Software Absensi Cloud, Permudah Atur Shift Kerja New Normal

Software Absensi Cloud, Permudah Atur Shift Kerja New Normal

Penjadwalan shift kerja perusahaan semasa pandemi jauh berbeda jika dibandingkan sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan aturan pembatasan jumlah karyawan yang berada di kantor demi cegah penularan Virus COVID-19.  Sebagian perusahaan merasa sulit dalam mengatur proporsi karyawan wfh dan wfo. Berikut beberapa cara mengatur jadwal kerja shift dengan bantuan software absensi berbasis cloud. 

Work From Office 100 persen

Mengenal Konsep berikut Aturan Jam Kerja New Normal

Tidak semua bisnis dapat bekerja secara parsial antara wfh dan wfo, contohnya perusahaan food & beverage yang mengharuskan karyawannya menerapkan wfo sebesar 100 persen. 

Penerapan jadwal kerja di kantor sepenuhnya perlu dibarengi dengan protokol kesehatan sesuai aturan pencegahan COVID-19. Pastikan kesehatan karyawan diperiksa secara teratur, regulasi jarak antar karyawan terpenuhi, bahkan berikan asuransi khusus untuk perawatan jika terpapar COVID-19.

Demi menjaga jarak fisik dan sosial antar karyawan, perusahaan dapat menerapkan shift atau yang berbeda bagi karyawannya. 

Note: Tiadakan mesin fingerprint, tak perlu gunakan cara manual. Ketika wfo, Cegah Klaster Baru COVID-19 dengan Mengganti Mesin Absensi ke Aplikasi Online

Jika sebelumnya perusahaan dengan jadwal kerja shift 1 dimulai jam 08:00-17:00, kemudian shift 2 dimulai 16:00-01:00 dan terakhir shift 3 dengan jadwal kerja 00:00-09:00. Namun dengan adanya pedoman covid-19, maka perusahaan diimbau untuk menghilangkan shift 3. Meskipun terpaksa, karyawan berusia lebih dari 50 tahun tidak dapat bekerja pada jadwal kerja shift 3. 

Maka, aturan jadwal kerja shift yang dapat diberlakukan perusahaan, berikut jadwal shift dengan sistem kerja wfo 100 persen. 

  1. Shift 1: Masuk antara pukul 07.00-07.30 dan Pulang antara pukul 15.00-15.30
  2. Shift 2: Masuk antara pukul 10.00-10.30 dan Pulang antara pukul 18.00-18.30

Dengan catatan, jadwal kerja antar shift dipisahkan dengan jeda minimal tiga jam. 

Lalu kenapa harus pakai software absensi online berbasis cloud seperti Talenta?

Talenta memberikan fitur penyusunan roster jadwal kerja shift yang membantu perusahaan membagi jadwal shift dengan cepat dan adil.

Bahkan, dapat difilter berdasarkan usia karyawan.

Work From Office 20-50 persen dari Jumlah Karyawan

Perusahaan dengan jumlah karyawan banyak seperti BUMN atau perusahaan multinasional banyak yang menerapkan jadwal kerja parsial. Keuntungannya, pola kerja seperti ini membuat jarak dan operasional antar karyawan di kantor terjaga. Dikarenakan karyawan dapat bergilir untuk beraktivitas di kantor.

Walaupun tidak sepadat dengan kerja wfo 100 persen, protokol pencegahan tetap harus diterapkan secara maksimal. Termasuk pemeriksaan kesehatan kepada karyawan per minggu atau per bulan. 

Hal yang banyak dikeluhkan oleh perusahaan dengan sistem kerja parsial adalah sulitnya memantau absensi karyawan. Terlebih jika karyawan mencapai ratusan, belum lagi jika pembagian kerja wfo dan wfh antar satu karyawan jauh berbeda. 

Misalnya Tono, yang lebih sering untuk bekerja ke kantor daripada dari rumah, sementara Tini lebih sering mendapat jadwal di rumah. Padahal mereka berdua memiliki profesi yang serupa di satu perusahaan.

Note: Ketika wfh, ketahui Cara Maksimalkan Data Kehadiran Karyawan Dengan Absensi Online Saat WFH

Hal tersebut bisa saja karena salah input, rumus excel yang salah, atau cara pembagian yang manual. Namun dengan software absensi karyawan berbasis cloud seperti Talenta, pembagian jadwal wfo dan wfh dapat dilakukan secara otomatis.

Juga dengan cara absensi karyawan, baik karyawan yang bekerja dari rumah atau dari kantor dapat melakukan absensi di smartphone mereka masing-masing karena Talenta tersedia secara mobile dan web. Absensi dilengkapi dengan lokasi, waktu mulai kerja, waktu selesai bekerja, dan bukti selfie.

Work From Office Berdasarkan Usia & Tempat Tinggal 

5 Alasan Software Payroll Berbasis Cloud Praktis & Fleksibel

Beberapa perusahaan juga dapat menerapkan jadwal kerja wfo serta wfh dengan mengkategorikan usia karyawan. Seperti kebijakan yang memperbolehkan karyawan dengan usia di bawah 45 tahun untuk bekerja di kantor. Hal tersebut diterapkan demi meminimalkan paparan risiko berdasar faktor usia. 

Tempat tinggal pun dapat menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan karena seperti yang diketahui, beberapa tempat memiliki kasus positif lebih banyak daripada tempat lainnya. 

Untuk mempermudah hal tersebut, perusahaan dapat menggunakan data karyawan di software Talenta dalam melihat usia dan tempat tinggal karyawan. Setelah itu, baru membuat jadwal kerja shift ke kantor sebagian atau seluruhnya. 

CTA Talenta

Dari ketiga hal tersebut, tentu dapat disesuaikan dengan sektor bisnis Anda. Namun, penggunaan Talenta dapat membantu permudah pengaturan jam kerja dan jadwal shift karyawan karena dilakukan secara otomatis.

Bahkan, peniadaaan mesin fingerprint pun dapat dilakukan mengingat absensi dilakukan dari smartphone masing-masing. Solusi absensi karyawan berbasis cloud Talenta begitu bermanfaat bagi perusahan Anda. Pengaturan dapat dengan mudah diubah di masa yang tak pasti.

Coba demo gratis Talenta sekarang, dapatkan diskon hingga 20 persen untuk aktivasi akun Talenta. 


PUBLISHED08 Sep 2020
Septina Muslimah
Septina Muslimah