Banyaknya tugas yang harus dikerjakan seorang HR terkadang sering membuat HR menjadi tidak fokus dan melupakan tugas utamanya, yaitu mengembangkan perusahaan lewat SDM. Kenapa seorang HR sampai melupakan tugas utamanya? Biasanya seorang HR harus melakukan berbagai pekerjaan administrasi yang ribet dan juga menghabiskan banyak waktu. Mulai dari mengelola absensi, cuti, lembur, hingga perhitungan dan pembayaran gaji karyawan. Ini sangat menyita waktu dan juga tenaga seorang HR. Apalagi jika dalam satu perusahaan terdapat ratusan karyawan, berapa lama waktu yang akan dihabiskan? Karena latar belakang itulah saat ini banyak perusahaan yang mulai menggunakan HRIS online sebagai software HR.

Namun, saat ini bukan hanya HRIS online, kini muncul beberapa sistem yang mirip dengan HRIS seperti HCMS dan HRMS. Apa perbedaan ketiganya? Dan mana yang paling cocok untuk Anda dan perusahaan? Simak masing-masing penjelasannya di bawah ini.

 

HRIS

Human Resource Information System atau HRIS merupakan salah satu sistem HR komprehensif yang memiliki fungsi mendalam yang diiharapkan dari sebuah database HR. Namun, HRIS online ini tidak memiliki prosedur standar untuk membuat kategori, sehingga sistem ini bisa diaplikasikan untuk semua solusi HR. Umumnya, HRIS bisa mengindikasikan sistem yang mencakup fungsi-fungsi utama HR seperti rekrutmen, administrasi tunjangan, kompensasi, training, alur kerja (workflow), layanan mandiri (self-service), dan membuat laporan.

HRIS sendiri merupakan sistem paling dasar yang kemudian dikembangkan lagi oleh HCMS dan HRMS. Di mana HRIS online cocok diterapkan dengan industri apapun karena fungsi utamanya adalah mengelola karyawan termasuk kebijakan serta prosedur.

Sistem ini juga bisa dibagi menjadi tiga kategor HRIS yaitu operasional, taktis, dan strategis. Di mana, HRIS operasional membantu HR mengatur lingkup operasional seperti administrasi karyawan dan pengelolaan absensi. Sedangkan, HRIS taktis (tactical) memiliki kemampuan pada rencana pengelolaan pegawai seperti rekrutmen dan pengembangan. Kemudian HRIS strategis (strategic) untuk menyamakan strategi perusahaan dan karyawan, dengan sistem review performa dan aliensi tujuan.

 

HCMS

Human Capital Management System atau HCMS adalah bentuk sistem HR yang dikembangkan dari HRIS. HCMS sendiri hadir karena banyaknya perusahaan yang membutuhkan suatu sistem yang lebih mendetail pada para karyawannya. Untuk memenuhi kebutuhan itulah HCMS hadir dengan fungsi-fungsi yang lebih mendalam seperti semua fungsi-fungsi HRIS ditambah dengan fungsi lain seperti orientasi dan pengenalan (onboarding), manajemen kinerja (performance management), kontrol posisi, estafet kepemimpinan (succession), perencanaan gaji, global HR, dan analisa. HCMS sendiri cocok digunakan jika perusahaan Anda berencana untuk mengambil langkah-langkah serius dalam pengembangan karyawan.

Baca juga: Manfaat Mengelola Keamanan Data Karyawan dengan HRIS

 

HRMS

Human Capital Management System atau HCMS merupakan versi tertinggi dari HRIS online. HRMS adalah sistem yang berada di antara keduanya, bisa mencakup semua HRIS dengan tambahan atau mencakup semua HCMS dengan tambahan. Jika dijabarkan secara detail, HRMS memiliki berbagai hal seperti seluruh fungsi yang ada pada HRIS ditambah penggajian (payroll), waktu, dan upah. Atau, semua fungsi HCMS (yang di dalamnya sudah termasuk fungsi HRIS) dengan tambahan penggajian (payroll), waktu, dan upah.

Mengingat cakupan HRMS yang begitu luas, sistem ini biasanya lebih cocok digunakan pada perusahaan yang jumlah karyawannya sudah cukup banyak. Misalnya saja perusahaan dengan skala menengah hingga besar dan memiliki karyawan di atas 100.

Baca juga: 6 Keuntungan Menggunakan Aplikasi Absensi bagi Perusahaan dan Karyawan

 

Kenapa HRIS saat ini dikembangkan ke sistem payroll? Karena payroll merupakan hal yang sangat penting di perusahaan. Pasalnya, gaji tidak bisa diberikan begitu saja. Anda sebagai HR harus melakukan proses yang cukup panjang, mulai dari menghitung komponen penggajian, seperti pajak penghasilan, asuransi kesehatan, upah lembur, dan sebagainya. Tidak heran jika proses ini bisa menyita banyak waktu bagi divisi yang bersangkutan seperti HR dan finance. Dengan HRMS inilah Anda tidak perlu lagi khawatir, karena semuanya bisa dilakukan secara otomatis dan menghemat biaya yang tidak diperlukan seperti menyewa jasa pihak ketiga untuk menghitung payroll.

Setelah Anda memahami perbedaan HRIS Online, HCMS, dan HRMS Anda dapat lebih mudah memilih sistem HR yang cocok untuk perusahaan Anda. Jika perusahaan Anda masih dalam skala kecil, HRIS online bisa jadi pilihan tepat untuk perusahaan. Sedangkan, ketika bisnis Anda mulai berkembang, tidak ada salahnya untuk beralih pada sistem HRMS.

Talenta merupakan salah satu sistem HR yang dapat membantu Anda mengelola administrasi perusahaan mulai dari absensi, cuti, hingga perhitungan payroll. Talenta juga memiliki fitur manajemen karyawan yang membantu Anda memonitor proses rekrutmen hingga onboarding. Coba buktikan sendiri fitur-fitur Talenta untuk membantu Anda mengelola karyawan dan perusahaan secara lebih mudah, cepat, dan aman. Ajukan demo sekarang!

 

Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda?

Miliki sistem HR tepercaya dengan mencoba Talenta sekarang! Ikuti 3 cara berikut tanpa rasa khawatir untuk mendapatkan sistem HR yang lebih mudah:

Jadwalkan Demo 1:1

Undang kami untuk datang ke kantor Anda dan berdiskusi lebih lanjut tentang Talenta.

Ikuti Demo

Ikuti Workshop Talenta

Datang dan bergabung di workshop untuk ketahui lebih lanjut tentang Talenta.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba akun demo langsung dan temukan bagaimana Talenta dapat membantu Anda.

Coba Gratis
loading
Suka dengan Artikelnya?Talenta punya lebih banyak buat kamu!

Dapatkan konten premium mulai dari artikel, ebook, case study, white papers, infographic dengan berlangganan sekarang!

Suka dengan artikelnya?Dapatkan artikel HR premium langsung di email Anda!

Jadilah orang pertama yang akan mendapatkan artikel premium mulai dari study case, infographic, ebook, hingga white paper.