Pentingnya Employee Benefit Program yang Fleksibel bagi Karyawan

Pentingnya Employee Benefit Program yang Fleksibel bagi Karyawan

Tantangan dalam merancang program employee benefit program adalah mencari benefit yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing karyawan. Namun besaran biayanya tidak menjadi beban bagi perusahaan dan tetap memberikan keuntungan yang win-win bagi kedua belah pihak.

Adapun tujuan pemberian benefit adalah agar perusahaan dapat mempertahankan karyawannya yang berkualitas.

Terbukti, riset dari SHRM menyebutkan 29% karyawan mengakui alasan utama mereka untuk mencari pekerjaan lain adalah paket benefit. Sedangkan 32% lainnya menyatakan bahwa paket benefit karyawan adalah salah satu pertimbangan utama untuk bertahan di suatu perusahaan.

Note : Baca artikel Pentingnya Paket Kompensasi

Dalam menyusun  employee benefit program pun terdapat beberapa jenis benefit, yaitu benefit yang sifatnya normatif dan benefit yang sifatnya fleksibel. Benefit yang sifatnya normatif biasanya diberikan perusahaan untuk memenuhi kewajiban peraturan perundangan serta peraturan pemerintah. Sifatnya sudah baku dan tidak dapat diganti, seperti BPJS Ketenagakerjaan, dan lain-lain.

Sementara itu, benefit yang sifatnya fleksibel adalah tunjangan yang diberikan perusahaan kepada karyawan, dimana karyawan dapat memilih paket manfaat dari beberapa alternatif benefit yang ditawarkan oleh perusahaan.

Tren penggunaan skema flexible benefit saat ini semakin populer, tercatat 67% dari bisnis kecil memilih skema ini dibandingkan dengan menggunakan paket benefit standar untuk semua karyawan.

7 Bentuk Employee Self Service dalam HRIS

Pentingnya Employee Benefit Program yang Fleksibel bagi Karyawan

Berikut adalah pentingnya employee benefit program yang fleksibel bagi karyawan:

Karyawan Dapat Merasakan Partisipasi Langsung dalam Memilih Benefit yang Paling Cocok dengan Kebutuhan Individual Mereka

Secara umum, perusahaan akan memberikan benefit dasar berupa asuransi jiwa, asuransi kesehatan, izin sakit, serta cuti. Benefit ini diberikan untuk memastikan karyawan terlindung dari pengeluaran yang tidak terduga.

Selanjutnya, perusahaan dapat memberikan pilihan benefit lain seperti financial planning, tunjangan tempat tinggal, asuransi kesehatan gigi, kupon makan siang atau bahkan voucher transportasi umum. Perlu dicermati bahwa, tidak semua karyawan membutuhkan benefit di atas.

Karyawan yang telah memiliki tempat tinggal di sekitar kantor, misalnya, tidak memerlukan tunjangan tempat tinggal dan voucher transportasi umum. Mereka tentunya akan lebih termotivasi dengan benefit lainnya.

Note : Baca artikel Pentingnya Program Employee Benefit bagi Perusahaan

Karyawan dari Berbagai Generasi dapat Lebih Apresiasi terhadap Benefit yang Diberikan Perusahaan 

Sebagai Bagian HR, tentunya Anda menyadari bahwa dewasa ini lapangan kerja dibanjiri oleh tenaga kerja usia produktif dari lintas generasi; Generasi X, Generasi Y, bahkan Generasi Z. Masing-masing generasi memiliki prioritas dan preferensi yang berbeda. Mereka tentunya akan

Misalnya, bagi karyawan generasi X cenderung akan menyukai benefit yang bermanfaat bagi keluarga, karena secara umum generasi ini telah memiliki keluarga. Generasi yang lebih senior tentunya akan lebih menyukai benefit terkait persiapan pensiun dibandingkan generasi fresh graduate. Sementara itu, Generasi Y dan Generasi Z mungkin akan lebih menyukai benefit yang memungkinkan mereka untuk mengajukan pinjaman atau cicilan untuk keperluan hobi atau pengembangan diri.

Note : Baca artikel Pelatihan dan Pengembangan Karyawan, Pentingkah? 

Karyawan Lebih Memahami Benefit yang Ditawarkan dan Biaya yang Dikeluarkan

Dengan program employee benefit yang fleksibel, karyawan akan lebih terdorong untuk mempelajari benefit yang ditawarkan dan biaya yang dikeluarkan. Sehingga dalam pelaksanaannya nanti, hal ini dapat meminimalisir kesalahpahaman, dan karyawan pun dapat menikmati manfaat dengan optimal.

Program flexible benefit terkesan mengutamakan kesejahteraan karyawan, namun sesungguhnya program employee benefit yang fleksibel ini pun dapat menguntungkan kedua belah pihak, baik pihak perusahaan maupun pihak individu karyawan itu sendiri. Hal ini karena nilai psikologis dari benefit program dapat lebih efektif dan maksimal diperoleh oleh perusahaan dengan hanya membayar benefit yang diinginkan, sementara itu karyawan pun merasa diuntungkan karena benefitnya tepat sasaran.

Note : Baca artikel 7 Bentuk Employee Self Service dalam HRIS

Tantangan dan Solusi dalam Menerapkan Employee Benefit Program yang Fleksibel

Yang sering dikhawatirkan oleh perusahaan dalam menerapkan program employee benefit yang fleksibel adalah rumit dan mahalnya infrastruktur yang harus dipersiapkan. Perusahaan juga acapkali khawatir bahwa program employee benefit yang fleksibel dapat menimbulkan pembengkakan biaya benefit karyawan.

Anda tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut, karena dalam aplikasi HR digital Talenta, Anda sudah dapat menerapkan program employee benefit yang fleksibel. Aplikasi ini dirancang dengan sistem cloud, sehingga tidak membutuhkan biaya yang besar dalam pengaplikasiannya.

Dengan aplikasi Talenta Anda juga dapat mengatur pagu benefit yang akan diberikan, sehingga Anda tidak perlu khawatir program benefit yang diambil pegawai akan mengacaukan cash flow perusahaan.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang fitur ini Anda dapat mengakses website resmi kami dan mencoba aplikasi Talenta secara gratis.

Note : Baca artikel Menyusun Program Benefit Karyawan yang Efektif dan Pentingnya Peran HRIS

CTA Talenta


PUBLISHED02 Sep 2020
Emanuelle
Emanuelle