Trik Menjawab Pertanyaan Terkait Motivasi Melamar di Perusahaan

Tayang
Di tulis oleh:
Ervina Lutfi_225x225
Ervina Lutfi
Highlights
  • Trik menjawab motivasi kerja saat wawancara adalah memberikan jawaban yang jujur, realistis, serta menghindari alasan umum yang klise.
  • Pelamar sebaiknya membingkai jawaban agar tetap fokus pada posisi yang dilamar dengan menawarkan kontribusi nyata bagi kebutuhan perusahaan.

Bagaimana trik menjawab pertanyaan terkait motivasi melamar kerja di Perusahaan? Pastinya, selama proses interview, Anda pasti akan menemui beragam pertanyaan unik dan menarik terkait diri serta motivasi melamar ke perusahaan.

Terkait pertanyaan motivasi melamar ke perusahaan, biasanya banyak pelamar terjebak pada jawaban yang umum dan cenderung klise. Seperti misalnya, saya ingin mencari pengalaman dan belajar.

Jawaban tersebut tidaklah salah, tapi dirasa kurang tepat dan tak jarang menyebabkan Anda gugur dalam proses rekrutmen perusahaan. Lantas, seperti apa sebenarnya jawaban yang pas jika Anda saat interview disodori pertanyaan ini?

Berikut ulasannya.

Terkait motivasi melamar di perusahaan, jawab lah Jujur

Kunci utama lolos menjawab pertanyaan terkait motivasi melamar ke perusahaan adalah berkata jujur. Anda tak perlu sungkan mengungkapkan bahwa salah satu tujuan Anda melamar adalah untuk mendapatkan penghasilan guna menafkahi hidup.

Menjawab jujur seperti di atas sebenarnya lumrah adanya. Namun, alih-alih hanya mengutarakan jawaban terkait penghasilan maka cobalah tawarkan juga benefit kepada perusahaan jika Anda diterima bekerja.

Contoh kalimat nyatanya mungkin bisa seperti ini, “Saya ingin bekerja di perusahaan Anda salah satu tujuannya adalah ingin mendapat pekerjaan. Namun lebih dari itu, saya juga ingin diberi kesempatan berkarya dengan skill dan knowledge yang saya miliki.

Jawaban seperti di atas sangat pas diutarakan dan bisa diterima oleh perusahaan. Pasalnya, Anda dipandang jujur dan realistis tapi juga tak sekadar money oriented. Sehingga, perusahaan dijamin 100 persen akan tertarik untuk menjadikan Anda sebagai bagian dari perusahaan.

Tidak kalah penting, bingkai juga jawaban sesuai dengan posisi yang dilamar

Selain mencoba untuk menjawab dengan jujur, cobalah tetap fokus dan tak melantur saat menjawab jika disodori pertanyaan terkait motivasi diri melamar di perusahaan.

Cobalah untuk memfokuskan jawaban pada posisi yang sedang Anda lamar. Misal, Anda melamar sebagai seorang manajer. Bingkailah jawaban sesuai dengan posisi yang Anda lamar tersebut secara ringkas dan tepat sasaran.

Misalkan, Anda bisa menjawab dengan kalimat seperti berikut ini “Saya ingin membangun hubungan dan membantu orang lain atau anak buah saya untuk sukses serta mencapai target.

Jawaban di atas sebenarnya bisa berubah sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kala Anda melakukan interview. Namun, usahakan untuk tak jauh-jauh menjawab pertanyaan terkait motivasi diri melamar dengan panduan menjawab di atas.

Pasalnya, perusahaan sebenarnya menyukai calon karyawan yang jujur, realistis dan percaya diri dengan skill dan kualitas dirinya. Selama proses interview, Anda pasti akan menemui beragam pertanyaan unik dan menarik terkait diri serta motivasi melamar ke perusahaan.

Terkait pertanyaan motivasi melamar ke perusahaan, biasanya banyak pelamar terjebak pada jawaban yang umum dan cenderung klise. Seperti misalnya, saya ingin mencari pengalaman dan belajar.

Jawaban tersebut tidaklah salah, tapi dirasa kurang tepat dan tak jarang menyebabkan Anda gugur dalam proses rekrutmen perusahaan. Lantas, seperti apa sebenarnya jawaban yang pas jika Anda saat interview disodori pertanyaan ini?

Jawaban jujur adalah kunci utama

Kunci utama lolos menjawab pertanyaan terkait motivasi melamar ke perusahaan adalah berkata jujur. Anda tak perlu sungkan mengungkapkan bahwa salah satu tujuan Anda melamar adalah untuk mendapatkan penghasilan guna menafkahi hidup.

Menjawab jujur seperti di atas sebenarnya lumrah adanya. Namun, alih-alih hanya mengutarakan jawaban terkait penghasilan maka cobalah tawarkan juga benefit kepada perusahaan jika Anda diterima bekerja.

Contoh kalimat nyatanya mungkin bisa seperti ini, “Saya ingin bekerja di perusahaan Anda salah satu tujuannya adalah ingin mendapat pekerjaan. Namun lebih dari itu, saya juga ingin diberi kesempatan berkarya dengan skill dan knowledge yang saya miliki.”

Jawaban seperti di atas sangat pas diutarakan dan bisa diterima oleh perusahaan. Pasalnya, Anda dipandang jujur dan realistis tapi juga tak sekadar money oriented. Sehingga, perusahaan dijamin 100 persen akan tertarik untuk menjadikan Anda sebagai bagian dari perusahaan.

Baca juga: Memimpin anak buah yang usianya lebih matang

Tak kalah penting, bingkai juga jawaban sesuai dengan posisi yang dilamar

Selain mencoba untuk menjawab dengan jujur, cobalah tetap fokus dan tak melantur saat menjawab jika disodori pertanyaan terkait motivasi diri melamar di perusahaan. Cobalah untuk memfokuskan jawaban pada posisi yang sedang Anda lamar.

Misal, Anda melamar sebagai seorang HR. Bingkailah jawaban sesuai dengan posisi yang Anda lamar tersebut secara ringkas dan tepat sasaran.

Misalkan, Anda bisa menjawab dengan kalimat seperti berikut ini “Saya ingin memingkatkan performa pegawai sehingga mampu bekerja secara optimal melalui kewenangan HR.” atau juga bisa dengan jawaban “Saya ingin menerapkan aplikasi absensi pegawai online agar urusan kepegawaian bisa efektif dan efisien.”

Jawaban di atas sebenarnya bisa berubah sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kala Anda melakukan interview. Namun, usahakan untuk tak jauh-jauh menjawab pertanyaan terkait motivasi diri melamar dengan panduan menjawab di atas.

Pasalnya, perusahaan sebenarnya menyukai calon karyawan yang jujur, realistis dan percaya diri dengan skill dan kualitas dirinya. Omong-omong, kalau anda HR, anda bisa mencoba Aplikasi HRIS Mekari Talenta untuk mempermudah pengelolaan karyawan dan calon karyawan.

Anda bisa mencoba sendiri Aplikasi HRIS Mekari Talenta yang terintegrasi dengan sistem payroll, dan fitur lain penunjang pekerjaan seorang HRD. Coba gratis Mekari Talenta sekarang atau jadwalkan demo di sini.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Bagaimana cara meneliti budaya perusahaan dengan cepat agar jawaban motivasi kita terdengar sangat personal dan meyakinkan?

Bagaimana cara meneliti budaya perusahaan dengan cepat agar jawaban motivasi kita terdengar sangat personal dan meyakinkan?

Pelamar dapat mengunjungi halaman resmi perusahaan di LinkedIn untuk melihat pembaruan aktivitas bisnis terbaru, pencapaian tim, serta gaya kepemimpinan manajemen mereka. Membaca artikel di blog resmi perusahaan atau ulasan di platform karier juga sangat membantu untuk memahami nilai-nilai inti (core values) yang mereka anut. Integrasikan informasi spesifik tersebut ke dalam jawaban Anda untuk menunjukkan bahwa Anda tidak sekadar menyebar resume ke banyak tempat secara acak. Pendekatan berbasis riset mendalam ini akan membuat perekrut merasa bahwa Anda benar-benar memiliki ketertarikan tinggi untuk bergabung dengan organisasi mereka.

Mengapa pewawancara sering kali menanyakan pertanyaan mengenai motivasi melamar kerja ini di awal sesi interview?

Mengapa pewawancara sering kali menanyakan pertanyaan mengenai motivasi melamar kerja ini di awal sesi interview?

Pewawancara mengajukan pertanyaan ini di awal sesi untuk mengukur tingkat antusiasme, keseriusan, serta tingkat kecocokan budaya kerja (cultural fit) pelamar terhadap nilai perusahaan. Melalui jawaban yang diberikan, perekrut dapat menilai apakah kandidat tersebut melamar karena benar-benar memahami peran jabatan tersebut atau hanya sekadar mencari pekerjaan apa saja. Pertanyaan ini juga berfungsi sebagai penyaring awal untuk membedakan kandidat yang memiliki motivasi internal kuat dengan kandidat yang hanya berorientasi pada aspek finansial jangka pendek. Pemahaman psikologis ini membantu tim rekrutmen menghemat waktu dalam mengidentifikasi talenta yang berpotensi loyal tinggi.

Bagaimana cara menjawab pertanyaan motivasi melamar jika kita sedang melakukan peralihan karier atau career switch ke industri baru?

Bagaimana cara menjawab pertanyaan motivasi melamar jika kita sedang melakukan peralihan karier atau career switch ke industri baru?

Bagi pelamar yang melakukan career switch, fokuskan jawaban pada keterampilan yang dapat ditransfer (transferable skills) dari pengalaman kerja di industri sebelumnya. Jelaskan secara logis apa yang memicu ketertarikan Anda pada industri baru ini dan bagaimana perspektif unik dari latar belakang lama Anda justru bisa membawa inovasi bagi tim. Hindari terkesan merendahkan industri lama, melainkan bingkai transisi tersebut sebagai langkah evolusi karier profesional yang matang dan terencana. Tunjukkan juga komitmen belajar Anda dengan menyebutkan sertifikasi atau pelatihan mandiri yang telah Anda ambil demi mendukung peran baru tersebut.

Apakah aman jika pelamar mengaitkan motivasi melamar dengan reputasi besar atau nama terkenal dari perusahaan tersebut?

Apakah aman jika pelamar mengaitkan motivasi melamar dengan reputasi besar atau nama terkenal dari perusahaan tersebut?

Mengagumi reputasi besar perusahaan boleh saja disampaikan, namun hal itu tidak boleh menjadi satu-satunya alasan utama di dalam jawaban Anda. Jika Anda hanya memuji nama besar perusahaan, perekrut akan menilai jawaban Anda terlalu dangkal dan tidak memberikan dampak solusi bagi operasional internal mereka. Imbangi pujian tersebut dengan menjelaskan bagaimana reputasi besar mereka sejalan dengan standar profesionalisme kerja yang ingin Anda bangun. Hubungkan kebesaran nama perusahaan dengan peluang kontribusi nyata yang bisa Anda berikan melalui keahlian spesifik yang Anda miliki.

Bagaimana menyiasati jawaban motivasi melamar kerja jika kita dipanggil interview untuk posisi yang tingkat jabatannya lebih rendah (underemployment)?

Bagaimana menyiasati jawaban motivasi melamar kerja jika kita dipanggil interview untuk posisi yang tingkat jabatannya lebih rendah (underemployment)?

Saat melamar ke posisi yang lebih rendah, fokuskan motivasi Anda pada keinginan untuk memperkuat fundamental keahlian teknis atau mencari keseimbangan ritme kerja yang baru. Jelaskan secara jujur bahwa Anda ingin memberikan kontribusi stabilitas dan membimbing anggota tim yang lebih muda melalui pengalaman matang yang Anda miliki. Hindari kesan bahwa Anda terpaksa mengambil posisi tersebut hanya karena kesulitan finansial atau tidak ada pilihan lowongan lain. Yakinkan perekrut bahwa peran ini adalah keputusan strategis yang Anda ambil secara sadar untuk jangka panjang, bukan sekadar batu loncatan sementara.

Image
Ervina Lutfi Penulis
Product manager sekaligus penulis konten profesional yang rutin membahas topik HR, bisnis, dan digital marketing. Gaya penulisan yang terstruktur dan informatif memudahkan pembaca memahami strategi bisnis dan pengelolaan sumber daya manusia.
Icon

Satu solusi untuk semua kebutuhan HR Anda

Optimalkan pengelolaan operasi HR Anda dengan bantuan solusi terintegrasi dari Mekari Talenta.

WhatsApp Hubungi sales