Sebagai seorang yang bekerja di divisi Human Resources (HR), maka meningkatkan produktivitas karyawan menjadi tanggung jawab yang harus dilakukan. Fakta menunjukan bahwa karyawan yang tingkat produktivitasnya lebih baik adalah mereka yang bahagia, cukup istirahat, dan senang dengan lingkungan kerja. Bukan karyawan yang bekerja lebih lama, atau sampai membawa pekerjaan ke rumah.

Tugas divisi HR adalah membuat para karyawan bekerja dengan produktif, dan juga dapat memuaskan karyawan dengan memberikan timbal balik yang sepadan pada karyawan. Bagaimanapun, karyawan adalah manusia yang juga tidak melulu memikirkan soal uang, namun juga kenyamanan dalam bekerja. Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan HR untuk meningkatkan produktivitas karyawan, antara lain:

1. Menciptakan Budaya Perusahan yang Menyenangkan

Budaya perusahaan adalah sebuah kebisaan yang dibangun oleh para karyawan yang dapat membuat mereka nyaman. Tentu HR merupakan divisi yang bertanggung jawab dalam hal ini. Tim HR yang harus memulai untuk menciptakan kebiasaan-kebiasaan di perusahaan untuk membuat karyawan senang dan produktif dalam bekerja.

Ada beberapa contoh kebiasaan yang dapat membuat karyawan nyaman bekerja di perusahaan. Pertama, membuat karyawan merasa lebih dihargai dari pekerjaannya, hal ini akan membuat karyawan berfikir bahwa perusahaan benar-benar menganggap dirinya adalah pekerja yang dibutuhkan. Kemudian, perusahaan dapat menerapkan logging-off setiap hari saat hampir selesai waktu bekerja.

Hal ini dapat berupa berkumpulnya karyawan, perusahan memainkan musik yang merelaksasi, dan lain-lain. Kebiasaan tersebut bertujuan agar karyawan mulai membereskan pekerjaannya dan mulai menyusun daftar pekerjaan yang akan dilakukan besok, sehingga saat jam kantor telah usai, karyawan tidak memikirkan lagi hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan.

2. Keterbukaan Penilaian Kerja

Evaluasi kerja setiap bulan merupakan hal yang sangat penting bagi karyawan. Dengan melakukan evaluasi, mereka mengetahui seberapa baik atau buruk pekerjaan yang mereka lakukan. Hal ini harus dapat dilakukan secara terbuka, sehingga persaingan yang sehat terjadi di dalam perusahaan. Evaluasi penilaian kerja ini juga dapat menjadi daya tawar bagi karyawan untuk meminta kenaikan gaji kepada atasan.

Keterbukaan dalam penilaian kerja dapat meminimalisir masalah seperti kecemburan atas kenaikan gaji atau pemberian bonus yang didasari oleh kinerja karyawan. Keterbukaan ini dapat menjadi dasar penerapan program reward and recognition pada karyawan, yang sampai sekarang menjadi cara paling sering dipakai untuk meningkatkan produktivitas karyawan.

3. Kebebasan Berkreasi

Dalam sebuah perusahaan, terkadang ada beberapa karyawan yang memang harus diberikan tata cara bekerja secara detail hingga langkah-langkah yang harus dilakukan. Namun, banyak karyawan yang menganggap cara ini tidak dibutuhkan. Sebab hal tersebut bagi mereka akan membuat cepat bosan, sehingga dapat memperburuk kinerja dan memberikan hasil kerja yang juga tidak baik.

Karyawan seperti ini biasanya hanya membutuhkan target atau hasil yang ingin dicapai dari pekerjaannya. Kemudian, mereka akan membuat cara kerja yang mereka nyaman dilakukan. Biasanya ini terjadi pada karyawan yang memang baru masuk dunia kerja, mereka akan sangat menyukai tantangan dan suka kebebasan.

Jika karyawan bekerja dengan baik melalui caranya, HR sebaiknya membiarkan karyawan bekerja dengan caranya tersebut, selama kinerja yang diberikan baik, dan dalam prosesnya tidak merugikan siapapun. Namun, Anda tetap harus memantau, mengevaluasi, dan memberikan arahan agar pekerjaan yang dilakukan tetap berjalan sesuai SOP perusahaan.

4. Memberikan Tips untuk Tidak Memikirkan Pekerjaan Di Luar Jam Kerja

Jika hal-hal sebelumnya adalah hal-hal yang dapat HR kondisikan di dalam lingkungan kerja. Maka, hal berikut ini hanya dapat dillakukan melalui bimbingan atau masukan kepada karyawan. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa karyawan yang tingkat produktivitasnya tinggi adalah karyawan yang sehat jasmani-rohani, bahagia, dan mereka yang punya waktu istirahat yang cukup. Maka HR dapat memberikan saran kepada karyawan untuk tidak memikirkan pekerjaan di luar jam kerja.

Pertama, misalnya dengan menuliskan isi pikiran, ini membantu mengeluarkan pikiran-pikiran termasuk dalam hal pekerjaan. Kemudian, karyawan dapat melakukan hal-hal yang dapat menggangu piikiran tentang pekerjaan, seperti bermain game, melakukan relaksasi otot dan pikiran, dan lain-lain.  Kedua, HR dapat memberikan saran, seperti setiap akan selesai bekerja, selalu buat daftar hal-hal yang akan dikerjakan besok beserta tenggat waktu dan cara mengerjakannya. Kemudian, tutup semua tabs browser mengenai pekerjaan, hal ini adalah tanda bahwa karyawan sedang tidak bekerja dan harus melakukan hal lain atau istirahat.

Cara lain juga dapat dilakukan dengan mengatur jam tidak bekerja, sehingga orang-orang yang akan berurusan dengan karyawan akan tahu bahwa sang karyawan sedang tidak dalam jam kerja dan akan dilakukannya nanti. Cara tersebut akan membuat karyawan tidak mendapat panggilan untuk melakukan pekerjaanya secara tiba-tiba.

Setidaknya, beberapa hal diatas merupakan cara yang paling efektif untuk membuat produktivitas karyawan meningkat dengan baik. Divisi HR sekali lagi merupakan pihak yang bertanggung jawab untuk membuat hal itu terjadi. Produktivitas juga dapat dilakukan dengan memudahkan proses administrasi SDM.

Anda bisa menggunakan Talenta untuk memudahkan proses administrasi karyawan. Dengan Talenta, Anda bisa melakukan proses penggajian, pemotongan pajak, tunjangan, pengajuan cuti, lembur, hingga pengelolaan absensi online secara cepat, tepat, dan mudah. Segera daftarkan perusahaan Anda di Talenta dan nikmati kemudahan administrasi untuk karyawan dan perusahaan.

 

Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda?

Miliki sistem HR tepercaya dengan mencoba Talenta sekarang! Ikuti 3 cara berikut tanpa rasa khawatir untuk mendapatkan sistem HR yang lebih mudah:

Jadwalkan Demo 1:1

Undang kami untuk datang ke kantor Anda dan berdiskusi lebih lanjut tentang Talenta.

Ikuti Demo

Ikuti Workshop Talenta

Datang dan bergabung di workshop untuk ketahui lebih lanjut tentang Talenta.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba akun demo langsung dan temukan bagaimana Talenta dapat membantu Anda.

Coba Gratis
loading
Tunggu! Talenta punya ebook buat kamu!

Dapatkan ebook "Panduan mudah menghitung gaji sesuai jenis karyawan"

Suka dengan artikelnya?Dapatkan artikel HR premium langsung di email Anda!

Jadilah orang pertama yang akan mendapatkan artikel premium mulai dari study case, infographic, ebook, hingga white paper.