Masa Percobaan Karyawan, Cara Hitung Gaji, Regulasi, dan Hal Penting Lainnya

Masa percobaan karyawan merupakan salah satu fase penting bagi seorang pegawai. Namun, seperti apakah serba-serbinya? Bagaimana perhitungan gaji karyawan masa percobaan? Selengkapnya simak di Talenta.

Masa probation karyawan ini jadi topik yang menarik sekaligus penting untuk dibahas.

Hal ini dikarenakan masa percobaan yang diberlakukan dapat menjadi acuan seberapa jauh karyawan tersebut cocok untuk posisi tertentu.

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Meski tidak semua perusahaan menyebutnya dengan masa percobaan secara gamblang, nyatanya hampir setiap perusahaan memiliki prosedur ini dalam pengelolaan SDM yang dimilikinya.

Istilah ini sebenarnya paling awam untuk karyawan yang baru masuk kerja ke perusahaan. Tujuannya sederhana, perusahaan ingin mengetahui apakah karyawan tersebut sesuai dengan apa yang diperlukan oleh perusahaan.

Kesesuaian ini yang pasti berbeda, apakah dari segi kemampuan teknis, softskill, watak, atau kemampuan adaptasi karyawan tersebut.

Semua bergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan dan apa yang dicari perusahaan.

Meski awam untuk karyawan baru, istilah masa probation karyawan tidak hanya digunakan dalam konteks tersebut.

Selain mengenai cara perhitungan gaji karyawan masa percobaan, setidaknya ada 3 hal lain yang perlu Anda ketahui ketika menggunakan istilah ini, yakni ketika promosi, performa yang buruk serta pemecatan.

Masa Percobaan Karyawan untuk Promosi Jabatan

Untuk memastikan bahwa karyawan tersebut sesuai dengan jabatan yang akan diberikan, menjadi hal umum untuk perusahaan memberlakukan masa probation karyawan.

Selain untuk melihat kesesuaiannya, perusahaan juga memberikan kesempatan beradaptasi dengan pekerjaan baru yang akan diberikan.

Ini memungkinkan karyawan untuk melakukan pembuktian diri bahwa dirinya benar-benar mampu memegang jabatan tersebut.

Percobaan tidak selalu berjalan sesuai rencana. Ada kalanya karyawan yang dipilih gagal memenuhi ekspektasi yang diberikan perusahaan sehingga rencana promosi yang diberikan harus ditunda atau dialihkan ke karyawan lainnya.

Hal ini tidak istimewa, hanya prosedur standar yang dimiliki perusahaan dalam rangka mendapatkan tenaga terbaik untuk posisi yang diperlukan.

Ilustrasi sedang menjalani masa percobaan karyawan

Performa Buruk saat Masa Percobaan Karyawan

Performa disini bisa saja mempengaruhi perhitungan gaji karyawan masa percobaan. Misal, jika karyawan yang bersangkutan sering tidak masuk.

Ketika karyawan memberikan performa yang berada di bawah ekspektasi perusahaan, maka masa percobaan dapat dijadikan salah satu peringatan yang diberikan sekaligus kesempatan.

Biasanya hal ini terjadi ketika penurunan performa terjadi secara berkelanjutan dan tidak menunjukkan perbaikan.

Masa percobaan yang diberikan tidak serta merta dilakukan, tetapi harus melalui beberapa surat peringatan.

Ketika masa percobaan dilakukan perusahaan memberikan karyawan kesempatan untuk memperbaiki performa yang diberikannya.

Hal ini menjadi teguran keras dari perusahaan dan sekaligus pernyataan bahwa karyawan tersebut tidak memberikan apa yang diharapkan oleh perusahaan dalam waktu yang tidak sebentar.

Baca Juga : Untung-Rugi Flexi Time bagi Perusahaan Modern

Masa Percobaan Karyawan untuk Pemecatan

Masa percobaan terakhir dilakukan ketika perusahaan sudah selangkah lagi dalam melakukan pemecatan.

Hal ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi karyawan untuk memperbaiki diri.

Meski kecenderungannya akan berujung pada pemecatan, tetapi secara formal hal ini biasanya dilakukan untuk menunjukkan itikad baik perusahaan dalam mengelola tenaga kerja yang dimilikinya.

Jika memang sudah dinyatakan tidak memuaskan, maka perusahaan berhak memecat karyawan dan menghentikan kerjasama yang terjadi.

Tentu terdapat ukuran jelas untuk mencapai keputusan pada frasa ‘tidak memuaskan’. biasanya hal ini tercantum dalam kontrak kerja atau surat perjanjian kerjasama.

Baca Juga : Ini Perhitungan Uang Pesangon Terbaru Mengacu PP 35/2021

Bagaimana Cara Perhitungan Gaji Karyawan Masa Percobaan?

Karyawan atau pegawai yang masih dalam masa percobaan atau probation biasanya diikat dalam kontrak kerja PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu).

Karena itu sebenarnya perhitungan gaji karyawan dalam masa percobaan ini sebenarnya akan tidak jauh berbeda dengan perhitungan gaji karyawan tetap.

Yang mungkin berbeda adalah beberapa komponen gaji adalah seperti yang akan tertulis dalam surat perjanjian kerja tersebut.

Potongan pajak penghasilan karyawan PPh 21 juga bisa dikenakan apabila jumlah gaji karyawan dalam masa percobaan tersebut melebihi batas PTKP berdasarkan peraturan yang berlaku.

Lalu untuk perhitungan gaji sendiri dapat dihitung dengan cara perhitungan gaji harian atau bulanan seperti contoh dibawah.

Contoh Kasus Cara Perhitungan Gaji Karyawan Masa Percobaan Bulanan

Suryanto adalah seorang karyawan yang masih dalam masa percobaan di PT Dagang Sejahtera.

Suryanto berstatus lajang dan telah menandatangani surat perjanjian untuk bekerja selama dua tahun, terhitung sejak 1 Januari 2021.

Sebagai karyawan yang masih dalam masa percobaan, Suryanto mendapatkan gaji pokok sebesar Rp 2 juta per bulan.

Suryanto juga mendapat tunjangan makan siang sebesar Rp 725 ribu per bulan.

Dengan demikian, total gaji Suryantol per bulan adalah sebesar:

Rp 2 juta + Rp 725 ribu = Rp 2.725.000

Total gaji tersebut tidak perlu dikurangi PPh 21 karena jumlahnya kurang masih di bawah ketentuan perhitungan PPh 21 terbaru.

Nominal gaji bulanan Suryanto pun dapat berubah sesuai dengan kebijakan perusahaan (terlambat, cuti dan lainnya).

Baca Juga : PHK Karyawan : Pengertian, Jenis, Contoh Surat dan Perhitungan

Regulasi Pemerintah yang Mengatur Masa Percobaan Karyawan

Meski tampaknya perusahaan memiliki kendali penuh, namun gerak perusahaan juga dibatasi oleh aturan pemerintah yang berlaku di Indonesia.

Terdapat beberapa regulasi yang turut mengatur perihal masa percobaan ini.

Secara umum, hal tersebut masuk dalam pembahasan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang selanjutnya disebut UU Ketenagakerjaan.

a. Pasal 58 UU Ketenagakerjaan

Menyebutkan bahwa

  1. Perjanjian kerja untuk waktu tertentu (PKWT) tidak dapat mensyaratkan adanya masa percobaan kerja.
  2. Dalam hal disyaratkan masa percobaan kerja dalam perjanjian kerja sebagaimana dimaksud dalam Ayat 1, masa perocbaan kerja yang disyaratkan batal demi hukum.

Jadi intinya masa percobaan hanya dapat diberlakukan jika status kerjasama didasari dengan model PKWTT.

b. Pasal 57 UU Ketenagakerjaan

Menyatakan bahwa :

  1. Perjanjian kerja untuk waktu tertentu dibuat secara tertulis serta harus menggunakan bahasa Indonesia dan huruf latin.
  2. Perjanjian kerja untuk waktu tertentu yang dibuat tidak tertulis bertentangan dengan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Ayat 1 dinyatakan sebagai perjanjian kerja untuk waktu tidak tertentu.

Mengetahui undang undang yang berlaku ini sama pentingnya dengan mengetahui cara perhitungan gaji karyawan masa percobaan.

c. Pasal 60 UU ketenagaerjaan

Menyebutkan bahwa :

  1. Perjanjian kerja untuk waktu tidak tertentu dapat mensyaratkan masa percobaan kerja paling lama 3 bulan.
  2. Dalam masa percobaan kerja sebagaimana dimaksud Ayat 1, pengusaha dilarang membayar upah di bawah upah minimum yang berlaku.

Dengan demikian jelas bahwa masa percobaan yang dilakukan oleh perusahaan juga memiliki aturan jelas sehingga perusahaan tidak berlaku semena-mena.

Penggunaan software HR online tentu akan mempermudah mpengelolaan hal ini.

Jika peraturan ini dilanggar maka perusahaan dapat dibawa ke jalur hukum. Selama setiap poin yang berada dalam PKWT atau PKWTT dipahami dengan benar, tidak perlu terjadi hal-hal yang menyangkut urusan hukum secara umum.

Masa percobaan karyawan tidak berarti perusahaan dapat semena-sena. Pemenuhan hak seperti gaji harus tetap diberikan.

Untuk mengelola gaji karyawan yang tengah berada pada masa percobaan, Anda bisa menggunakan Talenta, salah satu layanan pengelolaan HR sekaligus aplikasi absen online yang dapat dengan mudah menyelesaikan hal ini secara otomatis.

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Bagian HRD tinggal memasukkan data karyawan tersebut, memberikan status, dan pekerjaan terkait karyawan tersebut selesai.

Tertarik untuk mencoba aplikasi penggajian karyawan Talenta? Isi formulir ini untuk jadwalkan demo Talenta dengan sales kami dan konsultasikan masalah HR Anda kepada kami!

Anda juga bisa coba gratis Talenta sekarang dengan klik gambar dibawah ini.

Coba Gratis Aplikasi HRIS Talenta Sekarang!

Seperti apakah serba-serbinya juga bagaimana perhitungan gaji karyawan masa percobaan telah diulas oleh Talenta. Semoga bisa bermanfaat, dan silahkan untuk membagikannya ke sosial media.

Number 1 Tech conference in Indonesia is back!

PUBLISHED25 Oct 2019
Ervina
Ervina


Kelola payroll & administrasi HR jadi lebih mudah, siap kembangkan bisnis lebih cepat

Jadwalkan Demo

Jadwalkan Demo

Jadwalkan demo & konsultasi langsung dengan Talenta

Jadwalkan Demo
Coba Demo Interaktif

Coba Demo Interaktif

Eksplorasi fitur Talenta untuk kebutuhan payroll & administrasi HR

Coba Sekarang