Tantangan Sistem Gaji di Perusahaan Manufaktur

Tantangan Sistem Gaji di Perusahaan Manufaktur

Industri manufaktur menawarkan skala gaji yang berbeda untuk posisi yang berbeda, mulai dari manajer hingga bagian gudang dan pengiriman barang. Tantangan administrasi penggajian industri manufaktur sangat berbeda dengan industri lainnya. Siklus pembayaran gaji di perusahaan manufaktur berbeda untuk setiap pekerja, berbagai metode perhitungan upah, dan perhitungan tingkat atau golongan yang berbeda-beda menjadikan proses penggajian industri ini lebih rumit. 

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

Salah satu kebocoran penghematan proses bisnis perusahaan yang paling sering ditemukan adalah inefisiensi proses penggajian karyawan. Selama ini, bagian penggajian bisa menghabiskan begitu banyak tenaga dan waktu menjelang tanggal cut off. Untuk menghitung pajak karyawan saja, divisi HR membutuhkan waktu 120 jam kerja setahun. Itu belum termasuk komponen penghitungan gaji lainnya seperti tunjangan, lembur, dan pinjaman karyawan. Singkatnya, perusahaan manufaktur sangat membutuhkan software penggajian yang sangat fleksibel menangani kompleksitas penggajian di sektor ini. 

Baca Juga: Cara Meningkatkan Efektivitas Dalam Sistem Penggajian

Bagaimanapun, kompleksitas penggajian yang merupakan keunggulan industri manufaktur adalah sebuah kesalahan jika dilakukan secara manual. Tidak bisa dipungkiri juga bahwa banyak sekali informasi tentang tantangan industri manufaktur dalam hal penggajian serta solusi perangkat lunak yang harus Anda tahu. Bagi siapa pun yang saat ini sedang kebingungan mengatasi tantangan penggajian di industri manufaktur modern. Kami telah menyusun faktor-faktor utama dalam tantangan penggajian:

Masalah yang Sering Terjadi pada Proses Gaji di Perusahaan Manufaktur

1. Pelaporan Serikat Pekerja

Manufaktur adalah salah satu industri yang memiliki proporsi tinggi dari serikat pekerja atau serikat buruh. Pada 2013, 10,1% pekerja manufaktur di Amerika berasal dari serikat pekerja. Angka ini jauh lebih tinggi dari rata-rata 6,7% tingkat serikat pekerja di sektor swasta industri secara keseluruhan. Beberapa perusahaan manufaktur hanya dapat mempekerjakan karyawan yang tergabung dalam serikat buruh. Di sisi lain, perusahaan juga memiliki kewajiban untuk membayar iuran serikat buruh setiap bulannya sebelum penggajian. Laporan penggajian juga harus diberikan sebagai bentuk transparansi pegawai pabrik. Kepatuhan inilah yang membuat solusi software penggajian akan sangat membantu administrasi perusahaan. 

2. Integrasi Waktu dan Kehadiran

Karyawan pabrik umumnya bekerja shift dan dibayar setiap jam. Jam masuk dan pulang kerja, jam istirahat hingga pergantian shift akan terintegrasi dengan sistem penggajian. Kesalahan yang sering terjadi ketika membuat jadwal shift secara manual adalah adanya ketidaktepatan dalam menghitung jumlah jam kerja. 

Dibandingkan dengan mengatur jadwal shift secara manual, software HRIS dapat membantu pembuatan jadwal shift secara mudah. Ini sangat membantu untuk operasi manufaktur yang lebih besar dengan jumlah pekerja yang lebih besar. Integrasi yang mulus antara kehadiran pekerja dan penggajian adalah suatu keharusan bagi banyak perusahaan manufaktur. 

3. Layanan ESS Kurang Maksimal 

Menurut laporan Bloomberg BusinessWeek pada aplikasi HR seluler, 57% produsen menawarkan akses employee self service (ESS) ke informasi penggajian dan tunjangan. Cara ini digunakan sebagai sarana akses pribadi karyawan ke slip gaji yang dikirimkan lewat email. 

Seiring dengan meningkatnya jumlah pegawai, ternyata ada beberapa perusahaan yang justru tidak mengirimkan slip gaji elektronik. Alasannya adalah tidak semua karyawan pabrik memiliki akses internet yang memadai sehingga penggunaan ESS dinilai kurang maksimal. Tidak jarang, sebagai solusinya, perusahaan memberikan bantuan komputer dan internet pabrik untuk memastikan semua karyawannya dapat mengakses informasi slip gaji elektronik ini. 

Mengelola Sistem Payroll Perusahaan Manufaktur

Meskipun prinsip-prinsip dasar manajemen penggajian bersifat umum, namun sektor manufaktur memiliki elemen unik yang dapat ditangani oleh perangkat lunak atau layanan penggajian yang layak. Memang, masalah tenaga kerja yang berserikat, sistem ESS, integrasi sistem yang lebih luas, dan outsourcing jika diperlukan, khusus semuanya penting untuk operasi penggajian yang akurat dan sesuai.

Sebagai salah satu penyedia solusi HRIS di Indonesia, Talenta memberikan banyak fitur yang bisa menjawab kebutuhan berbagai jenis industri, termasuk manufaktur dan pabrik. Software berbasis cloud menawarkan berbagai fitur-fitur unggulan yang mampu membantu bisnis berkembang dengan cepat dan lebih efisien.


PUBLISHED03 Feb 2020
Risna
Risna