Manufaktur

Pengaruh Employee Engagement terhadap Kinerja Karyawan Manufaktur

Survei menyatakan bahwa lebih dari 25% perusahaan mengalami pengurangan karyawan dan sepertiga dari karyawan yang keluar tersebut merupakan karyawan yang berbakat dan terbaik. Ternyata, hal ini bisa terjawab dengan adanya penelitian yang dilakukan oleh Glassdoor yang menyatakan bahwa 54% dari karyawan yakin bahwa jika mereka berhenti atau kehilangan pekerjaan, mereka akan menemukan pekerjaan yang sebanding atau bahkan lebih baik dalam jangka waktu 6 bulan. Jika ini yang terjadi, tentu karyawan sudah tahu bahwa di luar perusahaan selalu ada kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dibanding saat ini. 

Maka dari itu, perusahaan manufaktur harus menjadikan perusahaannya sebagai perusahaan menarik, terbaik dan dapat mempertahankan karyawannya. Karena pada dasarnya, employee engagement lah yang akan sangat berpengaruh juga pada kinerja karyawan manufaktur. Keluar masuk karyawan secara terus menerus dan dalam waktu singkat pada akhirnya akan membuat kinerja karyawan lainnya menurun. Ini berujung pada penurunan produktivitas perusahaan. Singkatnya, perusahaan manufaktur harus membuat lingkungan perusahaan yang bermanfaat, nyaman dan menarik bagi karyawannya. 

Lalu, bagaimana mempertahankan karyawan yang paling berbakat? Bagaimana perusahaan manufaktur memupuk dedikasi dan antusiasme kepada karyawannya? Bagaimana cara engage karyawan perusahaan manufaktur? Faktor-faktor apa yang mempengaruhi employee engagement?

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Engagement Karyawan Manufaktur

Berikut beberapa faktor dalam perusahaan yang dapat dilakukan agar membuat karyawan manufaktur bahagia dan engaged.

  • Penghargaan

Penunjukkan penghargaan karyawan tidak melulu butuh biaya besar, bahkan bisa saja tidak butuh biaya sepeser pun. Coba untuk hargai karyawan manufaktur sesederhana mungkin. Mulai dengan gunakan kata-kata penyemangat dan penghargaan. Ini akan membantu perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang positif. Penggunaan kata “terima kasih” bahkan filosofinya disepadankan dengan emas batangan. Tentu, penghargaan dengan cara verbal ini akan mendorong karyawan untuk melakukan pekerjaan menjadi semakin baik. Jika hal ini terus dilakukan, jangan kaget jika produktivitas bisa meningkat di kemudian hari.

  • Dengarkan 

Coba untuk engage karyawan dengan mendengarkan saran mereka. Saran ini bisa saja membuat perubahan yang besar bagi perusahaan. Perusahaan juga bisa saja melibatkan karyawan dalam perubahan tersebut agar mereka semakin merasa bahwa saran mereka memang didengar dan dipertimbangkan oleh perusahaan. Misalnya, karyawan yang bertugas mengoperasikan mesin memiliki saran pengoprasian mesin yang lebih efektif, jelas dan valid. Coba ikuti cara yang mereka sarankan. Jika sudah mencoba untuk mendengarkan saran, berikan penghargaan berupa bonus bagi mereka karena ini tentunya juga meningkatkan produktivitas perusahaan.

  • Pelatihan

Karyawan yang antusias di perusahaan dan telah membuktikan bahwa keantusiasan mereka dihasilkan dengan kinerja yang baik, harus ditawari pengembangan dan pelatihan oleh perusahaan. Mereka dapat ditawarkan peran baru, jabatan atau posisi baru dalam departemen perusahaan. Ini merupakan cara terbaik dalam menghargai dedikasi karyawan. Tentu, tidak semua orang ingin keluar dari zona nyamannya, jadi jika karyawan tersebut menolak, hargai dan hormati kinerja baik mereka dalam pekerjaannya saat ini. Demikian juga dengan pelatihannya, tanyakan apakah mereka menginginkan pelatihan tersebut agar mereka tetap nyaman berada di perusahaan. 

  • Penyesuaian

Setiap orang memiliki kehidupan di luar pekerjaan. Perusahan yang memberikan kelonggaran kepada karyawan untuk menyisakan waktu luang bersama keluarga akan sangat membangun lingkungan perusahaan yang sangat positif. Fleksibilitas seperti ini akan berjalan dua arah, ketika perusahaan memberikan kelonggaran, karyawan juga mungkin saja memberikan waktu luang mereka di kemudian hari ketika harus menghadiri suatu rapat yang memang penting saat waktu libur mereka. 

Baca juga : Mengungkap Strategi SDM Perusahaan Manufaktur yang Efektif & Modern

  • Peralatan 

Perusahaan dapat memonitor mesin dengan menggunakan mesin yang sudah analog dan digital dan tentu tidak dengan cara konvensional. Penggunaan teknologi seperti ini akan mengurangi anggaran perusahaan ke depan dan jauh lebih murah dibanding penggunaan mesin konvensional.

Dalam kesehariannya, perusahaan juga dapat menggunakan software untuk mengurus absensi serta penjadwalan shift kerja perusahaan yang akan berujung pada penggajian. Penggunaan software akan memudahkan karyawan juga dalam mengurus birokrasi dan memegang kendali atas aktivitas harian mereka. Data dalam software juga dapat digunakan perusahaan untuk memberikan bonus dan intensif sesuai dengan pekerjaan yang mereka lakukan. 

Adanya alat teknologi dalam proses produksi dan teknologi dalam aktivitas karyawan akan menghasilkan aliran data yang transparan dan tidak terbantahkan.

Ada banyak cara dalam melakukan employee engagement agar kinerja karyawan manufaktur terus megalami peningkatan. Sebagian besar membutuhkan perubahan budaya dalam lingkungan perusahaan. Jadi, dapatkah Anda benar-benar mempertahankan karyawan agar mereka sepenuhnya merasa engaged dengan perusahaan? 


PUBLISHED19 Mar 2020
Septina Muslimah
Septina Muslimah