Jika Anda akan mendaftar pekerjaan, tentu yang harus disiapkan adalah Curriculum Vitae (CV) dan surat lamaran kerja. Melalui CV, perusahaan tempat Anda melamar pekerjaan dapat melihat data diri serta latar belakang pendidikan Anda. Selain CV dan surat lamaran kerja, mencantumkan portofolio juga menjadi hal penting untuk beberapa pekerjaan tertentu. Portofolio adalah ringkasan pengalaman kerja serta berbagai pencapain yang telah di dapatkan sebelumnya dan berhubungan dengan bidang pekerjaan yang akan dilamar. Sayangnya, beberapa pelamar kerja sering lupa mencantumkan portofolio dan hanya fokus pada pembuatan CV sehingga menyebabkan peluangnya diterima pekerjaan menjadi lebih kecil.

 

Dibutuhkan untuk Pekerjaan Tertentu

Jika Anda melamar pekerjaan, apapun jenisnya, sangat disarankan untuk mencantumkan portofolio. Mengapa demikian? Portofolio akan memudahkan perusahaan dalam menentukan apakah kualifikasi Anda sesuai dengan jenis pekerjaan yang ditawarkan. Selain itu, untuk beberapa jenis pekerjaan di industri kreatif, portofolio bahkan bisa lebih dipertimbangkan daripada tingkat pendidikan seseorang. Hal itu dikarenakan dalam dunia kreatif, memiliki banyak pengalaman lebih diunggulkan daripada orang yang berpendidikan tinggi namun tidak punya pengalaman.

Pekerjaan tertentu yang sangat membutuhkan portofolio untuk dicantumkan yaitu fotografer, copywriter, designer, arsitek, penerjemah, dan lain sebagainya. Pekerjaan-pekerjaan tersebut membutuhkan orang yang setidaknya memiliki pengalaman atau pencapaian tertentu selama periode sebelum melamar kerja. Oleh karena itu, portofolio wajib dicantumkan saat melamar pekerjaan-pekerjaan tersebut.

 

Portofolio Penting Bagi Perusahaan

Telah dijelaskan sebelumnya, bahwa jika kamu melamar pekerjaan, sangat disarankan untuk melampirkan portofolio yang berfungsi untuk perusahaan cukup banyak, di antaranya berikut ini.   

 

1. Sumber acuan pencapaian yang pernah diraih

Saat melakukan seleksi, tentunya perusahaan membutuhkan informasi sebanyak-banyaknya tentang pelamar kerja. Salah satu jenis informasi yang cukup signifikan diperlukan oleh perusahaan yaitu mengenai pencapaian yang telah diraih serta pengalaman sebelumnya. Perusahaan dapat mengacu pada portofolio yang dikirimkan pelamar kerja untuk melihat berbagai pencapaian yang pernah diraih. Selain itu, melalui dokumen inilah perusahaan sejauh apa pengaruhnya pencapaian-pencapaian yang telah diraih pelamar kerja.

 

2. Mengecek kecocokan skill dan pekerjaan yang ditawarkan

Perusahaan juga perlu mencari orang yang memiliki skill sesuai dengan pekerjaan yang ditawarkan. Di situlah portofolio akan berperan. Perusahaan akan mencocokkan skill pelamar kerja dengan jenis pekerjaan yang ditawarkan. Skill tersebut dapat dilihat melalui portofolio.

3. Menentukan besaran gaji sesuai kapasitas kemampuan

Biasanya perusahaan menentukan besaran gaji minimal yang akan diberikan pada calon pekerjanya. Namun, besaran gaji tersebut dapat bertambah sesuai dengan kapasitas kemampuan pelamar kerja. Portofolio dapat dijadikan acuan untuk menentukan apakah gaji yang ditawarkan sudah sesuai atau belum.

 

Manfaat Membuat Portofolio untuk Pelamar Kerja

Selain menjadi nilai tambahan ketika melamar pekerjaan, membuat portofolio juga memberikan manfaat yang lain, lho. Berikut ini merupakan manfaat membuat portofolio yang mungkin Anda dapatkan.

1. Terbiasa mengarsipkan karya dan mencatat pencapaian

Saat membuat portofolio, secara otomatis maka anda akan mengumpulkan berbagai pencapaian yang pernah dibuat. Hal ini tentu menguntungkan karena dengan begini anda akan memiliki arsip yang rapi dan runut. Untuk para fotografer, biasanya yang diarsipkan adalah foto-foto terbaiknya.

2. Terlatih membuat desain portofolio

Membuat portofolio juga melatih kemampuan mendesain. Meski sederhana dan tingkatan pemula, membuat portofolio dapat membantu mengimprovisasasi kemampuan mendesain. Selain itu, pengetahuan Anda akan bertambah seiring waktu karena mulai memahami bahwa banyak jenis desain yang bisa dijadikan pilihan dalam pemembuatan portofolio.

 

3. Mengukur kemampuan diri sendiri

Selama proses pembuatan portofolio, anda akan mulai memahami sejauh mana sebenarnya kemampuan selama ini. Bisa jadi sebenarnya potensi Anda sangat besar tapi selama ini tidak sadar dan minder. Bisa lupa sebaliknya, Anda sudah merasa memiliki kemampuan yang tinggi dan mendalam, namun ketika melihat portofolio yang dibuat, ternyata masih banyak yang belum dikuasai dengan maksimal. Dengan begitu, Anda tidak akan salah menilai diri sendiri.

 

4. Dapat dijadikan sebagai motivasi diri

Menyusun portofolio membuat Anda melihat pencapaian apa saja yang telah dicapai selama ini. Hal tersebut bisa dijadikan bahan evaluasi diri. Dengan begitu, bisa muncul motivasi agar kedepannya lebih baik lagi.

 

Tips Membuat Portofolio yang Baik

Jika Anda berpikir bahwa dengan menyertakan portofolio maka sudah pasti mendapatkan pekerjaan yang diincar, Anda salah besar. Portofolio bukan jaminan bahwa perusahaan pasti menerima Anda apalagi jika portofolio yang diajukan buruk dan berantakan. Untuk membuat portofolio yang baik, haruslah berlajar dan memperhatikan beberapa hal. Berikut tips membuat portofolio yang baik.

 

1. Desain yang menarik

Desain portofolio tidak boleh sembarangan apabila memang benar-benar ingin mendapatkan pekerjaan yang dilamar. Desain portofolio yang menarik tentu akan membuat pihak perusahaan lebih tertarik. Gunakan warna yang senada dengan logo perusahaan. Selain itu, desain juga sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan perusahaan yang dituju.

 

2. Isi portofolio yang sesuai

Selain dari segi desain, isi portofolio juga harus diperhatikan. Pastikan isi portofolio sesuai dengan requirment yang dibutuhkan oleh perusahaan. Jadi, hal-hal yang dimasukkan ke dalam portofolio bukan sembarang pencapaian, namun yang memang sekiranya bisa membuat perusahaan yakin untuk memilih Anda.

3. Update portofolio secara berkala

 

Membuat portofolio pasti harus dilakukan berulang kali. Mengapa demikian? Hal itu dikarenakan isi portofolio yang harus selalu di-update secara berkala. Selain itu, apabila melamar pekerjaan ke beberapa perusahaan sekaligus, tentunya portofolio yang digunakan tidak bisa sama. Portofolio yang baik adalah yang dibuat dengan disesuaikan terhadap perusahaan yang dituju.

 

4. Simpel namun informatif

Terkadang terlalu semangat membuat portofolio membuat kita memasukkan terlalu banyak isi ke dalamnya. Desain yang digunakan juga kadang terlalu meriah. Untuk itu, Anda sebaiknya selalu mengingat rumus dasar pembuatan portofolio yang satu ini. Buatlah portofolio sesimpel mungkin namun informatif. Hal tersebut berarti membuat kalimat-kalimat yang jelas, menambahkan ilustrasi atau foto seperlunya, serta menggunakan desain yang sesuai. Meski portofolio yang dibuat lengkap, perusahaan tetap tidak akan menyukainya jika isinya sulit dipahami dan cenderung bertele-tele. Portofolio yang semacam itu juga bisa menandakan bahwa kemampuan berkomunikasi Anda melalui tulisan tidaklah terlalu baik.

 

Portofolio merupakan syarat penting yang perlu diberi perhatian lebih ketika akan melamar pekerjaan. Akan tetapi, hal-hal lain juga mesti diperhatikan agar perusahaan semakin yakin. Pastikan Anda mengumpulkan berkas lamaran kerja tepat waktu dan usahakan melakukannya pada jam kerja. Cantumkan nomer ponsel yang bisa dihubungi sehingga memudahkan pihak perusahaan saat akan mengontak. Jika dikirimkan melalui email, pada badan email atau body email beri salam pembuka dan intro singkat berisi perkenalan diri dan tujuan mengirim surel. Sebagus apapun portofolio serta pengalaman kerja yang dimiliki, namun apabila sikap-sikap yang ditunjukkan tidak profesional, tentunya perusahaan enggan menerima Anda. Selamat mencoba!

 

Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda?

Miliki sistem HR tepercaya dengan mencoba Talenta sekarang! Ikuti 3 cara berikut tanpa rasa khawatir untuk mendapatkan sistem HR yang lebih mudah:

Jadwalkan Demo 1:1

Undang kami untuk datang ke kantor Anda dan berdiskusi lebih lanjut tentang Talenta.

Ikuti Demo

Ikuti Workshop Talenta

Datang dan bergabung di workshop untuk ketahui lebih lanjut tentang Talenta.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba akun demo langsung dan temukan bagaimana Talenta dapat membantu Anda.

Coba Gratis
loading
Suka dengan Artikelnya?Talenta punya lebih banyak buat kamu!

Dapatkan konten premium mulai dari artikel, ebook, case study, white papers, infographic dengan berlangganan sekarang!

Suka dengan artikelnya?Dapatkan artikel HR premium langsung di email Anda!

Jadilah orang pertama yang akan mendapatkan artikel premium mulai dari study case, infographic, ebook, hingga white paper.