Penyesuaian Peraturan Karyawan di Kantor saat New Normal 

By Jordhi FarhansyahPublished 12 Jun, 2020 Diperbarui 03 Januari 2024

Merespon wacana pelonggaran PSBB dan beradaptasi dengan new normal, berbagai pihak terutama perusahaan dan bisnis harus bersiap untuk kembali beroperasi seperti biasa dengan menyiapkan berbagai peraturan karyawan  selama new normal  untuk mencegah adanya penularan COVID-19 yang lebih besar.

Sejak PSBB diberlakukan, banyak kantor yang menghentikan aktivitas perkantoran mereka dan mulai mengadopsi sistem work from home (WFH). Sistem tersebut memungkinkan para karyawan menyelesaikan tugas dan kewajiban pekerjaan mereka dari kediaman masing-masing.

Kini, para karyawan akan bersiap untuk kembali bekerja dari kantor. Demi menjaga kesehatan karyawan, terdapat protokol kesehatan dan aturan yang harus dipatuhi oleh setiap karyawan.

Peraturan Kantor untuk Karyawan saat New Normal

Protokol Kesehatan Gedung

peraturan gedung selama new normal

Perusahaan dan bisnis harus melaksanakan protokol kesehatan baru di gedung kantor setiap harinya, seperti pengecekan suhu badan dan penyediaan hand sanitizer di pintu masuk dan dalam gedung kantor. Hal ini menjadi peraturan yang harus ditaati untuk kebaikan bersama selama new normal, baik untuk tenaga kerja maupun pihak-pihak di sekitar lingkungan kantor. Di lain pihak, karyawan juga harus kooperatif dan menaati prosedur kesehatan yang dijalankan dengan benar.

Peraturan Posisi Kerja Karyawan saat New Normal 

Selain protokol kesehatan di gedung, penyesuaian juga dilakukan pada posisi duduk dari karyawan. Ada tambahan jarak antar kursi dan meja yang harus ditaati oleh perusahaan untuk menjaga kondisi kesehatan karyawan. Jarak antar kursi dan meja di kantor harus sesuai standar yang ditetapkan guna menekan risiko penularan di lingkungan kantor.

Peraturan Jam Kerja Karyawan saat New Normal

Perusahaan juga bisa menerapkan flexible working. Di mana perusahaan bisa melakukan rotasi work from office berdasarkan divisi atau tim kerja.

Misalnya saja hari Senin hingga Selasa tim teknis yang bekerja di kantor, Rabu hingga Kamis tim marketing yang bekerja di kantor.

Hal tersebut dilakukan untuk meminimalkan densitas kerumunan dalam gedung dan juga memudahkan aturan posisi meja dan kursi yang sebelumnya telah dibahas apalagi jika Anda memiliki ruang kerja yang tidak begitu luas namun memiliki karyawan ratusan.

Aturan Berkumpul di Satu Tempat

Perusahaan dan bisnis juga harus menetapkan aturan terkait dengan pembatasan berkumpulnya karyawan di satu tempat. Alih-alih new normal, para karyawan tetap harus berhati-hati karena pandemi COVID-19 di Indonesia masih berlangsung. 

Penting bagi perusahaan untuk membatasi karyawan yang ingin berkumpul di satu ruangan atau tempat. Selain itu, para team leader atau manajer juga harus meminimalisasi kontak antar tim dengan melakukan rapat di ruang terbuka dan memiliki jarak yang cukup. Selain itu perusahaan juga bisa menutup beberapa ruang meeting yang tidak memungkinkan untuk melakukan physical distancing.

Aturan Masker dan Sarung Tangan

Aturan lain yang tidak kalah penting untuk disosialisasikan kepada karyawan adalah aturan mengenai penggunaan masker dan sarung tangan selama berada di gedung kantor. Dua jenis alat pelindung ini berguna untuk melindungi diri dari droplet, sehingga pemakaian masker dan sarung tangan harus menjadi aturan yang wajib diterapkan di setiap kantor.

Penyesuaian dari Sisi Perusahaan

Tidak hanya menetapkan aturan bagi karyawan, perusahaan dan bisnis juga harus menyesuaikan berbagai hal dalam sisi operasional untuk mendukung tatanan hidup baru (new normal) berjalan dengan baik. Perusahaan dapat memulai penyesuaian dengan mengganti sarana di kantor yang mendukung new normal, seperti adopsi sistem absensi digital.

Penggunaan mesin fingerprint untuk absensi karyawan yang membutuhkan sidik jari dapat berpotensi menularkan virus dari satu tangan ke tangan yang lain. Dengan menerapkan sistem absensi online, para karyawan dapat mencatat kehadiran mereka menggunakan gawainya masing-masing sehingga risiko penularan virus pun dapat diminimalisir.

Dalam mengadopsi absensi online, penting bagi Anda, sebagai pemilik bisnis dan pemimpin perusahaan, untuk memilih mitra solusi teknologi terbaik yang dapat menjawab kebutuhan perusahaan. Mekari Talenta saat ini menjadi opsi terbaik penyedia solusi software HRIS bagi perusahaan Anda dengan berbagai fitur yang akan mempermudah operasional perusahaan dalam mengelola karyawan.

Fitur absensi online Mekari Talenta salah satunya akan mempermudah karyawan dalam melakukan presensi hanya dari gadget masing-masing dan perusahaan tidak perlu khawatir karyawan melakukan kecurangan karena fitu ini dilengkapi dengan GPS tracking dan photo verification, sehingga akan minim potensi kecurangan yang terjadi.

Selain mempermudah karyawan, tim HR juga dimudahkan dengan pengelolaan kehadiran karyawan yang terintegrasi dengan sistem payroll, sehingga akan memperingan pekerjaan tim HR. Masih terdapat keunggulan lainnya dari fitur absensi online dari aplikasi Mekari Talenta yang dapat Anda akses pada tautan berikut https://www.talenta.co/fitur/attendance-management/aplikasi-absensi-kehadiran-karyawan-online/.

Tidak hanya fitur absensi online, Mekari Talenta juga dilengkapi dengan fitur HR dashboard, fitur rekrutmen online, penghitungan hingga pendistribusian slip gaji karyawan, reimbursement karyawan, dan masih banyak fitur lainnya yang akan membantu operasional perusahaan Anda.

Pelajari lebih lanjut mengenai software HRIS Mekari Talenta dan fitur lainnya dengan mengakses tautan berikut https://www.talenta.co/fitur/software-hris/ atau isi formulir berikut ini untuk mencoba demo gratis secara langsung.

Image
Jordhi Farhansyah
Penulis yang selama 2 tahun terakhir fokus memproduksi konten seputar HR dan bisnis. Selain menulis, sehari-hari Jordhi juga aktif merawat hobinya di bidang fotografi analog.