Perlunya Penyesuaian Sistem Kerja di Masa Kenormalan Baru

Perlunya Penyesuaian Sistem Kerja di Masa Kenormalan Baru

Sistem kerja selama masa kenormalan baru tentu perlu mengalami penyesuaian.  Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyebut bahwa setelah kebijakan PSBB dilonggarkan dengan kondisi pandemi Virus Corona yang masih terjadi, perlu dilakukan upaya mitigasi dan kesiapan di tempat kerja seoptimal mungkin agar bisa beradaptasi melalui perubahan pola hidup pada situasi kenormalan baru. 

Untuk itu, pemerintah menerbitkan panduan dan pencegahan COVID-19 di tempat kerja guna membantu menekan angka penyebaran Virus Corona. 

Selama masa pandemi ini, dunia kerja memang mengalami pembatasan di beberapa sektor. Banyak perusahaan berhenti beroperasi sementara waktu, ada pula yang menerapkan sistem kerja dari rumah yang pastinya tidak mudah.

Namun, pembatas ini tidak mungkin berlangsung selamanya, roda perekonomian harus tetap berjalan. Itulah mengapa penyesuaian sistem kerja perlu dilakukan.  

Menyesuaikan Sistem Kerja di Masa Kenormalan Baru

Karyawan merupakan salah satu faktor penting yang mendorong keberhasilan perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu menciptakan suasana aman dan nyaman kala pandemi untuk mendukung kinerja karyawan.

Note: Di masa kenormalan baru, perusahaan memang perlu menyesuaikan aturan baru untuk karyawan. Baca juga artikel  Panduan Kembali Bekerja di Kantor dengan Aman saat New Normal

Salah satunya adalah dengan menyesuaikan sistem kerja. Apa saja langkah-langkah mencakup sistem kerja yang perlu disesuaikan?

1. Perombakan Jam Kerja 

Penyesuaian jam kerja perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lonjakan karyawan yang sudah mulai kembali bekerja di kantor. Seperti diketahui, pemerintah sudah melonggarkan sistem PSBB dengan mengizinkan kembali masyarakat beraktivitas di luar rumah.

Dengan diberlakukannya penyesuaian jam kerja, diharapkan dapat mengurangi jumlah kerumunan pada jam masuk dan pulang kerja.  

2. Pemberlakukan Sif Kerja

Mengenal Konsep berikut Aturan Jam Kerja New Normal

Pada masa kenormalan baru ini pemerintah telah menyepakati aturan sistem kerja sif. Sistem sif ini diberlakukan guna menyesuaikan sistem kerja untuk mengurangi penumpukan para penumpang di transportasi umum seperti Commuter Line, Transjakarta, dan angkutan kota.

Hal ini juga dilakukan demi pembatasan jumlah karyawan yang bekerja di kantor karena perlu diberlakukannya protokol jaga jarak sosial dan fisik.

3. Pengaturan Lokasi Kerja 

Penyesuaian sistem kerja dapat dilakukan dengan cara membuat pengaturan lokasi kerja. Pengaturan lokasi kerja misalnya adalah dengan membagi pelaksanaan tugas di kantor atau WFO dan pelaksanaan tugas di rumah atau WFH. 

Pembatasan tugas dinas keluar kota juga sangat penting dilakukan untuk menekan angka penularan Virus Corona. Perusahaan diharapkan dapat mempersiapkan dukungan sarana dan prasarana yang dibutuhkan karyawan dalam pelaksanaan tugas kedinasan dengan fleksibilitas lokasi kerja dan memastikan penerapan teknologi informasi yang memadai.

CTA Money Back Guarantee

4. Penerapan Protokol Kesehatan dengan ketat

Perusahaan perlu memperketat protokol kesehatan di lingkungan kerja dalam menyambut masa kenormalan baru. Langkah yang bisa dilakukan misalnya adalah menyiapkan alat pengecekan suhu tubuh di tiap pintu masuk, membuat sarana cuci tangan, membatasi jumlah pengguna lift, dan menjaga jarak meja kerja karyawan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat mencegah penularan Virus Corona di lingkungan kerja. 

Penyesuaian sistem kerja saat pandemi masih berlangsung dilakukan untuk mematangkan persiapan perusahaan menyambut masa kenormalan baru. Para karyawan diharapkan dapat beradaptasi dengan tatanan normal baru yang produktif dan aman dari serangan Virus Corona.

Selalu mematuhi protokol kesehatan dan menghindari kerumunan massa menjadi langkah bijak yang bisa diambil. Selain itu, perusahaan juga dapat mengadopsi software payroll HRIS seperti Talenta.

Talenta merupakan aplikasi HRIS yang mendukung kebijakan pemerintah di masa pandemi dan juga solusi atas permasalahan HR, baik ketika WFO maupun WFH.

Talenta juga dilengkapi dengan fitur-fitur pengelolaan administrasi karyawan kompeten seperti pencatatan absensi online, perhitungan gaji yang diotomatisasi pajak dan BPJS, bahkan pengajuan cuti yang dapat dengan mudah diakses kapan pun dan di mana pun. Tunggu apalagi? Coba demo gratis Talenta sekarang juga!


PUBLISHED07 Jul 2020
Poppy
Poppy