Apa Itu The New Normal yang Harus Diketahui Perusahaan Setelah Pandemi?

Apa Itu The New Normal yang Harus Diketahui Perusahaan Setelah Pandemi?

Akhir-akhir ini istilah the new normal mungkin sering Anda dengar baik di media maupun dari percakapan kolega ketika mengerjakan tugas selama work from home (WFH). Namun Apa Itu New Normal?

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

New normal atau ketika diartikan ke dalam bahasa Indonesia “Normal yang baru” sebenarnya diperkenalkan pertama kali oleh International Monetary Fund (IMF). 

IMF dalam jurnalnya yang berjudul Navigating the New Normal in Industrial Countries mengartikan new normal kepada kondisi keuangan setelah krisis di tahun 2007-2008.

Konsep ini kemudian muncul kembali di saat resesi global 2008-2012 dan yang terakhir adalah saat pandemi Virus Corona atau COVID-19.

Lantas apa sebenarnya apa itu new normal, dan apa arti dari sebuah new normal tersebut? Berikut ini ulasannya seperti dikutip Talenta by Mekari.  

Apa Itu New Normal yang Harus Diketahui Perusahaan Setelah Pandemi?

Note :  Baca artikel Karyawan Masuk Kantor Lagi saat New Normal, Apa yang Perlu Disiapkan HR?

Apa Itu New Normal?

IMF menyebut istilah new normal pertama kali di PIMCO, sebuah firma manajemen investasi global di Amerika Serikat pada awal tahun 2009.

Penggunaan istilah ini dilakukan dengan motivasi mengimbau bahwa krisis yang terjadi bukan hanya sebuah goresan kecil, melainkan luka yang dalam hingga ke tulang.

Tahukah anda kalau aplikasi HRIS seperti Talenta mempercepat adaptasi perusahaan kepada kondisi new normal atau normal baru? Temukan alasannya dengan coba gratis aplikasi HRIS Talenta sekarang! klik saja gambar dibawah ini.

Aplikasi HRIS seperti Talenta mempercepat adaptasi perusahaan kepada kondisi new normal.

New normal juga bukan suatu fenomena untuk menunjukkan apa yang seharusnya terjadi, tetapi membicarakan hal-hal yang kemungkinan besar terjadi berdasarkan konfigurasi dari faktor nasional dan internasional.

“Gejala” yang timbul di dalam fenomena normal baru antara lain adalah perkembangan ekonomi yang stagnan di negara-negara industri.

Jumlah pengangguran yang tinggi, penjualan aset sektor privat yang berkelanjutan, hutang dan defisit di sektor publik besar, serta pengaruh politik terhadap ekonomi dalam jumlah tinggi.

Note : Baca artikel Panduan Kembali Bekerja di Kantor dengan Aman saat New Normal

Apa Itu New Normal?

New Normal Saat Ini

Apa itu new normal dan bagaimana efeknya terhadap perusahaan? New normal masih mengacu kepada hal yang sama dari aspek bisnis dan ekonomi. Buktinya dengan perusahaan yang menerapkan “merumahkan” karyawannya, alias unpaid leave.

Sebagian besar bahkan sudah mengambil keputusan untuk memutuskan hubungan kerja karyawan (PHK), memberikan kontribusi untuk statistik pengangguran di Indonesia.

Namun, seperti krisis-krisis lainnya, krisis ini pun perlahan akan berlalu, meskipun mempercayai semuanya akan kembali seperti semula setelah pandemi adalah hal yang naif. Normal baru memiliki kemungkinan untuk terimplementasi seterusnya.

Oleh karena itu, bangkit atau tidaknya suatu kegiatan ekonomi perusahaan tergantung kepada pihak-pihak bersangkutan yang ada di dalamnya. Pertanyaannya, apa yang harus dilakukan selanjutnya?

Note : Baca artikel New Normal, Begini Regulasi yang Bisa Dicoba HR Perusahaan

Respon Perusahaan atas New Normal : Menggunakan Aplikasi HRIS Seperti Talenta.

Respon Perusahaan atas New Normal 

Sebelum adanya pandemi Virus Corona atau COVID-19, semua orang bebas bertemu dan berkomunikasi dimanapun tanpa harus mengkhawatirkan jarak yang harus dijaga antar sesama manusia. Kini, hal itu tidak bisa lagi dilakukan.

Social distancing yang muncul untuk menekan penularan COVID-19 secara tidak langsung menjadi salah satu faktor penghambat kegiatan bisnis dan ekonomi. 

Perusahaan perlu memiliki protokol atau aturan main baru saat menghadapi normal baru di masa pandemi COVID-19. Saat normal baru, kegiatan bisnis tentu tidak seperti sebelumnya misalnya karyawan harus menerapkan physical distancing.

Note : Baca artikel Kondisi New Normal Setelah Corona Ubah Gaya Bekerja di Perusahaan

Untuk itu, sistem bekerja fleksibel seperti remote working dan work from home atau bekerja dari rumah masih bisa dilakukan. Melakukan remote working atau work from home sebenarnya tidak sulit untuk dilakukan oleh perusahaan jika paham prinsip-prinsipnya.

Prinsip yang paling utama adalah perusahaan harus memastikan kehadiran karyawan tetap terkontrol meski menerapkan work from home. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan aplikasi HRIS yang memiliki fitur absensi dari mobile seperti Talenta.

Apa itu new normal, dan bagaimana Aplikasi HRIS Talenta akan berperan penting untuk kemajuan perusahaan di era New Normal.

Fitur absensi mobile atau Live Attendance dapat membantu perusahaan untuk memantau langsung kehadiran karyawan yang bekerja dari rumah.

Prinsipnya adalah melalui check–in dan check–out yang dapat dilakukan langsung dari ponsel karyawan. Setiap kali karyawan bekerja, mereka dapat melakukan check–in.

Begitu pun setelah selesai bekerja, mereka dapat melakukan check–out. Live Attendance dalam Aplikasi HRIS Talenta juga dilengkapi dengan fitur selfie check–in.

Anda sebagai HR dapat melihat lokasi absen mereka melalui dashboard yang terupdate secara real-time setiap kali karyawan melakukan Clock In atau Clock Out. Dengan begitu, Anda tetap bisa mengawasi apakah karyawan bekerja atau tidak.

Note : Baca artikel Pentingnya Sistem HRIS bagi Perusahaan saat Pemberlakuan New Normal

Tambahan lainnya adalah memberlakukan shift untuk menunjang program physical distancing.

Talenta memberikan kemudahan bagi perusahaan untuk mengatur jam kerja dan shift karyawan bahkan untuk setiap individu.

Dengan automasi dari Talenta memungkinkan perusahaan untuk melakukan pencatatan kehadiran yang akurat dan terdokumentasikan dengan baik.

Talenta menyediakan fitur Request Change Shift. Dengan fitur ini, karyawan dapat mengajukan pergantian jam kerja jauh-jauh hari dan dapat dikonfirmasi dengan cepat dan mudah.

Terakhir, ketika perusahaan memberikan kebijakan untuk bekerja dari rumah, proses kerja tetap harus berjalan seperti biasa. Dalam kondisi seperti ini, koordinasi tugas harus dilakukan dengan terstruktur.

Jika Anda menggunakan aplikasi Talenta, Anda bisa memberlakukan kebijakan untuk melakukan penugasan secara langsung kepada karyawan melalui aplikasi.

Note : Baca artikel Sambut New Normal, Perusahaan Perlu Siapkan SOP Bekerja di Masa Pandemi

Anda cukup mengakses fitur Task dan berikan tugas sesuai dengan arahan Anda kepada tim masing-masing.

Anggota tim pun bisa mengirim balik tugas yang telah diselesaikan melalui aplikasi Talenta. Dengan demikian, proses kerja dapat lebih terkoordinasi dengan lebih baik dan terstruktur.

Sebagai salah satu aplikasi teknologi Human Resource Information System (HRIS) yang berbasis teknologi cloud, Talenta menawarkan kenyamanan pengelolaan administrasi karyawan saat new normal. Cari tahu sepenuhnya dengan klik gambar di bawah ini.

Coba Gratis Aplikasi HRIS Talenta Sekarang!


PUBLISHED23 May 2020
Delima Meylynda
Delima Meylynda