Other 4 min read

Polling Karyawan: Meningkatkan Keterlibatan Karyawan Manufaktur

By RisnaPublished 30 Jan, 2022 Diperbarui 26 Desember 2023

Polling karyawan adalah salah satu cara penting di perusahaan untuk keterlibatan karyawan dalam pembuatan keputusan akan membuat mereka merasa dihargai.

Sadar atau tidak, employee self-service adalah salah satu rahasia khusus untuk membuat karyawan terlibat pada setiap keputusan yang dibuat oleh perusahaan.

Mendapatkan saran atau feedback yang konsisten dan jujur ​​dari karyawan sangat penting untuk kesuksesan perusahaan. Suara karyawan adalah bagian dari keterlibatan mereka terhadap segala sesuatu yang terjadi pada perusahaan.

Sebuah data yang dilakukan oleh salah satu lembaga survei di AS, Gallup menemukan bahwa perusahaan dengan tingkat keterlibatan karyawan yang tinggi, cenderung memiliki produktivitas, profitabilitas dan juga customer rating yang  tinggi serta rendahnya tingkat turnover dan kehadiran tim.

Selain itu, insiden terkait keselamatan kerja juga lebih rendah. Menariknya lagi, dari sebuah hasil penelitian lain menemukan bahwa rendahnya tingkat keterlibatan karyawan di Amerika Serikat ternyata membuat perusahaan rugi sebesar 450 hingga 550 juta dolar AS. 

Asumsi dari hasil penelitian ini adalah jika salah satu kunci sukses sebuah perusahaan terletak pada budaya perusahaan, maka dengan rendahnya peran karyawan berdampak pada rendahnya kreativitas, inovasi, dan keterlibatan karyawan.

Hal ini menyebabkan produktivitas perusahaan secara keseluruhan juga menurun.

Di Indonesia, usia produktif karyawan pabrik saat ini didominasi oleh generasi milenial yang cenderung mengutamakan keterlibatan diri dalam dunia kerja.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh PT Headhunter Indonesia pada tahun 2018, ternyata hanya ada 10,1% keterlibatan karyawan di perusahaan dalam negeri.

Hal ini berarti hanya ada 1 dari 10 karyawan yang bersedia berkontribusi secara penuh dan memiliki kepedulian tinggi pada kemajuan perusahaan. Jika kondisi ini dibiarkan maka akan memberikan pengaruh negatif pada perkembangan bisnis manufaktur di Indonesia ke depannya. 

Mengapa Angka Keterlibatan Karyawan Menjadi Rendah?

Fitur Polling : Meningkatkan Keterlibatan Karyawan Manufaktur

Banyak produsen yang belum menyadari bahwa keterlibatan karyawan pada suatu perusahaan sangat berpengaruh pada loyalitas.

Tercatat sebanyak 34% karyawan tidak merekomendasikan tempatnya bekerja saat ini kepada orang lain.

Beberapa temuan di lapangan menunjukkan penyebab hal rendahnya keterlibatan karyawan, yaitu:

Peran Pemimpin

Dalam infografik yang dibuat oleh Officevibe menyebutkan bahwa 89% perusahaan berpikir karyawan mereka pindah kerja untuk mengejar lebih banyak uang.

Padahal, kenyataannya hanya 12% karyawan yang memang pindah kerja untuk mengejar uang.

Sementara 75% karyawan tidak berhenti dari pekerjaan karena pekerjaannya; mereka berhenti karena atasannya.

Dari data ini, seharusnya perusahaan menjadi lebih paham peran pemimpin atau manajer dalam melibatkan karyawan terhadap segala tujuan perusahaan. 

Baca Juga: Perkembangan Bisnis Manufaktur di Indonesia & Cara Mengelolanya dengan Baik

Tidak Ada Rasa Saling Percaya

Kepercayaan adalah tulang punggung keberhasilan dalam setiap organisasi terlepas dari seberapa besar atau kecil hal itu.

Membiarkan karyawan melakukan tugas-tugas mereka tanpa memberitahu mereka bagaimana melakukannya adalah salah satu cara terbaik untuk melibatkan staf Anda.

Karyawan saling menerima pandangan dari masing-masingnya dan datang dengan berbagai cara dan strategi untuk menyelesaikan tugas tertentu.

Tenaga kerja yang terlibat dapat melakukan tugas dengan saling membantu, percaya, dan hanya memerlukan sedikit arah pada setiap langkahnya.

Automation

Selama 40 tahun terakhir, para produsen telah melakukan investasi besar dalam otomatisasi untuk mengurangi biaya tenaga kerja.

Otomatisasi di perusahaan telah sangat sukses dalam menghilangkan jutaan pekerjaan kerah biru.

Pengenalan internet dan komputer juga memberikan perusahaan kesempatan untuk menghilangkan jutaan pekerjaan kerah putih dengan outsourcing pekerjaan ke negara-negara Asia.

Bagaimana Cara yang Tepat untuk Mendorong Keterlibatan Karyawan Dengan Gunakan Fitur Mekari Talenta Forms?

Bagaimana Cara yang Tepat untuk Mendorong Keterlibatan Karyawan?

Langkah-langkah untuk meningkatkan keterlibatan tidak rumit, karyawan hanya butuh diprioritaskan.

Karyawan senang melakukan pekerjaan yang bermakna dan memiliki pemahaman yang jelas tentang bagaimana mereka berkontribusi pada misi, tujuan, dan tujuan strategis perusahaan.

Yang berarti dalam hal ini dibutuhkan keterlibatan fungsi inti dari peran manajer. 

Untuk menjawab tantangan di atas, fitur Forms di Mekari Talenta bisa menjadi solusi.

Fitur Forms memiliki berbagai keunggulan untuk melaksanakan voting atau polling karyawan.

Pertama, Anda bisa membuat form untuk berbagai keperluan dengan cepat karena tersedia beragam template yang langsung bisa dipakai.

Kemudian karena adanya integrasi sistem HRIS, Anda bisa dengan cepat mengirim form tersebut ke semua karyawan secara langsung. Nantinya, form tersebut dapat diisi di aplikasi Mekari Talenta.

Penggunaan form ini penting untuk berbagai keperluan, misalnya untuk onboarding karyawan baru dan mengumpulkan informasi dengan cepat, atau untuk keperluan survei kepuasan karyawan.

Dengan demikian, Anda juga bisa mengetahui bagaimana kepuasan mereka selama ini dan apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan keterlibatan karyawan.

Baca Juga: Mengapa HRIS ESS (Employee Self Service) Penting dalam Perusahaan?

Sebagaimana menurut penelitian Perrin’s Global Workforce Study (2003), keterlibatan karyawan sebagai kesediaan karyawan dan kemampuannya untuk berkontribusi dalam kesuksesan perusahaan secara terus menerus.

Nah, karena itu perusahaan anda perlu Aplikasi HRIS seperti Talenta yang memiliki fitur pembuatan form untuk perusahaan.

Isi formulir ini untuk jadwalkan demo Talenta dengan sales kami. Atau anda juga bisa konsultasi gratis seputar permasalahan HR Anda bersama tim sales kami di sini.

Risna