fbpx

10 Prinsip Ekonomi yang Perlu Anda Ketahui

11 Dec 2019

Pasti dulu saat bersekolah, kita pernah mendengar tentang prinsip ekonomi. Dan ternyata saat sudah menginjak dewasa, apalagi mulai mengetahui perputaran uang, prinsip ekonomi ternyata sangat bermanfaat bagi banyak orang. Dengan lebih mengenal tentang Prinsip Ekonomi, kita akan lebih detail dalam banyak hal yang berhubungan dengan keuangan.
Dalam prinsip ekonomi, segala hal unsur dasar  penting dalam ekonomi memiliki value atau nilai. Adapun unsur dasar yang perlu diketahui adalah uang, tenaga, waktu dan lainnya. Begitupun dalam prosesnya, banyak nilai yang menggerakkan semua. Termasuk asas-asas ekonomi yang saling berhubungan. Selain itu perlu juga tahu tentang distribusi, penggunaan barang dan jasa termasuk kekayaan seseorang melandasi prinsip ekonomi secara tepat sasaran.
Karena itu, prinsip ekonomi masih digunakan dalam banyak hal sampai saat ini. Agar kita makin paham tentang bagaimana ekonomi itu berjalan selaras. Dan kita bisa menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Prinsip Ekonomi

Prinsip ekonomi merupakan panduan dari kegiatan ekonomi yang bertujuan untuk mencapai perbandingan rasional yang tepat antara pemasukan dan pengeluaran, dengan pengorbanan minimal tapi bisa membuat hasil yang maksimal.
Pada orang yang sudah paham dengan prinsip ekonomi dan misalnya dia memiliki perusahaan, maka dia akan membawanya ke dalam perusahaannya. Dengan mengaplikasikan prinsip ekonomi yang tepat pada perusahaan, diharapkan perusahaan akan mengambil manfaat besar dengan meningkatkan keuntungan dan meminimalisir kerugian.

Karakteristik Ekonomi pada Manusia sebagai Subjek Utama

Subjek utama dalam prinsip ekonomi adalah manusia. Karena manusia menggunakan prinsip ekonomi dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari sehingga lebih dikenal dengan sebutan homo economicus . Artinya manusia akan berpikir rasional dengan karakteristik ekonomi dalam proses memenuhi kebutuhannya. Dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa karakteristik ekonomi pada manusia sebagai subjek utama sebagai berikut:

  • Bertindak Rasional

Dengan cermat dan matang saat berusaha memenuhi kebutuhannya menggunakan otak secara rasional bukan karena nafsu apalagi insting yang terpikir.

  • Ada Prioritas

Manusia dapat membagi berbagai skala prioritas kebutuhan yang diperlukannya. Sehingga manusia akan mengutamakan kebutuhan yang utama dulu tergantung keadaan dan kebutuhan.

  • Bertindak Berdasarkan Biaya yang Diperlukan dan Manfaat yang Didapatkan

Dalam melakukan pemenuhan kebutuhannya, manusia melakukan pertimbangan yang matang untuk melakukan hal yang dapat memenuhi kebutuhannya itu. Misalnya saat lapar ada sale buku yang kita inginkan sejak dulu, pasti kita akan membeli makanan terlebih dahulu dibanding buku. Karena saat itu yang dibutuhkan manusia adalah makan.

  • Berhemat untuk kebutuhan masa depan

Misalnya kebutuhan dasar sudah terpenuhi, manusia akan menyimpan demi persiapan keperluan kebutuhannya di masa yang akan datang.
Dua unsur dasar dalam pengertian prinsip ekonomi adalah kebutuhan manusia dan barang untuk memenuhi kebutuhan manusia yang selalu tidak terbatas. Jadi sebenarnya karakteristik manusia itu sendiri memiliki rasa tidak pernah puas dan ingin memiliki lebih. Ini bisa kita lihat pada diri sendiri yang apabila memiliki gaji yang berlebih, maka kita akan berusaha memiliki banyak barang setelah memenuhi kebutuhan dasar.

Kebutuhan Manusia

Setidaknya, kebutuhan manusia itu ada 3 macam yaitu primer, sekunder dan tersier.

  • Kebutuhan Primer

Kebutuhan pokok manusia untuk bertahan hidup, seperti makan, minum, pakaian, rumah. Biasanya dikenal dengan sandang, pangan dan papan istilah dalam kebutuhan manusia

  • Kebutuhan Sekunder

Setelah memenuhi kebutuhan dasar primer, manusia akan membutuhkan hal lain seperti kebutuhan sekunder. Walau kurang penting, tapi kebutuhan sekunder yang ada in imanfaatnya sangat besar dalam kehidupan manusia.  Seperti jalan-jalan, belanja ke mall, komputer, tas, alat elektronik, dll

  • Kebutuhan Tersier

Sedangkan kebutuhuan tersier adalah barang mewah atau jasa yang dibeli bila kebutuhan dasar primer dan sekunder sudah terpenuhi. Contohnya membeli perhiasan, menggunakan jasa asisten rumah tangga dan membeli mobil balap. Walau dirasa kurang penting, keberadaan kebutuhan tersier ini dirasakan akan lebih meningkatkan tingkat  strata hidup seseorang.

Supply Barang yang terbatas

Dengan kebutuhan manusia yang sangat besar ini, ternyata ada unsur lain yang harus diketahui dalam prinsip ekonomi yaitu jumlah barang yang terbatas. Karena tidak semua barang dibuat produksi dengan jumlah yang besar dan diantaranya banyak yang masih sedikit jumlahnya.
Apalagi melihat kebutuhan manusia yang tidak pernah habis, maka barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan manusia menjadi langka. Semakin besar sumber yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhannya semakin besar kebutuhan yang dimiliki. Sehingga tidak semua barang dan manusia dapat memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas ini.
Kalau kita lihat prinsip ekonomi ini, manusia harusnya berpikir rasional. Tapi kenyataannya melihat barang yang terbatas atau bahkan manusianya tidak dapat memenuhi kebutuhannya, manusia sering tidak bertindak rasional.
Padahal prinsip ekonomi sendiri berlaku untuk tiga kegiatan ekonomi yaitu produksi, distribusi dan konsumsi. Yang kesemuanya harus di penuhi untuk kelangsungan hidup manusia.

10 Prinsip Ekonomi Gregory Mankiw

Prinsip ekonomi ini sangat  dikenal sebagai dasar pertimbangan prinsip ekonomi diberbagai bidang. Yaitu prinsip ekonomi dalam melakukan proses produksi, pembeli, penjual dan perusahaan. Dan manusia sebagai subjek ekonomi dengan pemenuhan kebutuhan yang berbeda-beda satu sama lain.
Di dalam perusahaan, prinsip ekonomi sangatlah bermanfaat dengan kebutuhan perusahaan. Karena suatu perusahaan biasanya membutuhkan keuntungan yang sangat maksimal besar, tapi dalam proses produksi perusahaannya pengeluaran atau pengorbanan yang dilakukan sangat minimal kecil. Sehingga kadang barang yang dihasilkan dijual dalam harga yang sangat mahal.
Hal ini bertolak belakang dengan keinginan manusia sebagai pembeli, dimana dia ingin membeli barang demi memenuhi kebutuhan dengan harga yang sangat murah.

  1. Semua orang menghadapi Trade Off

Jika kita menginginkan suatu barang, maka ada yang harus kita korbankan. Entah itu uang, waktu, tenaga atau hal lain hingga akhirnya barang tersebut bisa kita miliki. Ini juga berlaku untuk pemenuhan kebutuhan, maka kita akan mengorbankan kebutuhan lainnya.

  1. Berani mengeluarkan biaya untuk mendapatkan sesuatu

Dengan mengambil kesempatan untuk mendapatkan sesuatu yang punya nilai lebih, kita akan mengorbankan opportunity cost (biaya kesempatan) yang harus sebanding dengan yang didapat

  1. Berpikir rasional

Dengan berpikir rasioanl, manusia akan lebih bijak saat memutuskan sesuatu sehingga keuntungan dan kerugian sudah dapat dilihat. Dengan bijak memilih, manusia akan tahu apakah usahanya sebanding dengan manfaat yang dicapai.

  1. Manusia tanggap terhadap insentif

Manusia akan bereaksi aktif positif bila ada insentif yang diberikan. Sehingga akan bekerja keras agar memenuhi kebutuhan insentif tersebut.  Insentif ini bisa uang, bonus, jabatan atau hal lain yang menguntungkan bukan hanya dalam bentuk uang.

  1. Perdagangan dapat menguntungkan banyak pihak

Dengan proses yang menguntungkan semua pihak yaitu tukar menukar dalam prinsip ekonomi maka semuanya menang dan diuntungkan Karena bila produksinya optimal, maka bisa dijual ke yang belum optimal. Sehingga semuanya senang dengan spesialisasi yang dibuat.

  1. Pasar merupakan sarana terbaik dalam mengoordinasikan kegiatan ekonomi

Pasar tempat penjualan barang jasa antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen). Sehingga nilai pada barang jasa tersebut bisa terlihat berapa besar sumber daya yang dibuthkan dalam proses produksinya.

  1. Pemerintah dapat meningkatkan faktor produksi

Peran pemerintah dengan membantu penjual memaksimalkan pendapatan dengan menambah stok barang jasa.  Sehingga terjadi efisiensi dalam ekonomi antara pembeli dan penjual, dan perekonomian semakin baik

  1. Standar hidup negara bergantung pada kemampuan memproduksi barang dan jasa

Tingkat pertumbuhan produktivitas yang memproduksi barang dan jasa suatu negara menentukan tingkat pertumbuhan rata-rata.  Sehingga kualitas warga semakin meningkat.

  1. Bila peredaran uang banyak, maka negara inflasi

Semakin banyak jumlah uang yang berputar di masyarakat, maka harga barang dan jasa akan semakin mahal. Semakin banyak seseorang memiliki uang semakin meningkat permintaan barang, padahal jumlah barang dan jasa yang tersedia terbatas.

  1. Masyarakat mengalami inflasi trade off inflasi dan pengangguran

Walau inflasi dan pengangguran ini sifatnya sementara, namun memerlukan waktu yang tidak sebentar dalam pemulihannya. Sehingga perusahaan akan menambah produksi dan tenaga kerja yang diperlukan berarti akan semakin bertambah.
Sudah paham tentang prinsip ekonomi di atas? Dengan memahami prinsip ekonomi, perusahaan akan dapat meningkatkan efisiensi dengan minimalisir biaya demi mendapat keuntungan maksimal. Sehingga perusahaan akan maju berkat prinsip ekonomi ini.

Suka dengan artikel ini?
Bagikan ke teman Anda.

Email berlangganan

Dapatkan content HR premium langsung di email Anda!

Tinggalkan tugas rutin dan kembangkan bisnis lebih cepat bersama Talenta

Undang ke Kantor

Konsultasi gratis dengan tim kami bagaimana solusi Talenta dapat membantu bisnis Anda.

Undang Konsultasi

Live Demo

Ikuti workshop Meet Mekari untuk mempelajari Talenta lebih lanjut secara langsung.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba gratis Talenta untuk eksplorasi beragam fitur yang memenuhi kebutuhan Anda.

Coba Gratis
Suka dengan ArtikelnyaTalenta punya banyak buat kamu!

Dapatkan konten premium mulai dari Artikel, ebook, case study, white papers, info-graphics dengan berlangganan sekarang!

Suka dengan Artikelnya?Talenta punya banyak buat kamu!

Dapatkan konten premium mulai dari Artikel, ebook, case study, white papers, info-graphics dengan berlangganan sekarang!