Keperluan hidup memang tidak bisa diduga kapan datangnya. Rencana keuangan yang disusun dengan rapi dan rinci, bisa tiba-tiba berubah karena satu dan lain hal yang tidak bisa diprediksi. Sebagai pemberi kerja, tentu Anda memiliki kewajiban untuk memberikan jaminan sosial dalam bentuk yang telah disepakati. Bentuk jaminan yang bisa diberikan ketika dibutuhkan adalah pinjaman karyawan.

Fasilitas ini sendiri biasanya memiliki ketentuan dan aturan tertentu dalam pelaksanaannya. Misalnya saja, hanya karyawan yang telah memiliki masa kerja tertentu yang bisa mengakses fasilitas ini. Atau bisa juga dengan syarat maksimal dana yang dipinjam dari perusahaan sesuai dengan jabatan atau gaji yang diterimanya setiap bulan.

Syarat yang Harus Dipenuhi

Melanjutkan apa yang telah dibahas sebelumnya, pinjaman dapat diberikan ketika karyawan memenuhi syarat tertentu. Bukan bermaksud membeda-bedakan karyawan, namun perusahaan juga memiliki arus finansial yang perlu dijaga. Jangan sampai ketika Anda menyetujui banyak ‘proposal’ yang diajukan karyawan tanpa menyeleksi terlebih dahulu justru menjadikan kondisi ekonomi perusahaan menurun.

Syarat yang harus dipenuhi tergantung dari kebijakan perusahaan. Namun secara umum, terdapat beberapa syarat yang biasanya digunakan perusahaan untuk memberikan fasilitas ini pada karyawannya.

Karyawan Perusahaan

Tentu saja jelas, syarat pertama dan utama adalah karyawan yang mengajukan pinjaman adalah karyawan dari perusahaan Anda. Secara langsung, perusahaan bertanggung jawab atas kehidupan karyawan dengan memberikan kompensasi berupa gaji dan benefit lain, salah satunya berupa pinjaman yang bisa diajukan karyawan.

Batas Maksimal Pinjaman

Karyawan yang mengajukan pinjaman juga memiliki batas maksimal pinjaman. Batasnya diterapkan mengacu pada posisi atau jabatan serta gaji yang diterimanya setiap bulan sehingga tetap dapat dikembalikan tepat waktu tanpa harus terlalu memberatkan karyawan yang melakukan pinjaman. Hal ini perlu dieksekusi dengan cermat agar tidak ada kesalahan data yang terjadi.

Jangka Waktu

Setiap karyawan yang melakukan pinjaman juga harus memberikan keterangan jelas berapa lama pengembalian pinjaman tersebut dilaksanakan. Misalnya saja, dengan pinjaman sebesar Rp12.000.000 akan dikembalikan secara bertahap selama 6 bulan. Maka setiap bulan gaji karyawan tersebut akan dipotong sebesar Rp2.000.000 ditambah dengan bunga yang diberikan perusahaan.

Surat Perjanjian Pinjaman

Dokumen khusus yang mencantumkan kesepakatan pinjaman antara perusahaan dan karyawan ini bentuknya bisa berbeda setiap perusahaan. Intinya, terdapat keterangan jelas mengenai jumlah pinjaman, jangka waktu pengembalian, keterangan menyetujui aturan yang berlaku dan ditandatangani oleh kedua pihak.

Penting untuk Perusahaan dalam Memberikan Pinjaman

Syarat-syarat yang disampaikan di bagian sebelumnya tadi tentu sudah tercantum dalam kebijakan dan aturan masing-masing perusahaan sehingga dianggap menjadi pemahaman bersama. Namun demikian, dalam rangka membantu karyawan dengan pinjaman, perusahaan juga harus memperhatikan beberapa hal penting demi kebaikan semua pihak.

Kondisi Keuangan Perusahaan

Meski menjadi hal paling umum, pemberian pinjaman harus juga melihat kondisi keuangan perusahaan. Jangan sampai perusahaan bisa memberikan bantuan untuk karyawan namun justru membuat keuangan perusahaan menjadi tidak sehat. Dampak yang timbul bisa masif dan sangat merugikan. Selalu cermati kondisi keuangan perusahaan sebelum memberikan pinjaman.

Track Record Karyawan

Meski setiap pekerja memiliki hak yang sama untuk mengakses pinjaman yang disediakan karyawan, perusahaan tetap harus mencermati rekam jejak karyawan dalam kegiatan perusahaan. Jangan sampai, karyawan yang pernah bermasalah dengan pinjaman bisa dengan mudah mendapatkan pinjaman kembali tanpa ketentuan tambahan sebagai konsekuensi atas masalah yang dibuatnya dahulu.

Prosedur Peninjauan dan Persetujuan

Prosedur yang dilakukan perlu memiliki tahapan yang berlaku secara umum. Tujuannya agar dapat memudahkan karyawan dalam melakukan pengajuan pinjaman, serta memudahkan perusahaan dalam meninjau dan memberikan respon atas pengajuan pinjaman yang dilakukan karyawan. Dalam hal ini, pengelolaan data kemudian memiliki peran besar, dimana data yang ada digunakan sebagai acuan utama untuk menjalankan prosedur.

Prosedur pengajuan pinjaman kini sudah bisa dilakukan tanpa harus bertatap muka dan menyerahkan formulir pengajuan secara langsung. Terdapat aplikasi HR yang memiliki fitur pengelolaan pinjaman, sehingga prosedur ini bisa dilakukan jauh lebih praktis dan lebih efisien tanpa harus membuang banyak waktu berharga perusahaan.

 

Jaminan untuk kehidupan karyawan diberikan dalam berbagai bentuk oleh perusahaan. Jaminan kesehatan, kompensasi gaji setiap bulan, tunjangan, insentif hingga pada fasilitas pengajuan pinjaman ke perusahaan. Orientasi utamanya adalah memberikan apresiasi tertinggi pada karyawan yang memberikan kontribusinya untuk perusahaan

Untuk mengelola pinjaman karyawan, perusahaan Anda bisa menggunakan bantuan layanan Talenta. Layanan pengelolaan HR ini memiliki fitur lengkap mulai dari kepentingan rekrutmen, pengelolaan administrasi dan pinjaman, hingga pada progres tugas karyawan. Tentu saja, karena berbasis internet, Talenta memungkinkan perusahaan Anda memiliki pengelolaan data yang lengkap dan sistematis untuk setiap keperluan. Pengajuan pinjaman bisa dilakukan melalui aplikasi mobile di smartphone, untuk kemudian diproses dan disetujui sesuai prosedur yang berlaku.

Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda?

Miliki sistem HR tepercaya dengan mencoba Talenta sekarang! Ikuti 3 cara berikut tanpa rasa khawatir untuk mendapatkan sistem HR yang lebih mudah:

Jadwalkan Demo 1:1

Undang kami untuk datang ke kantor Anda dan berdiskusi lebih lanjut tentang Talenta.

Ikuti Demo

Ikuti Workshop Talenta

Datang dan bergabung di workshop untuk ketahui lebih lanjut tentang Talenta.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba akun demo langsung dan temukan bagaimana Talenta dapat membantu Anda.

Coba Gratis
loading
Suka dengan artikelnya?Dapatkan artikel HR premium langsung di email Anda!

Jadilah orang pertama yang akan mendapatkan artikel premium mulai dari study case, infographic, ebook, hingga white paper.