Insight Talenta

Mengenal Pengertian Jabatan Struktural PNS dan Contohnya

Pegawai negeri sipil (PNS) tampaknya tetap menjadi profesi paling banyak diburu pencari kerja. Setiap lowongan penerimaan PNS dibuka, jutaan pelamar pasti mendaftar. Ini tak lain karena berkarier sebagai PNS dipandang masyarakat lebih menjamin penghidupan. Tetapi, banyak masyarakat belum mengetahui berkarier sebagai PNS tidak selalu harus bisa meraih posisi jabatan struktural. 

Dengan kata lain, jenjang karier seorang PNS tidak mesti dilalui lewat jabatan struktural, tetapi juga bisa melalui jabatan fungsional. Menurut Undang-Undang Nomor 43/1999 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian, jabatan struktural dan fungsional termasuk pada jabatan karier. 

Seorang PNS dapat menduduki kedua jabatan ini dengan memenuhi syarat yang ditentukan. Apa perbedaan kedua jenis jabatan karier tersebut? Baca juga: Sedap! PNS Dapat Rezeki Nomplok Akhir Tahun dari Jokowi Jabatan struktural adalah kedudukan dalam struktur organisasi, dalam hal ini instasi pemerintahan. 

Sesuai namanya, jabatan struktural bertingkat-tingkat dari yang terendah yaitu eselon IVb hingga yang tertinggi yaitu eselon 1a. Seorang PNS yang punya jabatan struktural wajib menjalankan tugas dan tanggung jawab memimpin suatu satuan organisasi baik itu di lingkungan kementerian, lembaga atau pemerintah daerah. 

PNS dengan jabatan struktural di pemerintahan pusat yaitu sekretaris jenderal, direktur jenderal, kepala biro, dan staf ahli. Di tingkat pemeritahan daerah terdapat sekretaris daerah, kepala dinas/badan/kantor, kepala bagian, kepala bidang, kepala seksi, camat, sekretaris camat, lurah, dan sekretaris lurah. Jabatan Fungsional PNS terbagi menjadi fungsional keahlian dan fungsional keterampilan. 

Berbeda dengan jabatan struktural, pejabat fungsional tidak tercantum dalam struktur organisasi. Tetapi, tugas dan fungsi pekerjaannya tidak bisa terlepas dari keberadaan struktur organisasi dan sangat dibutuhkan. Keppres Nomor 87/1999 tentang Rumpun Jabatan Fungsional PNS membagi jabatan fungsional menjadi dua, yaitu fungsional keahlian dan fungsional keterampilan. 

Jabatan fungsional keahlian adalah jabatan fungsional klasifikasi professional. Jabatan ini mensyaratkan penguasaan bidang keahlian ilmu pengetahuan dan teknologi tertentu dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsinya. Dokter, dosen, ahli kurikulum, dan akuntan adalah contoh jabatan fungsional keahlian.

Sementara jabatan fungsional keterampilan adalah jabatan fungsional kualifikasi teknisi atau penunjang profesional. Pelaksanaan tugas dan fungsinya mensyaratkan penguasaan pengetahuan teknis di satu bidang ilmu pengetahuan atau lebih. 

Contoh jabatan fungsional keterampilan di antaranya Contoh jabatan fungsional keterampilan adalah teknisi penerbangan, asisten perawat, paramedik veteriner, teknisi penelitian dan perekayasaan, dan asisten teknik pengairan. 

Seorang PNS pada dasarnya dilarang merangkap jabatan pada struktural-fungsional sekaligus. Tetapi ada pengecualian sehingga seorang PNS boleh merangkap jabatan. Siapa saja mereka? PP Nomor 47/2005 memberikan pengecualian tersebut untuk jaksa, peneliti, dan perancang. Selain itu, dosen juga dikecualikan untuk boleh merangkap jabatan. 

Pasal 2 Permendiknas Nomor 67/2008 tentang pengangkatan pimpinan PTN menyatakan bahwa dosen di lingkungan Kemendikbud dapat diberi tugas tambahan dengan cara diangkat sebagai Pimpinan Perguruan Tinggi atau Pimpinan Fakultas. 

Pasal 18 ayat 1-6 PP Nomor 37/2009 menyatakan PNS dosen yang sudah bertugas paling sedikit 8 tahun dapat ditempatkan pada jabatan struktural di luar Perguruan Tinggi. Dia dibebaskan sementara dari tugas dan fasilitas tunjangan apabila ditugaskan secara penuh di luar jabatan dosen.

jabatan struktural pns

Pengertian Jabatan Struktural

Pengertian jabatan struktural harus diketahui oleh siapa saja yang berencana untuk bekerja menjadi pegawai negeri sipil. Sebab dengan menjadi pegawai negeri sipil, itu artinya akan menempati salah satu jabatan di dalamnya. Adapun dua pilihan jabatan atau posisi atas nama pegawai negeri sipil adalah di jabatan fungsional atau jabatan struktural.

Ada banyak posisi di jabatan struktural dalam PNS. Mulai dari sekretaris daerah, kepala dinas, camat, hingga sekretaris lurah. Pada kesempatan ini Anda akan mengenal apa itu jabatan struktural dan mengerti beberapa posisi yang bernaung di bawah jabatan ini.

Mengerti apa saja posisi di jabatan ini akan memudahkan dalam memahami perbedaannya dengan jabatan fungsional. Untuk diketahui, masing-masing posisi di jabatan ini masih akan dibagi-bagi lagi berdasarkan eselon. Eselon sendiri merupakan jenjang pangkat yang dimiliki seorang pegawai nantinya.

Daftar Jabatan Atau Posisi dan Pengertian Jabatan Struktural

Di bawah ini akan disebutkan apa saja posisi di jabatan struktural. Pengertian jabatan struktural sendiri adalah sebuah jabatan yang secara jelas masuk dalam struktur organisasi. Langsung saja, berikut adalah 9 posisi sebagai contoh dalam jabatan ini.

  1. Sekretaris Lurah

Posisi sebagai contoh pegawai negeri sipil di jabatan struktural adalah sekretaris lurah. Nantinya akan diikuti dengan lurahnya juga, namun akan dibahas sekretaris lurah terlebih dahulu. Dalam profesinya, sekretaris lurah akan membantu segala hal yang ada sangkut pautnya dengan kepenulisan dan berkas di dalam lurah.

Jabatan ini jelas menjadi salah satu jabatan struktural karena jelas masuk dalam satu kesatuan organisasi pemerintah, yaitu dalam tingkat kelurahan.

  1. Lurah

Ada sekretaris lurah, juga ada lurah sebagai atasannya. Lurah dalam profesinya akan memimpin sebuah kelurahan. Dalam mengerjakan tugasnya, lurah akan dibantu oleh sekretaris lurah dan perangkat-perangkat kelurahan lainnya yang ada di bidangnya masing-masing.

  1. Sekretaris Camat

Posisi nomor tiga dalam daftar posisi jabatan struktural kali ini adalah sekretaris camat. Tentu saja sekretaris camat akan bekerja dengan cara membantu Pak Camat atau Bu Camat mengerjakan tugasnya. Kantornya berada di kantor kecamatan daerah yang bersangkutan.

  1. Camat

Seseorang yang memimpin dan mempunya tanggung jawab atas kecamatan adalah camat. Camat menjadi contoh posisi yang bernaung di jabatan struktural pegawai negeri sipil selanjutnya.

Sama seperti lurah, dalam mengerjakan tugasnya, camat akan dibantu oleh perangkat-perangkat camat sesuai dengan bidangnya.

  1. Kepala Dinas

Kepala dinas, kepala kantor, atau kepala badan juga merupakan posisi di jabatan struktural. Karena ada sebagai ‘kepala’, akan ada posisi-posisi lain yang membawahinya. Seperti misalnya bendahara, sekretaris, seksi-seksi, hingga kepala seksi yang nantinya juga akan dibahas.

  1. Kepala Bagian

Dalam sebuah organisasi atau lembaga formal pastinya akan ada kepala bagian. Seseorang yang memiliki tanggung jawab penuh dalam suatu bidang atau bagian dalam lembaga yang bersangkutan. Seseorang yang memiliki jabatan ini sama saja telah memiliki jabatan struktural.

  1. Kepala Seksi

Seperti yang telah dijelaskan dalam poin sebelumnya, kepala seksi dengan kepala dinas atau kepala kantor akan saling bekerja sama. Bedanya, kepala seksi hanya memiliki tanggung jawab di seksi atau bidang yang bersangkutan saja. sedangkan kepala dinas atau kepala kantor bertanggung jawab untuk semua seksi.

Kepala seksi juga menjadi salah satu contoh jabatan struktural. Begitu juga dalam lembaga pemerintah, kepala seksi di sana memiliki jabatan struktural pegawai negeri sipil.

  1. Kepala Bidang

Ada kepala seksi, dan ada juga kepala bidang. Sebab antara satu lembaga dengan lembaga lainnya akan memiliki sebutan yang berbeda untuk sebuah bidang. Ada yang menamakan kepala bidang dan ada juga yang menamai kepala seksi untuk seseorang yang memiliki tanggung jawab penuh di bidang yang bersangkutan.

  1. Sekretaris Daerah

Tadinya Anda sudah mengenal sekretaris lurah dan sekretaris camat yang menjadi dua contoh posisi di jabatan struktural. Kini Anda juga mengenal sekretaris daerah yang sama-sama menempati jabatan struktural sebagai pegawai negeri sipil.

Tugas dari sekretaris daerah adalah untuk membantu pimpinan pemerintah daerah di daerah yang bersangkutan.

Menyusun kebijakan dan melakukan koordinasi dinas serta teknis daerah adalah beberapa tugas yang dimiliki posisi ini. Lebih lengkap masih ada lagi tugas-tugas yang sifatnya spesifik dari posisi di jabatan struktural pegawai negeri sipil ini.

Seperti namanya, jabatan struktural merupakan jabatan yang ada di dalam struktur organisasi. Contoh posisi atau profesi yang disebutkan pun memang benar adanya masuk dalam struktur organisasi pemerintahan. Kini Anda sudah tahu pengertian jabatan struktural beserta apa saja pilihan posisinya, informasi ini akan berguna jika memang Anda tertarik untuk menjadi pegawai negeri sipil, terlebih di posisi jabatan struktural.

daftar jabatan pns

Atur Jabatan di Perusahaan dengan Jurnal by Mekari

Talenta adalah salah satu merk HRIS (human resources information system), yakni software penilaian kinerja karyawan untuk manajemen sumber daya manusia yang memungkinkan Anda memantau kinerja karyawan dengan secara objektif dimanapun Anda berada. Software HRIS biasanya bertujuan mengurangi beban kerja administrasi di bidang penggajian, perpajakan karyawan, absensi, dan performance appraisal. Anda dapat mengunjungi link berikut untuk mengetahui keunggulan lainnya dari software Talenta: https://www.talenta.co/fitur/aplikasi-penilaian-kinerja-karyawan/.

Sehingga hadirnya Mekari Talenta memberikan solusi dengan menghadirkan software database karyawan perusahaan yang dapat diakses secara online dan dapat membantu mengotomatisasi proses seperti pembayaran gaji dan absensi dalam suatu dashboard yang mudah digunakan. Selain itu, dengan menggunakan Talenta, Anda turut meminimalisir kerusakan atau kehilangan data-data penting. Untuk mengetahui keunggulan lainnya, kunjungi link berikut: https://www.talenta.co/fitur/software-hris/software-database-karyawan-perusahaan/.

Talenta menggunakan business model managed subscription, jadi anda berlangganan secara tahunan ke Talenta untuk menggunakan software ini. Tidak bisa bayar sekali didepan lalu pakai selamanya.

Selain itu, semua data yang ada di dalam aplikasi Mekari Talenta akan terjamin keamanannya, karena kami memiliki kualitas keamanan standar ISO 27001 yang setara dengan bank.

Talenta juga menggunakan teknologi enkripsi sehingga data-data yang tersimpan tidak akan dapat dilihat oleh pihak yang tidak berwenang.

Fitur Mekari Talenta:

Berikut beberapa fitur utama yang dapat membantu HR dalam mengelola sumber daya manusia suatu perusahaan.

  • Software attendance management: untuk mengelola cuti, absen, jadwal shift kerja, perhitungan lembur dan timesheet karyawan.
  • Aplikasi absensi online: untuk mengelola kehadiran karyawan tanpa perlu menggunakan mesin fingerprint.
  • Aplikasi HRIS: untuk mengelola database karyawan, proses rekrutmen hingga manajemen aset.
  • Software payroll: untuk melakukan penggajian lebih efisien dengan perhitungan yang akurat dan cepat.
  • Aplikasi slip gaji: untuk mengelola slip gaji karyawan dengan lebih aman dan mudah diakses kapan saja dan dimana saja.

Dengan fitur – fitur ini, HR dapat mengelola rekrutmen karyawan dengan lebih mudah, mulai dari job listing, penjadwalan interview, hingga onboarding hanya dalam satu aplikasi yang terintegrasi dan berbasis online.

Tertarik mencoba Talenta secara gratis? Kunjungi Talenta.co sekarang juga!


PUBLISHED24 Feb 2022
Guest Guest
Guest Guest