Insight Talenta

Tingkatkan Kinerja Karyawan dengan Performance Management

Naik turunnya kinerja karyawan dalam perusahaan adalah sebuah tantangan tersendiri bagi pengelola perusahaan dan HR Manager. Dalam menjamin meningkatnya kinerja karyawan dan menghindari beberapa masalah besar akibat karyawan. Maka perusahaan perlu melakukan performance management untuk menjamin kinerja karyawan serta menciptakan system terbaik dalam perusahaan. Lalu sebenarnya hal apa saja yang perlu dipahami mengenai performance management? Berikut ini pembahasannya.

performance management

Pengertian Performance Management

Manajemen Kinerja atau Performance Management dapat dianggap sebagai proses sistematis di mana organisasi melibatkan karyawannya dalam mencapai misi dan tujuan organisasinya. Banyak penelitian yang menunjukan bahwa adanya korelasi yang erat antara manajemen kinerja yang efektif dengan pencapaian tujuan organisasi.

Performance management didefinisikan oleh Bacal (1999) sebagai proses komunikasi yang berkesinambungan yang dilakukan dalam kemitraan antara seorang karyawan dan atasan. Jadi, performance management adalah usaha untuk mendapat hasil yg lebih baik bagi organisasi, tim maupun individu dengan memahami dan mengelola performance dalam kerangka tujuan, standar, dan kompetensi yg terencana yg telah disepakati bersama. Kata kunci dari definisi ini adalah:

  1. Kerangka tujuan, standar dan atribut/kompetensi yg terencana dan telah disepakati bersama.
  2. Sebuah proses.
  3. Berbagi pemahaman.
  4. Pendekatan untuk memahami dan mengembangkan orang.
  5. Achievement.

Tujuan Performance Management

  1. Membantu karyawan dalam mengidentifikasi pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk melakukan pekerjaannya secara efisien dan juga dapat mendorong mereka untuk melakukan tugas yang benar dengan cara yang benar.
  2. Meningkatkan kinerja karyawan dengan mendorong pemberdayaan karyawan, motivasi dan penerapan mekanisme penghargaan (rewards) yang efektif.
  3. Meningkatkan sistem komunikasi dua arah antara Supervisor/Manager dan karyawan untuk dapat memperjelas ekspektasi (harapan) perusahaan mengenai peran dan akuntabilitas karyawan dalam melakukan pekerjaan, mengomunikasikan tujuan fungsional dan organisasi serta memberikan umpan balik yang teratur dan transparan sehingga dapat meningkatkan kinerja karyawan dan pembinaan berkelanjutan.
  4. Mengidentifikasi hambatan untuk kinerja yang efektif dan menyelesaikan hambatan tersebut melalui pemantauan (monitoring), pembinaan (coaching) dan pengembangan (development).
  5. Menciptakan dasar untuk beberapa keputusan administratif mengenai perencanaan strategis, perencanaan suksesi (succession planning), promosi, kompensasi dan pengupahan yang berdasarkan kinerja.
  6. Meningkatkan pengembangan diri pribadi karyawan dan kemajuan dalam karir karyawan dengan membantu mereka memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diinginkan.

4 Tahap Penting dalam Performance Management

Pendekatan manajemen kinerja di dunia usaha dan industri sangat beragam, tapi bila ditarik benang merahnya dapat terbagi menjadi 4, yaitu:

1. Fase Plan: Performance Planning

Membuat rencana kerja yang diselaraskan dengan Sasaran Strategis, Key Performance Indicator (KPI), Standar atau Target, Aktivitas perusahaan secara SMART (Spesific, Measurable, Achiveable, Realistic, Time-Oriented). Sifatnya adalah Top Down, artinya CEO atau President Director harus membuat target perencanaannya dulu, barulah diturunkan sampai ke level terendah.

2. Fase Do: On Going Feedback & Informal Coaching

Melaksanakan rencana kerja dan melakukan pengawasan. Hal penting yang perlu dilakukan adalah memberikan umpan balik (feedback) terhadap karyawan dari atasan yang bersangkutan untuk kembali meluruskan apa yang mungkin tidak sesuai dengan rencana awal. Selain itu, umpan balik sangat penting untuk memberikan motivasi dan me-recharge energi yang mungkin mulai habis.

3. Fase Check: Performance Appraisal & Development Planning

Mengevaluasi pencapaian kinerja dibandingkan dengan target atau rencana kerja. Terlibat pada proses ini adalah Atasan, HRD, dan Top Management, serta karyawan yang bersangkutan.

4. Fase Action: On Going Feedback & Informal Coaching

Memberikan penghargaan kepada karyawan atas kinerjanya dan memberikannya catatan pengembangan untuk perbaikan kualitas kerjanya di masa depan.

Tips Melakukan Performance Management System

Dalam menyelesaikan performance management system, penerapan metode SMART merupakan cara terbaik dalam membangun performance management system yang baik bagi perusahaan. Berikut penjelasannya!

1. Spesifik

Sasaran kinerja yang ditargetkan harus bersifat spesifik dan jelas. Hal tersebut menandakan tujuan yang ingin dicapai harus digambarkan secara rinci, misalnya dalam peningkatan penjualan.

Seperti mencantumkan jenis produk yang ingin ditingkatkan penjualannya, lokasinya dimana, serta satuan kenaikan yang terjual (dalam bentuk volume atau persentase).

2. Measureable/Terukur

Dalam mencapai tujuan sebuah performance management dibutuhkan sebuah indikator keberhasilan atau tolak ukur untuk mengetahui kesuksesan performance management.

Penilaian ini dapat berupa apa saja, mulai dari menyediakan produk akhir dengan tenggat waktu tertentu hingga mencapai jumlah penjualan yang ditentukan.

3. Achievable

Tujuan karyawan yang efektif harus merupakan tujuan yang diharapkan dapat dicapai oleh karyawan dan berada dalam kendali karyawan. Sebuah tujuan yang ambisius tetapi dapat dicapai memberikan kesempatan untuk unggul. Saat menerima tujuan dari seorang manajer, Anda dapat mendiskusikan kelayakan dan ambisi tujuan tersebut dan mungkin dapat memintanya agar lebih realistis atau lebih menantang jika Anda merasa bahwa tujuan saat ini tidak ideal.

4. Relevan

Tujuan yang diberikan pada karyawan harus memiliki keterikatan atau bersifat relevan. Hal tersebut didasari dengan target yang ingin dicapai dari posisi yang dipegang oleh karyawan.

Jika suatu aktivitas tampaknya menyimpang dari harapan sebelumnya untuk seorang karyawan, percakapan harus dilakukan untuk membahas perubahan, termasuk mengapa perubahan fokus terjadi, apakah perubahan itu sesuai dan apa yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan peluang keberhasilan. bagi karyawan yang mengejar tujuan.

5. Terikat Waktu

Adanya deadline atau waktu yang ditetapkan merupakan hal untuk memastikan semua pihak memahami tujuan yang diharapkan. Dengan adanya deadline, karyawan dapat menyelesaikan tugas yang diberikan dengan cepat dan efektif.

Untuk tujuan yang lebih besar, mungkin ada beberapa jadwal di mana fase yang berbeda dari proyek diharapkan selesai. Penting bagi manajer dan anggota staf untuk memahami deadline dan berbicara tentang masalah apa pun yang mereka miliki tentang batas waktu yang diusulkan.

Pentingnya Performance Management bagi Karyawan

Performance management sangat penting dalam mengatur kinerja karyawan. Bagaimanapun juga karyawan adalah manusia yang membutuhkan empati dan perlakuan yang baik oleh perusahaan. Dalam memberikan pengaturan terhadap karyawan, beberapa hal di bawah ini adalah hal penting yang bisa didapatkan dengan melakukan performance management bagi karyawan:

1. Menciptakan Kondisi Nyaman

Dalam performance management lebih mengutamakan pada bagaimana porsi perusahaan dan karyawan lebih seimbang. Perusahaan dalam memberikan kebijakan dan pengaturan haruslah melakukan survei maupun review performance langsung kepada seluruh karyawan. Sehingga Anda dapat menentukan langkah terbaik bagi karyawan. Jika Anda dapat memberikan perlakuan terbaik kepada karyawan. Secara psikologis akan memberikan kenyamanan dan menciptakan suasana yang kondusif bagi karyawan.

2. Memberikan Kesempatan untuk Memberikan Feedback

Dalam melakukan penilaian dan mencegah beberapa hal buruk yang terjadi pada perusahaan seperti pemecatan dan penuruan pencapaian perusahaan akibat dari performance karyawan. Maka dibutuhkan input dari karyawan tersebut untuk meningkatkan strategi karyawan. Oleh karena itu, performance management dibutuhkan seperti salah satunya menampung feedback dari karyawan.

3. Meningkatkan performance dan evaluasi

Dalam melakukan performance management pasti dilakukan penilaian kinerja dan evaluasi mengenai performance karyawan. Sehingga di sini dapat dilakukan evaluasi terhadap karyawan terkait, memberikan motivasi bagi karyawan terkait agar lebih memahami kondisi apa yang sebenarnya ia rasakan.

Anda tidak perlu khawatir salah dalam melakukan performance management ini di perusahaan. Anda dapat menggunakan Talenta sebagai acuan Anda dalam melakukan review terhadap karyawan dan meningkatkan managerial HR di perusahaan Anda. Dengan performance management tools Talenta, Anda dapat mengelola karyawan dan mengatur administrasi karyawan lebih mudah kapan dan di mana saja. Kunjungi https://www.talenta.co/fitur/aplikasi-penilaian-kinerja-karyawan/ untuk lebih lengkapnya.

Talenta adalah salah satu merk HRIS (human resources information system), yakni software (perangkat lunak) untuk manajemen sumber daya manusia. Software HRIS biasanya bertujuan mengurangi beban kerja administrasi di bidang penggajian, perpajakan karyawan, absensi, dan performance appraisal.

Selain itu, Talenta juga menyediakan fitur mobile friendly yang disebut mobile employee-self service yang dapat memudahkan karyawan untuk mengakses Talenta melalui smartphone atau gadget masing-masing.

Fitur-fitur yang disediakan Talenta juga dilengkapi dengan detail-detail sehingga memudahkan karyawan dalam melakukan pekerjaan. Misalnya, pada fitur payroll, komponen seperti bonus, tunjangan, pajak, insentif, dan lain-lain ditambahkan. Dengan demikian perhitungan akan menjadi lebih efisien dan efektif.

Kelebihan Talenta by Mekari:

1. Fitur yang disajikan sangat berlimpah

Keunggulan dari Talenta By Mekari ini salah satunya adalah fitur yang dibawakan sangat banyak dan berlimpah. Mulai dari pinjaman tunai, halaman recruitment, halaman cuti custom, hingga pengumuman karyawan pun disediakan oleh Talenta By Mekari ini, berikut ini detail fiturnya

  • Fitur payroll, fitur ini membantu perusahaan menghitung dan bisa membayar payroll karyawan secara otomatis setiap bulannya. Proses payroll lebih efektif dan efisien karena tidak harus dilakukan di kantor.
  • Fitur manajemen waktu, maka tim HR perusahaan bisa dengan mudah melakukan otomatisasi proses cuti karyawan dan lemburan yang dilakukan.
  • Fitur absensi mobile, maka seluruh karyawan bisa melakukan absensi dengan mudah kapan dan dimana saja. Dan fitur ini juga memudahkan tim HR dalam melakukan pengawasan pada absensi karyawan sewaktu-waktu.
  • Fitur database karyawan, dapat membantu HR dalam melakukan pengelolaan data dan informasi terkait karyawan. Mulai dari data personal, informasi tunjangan, hingga fasilitas yang berhak diterima karyawan sesuai kontrak kerjanya.

2. Kostumisasi yang sangat terperinci

Semua hal yang diatur di dalam Talenta diatur secara sangat terperinci, Di sini bahkan bisa membuat rumus cuti sendiri dan rumus denda sendiri.

3. Tim Support yang efektif dan responsive

Tidak usah bergelut dengan BOT ketika memberikan keluhan atau komplain, CS dari Talenta akan dengan sigap membantu dalam hitungan menit saja.

Dalam aplikasi Talenta ini juga sering diadakan promo dan diskon yang berakibat pada harga yang bisa lebih murah dari harga normal. Tentu saja hal ini bisa dikatakan angin segar untuk perusahaan yang ingin menggunakan Talenta sebagai sistem payroll mereka namun dengan anggaran yang terbatas.

Apalagi untuk kondisi sekarang ini di mana karyawan lebih sering Work From Home, menggunakan Talenta tentu akan sangat membantu dalam hal pengkondisian karyawan dengan sistem otomatisnya yang akan sangat membantu perusahaan.

Dengan adanya fitur – fitur ini maka tentu saja pengelolaan sumber daya di dalam perusahaan jauh lebih baik dan lebih optimal.

Aplikasi penilaian kinerja karyawan Talenta dapat diakses dengan mudah di https://www.talenta.co/fitur/aplikasi-penilaian-kinerja-karyawan/. Tunggu apa lagi? Coba Talenta sekarang juga.

Daftarkan perusahaan Anda di Talenta sekarang juga!

 


PUBLISHED14 Apr 2022
Made
Made