Karyawan tetap atau bisa juga disebut karyawan permanen adalah orang yang bekerja untuk orang lain atau perusahaan lain secara permanen. Mereka dapat menjadi orang yang bekerja paruh waktu atau penuh waktu dalam suatu perusahaan. Karyawan tetap bekerja berdasarkan perjanjian kerja dan mereka menerima pembayaran secara berkelanjutan. Mereka biasanya menerima pembayaran dalam bentuk gaji atau upah per jam.

Sedangkan untuk karyawan kontrak, mereka akan disewa dalam waktu yang telah ditentukan dan dengan tarif per jam atau harian yang telah ditetapkan. Biasanya karyawan kontrak dipekerjakan untuk proyek jangka pendek dan diberi tugas khusus untuk diselesaikan. Mereka diharapkan untuk bekerja secara mandiri dan mempertahankan keterampilan manajemen diri yang kuat.

Salah satu pertanyaan yang mungkin Anda tanyakan yaitu tentang manakah yang lebih baik, antara menjadi karyawan kontrak atau karyawan tetap. Secara umum banyak orang yang berpikir bahwa menjadi yang “tetap” adalah yang terbaik karena status pekerjaan yang pasti serta tunjangan yang menarik. Namun, seiring berjalannya waktu banyak juga orang-orang yang mulai tertarik untuk bekerja sebagai karyawan kontrak.

Keduanya tentu memiliki kekurangan dan kelebihan yang nantinya bisa membantu Anda dalam mempertimbangkan tipe mana yang paling cocok. Berikut adalah perbandingan di antara keduanya:

 

1. Karyawan Kontrak Lebih Fleksibel

Karyawan kontrak diberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam melakukan pekerjaannya dibandingkan karyawan tetap. Mereka juga biasanya lebih mungkin untuk membuat keputusan sendiri selama pekerjaan mereka dilakukan tepat waktu dan sesuai standar. Hal ini menarik bagi mereka yang ingin mencapai keseimbangan antara kerja dan kehidupan pribadinya karena bisa mengatur jadwal kerja sesuai keinginan.

Sedangkan untuk karyawan tetap, umumnya memiliki jadwal yang sudah diatur sesuai dengan SOP yang berlaku. Hal tersebut membuat mereka banyak menghabiskan waktunya untuk pekerjaan dibandingkan karyawan kontrak.

 

2. Pekerjaan Lebih Variatif

Karyawan kontrak akan terus berpindah tempat dan menemukan pengalaman-pengalaman baru. Banyak tantangan dan perubahan yang akan dihadapi oleh karyawan kontrak. Sedangkan karyawan tetap akan berada dilingkungan yang sama dalam jangka waktu lama.

Jika karyawan permanen memiliki skill khusus, seringkali mereka dibatasi oleh sistem dan aturan yang berlaku di perusahaan tersebut. Hal itu membuat karyawan tetap minim pengalaman pekerjaan.

 

3. Bayaran Karyawan Tetap Lebih Baik

Mungkin Anda tidak sadar bahwa gaji dari karyawan kontrak bisa dibilang lebih baik daripada karyawan tetap. Hal itu dikarenakan karyawan kontrak tidak harus mematuhi kebijakan karyawan tetap seperti rapat kantor dan hal lainnya yang membuang banyak waktu. Karyawan kontrak juga hampir tidak terpengaruh oleh birokrasi atau politik antar perusahaan.

Itu berarti mereka benar-benar menghabiskan waktu mereka untuk menghasilkan pekerjaan yang dibayar dengan rentang waktu yang lebih sedikit. Secara teori bayaran yang diberikan kepada karyawan kontrak tentu lebih baik karena lebih sedikit waktu yang digunakan untuk bekerja dengan lebih maksimal. Sebaliknya, karena mereka masuk pada jam rutin maka mereka memiliki jam kerja yang stabil dan bisa dibilang lebih lama dibanding karyawan kontrak.

 

4. Tunjangan Karyawan Tetap

Karyawan kontrak tidak menerima tunjangan dari perusahaan seperti asuransi kesehatan, liburan perusahaan, dan cuti karyawan pada umumnya. Karyawan kontrak harus mencari atau memiliki asuransi mereka sendiri ketika mereka memilih untuk tidak menjadi karyawan tetap di perusahaan.

Sedangkan bagi karyawan tetap, inilah salah satu alasan mereka memilih menjadi karyawan permanen. Terutama tunjangan kesehatan dan tunjangan hari tua yang tidak didapatkan oleh karyawan kontrak. Bahkan beberapa perusahaan menawarkan skema bonus bagi karyawan permanen yang mampu mencapai target signifikan, atau sebagai insentif untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

 

5. Stabilitas Pekerjaan

Kerugian terbesar menjadi karyawan kontrak adalah anggapan kurangnya stabilitas atau ketidakamanan pekerjaan. Sesuai dengan istilah kontrak, mereka biasanya memiliki kontrak dalam jangka waktu tertentu yang akan berakhir dalam hitungan bulan atau beberapa tahun saja.

Sedangkan karyawan tetap memiliki stabilitas keuangan yang tetap dan kemampuan untuk menyusun anggaran lebih akurat. Bahkan beberapa dari mereka sering mendapatkan bonus dalam pekerjaannya. Ketetapan inilah yang akan membuat mereka lebih merasa aman dengan posisinya dibandingkan dengan status sebaliknya.

 

Seperti penjelasan di atas, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum Anda dapat memutuskan apakah akan menjadi karyawan kontrak atau karyawan tetap. Jika dilihat dari segi finansial, karyawan kontrak lebih unggul. Namun, terlepas dari manfaat finansial, kenyataannya masih banyak orang yang tidak mau melepaskan benefit sebagai karyawan permanen seperti bonus, pensiun, dan stabilitas pekerjaan. Jadi mana yang lebih cocok bagi Anda?

Apapun status pekerjaan karyawan, tim HR perusahaan harus memberikan pelayanan administrasi dan pemenuhan hak-hak karyawan dengan adil. Artinya, kedua jenis karyawan ini harus diberikan haknya sesuai dengan perjanjian kerja yang ada. Pengelolaan administrasi karyawan dapat Anda tingkatkan melalui software HR yang tepercaya. Talenta adalah salah satunya. Yuk ketahui keunggulan Talenta dan fitur-fiturnya di sini.

 

Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda?

Miliki sistem HR tepercaya dengan mencoba Talenta sekarang! Ikuti 3 cara berikut tanpa rasa khawatir untuk mendapatkan sistem HR yang lebih mudah:

Jadwalkan Demo 1:1

Undang kami untuk datang ke kantor Anda dan berdiskusi lebih lanjut tentang Talenta.

Ikuti Demo

Ikuti Workshop Talenta

Datang dan bergabung di workshop untuk ketahui lebih lanjut tentang Talenta.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba akun demo langsung dan temukan bagaimana Talenta dapat membantu Anda.

Coba Gratis
  • Indonesia
  • English
loading