Kenali Perbadaan BPJS Asli dan Palsu

Kenali Perbadaan BPJS Asli dan Palsu

Musim pemalsuan sepertinya sedang marak di berbagai sektor, tak terkecuali di sektor kesehatan. Setelah kasus vaksin palsu, kini disusul dengan beredarnya kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan palsu di beberapa daerah di Indonesia. Salah satunya yang terjadi di daerah Bandung Barat.

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

Aksi kecurangan atau pemalsuan kartu BPJS karena akses pendaftaran BPJS yang rumit dan sulit. Beberapa calon pengaju kartu BPJS juga kurang tersosialisasi tentang proses pendaftaran BPJS yang kemudian dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan pemalsuan kartu BPJS.

Padahal tujuan penyelenggaraan BPJS adalah untuk melindungi dan menjamin kesehatan untuk seluruh lapisan masyarakan di Indonesia tanpa terkecuali. Pemalsuan BPJS seperti ini harus Anda dapat identifikasi untuk menghindari hal-hal yang merugikan.

Agar Anda dapat mengakses fasilitas BPJS, Anda perlu mengenali mana BPJS asli dan palsu. Berikut ulasannya.

BPJS Asli

  1. Terdapat gambar pulau-pulau di Indonesia dalam Kartu BPJS Kesehatan asli.
  2. Terdapat 3 (tiga) peraturan pemakaian penggunaan kartu BPJS di balik kartu.
  3. Hasil cetak kartu asli jelas.
  4. Barcode yang tercetak dalam Kartu BPJS yang asli lebih jelas dan beraturan.
  5. Pemohon tidak dipungut biaya pembuatan, hanya diminta membayar iuran bulanan sesuai dengan ketentuan BPJS.

BPJS Palsu

  1. Polos dan tidak terdapat gambar pula-pulau di Indonesia.
  2. kartu BPJS palsu memiliki delapan peraturan penggunaan kartu yang disebut dalam e-id BPJS.
  3. Print kartu BPJS yang palsu tidak jelas dan cepat buram.
  4. Kode barcode BPJS palsu terlihat sangat berantakan. Namun nomor dan barcode (kode batang) pada kartu BPJS Kesehatan yang palsu tak terbaca oleh sistem sehingga proses pembayaran tak bisa dilakukan.
  5. Warga dipungut Rp 100.000 dan dijanjikan mendapatkan pelayanan kesehatan gratis hingga dua tahun.

Untuk lebih jelasnya, perhatikan kedua gambar di bawah ini

Waspadai Kartu BPJS Palsu dan Kenali Perbedaannya
sumber: panduanbpjs.com

Jika Anda masih merasa tidak yakin dengan kartu BPJS Anda asli atau palsu, Anda dapat melakukan cara-cara berikut:

  1. Mendatangi Kantor Layanan Operasional BPJS setempat.
  2. Menghubungi Call Center BPJS di nomor 1500-400.
  3. Menggunakan aplikasi BPJS Kesehatan yang dapat Anda unduh di smartphone.
  4. Memvalidasi data kartu BPJS Kesehatan pada laman resmi BPJS.

Sementara itu, dari pihak BPJS Kesehatan juga turut menghimbau warga agar mendaftar BPJS hanya ke kantor BPJS Kesehatan atau melalui situs resmi BPJS di www.bpjs-kesehatan.go.id, bukan melalui calo. Mereka juga mengatakan kepada warga untuk lebih berhati-hati jika ada yang menawarkan jasa pembuatan berkas kartu BPJSK. Apalagi kalau harus bayar.
Sedangkan untuk memastikan apakah kartu yang dimilikinya itu asli atau palsu, masyarakat bisa mengecek kartu BPJS Kesehatannya dalam 3 cara: Pertama, masyarakat dapat mengeceknya di Kantor Layanan Operasional Kabupaten (KLOK) setempat. Jika tidak senpat mendatangi kantor tersebut, warga dapat menghubungi call center BPJS 24 jam di 1500-400 atau menggunakn aplikasi BPJSK di ponsel yang dapat didownload melalui Google Play Store.
Berdasarkan pasal 263 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP), pemalsuan dokumen BPJS Kesehatan dapat diancam hukuman pidana paling lama 6 (enam) tahun penjara.


PUBLISHED27 Jul 2016
talenta
talenta