Karyawan di-PHK Wajib Terima Pesangon, Ini Penjelasannya!

Karyawan di-PHK Wajib Terima Pesangon, Ini Penjelasannya!

Beberapa waktu lalu, seorang teman ada yang baru saja diberhentikan atau di-PHK dari perusahaan dikarenakan alasan perampingan biaya operasional perusahaan. Sayangnya, saat proses pemberhentian itu ia tak mendapat haknya sebagai karyawan yang diberhentikan. Ketika ditanya, sayangnya teman yang memang baru saja berkarir di perusahaan tersebut dengan polosnya menjawab tak paham akan hak-hak yang wajib diterima karyawan yang statusnya diberhentikan oleh perusahaan.

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

Berkaca dari pengalaman rekan saya di atas, Anda sebagai karyawan terutama yang baru saja berkarir tampaknya wajib paham betul hak-hak yang wajib diterima terutama saat masa kontraknya dihentikan. Menilik dari peraturan perundang-undangan yakni Undang-Undang Ketenagakerjaan alias UUK karyawan yang di-PHK memang wajib menerima pesangon.

Pasal 156 ayat 1 di UUK menyebutkan, “Dalam hal terjadi pemutusan hubungan kerja, pengusaha diwajibkan membayar uang pesangon dan atau uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak yang seharusnya diterima.”

Pesangon atau uang penggantian ini kabarnya terdiri dari hak cuti yang belum diambil oleh karyawan, ongkos pulang bagi karyawan ke tempat ia pernah diterima kerja dan penggantian uang perumahan dan perawatan. Tak hanya itu saja, uang pesangon atau penggantian hak juga bisa meliputi hal lainnya yang diatur secara khusus dalam perjanjian kerja.

Sebagai catatan, tiap rincian uang pesangon ini berbeda antar satu perusahaan dengan perusaahaan lainnya. Tergantung pada kebijakan dan keramahan perusahaan tempat Anda bekerja. Kendati demikian uang pesangon yang diberikan wajib setara dengan perhitungan yang sudah diatur jelas dalam pasal 156 ayat 2 UUK.

Perhitungan uang pesangon juga wajib didasarkan pada pasal 156 ayat 3 yang berisi terkait pengaturan uang penghargaan masa kerja. Selain itu, Anda sebagai karyawan juga wajib memahami pasal 156 ayat 4 yang di mana mengatur terkait tentang uang penggantian atau pesangon.

Jika Anda sudah paham dengan peraturan di atas, selayaknya Anda wajib memperjuangkan jika nantinya ada penyelewangan hak dari perusahaan yang sudah mem-PHK. Perjuangkanlah hak Anda agar bisa hidup sejahtera dan bahagia.


PUBLISHED24 May 2017
Ervina
Ervina