Apa Saja Yang Perlu Dilakukan Setelah Tes Wawancara Kerja?

Apa Saja Yang Perlu Dilakukan Setelah Tes Wawancara Kerja?

Banyak yang telah kita ketahui apa saja yang harus dilakukan ketika mempersiapkan tes wawancara kerja dan juga apa yang harus kita lakukan agar wawancara tersebut berlangsung lancar. Lalu bagaimana saat tes wawancara kerja berakhir? Apakah kita hanya bernafas lega setelah berjabat tangan dengan pewawancara?

Amanda Augustine, seorang konsultan karir dari topresume.com mengatakan bahwa terdapat hal-hal yang harus dilakukan setelah wawancara kerja berakhir. Hal ini juga penting seperti halnya Anda mempersiapkan wawancara kerja. Berdasarkan pengamatannya, banyak kandidat yang memiliki performansi bagus saat wawancara namun ternyata mereka gagal mendapatkan pekerjaan tersebut hanya karena mereka tidak melakukan tindak lanjut setelah wawancara. Lalu, apa saja yang harus kita lakukan ketika wawancara kerja berakhir?

1. Tindak Lanjut Hasil Wawancara

Sebelum keluar ruangan atau sesaat setelah berjabat tangan, Augustine menyarankan agar setidaknya kita bertanya dua hal kepada pewawancara seperti kapan keputusan hasil wawancara akan keluar? lalu siapa yang harus di kontak untuk follow up dan melalui apa? E-mail? Telepon? Selain itu, Anda juga dapat meminta kartu nama dari pewawancara Anda.

2. Analisis Performa Anda

Penting bagi Anda untuk menganalisis setiap pertanyaan beserta jawaban yang Anda berikan sepanjang wawancara kerja: bagaimana reaksi pewawancara atas jawaban saya? Adakah jawaban yang dirasa kurang? Hal ini tidak hanya berguna untuk satu wawancara saja, namun untuk mempersiapkan agar wawancara kerja selanjutnya dapat berjalan dengan baik.

Jangan terlalu percaya diri bahwa Anda akan diterima kerja, lebih baik merendah di awal daripada jika Anda sudah berekspetasi tinggi tapi malah kecewa di kemudian hari. Jangan juga tidak percaya diri, intinya. Percaya pada diri Anda sewajarnya, secukupnya, segala sesuatu yang berlebihan itu tidak pernah begitu baik.

3. Apa yang Anda Rasakan Dari Atmosfir Perusahaan

Terdapat dua hal yang dapat menentukan apakah pekerjaan dan perusahaan yang Anda lamar cocok bagi Anda: Sikap pewawancara serta suasana perusahaan: Bagaimana suasana kerjanya? Akankah saya cocok dengan kultur perusahaannya? Meskipun kesan pertama yang hanya beberapa hari atau bahkan sehari berada di lingkungan tersebut tidak memastikan Anda tahu bagaimana atmosfirnya, setidaknya Anda sudah dapat mengira bagaimana kesan pertama saat memasuki budaya di perusahaan tersebut.

Baca juga : Cara Izin Keluar Kantor Untuk Menghadiri Wawancara Kerja

4. Meminta recruiter Anda dalam membantu tindak lanjut

Jika Anda bekerjasama dengan headhunter, Augustine menyarankan Anda agar memita bantuan mereka agar menindaklanjuti hasil wawancara langsung dari perusahaan. Tetapi, ingat, bukan hanya Anda yang dibantu oleh headhunter. Jadi, tetap bersabar dan follow up sewajarnya. Jangan sampai, Anda membuat kesal headhunter. 

5. Tulis e-mail Berisi Ucapan Terima Kasih

Setelah wawancara, Anda dapat mengirim e-mail kepada pewawancara atau rekruiter yang umumnya berisi ucapan terima kasih atas kesempatan wawancara dan mengenal lebih dekat mengenai perusahaan. Augustine menyebutkan bahwa proses ini cukup krusial karena setidaknya Anda mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan. Tetapi, Anda jangan mengirim e-mail tersebut secara berulang kali. Atau Anda mengirim kepada lebih dari satu orang di kantor tersebut.

6. Tetap Mencari Pekerjaan

Tidak ada yang mampu menjamin bahwa Anda akan mendapatkan tawaran pekerjaan sekalipun Anda merasa wawancara berlangsung lancar tanpa hambatan, hingga Anda benar-benar mendapat tawaran pekerjaan tersebut. Jika Anda tidak diterima bekerja padahal perusahaan tersebut merupakan tempat impian Anda, Anda juga dapat mencari di perusahaan kompetitor atau sejenis.

Baca juga : Bisakah Anda Melakukan Follow Up Setelah Wawancara Kerja?


PUBLISHED15 Jan 2020
talenta
talenta